Meski Menang,Kawasaki Frontale Gagal melaju Kebabak 16 Besar Liga Champions AFC

Dalam laga keenam pada fase grup H Liga Champions AFC yang berlangsung hari Selasa (21/5/2019) malam hari di Netstrata Jubilee Stadium,tim Kawasaki Frontale yang menjalani laga tandangnya pada tadi malam itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Sydney FC dengan skor 0-4 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Kawasaki Frontale itu pun dipersembahkan oleh Ao Tanaka, Leandro Damiao dan dua buah gol yang dikemas oleh Yasuto Wakizaka.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim Kawasaki Frontale yang menyambangi markas dari Netstrata Jubilee Stadium itu pun memang sempat terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tuan rumah Sydney FC. Karena hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Sydney FC dengan tim Kawasaki Frontale didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi tim Kawasaki Frontale pun akhirnya bisa memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu dimenit 9 pada babak pertama melalui gol dari Yasuto Wakizaka. Skor 0-1 yang didapatkan oleh tim Kawasaki Frontale itu pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama,dan dimenit 20 pada babak pertama tim Kawasaki Frontale pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 melalui gol kedua dari Yasuto Wakizaka. Hanya berselang 8 menit kemudian,tim Kawasaki Frontale pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 0-3 melalui gol dari Ao Tanaka. Setelah itu keunggulan 0-3 yang didapatkan oleh tim Kawasaki Frontale tersebut pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim Kawasaki Frontale yang sudah unggul 0-3 didalam laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat bermain dengan cukup baik dan impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Alhasil dimenit 59 pada babak kedua,tim Kawasaki Frontale pun kembali berhasil menambah keunggulannya menjadi 0-4 melalui gol dari Leandro Damiao. Sayangnya setelah itu skor 0-4 yang didapatkan oleh tim Kawasaki Frontale tersebut pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Kawasaki Frontale pada tadi malam itu pun hanya bisa membuat mereka berada diperingkat ketiga pada fase grup H Liga Champions AFC dengan jumlah raihan 8 poin dan mereka pun gagal untuk bisa melangkah kebabak selanjutnya didalam ajang kompetisi Liga Champions AFC yang mereka ikuti saat ini. Sedangkan tim tuan rumah Sydney FC yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun hanya bisa menempati peringkat keempat dengan jumlah raihan 3 poin.

Shanghai SIPG FC Menang Telak 5-0 Tanpa Balas atas Ulsan Hyundai

Dalam laga keenam pada fase grup H Liga Champions AFC yang berlangsung hari Selasa (21/5/2019) malam hari di Shanghai Stadium,tim tuan rumah Shanghai SIPG FC yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mendapatkan kemenangan dan juga raihan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Ulsan Hyundai dengan skor 5-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Shanghai SIPG FC itu pun dipersembahkan oleh Li Shenglong, Hu Jinghang dan tiga buah gol yang dikemas oleh Oscar pada tadi malam.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Shanghai SIPG FC yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan sengit pada saat menjamu lawannya Ulsan Hyundai. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Shanghai SIPG FC dengan tim Ulsan Hyundai didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pun berhasil memimpin dengan skor 1-0  terlebih dahulu dimenit 7 pada babak pertama melalui gol dari Oscar. Setelah itu keunggulan 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama,akan tetapi 3 menit menjelang akhir laga babak pertama tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pun barulah bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol kedua dari Oscar.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Shanghai SIPG FC yang sudah unggul 2-0 didalam laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat bermain dengan cukup baik dan impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Karena hal itu pun memang harus dilakukan oleh tim tuan rumah Shanghai SIPG FC agar nantinya mereka pun bisa menjaga keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Alhasil dimenit 67 pada babak kedua,tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pun berhasil kembali menggandakan keunggulannya menjadi 3-0 melalui gol dari Li Shenglong. Skor 3-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pun tidak bertahan lama,sebab berselang 9 menit kemudian tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pun berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 4-0 melalui gol ketiga dari Oscar. Dua menit menjelang akhir laga babak kedua,tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pun kembali menambah keunggulannya lagi menjadi 5-0 melalui gol dari Hu Jinghang.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Shanghai SIPG FC pada tadi malam itu pun membuat mereka berada diperingkat kedua pada fase grup H Liga Champions AFC dan lolos kedalam babak 16 besar dengan jumlah raihan 9 poin. Sedangkan tim Ulsan Hyundai sendiri yang sudah dipastikan lolos dan gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka berdiri dengan kokoh dipuncak klasemen grup H dengan jumlah raihan 11 poin.

Urawa Red Diamonds Tundukkan Beijing Guoan 3-0 Tanpa Balas

Dalam laga keenam pada fase grup G Liga Champions AFC yang berlangsung hari Selasa (21/5/2019) malam hari di Saitama Stadium 2002,tim tuan rumah Urawa Red Diamonds yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mengantongi kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Beijing Guoan dengan skor 3-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Urawa Red Diamonds itu pun dipersembahkan oleh Kazuki Nagasawa, Yuki Muto dan Shinzo Koroki.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Urawa Red Diamonds yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari lawannya Beijing Guoan. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Urawa Red Diamonds dengan tim Beijing Guoan didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akhirnya dimenit 34 pada babak pertama,tim tuan rumah Urawa Red Diamonds pun barulah bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Kazuki Nagasawa. Keunggulan 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Urawa Red Diamonds itu pun tidak bertahan lama,sebab berselang 7 menit kemudian tim tuan rumah Urawa Red Diamonds pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Yuki Muto.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Urawa Red Diamonds yang berhasil memimpin dengan skor 2-0 didalam laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat bermain dengan cukup baik dan impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Karena hal itu pun memang harus dilakukan oleh tim tuan rumah Urawa Red Diamonds agar nantinya mereka pun bisa menjaga keunggulannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Terlebih lagi seperti yang kita ketahui bahwa tim Beijing Guoan yang tengah tertinggal itu pun mencoba untuk bisa bermain dengan lebih baik lagi dalam mengejar ketertinggalannya tersebut didalam laga babak kedua. Sembilan menit menjelang akhir laga babak kedua,tim tuan rumah Urawa Red Diamonds pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 3-0 melalui gol dari Shinzo Koroki.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Urawa Red Diamonds pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka berada diperingkat kedua pada fase grup G Liga Champions AFC dengan jumlah raihan 10 poin. Sedangkan tim Beijing Guoan yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun hanya bisa menempati peringkat ketiga dengan jumlah raihan 7 poin.

Arsenal tampaknya sedang serius untuk mendatangkan sang bek yang bernama Kostas Manolas

Klub Premier League, Arsenal nampaknya benar-benar serius mendatangkan bek AS Roma, Kostas Manolas di musim panas nanti. The Gunners diberitakan siap menebus klausul rilis sang bek begitu bursa transfer dibuka.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Arsenal memiliki pertahanan yang keropos. Masalah itu sudah menjadi masalah tahunan di Era Arsene Wenger, di mana masalah tersebut kembali menimpa skuat The Gunners di musim ini.

Karena Unai Emery tidak akan tinggal diam untuk bisa melihatkan dengan masalah pertahanan di Arsenal. Dan sehingga ia telah di beritakan ingin untuk bisa mendatangkan seorang sang bek baru tangguh pada saat di musim panas yang akan mendatang.

“Karena Unai Emery akan sudah untuk bisa mendatangkan mengatongi bek yang telah ia ingin untuk mendatangkan ke stadium Emirate. Namun Unai Emery telah di sebut ingin bisa mendatangkan Kostas Manolas dari AS Roma.” Dilansir il Messaggero.

Bahwa adanya sebuah laporan yang mengklaim dengan Arsenal mempertimbangkan untuk bisa merekrut Monolas setelah ia sudah melihat dengan kiprahnya pada saat di AS Roma di dalam beberapa tahun terakhir ini.

Manolas sendiri selalu tampil kokoh di jantung pertahanan Il Lupi. Ia menjadi andalan baik di era Luciano Spalletti, Eusebio Di Francesco dan di era Claudio Ranieri.

Manolas sendiri disebut-sebut sebagai salah satu seorang bek tengah terbaik Serie A dalam beberapa tahun terakhir, sehingga akan membuat Unai Emery yakin bahwa dengan bek TImnas yang berasal dari Yunani ini bakal cocok dengan skema permainannya.

Arsenal sendiri memilih untuk bergerak cepat untuk mendatangkan Manolas. Pasalnya sang bek memiliki klausul rilis yang cukup murah, yaitu seharga 31 juta pounds. Klausul rilis ini tergolong sangat murah untuk pemain sekaliber Manolas. Padahal sang bek baru saja menambah masa baktinya di Olimpico pada tahun 2018 silam.

Kini Arsenal telah mencoba untuk bisa segera mendatangkan Manolas karena AS Roma kini sedang berada di tengah untuk mencoba memperbaharui kontrakan kepada sang pemain agar bisa meningkatkan nilai klausul rilisnya.

Simone Inzaghi sudah di pastikan bergabung dengan skuad Juventus

Kini dengan seorang pemain yang bernama Simone Inzaghi tampaknya sudah merapat untuk ke Juventus setelah dengan media berasal dari Italia sudah melaporakan bahwa dengan adanya sebuah kontrak di antara keduanya.

Karena Massimiliano Allegri akan segera menjadi sebagai salah satu masa lalu bagi klub Juventus. Maka kini dengan Bianconeria harus segera bisa mencapai dengan penggantinya. Karena dengan adanya sejumlah nama kandidat penggantinya bermunculan. Namun juga adanya nama seorang manajer dari Manchester City bernama Pep Guardiola.

Namun dengan tegas manajer asal Spanyol itu mengatakan tak akan pergi ke Italia musim depan. Kemudian ada nama manajer Chelsea, Maurizio Sarri. Begitu juga nama manajer Tottenham, Mauricio Pochettino. Namun keduanya masih terikat kontrak dengan klub masing-masing.

Selain itu ada juga nama pelatih Lazio, Simone Inzaghi. Pria berusia 43 tahun itu menunjukkan performa yang cukup mengagumkan dengan tim Ibukota tersebut. Juve lantas disebut sangat tertarik pada Inzaghi. Sebab mereka kini mencari sosok pelatih yang masih muda.

Inzaghi akan disebut bisa membuat Juve bermain lebih menyerang. Pihak Bianconeri pun diklaim sudah mengadakan kontak dengan Inzaghi. Kabar ini dilansir oleh tiga media yakni Sport Mediaset, La Stampa dan Corriere dello Sport. Mereka menyebut Juve meminta Inzaghi siaga untuk menerima informasi lebih lanjut.

Inzaghi baru saja membawa Lazio memenangi Coppa Italia. Trofi itu diraihnya setelah membawa timnya mengalahkan Atalanta 2-0. Inzaghi sendiri sebenarnya masih terikat kontrak hingga tahun 2020. Lazio juga jelas menginginkannya bertahan.

“Benar bahwa kita menikmati malam ini, maka akan ada waktu untuk duduk bersama direktur olahraga Igli Tare dan Presiden untuk membahas semuanya, Kami memiliki hubungan yang baik tetapi beberapa hal tidak boleh diterima begitu saja dengan melihat cara orang-orang berbicara.” Tandasnya.

Simone Inzaghi akan juga masih memiliki dua laga tersisa pada musim ini. Maka Lazio akan berduel dengan secara melawan Bologna pada awal pekan ini dan kemudian melawan Torino.

Nama David Neres akan memasuki di kubu Setan Merah

Kini dengan klub dari Manchester United telah di beritakan bahwa ia sduah memiliki sebuah target pada saat di musim panas yang akan mendatang.  bagi Ajax Amsterdam yang bernama David Neres.

Manchester United memang cukup ramai diberitakan ingin memperkuat lini serang mereka di musim panas nanti. Ole Gunnar Solskjaer ingin lini serangnya lebih hidup paska musim lalu para pemain menyerang MU tampil melempem sepanjang musim.

Salah satu posisi yang menajdi prioritas transfer Solskjaer adalah winger kanan. Hal ini menyusul ia tidak memiliki stok winger kanan yang memadai, di mana ia hanya mengandalkan Juan Mata dan Jesse Lingard di posisi tersebut musim ini.

Dilansir Euro United, Solskjaer memiliki target transfer baru di musim panas nanti. Ia disebut tertarik memboyong David Neres dari Ajax Amsterdam. Neres sendiri bisa dikatakan masih menjadi pendatang baru di Ajax. Ia dibeli dari klub Brasil, Sao Paolo pada tahun 2017 silam dengan mahar 10,8 juta pounds.

Neres sendiri langsung membuat kontribusi yang besar di Ajax. Di musim keduanya di Belanda, ia berhasil membawa timnya menjuarai Eredivisie dan lolos ke semifinal Liga Champions musim ini.

Catatan pribadinya musim ini juga tidak buruk. Ia membuat 12 gol dan 15 assist bagi Ajax dari total 50 penampilan, sehingga Solskjaer optimis pesepakbola 22 tahun itu akan sangat cocok untuk timnya musim depan.

Laporan itu mengklaim bahwa Manchester United akan menindaklanjuti ketertarikan mereka terhadap Neres. Mereka disebut akan mengajukan tawaran perdana untuk sang pemuda dalam waktu dekat ini. Transfer Neres sendiri diperkirakan akan memakan dana yang cukup besar. Pasalnya pada bulan September 2018 kemarin ia memperpanjang kontraknya di Ajax hingga tahun 2022.

Namun dengan klub Manchester United akan tampaknya sedang mencoba dengan tes ombak dan sehingga bisa mengajukan dengan adanya sebuah penawaran sebesar empat puluh juta pounss kepada Ajax Amsterdam.

Final Liga Champions Antara Liverpool vs Tottenham Bakal Meninggalkan PR Buat Timnas Inggris

 

Inggris bisa berbangga diri karena menempatkan 2 tim di final Liga Champions, yakni Liverpool vs Tottenham Hotspur. Akan tetapi setelah pertandingan itu, persoalan besar akan dihadapi oleh tim nasional The Three Lions.

Liverpool dan Tottenham bakal saling berhadapan di Wanda Metropolitano, Madrid, pada hari Minggu (2/6/2019) mendatang. Ini merupakan pertemuan pertama kedua kesebelasan di final Liga Champions.

Bagi Tottenham, ini adalah pengalaman pertama bisa tampil di laga puncak kompetisi paling bergengsi di antar klub Eropa itu. Sementara buat Liverpool, ini merupakan final kesembilan dimana tahun lalu mereka juga mencapai final.

Keberhasilan 2 tim ini mencapai final menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Inggris. Sudah sejak 2007/2008 silam, saat Chelsea melawan Manchester United, mereka tidak melihat all English final.

Namun situasi ini juga bakal menjadi masalah tersendiri buat tim nasional Inggris. Manajer ‘Tim Tiga Singa’, Gareth Southgate, memprediksi bakal ada beberapa pemain yang sedikit kesulitan secara mental setelah final nanti.

Padahal Inggris sudah ditunggu babak semifinal UEFA Nations League di awal bulan Juni mendatang. Inggris akan melawan Belanda di Guimaraes pada 6 Juni 2019, kemudian melawan pemenang antara Portugal vs Swiss kalau berhasil lolos.

Sementara ini tercatat ada 3 pemain Liverpool dan 6 pemain Tottenham di dalam 27 skuat awal untuk babak semifinal tersebut. Skuat ini masih akan mereduksi menjadi 23 pemain pada 27 Mei mendatang.

“Kami mesti membuat keputusan yang cepat namun akurat mengenai dimana kondisi mereka pada hari-hari tersebut. Bakal menjadi sesuatu yang sangat bergantung kepada individu, memainkan pertandingan sebesar itu” kata Southgate.

“Bakal menjadi pertama kalinya kami mengalami hal ini. Tahun lalu kami punya Jordan Henderson dan Trent Alexander-Arnold di pusat latihan usai sebuah kekecewaan besar dan itu tidak mudah buat mereka” lanjut manajer berusia 48 tahun itu.

“Jadi sayangnya seseorang bakal datang dengan kondisi pikiran seperti itu. Ini situasi yang sangat unik. Saya pikir manajer tim nasional Spanyol sudah mengalami hal itu di dalam beberapa waktu terakhir dan akan ada orang lain yang mesti berurusan dengan itu” sambung Southgate.

“Ini adalah ujian untuk kemampuan manajemen kami dan kepada semangat kami sebagai sebuah tim. Merupakan tantangan besar untuk bersaing satu sama lainnya, kemudian meninggalkan itu semua dan mengingat jika kami merupakan sebuah tim di tim nasional Inggris karena kami menyokong satu sama lainnya” tutup manajer kelahiran Watford, 3 September 1970 itu.

City vs Watford: Pep Guardiola Mewaspadai Sengatan Si Lebah

 

Josep Guardiola mewaspadai Watford karena bisa merepotkan Manchester City di pertandingan final Piala FA. Manajer asal Spanyol itu menganggap The Hornets merupakan tim terbaik diluar 6 besar.

City sedang mengincar trofi ketiga di kompetisi domestik musim ini ketika menghadapi Watford di final Piala FA pada hari Sabtu (18/5/2019) di Wembley. Kalau City memenangkan pertandingan ini, The Citizens akan menyandingkan trofi Piala FA dengan Premier League dan Piala Liga Inggris yang sebelumnya sudah mereka dapatkan.

Kans skuat Guardiola meraih Piala FA bisa dibilang terbuka lebar karena lawan yang mereka hadapi ‘hanya’ Watford. Di musim ini, Si Lebah menuntaskan musim di posisi 11 dengan nilai 50 poin, berjarak 48 poin dari City yang menjadi kampiun.

Selain hal itu, City juga amat dominan ketika bertemu dengan Watford. City selalu menang di dalam 6 laga terakhir dengan tim asuhan Javi Gracia itu. Walaupun lebih diunggulkan, Guardiola tidak mau menganggap remeh Watford. Guardiola menyebut merupakan tim terbaik diluar 6 besar.

Manajer berusia 48 tahun itu mewaspadai serangan Watford apalagi dari situasi bola mati. Dilansir oleh Whoscored, Watford sudah mencetak 12 gol lewat situasi set piece di Premier League musim ini.

“Watford dan Wolverhampton Wanderers merupakan tim terbaik diluar 6 besar. Mereka merupakan tim yang sangat konsisten, Everton penampilannya naik turun, Leicester City berakhir amat baik di bawah Brendan Rodgers. Javi Gracia merupakan manajer berpengalaman yang pernah melatih di berbagai negara dan saya rasa dia merupakan pria yang amat brilian dan tau persis apa yang mesti dilakukan” ucap Guardiola.

“Mereka mempunyai talenta hebat di lini serang, banyak mengandalkan fisik dan bagus di dalam situasi bola mati. Ini adalah pertandingan final, kami tau apa yang bisa terjadi. Kami percaya kepada diri kami sendiri dan kami mesti menemukan cara untuk mengalahkan Watford” sambung manajer kelahiran Santpedor, 18 Januri 1971 itu.

“Ini merupakan final kejuaraan, apapun dapat terjadi seperti kartu merah. Watford bisa mempersiapkan final dengan lebih baik dan mereka bisa membuat strategi yang tak kami inginkan. Di dalam satu pertandingan, apapun bisa terjadi” demikian Guardiola.

Bernardo Silva Adalah Alasan Sterling Tampil Menggila Bersama City

 

Raheem Sterling terpacu untuk bermain bagus bersama Manchester City sejak kehadiran Bernardo Silva. Sterling merasa posisinya mulai terancam oleh Bernardo Silva.

Sterling menjadi salau satu pemain kunci dari keberhasilan City meraih gelar Premier League di dalam 2 musim beruntun. Winger berusia 24 tahun itu mampu mencetak 17 gol dan 11 assists pada musim ini.

Sterling meneruskan penampilan gemilangnya pada musim lalu. Ketika itu, Sterling juga memberikan kontribusi besar bagi The Citizens dengan mencetak 18 gol dan 15 assists.

Torehan Sterling di atas sekaligus memperlihatkan jika penampilannya meningkat pesat setelah awal yang buruk bersama City. Sterling cuma mencetak 8 gol dan 7 gol pada 2 musim perdana berseragam City usai ditransfer dari Liverpool di 2015.

Sterling mengatakan bergabungnya Bernardo Silva ke City di musim lalu menjadi awal titik balik penampilan bagusnya bersama tim besutan Josep Guardiola itu. Sterling merasa kehadiran Bernardo Silva memacunya untuk makin bermain bagus bersama City.

“Saya kembali ke London Barat, saya pergi menemui teman saya dan dia mengatakan, ‘Mereka baru saja mendapatkan Bernardo Silva’. Dia membuat saya khawatir” kata Sterling.

“Dan saya seperti berkata, ‘Itu sangat sakit, kawan’. Dia benar-benar terkejut, namun saya rasa ini bagus, ini persaingan dan itu menghasilkan yang terbaik di dalam diri saya” lanjut winger kelahiran Kingston, 8 Desember 1994 itu.

“Itu merupakan titik balik besar saat pemain sayap ini datang untuk mendorong saya. Itu adalah hal yang bagus. Di saat itu, cuma aku dan Leroy Sane, aku tau itu bakal mendorongku lagi untuk melakukan hal yang lebih baik karena aku tau ada orang lain disana. Anda berada di dalam tim, ini bukang mengenai ego, ini mengenai meningkatkan permainan Anda untuk membantu tim” sambung Sterling.

“Orang-orang mulai meragukan performa saya dan saya mulai meragukan diri saya sendiri serta percaya apa yang mereka katakan. Ini bukan mengenai mengembalikan kepercayaan diri saya, namun saya lebih agak menghalangi orang untuk berbicara. Itu seperti, ‘Oke, tak masalah, saya bakal memperlihatkan kepada Anda penampilan saya’” tuntas pemain bernomor punggung 7 di City itu.

Manchester City Bantai Brighton

Manchester City bangkit dari ketinggalan untuk mempertahankan gelar Liga Premier dalam gaya dengan kemenangan 4-1 di Brighton pada hari terakhir musim ini kemudian City mencari jalan keluar untuk pertandingan terakhir yang menegangkan di Stadion Amex ketika pembuka Sadio Mane untuk Liverpool melawan Wolves – yang untuk sementara memindahkan Reds di puncak klasemen – diperparah oleh Glenn Murray yang membawa Brighton memimpin pada menit ke-27 Namun City menghasilkan respons juara. Sergio Aguero mencetak gol hanya 83 detik setelah pertandingan pembuka Murray, sebelum sundulan Aymeric Laporte memastikan keunggulan di babak pertama sedangkan Riyad Mahrez mencetak gol ketiga City ke sudut atas pada menit ke-63 sebelum tendangan bebas Ilkay Gundogan yang sangat indah memicu adegan liar perayaan di antara para pemain dan staf Pep Guardiola sebab Kemenangan liga ke 14 secara beruntun City membuat mereka mengakhiri salah satu perburuan gelar Liga Premier yang paling luar biasa di puncak tumpukan dengan 98 poin, dan melihat mereka menjadi tim pertama sejak 2009 untuk mempertahankan gelar tersebut

Brighton menikmati prospek menentang naskah yang berpotensi menumbangkan penobatan City. Alireza Jahanbakhsh melakukan tembakan melebar beberapa sentimeter di sembilan menit, upaya yang memaksa Guardiola berjongkok di area teknis saat tekanan meningkat bahkan Berita pembuka Mane pada menit ke-17 di Anfield berdatangan, dan plot bertambah 10 menit kemudian ketika Murray mengalahkan Ederson di tiang dekat untuk memimpin Brighton di depan dengan golnya yang ke-14 musim ini Tapi timah itu berumur pendek. Film rapi David Silva dikendalikan oleh Aguero, dan ia segera menenangkan saraf sang juara dengan penyelesaian klinis melewati Mat Ryan sedangkan Kiper Brighton mencegah Bernardo Silva dari memimpin kota yang sekarang merajalela menjadi memimpin pada tanda setengah jam, tetapi ia tak berdaya tujuh menit sebelum jeda karena Laporte diberi kebebasan area penalti dan menyelesaikan perputaran dengan sundulan dari Pojok Mahrez maka City mengepung gawang Brighton di awal babak kedua dan mendapatkan bantal dua gol yang mereka inginkan ketika Mahrez menggeser bola menjauh dari Lewis Dunk dan melepaskan tembakan melalui penyelaman putus asa Ryan Dan perayaan City digerakkan pada 72 menit ketika Gundogan meninggalkan Ryan tanpa peluang saat ia melengkung tendangan bebas 25 meter mewah di atas dinding Brighton dan ke sudut atas.

Pep Guardiola: “Saya harus mengucapkan selamat kepada Liverpool tentu saja. Terima kasih banyak. Mereka membantu mendorong kami dan meningkatkan standar kami dari musim lalu. Bersaing melawan tim ini mendorong kami untuk melakukan apa yang telah kami lakukan. Luar biasa, 198 poin dalam dua musim berturut-turut. Kami membuat standar lebih tinggi musim lalu dan Liverpool membantu kami – untuk memenangkan gelar ini kami harus menang 14 kali berturut-turut. Kami tidak bisa kehilangan satu poin pun. Ini adalah gelar terberat kami telah memenangkan semua karier saya, sejauh ini sedangkan Chris Hughton: “Untuk periode permainan yang bagus, kami bisa memberi mereka permainan yang bagus dan itulah yang saya inginkan, tetapi fakta bahwa equalizer mereka begitu cepat setelah gol kami, itu benar-benar melukai kami Setelah membuka pintu ke Liverpool dalam perburuan gelar dengan penalti yang gagal di Anfield pada Oktober, Mahrez menebus kesalahan dengan gol yang mengawali perayaan gelar Manchester City di pantai selatan. Itu pas dan hanya mengakhiri musim pertama Aljazair dengan City saat ia mendapatkan medali juara Liga Premier keduanya.