James Milner Sebut Kokohnya Lini Pertahanan The Reds Jadi Kunci Mereka Tampil Konsisten

James Milner menilai bahwa Liverpool telah banyak sekali berkembang didalam musim ini. Sangat solidnya lini pertahanan menjadi kunci yang paling utama untuk The Reds.

Liverpool sendiri masih tampil dengan menawan dalam kompetisi Liga Inggris didalam musm ini. The Reds mampu untuk menduduki peringkat teratas klasemen sementara dengan terolehan 57 angka yang dimana mereka unggul sebanyak 57 angka dari rival terdekatnya, Manchester City yang ada pada urutan kedua.

Dari sebanyak 22 pertandingan yang ssudah mereka lalui, The Reds mampu untuk membuat 18 kali kemenangan yang dimana hanya tiga kali mereka bermain imbang dan hanya satu kali saja mereka menelan kekalahan. Mereka juga tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan yang paling sedikit didalam kompetisi Liga Inggris pada musim ini dengan cacatan sebanyak 10 buah gol kebobolan.

“Saya telah pasti akan mengatakan kami punya perkembangan kok. Anda tentu dapat melihat tim kami bagaimana meningkatkannya” ujar Milner didalam situs resmi milik Liverpool.

“Didalam beberapa tahun yang terakhir Anda tentu dapat melihat kalau kami sudah tampil didalam performa terbaik kami dan juga dapat mengalahkan siapa saja, namun mungkin kami memang belum dapat memiliki konsistensi pada saat itu. Sekarang ini tentu Anda dapat melihat kami yang sangat konsisten sekali,” lanjutnya.

“Saya berpikir kalau kami mempunyai kemampuan yang sangat baik untuk dapat memenangkan pertandingan dengan berbagai metode. Andai saja semuanya tidak berjalan dengan baik untuk kami, tentu saja kami dapat menyelesaikannya dan kami akan bermain dengan cara yang berbeda dari yang sebelumnya dan tentu itu dapat memperlihatkan kepada Anda bahwa kami mempunyai bukti untuk bisa terus berkembang dengan baik sebagai tim dan itu merupakan hal yang sangat penting sekali.

“Ini merupakan jawaban dari apa yang menjadi masalah kami yang dimana pada setiap tahun sebelumnya kami selalu tampil dengan inkonsisten. Kami juga sudah bermain dengan sangat baik, namun kami menjadi tim yang berbeda pada seminggu kemudian.”

Milner juga mengunakpkan kalau kunci dari performa konsisteni yang mereka miliki pada musim ini terletak pada lini pertahanan mereka yang sangat apik, terlebih lagi semenjak kedatangan Virgin van Dijk.

“Perlahan kami mampu menjadi jah lebih baik dan jauh lebih baik lagi dari dalam hal seperti konsistensi. Itu semuanya berdasarkan dengan fondasi yang kami miliki yang mulai dari kiper hingga lini pertahanan, namun secara keseluruhan memang tim memiliki peran penting dalam bertahan dan itulah yang kami lakukan,” lanjutnya.

“Rekor pertahanan tentu menjadi dasar yang kami miliki pada musim ini. Mungkin saja kami tidak akan bermain bagus didalam satu pertandingan, akan tetapi kami dapat menang dengan skor 1-0 serta tetap tampil solid pada lini belakang. Semua itu sangatlah penting andai Anda mau sukses,” tutupnya.

Untuk pertandingan yang berikutnya, Liverpool akan menjalani pertandingan melawan Crystal Palance yang akan dilangsungkan di Anfield pada hari Sabtu tanggal 19 Januari 2019 malam hari WIB dalam laga lanjutan Premier League sebelum memulai jeda internasional.

Pertandingan melawan tim papan bawah seperti Palace tentu harus dimanfaatkan dengan baik bagi Si Merah untuk tetap menjaga jarak mereka dari City yang juga akan menghadapi salah satu tim penghuni zona degradasi Huddersfield dalam laga mereka yang berikutnya di pekan ke 23 satu hari berikutnya.

Jose Mourinho Masih Belum Mau Pensiun

Belum lama ini, Jose Mourinho harus kehilangan pekerjaannya dari posisinya sebagai manajer klub Manchester United. Namun pria yang berasal dari Portugal tersebut mengaku bahwa dirinya masih belum berpikir untuk pensiun.

Mourinho sendiri diberhentikan dari posisinya sebagai manajer The Red Devils setelah klub yang dilatihnya tersebut kalah dari Liverpool dengan skor 1-3. Pemecatan Mourinho sendiri tidak hanya berkaitan dengan semua hasil buruk yang didapatkan oleh Setan Merah, namun juga atmosfer yang ada didalam ruang ganti yang tidak kunjung kondusif.

MU sendiri menjadi klub yang kedelapan yang hingga sekarang ini pernah dilatih oleh Mourinho dalam sepanjang kariernya sebagai manajer semenjak tahun 2000 yang lalu. Sebelumnya pria yang sudah berusia 55 tahun tersebut pernah melatih klub-klub besar di Eropa yang lainnya seperti Inter Milan, Real Madrid dan juga Chelsea.

Mourinho juga sangat percaya kalau dirinya masih memiliki masa depan yang panjang setelah berpisah jalan dengan Setan Merah. Pensiun juga masih belum dipikirkan oleh dirinya.

“Saya masih mau melatih. Saya masih sangatlah muda. Saya juga sudah terlibat didalam dunia sepabola untuk waktu yang sangat lama sekali, namun saya juga akan berusia 56 tahun didalam beberapa pekan yang lalu dan juga saya masih terlihat sangat muda,” kata Mourinho.

“Dimana nanti saya akan pergi adalah ditempat yang saya berada. Saya memiliki sepakbola top. Saya juga memiliki sepakbola level teratas serta disanalah saya yang pasti akan pergi.”

Sekarang ini Mourinho tengah beristirahat dari dunia kepelatihan. Meskipun demikian, akan tetapi Mourinho diyakini akan segera comeback lagi seiring dengan rumor yang mengaitkan dengan posisi pelatih yang ada di Madrid maupun di Inter.

Mourinho sendiri memang tercatat sebagai salah satu manajer terbaik dunia dengan segudang prestasinya. Saat masih memperkuat Porto dalam kariernya, Mourinho mampu untuk mempersembahkan dua titel juara Liga Portugal, satu titel juara Taca de Portugal, satu titel juara Piala Super Portugal, satu titel juara Liga Champions dan juga satu titel juara Piala Eropa.

Sementara saat melatih Chelsea, Mourinho juga mampu mempersembahkan tiga titel juara Premier League, satu Piala FA, tiga titel juara Piala Liga Inggris dan juga satu titel juara Community Shield. Sedangkan saat bersama dengan Inter, Mourinho mampu mempersembahkan dua titel juara Serie A, satu titel juara Coppa Italia, satu titel juara Piala Super Italia dan juga titel juara Liga Champions. Terolehan-terolehan apiknya juga berlanjut pada saat melatih Madrid yang dimana dia mempersembahkan masing-masing satu titel juara La Liga, Copa del Rey dan juga Piala Super Spanyol. Meskipun tidak terlalu bagus, namun The Special One juga mampu mempersembahkan masing-masing satu titel juara Piala Liga Inggris, satu Communty Shield dan juga Liga Europa.

Dengan semua cacatan apik tersebut, tentunya tidak heran jika Mourinho masih diinginkan untuk melatih beberapa klub besar yang ada di Eropa. Selain dari pada Real Madrid dan juga Inter Milan yang digosipkan ingin mendapatkan jasa dari sang peracik taktik asal Portugal tersebut, beberapa waktu yang lalu juga Mourinho sempat dikabarkan sedang didekati oleh Benfica dan bahkan juga diisukan sudah berbicara mengenai kesepakatan, namun pada akhirnya hal tersebut dibantah langsung oleh Mourinho yang menyebut bahwa dirinya masih belum mau pulang kampung untuk waktu yang dekat ini.

Inginkan Philippe Coutinho, Manchester United Harus Bayar Lebih dari 100 Juta Euro

Manchester United kabarnya saat ini  tengah di sebut sebut telah melakukan konsultasi, guna untuk mendapatkan harga yang tepat pada transfer Philippe Coutinho. Setan Merah pun di sinyalir harus siap memiliki dana lebih dari 100 juta euro untuk bursa transfer ini.

Manchester United memang di kabarkan sedang membidik Philippe Coutinho pada bursa transfer pemain Januari 2019 nanti. Apalagi, situasi pemain asal Brasil tersebut cenderung tidak bagus bersama dengan tim Barcelona.

Namun, Setan Merah sendiri harus menyiapkan dana dalam jumlah yang sangat besar. Selain itu, peluang Manchester United untuk bisa mendapatkan Philippe Coutinho pada bulan ini juga di nilai cukup kecil karena harga sang pemain yang terlalu mahal.

Tidak Bahagia

Daniel Amoyal, seorang Jurnalis ESPN yang menulis jika saat ini Philippe Coutinho sedang merasa tidak bahagia bersama dengan Barcelona. Sebab, dia tidak lagi menjadi pilhan utama dalam skema bermain pelatih Ernesto Valverde. Dan hal tersebut yang tidak di inginkan oleh Philippe Coutinho.

“Setelah ada di belakang Ousmane Dembele dalam pilihan pelatih Ernesto Valverde, Coutinho juga di laporkan tidak bahagia dengan menit bermain yang berkurang,” tulis Daniel Amoyal di ESPN.

Situsi yang sedang melanda Coutinho kemudian menarik perhatian tim United. Setan Merah kini merasa ada peluang untuk membeli gelandang yang pernah memperkuat klub Espanyol dan Liverpool tersebut. Sebuah manuver pun sudah di lakukan.

“Manchester United juga sudah mengirim tim untuk menilai kelayakan dari sebuah tawaran yang disiapkan dan agar tawaran itu bisa disetujui oleh agen Coutinho,” sambungnya.

Lebih dari 100 Juta Euro

Daniel Amoyal melanjutkan bahwa usaha Manchester United untuk mendapatkan jasa Coutinho tidak akan mudah. Sebab, pihak Barca tidak akan melepasnya dengan harga yang murah. Barca hanya menerima jika ada tawaran di atas 100 juta euro.

“Kemungkinan transfer Coutinho akan terjadi pada bulan Januari ini cukup kecil, sebab Barcelona tidak ingin melepas dengan tawaran yang kurang dari 100 juta euro,” papar Amayol.

David Wagner: Huddersfield Town manager leaves club by mutual consent

Jerman, 47, mengambil alih sebagai bos Terriers pada November 2015 dan memimpin mereka untuk promosi ke Liga Premier pada 2016-17 melalui play-off Championship.

Huddersfield adalah salah satu favorit untuk degradasi musim lalu tetapi Wagner terus mereka dengan finis di tempat ke-16.

Mereka telah berjuang musim ini, dengan hanya 11 poin dari 22 pertandingan, dan terpaut delapan poin dari keselamatan.

Ketua kota Dean Hoyle menyebutnya “hari yang menyedihkan” setelah prestasi Wagner membawanya di antara “hebat” klub.

Hoyle mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Saya ingin memulai dengan berterima kasih kepada David atas semua yang telah diraihnya di Huddersfield Town selama tiga setengah tahun terakhir.

Di bawah kepemimpinannya, kami telah mencapai hal-hal di lapangan sepakbola yang melampaui apa pun dalam ingatan modern, dan itu telah melampaui harapan saya yang paling liar sebagai ketua dan sebagai penggemar.

Di bawah manajemen David, kami membawa klub ini ke posisi tertinggi yang telah dipegangnya dalam hampir 50 tahun dan menciptakan kenangan yang akan bertahan selamanya.

Prestasinya akan menempatkannya di sana dalam sejarah Huddersfield Town bersama dengan nama-nama besar seperti Herbert Chapman dan Mick Buxton; manajer legendaris yang mengubah wajah klub ini.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak berniat memecat David musim ini. Selanjutnya David – sebagai pria hebat di dunia – mendatangi kami dan menjelaskan bahwa ia perlu istirahat dari kerasnya manajemen sepakbola.

Kami membahas untuk melakukan perubahan itu segera, tetapi ia juga menjelaskan bahwa ia akan memberikan segalanya untuk sisa musim ini sebelum berangkat di musim panas jika kami mau.

Setelah diskusi panjang, kami semua merasa bahwa David tetap berada di klub sampai akhir musim adalah yang terbaik, tetapi kami terus membuka diskusi dan kami semua sekarang merasa bahwa waktunya tepat untuk berpisah.

Persetujuan bersama sering menjadi buah bibir bagi manajer yang dipecat dalam sepak bola profesional, tetapi ini adalah keputusan yang benar-benar bersama. David memiliki cinta sejati yang tulus untuk klub ini dan, seperti saya, perhatian utamanya pada kami Pembicaraan telah dilakukan untuk menentukan apa yang terbaik untuk Huddersfield Town

Pertandingan terakhir Wagner adalah imbang tanpa gol Sabtu di sesama kandidat degradasi Cardiff, ketika tim tamu ditolak penalti.

Ia dinobatkan sebagai Championship Manager of the Year setelah memimpin tim Yorkshire barat ke papan atas dan mengklaim penghargaan Manajer Liga Premier Bulan ini pada Agustus 2017.

Secara keseluruhan, Wagner memiliki rasio kemenangan 33,1% dari 154 pertandingan sebagai bos.

Pelatih Mark Hudson akan memimpin pertandingan liga berikutnya melawan juara Manchester City, Minggu.

Bungkam Wolves, Man City Pangkas Jarak dengan Liverpool

City tidak berhasil mengulangi prestasi mencetak gol yang membuat mereka mencetak 16 gol melawan Rotherham dan Burton dalam dua pertandingan sebelumnya, tetapi hasilnya jarang diragukan meskipun margin kemenangan yang relatif sederhana.

Yesus membuka skor setelah 10 menit ketika Leroy Sane berlari ke sebuah persik lulus oleh Aymeric Laporte dan kuadrat agar pemain Brasil itu meluncur pulang.

Tugas yang sulit bagi Wolves menjadi lebih sulit ketika Willy Boly dipecat sembilan menit kemudian, dengan bek Prancis itu menunjukkan kartu merah langsung karena tantangan lompatan berbahaya pada Bernardo Silva.

City pada awalnya gagal memanfaatkan pemain tambahan mereka dan diberi menakut-nakuti ketika Jonny gagal untuk gagal dalam umpan silang Diogo Jota pada serangan maju yang jarang dilakukan oleh tim tamu.

Itu membangunkan mereka dari tidur dan beberapa saat kemudian mereka memperpanjang keunggulan mereka dari titik penalti.

Ryan Bennett mengirim Raheem Sterling jatuh ketika dia masuk ke dalam kotak dan Yesus melangkah untuk mengambil penghitungan pribadinya menjadi tujuh dalam tiga pertandingan terakhir City dan menempatkan timnya dalam kendali penuh di babak pertama.

Satu-satunya pertanyaan yang tersisa pada istirahat adalah berapa banyak City akan mencetak gol. Tim asuhan Pep Guardiola sudah mendapat lima gol di babak kedua melawan Burton di Piala Carabao dan empat melawan Rotherham di Piala FA tetapi harus puas untuk satu kali ini.

Pengganti Kevin de Bruyne membuat umpan silang dari sudut pendek, dan Connor Coady hanya bisa membelokkannya ke gawangnya sendiri untuk menyelesaikan malam yang menyedihkan bagi tim tamu.

City mengakhiri malam dengan mendorong lebih banyak gol, tetapi mengakhiri malam dengan kurang dari 100 gol di semua kompetisi untuk musim ini.

Itu berarti mereka gagal menyamai rekor yang mereka buat pada 2013-14 karena menjadi tim tercepat ke tengara di era Liga Premier itu, tetapi, selain posisi liga mereka, itu adalah satu-satunya hal yang bisa membuat mereka kecewa pada saat ini.

Mereka adalah pencetak gol tertinggi di Liga Premier dengan 59, dan ini adalah pesan lain untuk Liverpool – yang mereka kalahkan di sini di awal tahun – bahwa perburuan gelar sangat banyak.

Selasa akan menandai satu bulan sejak City terakhir kali menduduki puncak klasemen, dan juga akan melihat Liverpool merombak mereka sebagai tim yang telah menghabiskan waktu paling lama di puncak musim ini – dengan The Reds memimpin dengan 75 hari ke City dari 74.

Dan, atas bukti tampilan serangan tanpa henti terbaru ini, tim Guardiola memiliki daya tembak untuk menjaga tekanan pada para pemimpin.

Poin pertama yang dijatuhkan City musim ini datang dengan hasil imbang 1-1 yang memikat di Molineux pada Agustus, dan Nuno Espirito Santo telah menunjukkan bahwa tidak ada kebetulan dengan hasil berikutnya timnya melawan Chelsea, Manchester United, Tottenham dan Liverpool.

Pada kesempatan ini, bagaimanapun, Wolves tidak dapat menyentuh City, terutama sekali Boly telah diberhentikan – dan mereka berjuang untuk mendapatkan sentuhan pada bola juga.

Mereka hanya bermain 271 pass untuk 870 oleh sang juara bertahan, dan sangat sedikit dari mereka yang berada di City Half.

Sebuah sundulan menit keempat oleh bek Prancis yang melebar tanpa cedera merupakan satu-satunya upaya Wolves menuju gawang dalam 90 menit, dan mereka hanya berhasil melakukan lima sentuhan di kotak City.

Serigala terus bekerja keras, dan membatasi peluang City, tetapi jelas ini adalah latihan dalam batasan kerusakan dan mereka harus menunggu sedikit lebih lama untuk poin pertama mereka di tahun baru.

Dibalik Misterinya Tim Liverpool Tak Terduga

Sayangnya, dalam beberapa pertandingan terakhir, tim berjuluk The Citizens harus mendera jumlah kekalahan. Tidak diragukan lagi, disepakati bahwa poin Man City menjadi diambil alih oleh Liverpool. Sekarang Liverpool unggul tujuh poin dari Man City dan status sebagai pemuncak klasemen. Dengan kondisi seperti itu, kemenangan penting dalam pertandingan di Stadion Etihad kemudian menjadi harga mati bagi Man City jika masih ingin memiliki kesempatan untuk kudeta Liverpool. Guardiola sebenarnya menyesal bahwa timnya membuang poin pada saat-saat penting. Apalagi kompilasi yang menjadi kompilasi terkuat mereka musim ini adalah Liverpool, yang telah menjelma menjadi tim yang luar biasa. “Dengan posisi Liverpool, jika kami kehilangan poin maka sudah selesai, ini sudah berakhir; ini yang paling menarik untuk menyalip mereka. Tentu saja mereka akan kehilangan poin jika kalah, tetapi tidak terlalu banyak,” jelas Guardiola, diadaptasi dari Talk Sport, Senin. (12/31/2018). “Jika Anda ingin berada dalam kompetisi yang memungkinkan hingga akhir, kami harus mempertimbangkan apa yang terjadi musim lalu. Kami memenangkan banyak pertandingan, tetapi kami masih kalah dua kali berturut-turut dan kami memiliki rival yang saat ini menjadi yang terbaik di Eropa , atau bahkan di dunia, “lanjut Guardiola.

Memenangkan enam poin dari Tottenham Hotspur sebagai tim kedua di klasemen membuat Liverpool memiliki peluang yang cukup besar untuk memenangkan gelar Liga Premier 2018-2019. Kendati demikian, manajer Liverpool, Jurgen Klopp, nyatanya ingin mencari hal-hal yang terlalu jauh. Liverpool memang telah dinobatkan sebagai juara musim ini. Selain itu, mereka mampu menang tujuh poin di atas Manchester City, yang notabene adalah juara bertahan dan disebut-sebut sebagai tim terkuat, namun, Klopp dan ingin mengundang teman-teman, alasannya, mereka membutuhkan 19 pertandingan lagi untuk bermain di Liga Premier.

Dengan kata lain, selama musim kedua, Liverpool akan kembali melawan tim-tim seperti Manchester City, Chelsea, Arsenal dan lainnya. Kondisi ini juga membuat perjuangan Liverpool belum selesai. Karena itu, Klopp mengingatkan anak-anak asuhnya untuk tetap fokus dan tidak tertidur dengan persetujuan mereka di atas. “Ini menyenangkan, bagus, tetapi ada 19 pertandingan lagi untuk dimainkan. Kami akan melawan City, melawan Arsenal, melawan Tottenham, kami akan bertarung lagi dan lagi dan mungkin di kompetisi yang berbeda.

AC Milan Belum Hadirkan Pemain Baru Lagi

Milan sebenarnya mendapatkan Lucas Paqueta sejak Oktober 2018 dengan harga 35 juta euro. Cukup mahal dikeluarkan untuk menebus gelandang paspor Brasil, ditambah dengan Financial Fair Play (FFP) yang menjerat Milan sebelumnya, klub berjuluk Rossoneri itu juga dikeluarkan untuk mendatangkan pemain-pemain mahal lainnya. Ditambah lagi, Milan saat ini memiliki sejumlah besar pemain dalam skuadnya, yaitu 30 orang. Karena itu, untuk bisa mendaratkan pemain baru, Milan akan melepas pemain lama terlebih dahulu. Bagaimana Milan menavigasi jendela transfer Januari untuk dapat mendatangkan pemain dengan formula pinjaman. “Kami merekrut Paqueta pada Oktober dan menerima surat di mana mereka (UEFA) menyangkal investasi semacam itu. Sejauh ini kami belum menerima uang hadiah UEFA kami. Tidak akan ada pemain besar. Kami perlu bekerja pada peluang,” kata Leonardo, mengutip dari Milan’s Semper, Senin (31/12/2018). “Jendela transfer Januari rumit, jadi kami harus waspada terhadap peluang. Kami memiliki 30 pemain di skuat saat ini, jadi pasti akan ada beberapa yang keluar. Kami tidak akan membeli, bukan karena kami tidak ingin , tetapi karena kita tidak bisa, “Leonardo menyimpulkan.

AC Milan tampaknya menjadi klub paling menarik di bursa transfer selama musim panas 2017, karena setelah akuisisi resmi dari seorang pengusaha Cina, Li Yonghong mereka melakukan pengeluaran pemain besar-besaran dan menghabiskan dana yang diharapkan sebesar 200 juta euro. Meskipun telah mendatangkan 11 pemain seperti Leonardo Bonucci, Fabio Borini, Lucas Biglia, Andre Silva ke Hakan Calhanoglu, hal-hal ini membuat Milan segera menemukan konsistensi dalam kinerja, ini juga menyebabkan klub yang ingin memecat manajer tim, Vincenzo Montella.

Namun, Montella dan Genaro Gattuso sebagai penggantinya, Milan masih sulit menang dan masih tersebar di posisi ke-11 di klasemen Seri A. Seri ini juga membuat publik berspekulasi bahwa Milan akan aktif lagi di pasar transfer dan akan segera dikirim amunisi tambahan di pasar transfer Musim Dingin yang mulai dibuka pada 1 Januari. Menanggapi hal ini, salah satu petinggi klub, Massimiliano Mirabelli akhirnya angkat bicara. Dia juga menegaskan bahwa Milan tidak akan mendatangkan pemain baru di pasar transfer Januari.

Everton Menang Menyakinkan Atas Bournemouth

Gol pertama Kurt Zouma untuk Everton membantu mengamankan kemenangan 2-0 yang sangat dibutuhkan atas Bournemouth pada hari Minggu dimana Pada minggu yang pemilik Everton Farhad Moshiri menggambarkan posisi klub Liga Premier sebagai “tidak cukup baik”, sundulan Zouma di menit ke-61 mengangkat mood di Goodison Park sebelum Dominic Calvert-Lewin memastikan kemenangan di injury time sebab Bournemouth memulai pertandingan dengan cerah dan membentur tiang pada menit ke-13 melalui David Brooks Namun, ancaman The Cherries berkurang saat pertandingan terus berlangsung dan mereka sekarang telah kehilangan sembilan dari 12 pertandingan Liga Premier terakhir mereka maka Everton naik ke urutan 10 dalam klasemen setelah pulih dari pembukaan yang buruk 30 menit dan hanya memenangi pertandingan liga kedua mereka sejak awal Desember padahal Bournemouth tampil cemerlang di tahap awal saat Joshua King ditolak dari jarak dekat dan kemudian Brooks melepaskan tembakan ke arah gawang setelah dimainkan oleh Junior Stanislas.

Everton berjuang keras untuk masuk ke dalam permainan, dengan setiap operan yang salah tempat dan kekalahan defensif menambah frustrasi yang tumbuh di antara para penggemar tuan rumah karena Jordan Pickford mendorong tendangan bebas dari Stanislas pada menit ke-26, sebelum Everton akhirnya menunjukkan beberapa tanda perbaikan jadi Bernard menuju dari umpan silang Ademola Lookman dan Michael Keane menjentikkan sundulan ke gawang di akhir babak kemudian Everton lebih mengancam setelah jeda ketika Richarlison melihat tembakan diblok tepat di garis oleh Nathan Ake lalu Zouma kemudian memecah kebuntuan di menit ke-61 ketika dia menyundul masuk umpan silang Lucas Digne bahkan Zouma mungkin mendapatkan gol pertama yang penting, tetapi Digne memberikan assist dan juga mengesankan di sisi kiri. Ia memiliki sentuhan terbanyak dalam pertandingan (72), membuat sprint terbanyak (23) dan menciptakan dua peluang sehingga Everton kini telah memenangkan semua enam pertandingan kandang kompetitif mereka melawan Bournemouth, termasuk keempatnya di Liga Premier sedangkan Bournemouth telah kebobolan 103 gol di Liga Premier sejak awal 2017/18; dua lebih dari tim lain pada periode itu (West Ham di 100).

Kurt Zouma adalah pemain ke-139 yang berbeda untuk mencetak gol bagi Everton di Liga Premier, hanya West Ham (147), Tottenham (146) dan Newcastle (141) yang melihat lebih banyak pemain menjaring mereka dalam kompetisi lalu Gol Kurt Zouma untuk Everton adalah gol ketiganya di Liga Premier dan yang pertama sejak November 2017 untuk Stoke City. Ketiga tujuannya telah datang dari header di dalam kotak sebab  Pemain Everton, Lucas Digne, memiliki enam keterlibatan gol musim ini (tiga gol, tiga assist), menyamai gol terbaiknya dalam kampanye papan atas (juga enam untuk Roma di 2015-16) bahkan Dominic Calvert-Lewin mencetak gol keempatnya di Liga Premier musim ini untuk Everton, menyamai gol terbaiknya dalam kampanye liga papan atas Setelah mencetak enam gol dalam sembilan penampilan pertamanya di Liga Premier untuk Everton, Richarlison hanya mencetak tiga gol dalam 11 pertandingan terakhirnya di kompetisi dan Everton berada di jalan untuk tiga pertandingan berikutnya. Mereka pergi ke Southampton dan Huddersfield di liga (19 dan 29 Januari) di kedua sisi pertandingan Piala FA dengan Millwall pada 26 Januari. Bournemouth menghadapi pertandingan kandang melawan West Ham pada Sabtu, 19 Januari dan kemudian Chelsea pada Rabu, 30 Januari.

West Ham Sukses Mempercundangkan Arsenal Dengan Skor Tipis

Declan Rice mencetak satu-satunya gol ketika West Ham mengalahkan Arsenal, sementara Marko Arnautovic muncul untuk mengucapkan selamat tinggal ke Stadion London dimana Rice memilih waktu yang tepat untuk meraih gawang West Ham pertamanya, menggerakkan bola melewati Bernd Leno dari 12 yard tiga menit setelah babak pertama dalam permainan beberapa peluang yang jelas lalu Poin pembicaraan utama datang ketika Arnautovic tampak melambaikan tangan kepada para penggemar tuan rumah ketika ia diganti dengan 71 menit dimainkan, beberapa hari setelah West Ham menolak tawaran £ 35 juta untuk Austria dari klub Cina yang tidak disebutkan namanya sehingga Arsenal hanya berhasil melakukan dua tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit saat penampilan buruk mereka berlanjut, membuat mereka menang satu kali dalam perjalanan dalam tujuh pertandingan terakhir Liga Premier sebab Sisi Unai Emery telah menunjukkan niat yang lebih baik sebelum babak pertama tetapi tidak memiliki penemuan untuk secara teratur menemukan jalan melalui pertahanan rumah, dengan penonton Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang untuk mantra panjang di babak pertama dan Kedua belah pihak bertukar upaya sepintas awal tetapi Arsenal memang mengukir peluang nyata pertama ketika Lacazette menahan Pablo Zabaleta dan bertenaga ke dalam kotak. Lukasz Fabianski menyelamatkan usaha pertamanya dari 12 meter, dan ia meluncur melewati rebound.

Tetapi dengan Arnautovic yang dipulihkan tampak tidak terganggu oleh spekulasi di sekelilingnya di ujung serangan West Ham, tuan rumah selalu memiliki titik fokus yang bisa mereka mainkan dan dia memegang bola untuk Samir Nasri, hanya bagi pemain Prancis itu untuk membentur jala samping dari sudut yang sempit kemudian Felipe Anderson juga mendekati ketika Nasri menunggu untuk berlari dan meletakkan bola ke jalannya 25 meter keluar, sebelum Matteo Guendouzi mengakhiri babak genap, tetapi setengah babak pertama yang membosankan dengan mendekati dari jarak yang sama jadi Babak kedua menjadi hidup dalam waktu lima menit dari restart dengan Nasri, yang telah sibuk sebelum babak pertama, teeing up Rice setelah sundulan Granit Xhaka yang buruk untuk meledakkan bola di luar Leno yang berakar dari 12 meter sedangkan Aubameyang menunda langkahnya oleh tantangan geser Aaron Cresswell di dalam kotak dan Alex Iwobi hanya melewatkan tiang jauh ketika dimainkan di sebelah kiri saat Arsenal menekan, tetapi mereka masih belum cukup bekerja dengan Fabianski maka Kedatangan Aaron Ramsey dan Lucas Torreira dan bahkan laju Hector Bellerin dari bangku cadangan gagal menyulut tuduhan babak kedua yang biasa dilakukan The Gunners, yang membuat mereka meraih delapan poin dalam 10 menit terakhir pertandingan sendirian, sebagai tuan rumah melihat kemenangan pertama atas Arsenal di kandang sejak 2006.

Manuel Pellegrini: “Saya senang dengan keseimbangan dan konsistensi tim. Kami tidak memberikan peluang kepada Arsenal terlepas dari kualitas pemain mereka. Kami bermain dengan mentalitas tim besar, selalu mengejar gol kedua sedangkan Unai Emery: “Ini hasil yang buruk bagi kami. Ini memprihatinkan karena kami harus kompetitif di rumah dan jauh. Di rumah kami merasa baik tetapi jauh kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan. Hari ini kami harus berbuat lebih banyak untuk memaksakan ide-ide kami “Jika kita bisa lebih kompetitif dengan lebih banyak kualitas, kita bisa melakukan lebih baik Selain mencetak gol kemenangan, Rice melakukan pekerjaan yang brilian di lini tengah West Ham, sering melakukan kerja keras baik dirinya dan Mark Noble, yang berjuang untuk mengikuti kecepatan permainan pada beberapa kesempatan Arsenal pergi.

 

 

 

Gattuso: Saya Harap Hiduain Tetap Tinggal Selama Mungkin

Manajer AC Milan, Gennaro Gattuso, telah menyatakan dia berharap Gonzalo Higuain tetap di klub selama mungkin setelah spekulasi tentang masa depan striker.

Pemain Argentina, 31, sedang dipinjam dari Juventus dengan opsi untuk membeli pada akhir musim, tetapi ada desas-desus bahwa kesepakatannya bisa dipersingkat dan pemain Argentina itu bisa dijual ke Chelsea.

Gattuso, bagaimanapun, telah menjelaskan bahwa ia ingin striker bintangnya tetap bertahan di klub, jika memungkinkan.

“Higuain? Gonzalo tampil dengan baik,” kata Gattuso pada konferensi pers.

“Aku berharap dia tetap di sini selama mungkin; jika tidak seperti ini, kita akan lihat. Itu tidak akan menjadi masalah bagiku.”

Higuain telah mencetak enam gol dan satu assist dalam 15 penampilan Serie A, sementara mengelola dua gol dan dua assist dalam lima pertandingan Liga Eropa.

Manajer Rossoneri juga menyebutkan Lucas Paqueta – bakat muda Milan yang menarik yang ditandatangani dari Flamengo dalam kesepakatan yang diyakini bernilai 35 juta euro.

Gattuso memilih kesadaran taktis gelandang serang itu sebagai aspek permainan pemain yang mengejutkan dan membuatnya terkesan, terutama mengingat Paqueta baru berusia 21 tahun.

“Paqueta adalah pemain yang tajam, pemain dengan karakteristik yang tepat,” kata Higuain.

“Dia tampak seperti pemain Eropa, bukan Brasil, dia memiliki gaya permainan Brasil tetapi dia tahu lapangan dengan baik, dia memiliki kualitas fisik.

“Kepalanya bekerja dengan baik bahkan dalam hal taktis. Ini adalah sesuatu yang penting yang saya terkejut. Dia adalah pemain berusia 21 tahun yang selalu menjadi profesional dengan karisma dan yang mengejar lawan. Kami membuat penandatanganan yang bagus.”

Milan yang berada di posisi kelima melakukan perjalanan ke Genoa ketika musim Serie A mereka berlanjut setelah istirahat musim dingin pada 21 Januari.

Rossoneri membuntuti Lazio di posisi keempat dengan hanya satu poin, meskipun mereka berada delapan poin di belakang rival lokal Inter, yang berada di urutan ketiga.

Mereka akan berharap Paqueta dapat membentuk kombinasi yang mematikan dengan sesama pemain Amerika Selatan, Higuain untuk meningkatkan rekor mencetak gol klub – 26 gol liga mereka merupakan penghitungan terendah di delapan besar.