Hattrick Cristiano Ronaldo Bawa Juventus ke Babak Perempatfinal

 

Juventus melaju ke babak perempatfinal Liga Champions sesudah menundukkan Atletico Madrid dengan skor akhir 3-0. Hattrick Cristiano Ronaldo mengantarkan I Bianconeri menang agregat 3-2 atas Los Colchoneros.

Juventus menjamu Atletico di Allianz Stadium pada hari Rabu (13/3/2019) dinihari WIB dengan kekalahan 0-2 di leg I babak 16 besar. Juventus berhasil membalikkan keadaan usai menang 3-0 di pertandingan ini.

Ronaldo membuka keunggulan Juventus pada menit ke-27 yang bertahan sampai turun minum. Dua gol kembali diciptakan pemain berjuluk CR7 itu di paruh kedua, yang membuat tim tuan rumah melangkah ke babak perempatfinal dengan agregat 3-2.

Jalannya Laga

Di awal-awal pertandingan, Juventus langsung mengambil kontrol permainan. Juventus mengalirkan serangannya melalui sisi sebelah kiri.

Juventus berhasil mencetak gol pada menit ke-4 melalui Giorgio Chiellini. Wasit asal Belanda, Bjorn Kuipers, menganulir gol itu usai Ronaldo terlebih dulu melanggar Jan Oblak.

Juventus terus mengurung lini pertahanan Atletico sampai pertandingan berjalan 15 menit. Akan tetapi Juventus belum juga bisa memberikan ancaman nyta ke gawang tim tamu.

Atletico perlahan-lahan mulai meningkatkan tekanannya kepada Juventus. Sepakan dilepaskan oleh Koke dari depan kotak penalti, tapi masih bisa dihalau Wojciech Szczesny.

Upaya keras Juventus untuk mencetak gol membuahkan hasil pada menit ke-27. Crossing Federico Bernardeschi diteruskan Ronaldo dengan sundulan kepala. Juventus pun memimpin 1-0.

Serangan terus dilancarkan Juventus ke lini belakang Atletico. Tim asuhan Massimiliano Allegri lebih banyak mengalirkan bola ke jantung pertahanan Atletico melalui umpan-umpan silang.

Ronaldo kembali memberikan ancaman ke lini pertahanan Atletico, kali ini pada menit ke-42. Crossing dari sebelah kiri berhasil disambut Ronaldo dengan sundulan kepala, akan tetapi bola masih melebar dari gawang Atletico.

Oblak membuat penyelamatan gemilang pada penghujung paruh pertama. Oblak menepis bola sundulan kepala Chiellini dengan satu tangan.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim sampa jeda pertandingan. Juventus masih unggul 1-0 atas Atletico.

Juventu kembali melancarkan serangan ke lini pertahanan Atletico pada awal babak kedua. Gol pun lahir pada menit ke-49 melalui sundulan kepala Ronaldo lagi. Eks pemain Manchester United dan Real Madrid itu menyambar crossing Joao Cancelo. Bola sempat berhasil dihalau Oblak, akan tetapi teknologi garis gawang menyatakan si kulit bundar sudah sepenuhnya masuk ke dalam gawang. Juventus pun unggul 2-0.

Situasi ini membuat Juventus dan Atletico berada dalam posisi seri dengan agregat 2-2.

Atletico melepaskan tendangan dari depan kotak penalti melalui Angel Correa pada menit ke-61. Bola meluncur deras, tapi masih sedikit melebar dari gawang.

Pada menit ke-69, Chiellini dan Alvaro Morata terlibat keributan. Morata terlihat kesal dengan Chiellini dan mendorong bek Juventus itu sampai terjatuh. Leonardo Bonucci langsung segera memeluk Morata untuk meredakan emosinya.

Juventus mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-82. Moise Kean yang baru masuk menggantikan Mario Mandzukic tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Oblak. Namun sepakan dari dekat Kean masih melebar dari sasaran.

Juventus memperoleh hadiah penalti pada menit ke-86 usai Bernardeschi dijatuhkan Correa di dalam kotak terlarang. Ronaldo maju sebagai algojo dan berhasil menggetarkan jala gawang Oblak untuk yang ketiga kalinya sekaligus mengukir hattrick. 3-0 untuk Juventus.

Juventus tidak menurunkan tempo permainannya. Ronaldo dkk. tetap berupaya menguasai bola. Hal itu membuat sulit Atletico untuk melancarkan serangan ke gawang Juventus.

Tidak ada gol lagi yang tercipta sampai pertandingan berakhir. Juventus pun menang 3-0 atas Atletico dan berhak ke babak perempatfinal.

Hasil Pertandingan Serie A Italia 12 Maret: AS Roma 2-1 Empoli

Giallorossi sukses meraih kemenangan tipis atas Empoli dalam laga digiornata ke 27 Serie A 2018/19 bersama Claudio Ranieri sebagai allenatore AS Roma yang baru. Menjamu Empoli di Stadio Olimpico, pada hari Selasa (12/03) dini hari WIB, Roma menang tipis dengan skor 2-1.

Dua gol kemenangan Roma masing masing dicetak oleh Stephan El Shaarawy dan Patrik Schick. Sementara Empoli sempat menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Juan Jesus. Dengan hasil ini, membuat Roma saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara Serie A dengan poin 47. Sementara Empoli masih tertahan di posisi ke 17 zona merah dengan perolehan poin 22.

Memasuki babak pertama, Roma yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba langsung tampil menggebrak sejak menit pertama laga dimulai. Saat laga baru memasuki menit ke 9, El Shaarawy sukses membuka keunggulan tim. Berawal dari sepak pojok yang menghasilkan kemelut, bola yang mendarat di kaki El Shaarawy didepan kotak pinalti langsung melepas tembakan keras yang tak mampu dihadang oleh Bartlomiej Dragowski, dan membuat skor menjadi 1-0.

Tiga menit berselang, Empoli sukses menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri dari Jesus. Mencoba mengantisipasi umpan silang di muka gawang, Jesu yang bermaksud membuang bola dengan sundulan, justru mengarahkan bola masuk ke gawang sendiri. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Roma pun kemudian kembali tampil menekan hingga akhirnya kembali sukses memimpin lewat aksi Schick di menit ke 33. Berawal dari sebuah tendangan bebas dari Alessandri Florenzi di sisi kanan disambut dengan tandukkan Schick dari jarak dekat. Skor pun berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Roma masih tampil menekan. Sayang beberapa peluang yang mereka dapatkan masih belum bisa mengancam gawang Empoli. Begitu juga serangan balasan dari Empoli yang beberapa kali sempat mengancam gawang Robin Olsen, namun belum ada yang menghasilkan gol.

Roma harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke 80 setelah sang kapten Florenzi mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Ismael Bennacer. Empoli yang unggul jumlah pemain sempat mencetak gol lewat tembakan Rade Krunic jelang akhir laga. Sayangnya gol tersebut dianulir oleh wasit karena sang pemain terlihat sempat melakukan handball. Skor 2-1 untuk kemenangan Roma tetap bertahan dan menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain:

Roma (4-2-3-1): Robin Olsen, Florenzi, Ivan Marcano, Jesus, Davide Santon, Steven Nzonzi, Bryan Cristante, Justin Kluivert (Rick Karsdorp 81′), Nicolo Zaniolo (Diego Perotti 55′), El Shaarawy, Schick (Zan Celar 86′).

Empoli (3-5-2): Dragowski, Frederic Veseli, Matias Silvestre, Cristian Dell’Orco, Giovanni Di Lorenzo, Rade Krunic, Bennacer, Afriyie Acquah (Matteo Brighi 64′), Manuel Pasqual (Salih Ucan 83′), Diego Farias (Dimitri Oberlin 79′), Francesco Caputo.

Hasil Pertandingan Piala Presiden 11 Maret: Semen Padang 1-2 Bali United

Tim Serdadu Tridatu berhasil meraih kemenangan tipis atas tuan rumah Semen Padang dalam laga babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2019. Pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada hari Senin (11/03) sore wib. Bali United menang dengan skor 1-2.

Raihan kemenangan ini membuat Bali United untuk sementara kembali memuncaki klasemen Grup B dan menggeser Bhayangkara FC yang juga menang pada laga awal. Tim asuhan Stefano Cugurra ini unggul produktivitas gol atas The Guardian. Sementara bagi Semen Padang, ini merupakan kekalahan keduanya dalam dua laga.

Pada babak pertama, saat laga baru berjalan lima menit. Bali United sudah unggul terlebih dahulu melalui Melvin Platje. Berdiri bebas diluar kotak pinalti, sang bomber melepaskan sepakan keras yang tak mampu dijangkau oleh kiper tuan rumah dan sukses merubah kedudukan menjadi 0-1.

Tim Kerbau Sirah seolah belum siap menghadapi laga ini, terbukti empat menit berselang. Sang tamu kembali sukses mencetak gol tepat di menit ke 9.

Berawal dari serangan balik cepat, Platje yang menguasai bola langsung melepaskan umpan tanggung ke depan mistar gawang, dan disambut tembakan first time dari Fadil Sausu. Bali United pun unggul 0-2.

Tertingga dua gol cepat, Semen Padang langsung bereaksi dengan lebih tampil menyerang. Alhasil, tuan rumah sukses memperkecil ketertinggalan saat laga memasuki menit ke 17. Kembali berawal dari serangan balik, melihat kiper Wawan Hendrawan meninggalkan areanya. Dedi Hartono langsung melepaskan sepakan jarak jauh dari tengah lapangan yang meluncur deras masuk ke gawang Bali United. Kedudukan pun kembali berubah menjadi 1-2.

Selanjutnya kedua tim tetap tampil saling membalas serangan. Meski tim tuan rumah memiliki banyak peluang, namun mereka belum bisa mencetak gol penyama kedudukan. Tidak ada gol tambahan yang tercipta, skor 1-2 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, jual beli serangan terus digencarkan oleh kedua tim. Tuan rumah yang tertinggal satu gol, membuat mereka lebih banyak melancarkan alur bola ke depan. Kesulitan menembus pertahanan Bali United, Kerbau Sirah mencoba melepaskan sepakan jarak jauh.

Memasuki menit ke 71, Semen Padang harus bermain dengan 10 pemain usai Syaiful Indra Cahya mendapatkan kartu merah. Bali United yang unggul jumlah pemain, langsung tampil menekan. Namun hingga babak kedua berakhir, tidak ada gol tambahan lagi yang tercipta. Skor tetap 1-2 untuk kemenangan Bali United pun menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

Hasil Pertandingan Piala Presiden 11 Maret: Mitra Kukar 1-2 Bhayangkara FC

The Guardian sukses memenangi laga melawan Mitra Kukar dalam babak penyisihan grup Piala Presiden 2019. Dalam laga yang digelar di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi, pada hari Senin (11/03) sore wib, Bhayangkara menang dengan skor tipis 1-2 atas sang tuan rumah.

Dengan raihan ini, Bhayangkara FC untuk sementara menempati peringkat kedua. Poin yang sama dengan Bali United yang unggul produktivitas gol. Sedangkan Mitra Kukar sendiri harus puas menduduki posisi buncit tanpa meraih poin bersama Semen Padang.

Pada babak pertama, tuan rumah langsung tampil menggebrak sejak awal laga dimulai. Mitra Kukar pun sukses membuka keunggulan saat laga memasuki menit ke 10. Berawal dari skema sepak pojok, Achmad Faris sukses menyambut bola lewat tandukkan kepalanya tan mampu diantisipasi oleh kiper Wahyu Tri. Skor pun berubah menjadi 1-0.

Unggul terlebih dahulu, Tim Naga Mekes pun langsung tampil terus menekan pertahanan sang tamu. Sementara Bhayangkara tampak beberapa kali membalas serangan namun belum ada yang bisa menghasil kan gol penyeimbang laga. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC langsung tampil menyerang sejak awal interval. The Guardians pun memiliki peluang emas di menit kedua interval. Sayangnya tendangan Ilham Udin Armayn masih menyamping di mistar gawang yang dikawal Gerri Mandagi.

Memasuki menit ke 51, tim tamu akhirnya sukses menyamakan kedudukan lewat titik putih. Hadiah pinalti diberikan oleh wasit usai pemain belakang Mitra Kukar melakukan pelanggaran di dalam area kotak penalti. Anderson Salles yag menjadi eksekutor pun sukses mengeksekusi bola dan merubah kedudukan kembali imbang 1-1.

Bhayangkara pun sukses membalikkan kedudukan saat laga memasuki menit ke 74. Berawal dari umpan manis Rachmad Hidayat, pemain pengganti Herman Dzumafo yang berdiri bebas di dalam kotak penalti menyambut bola degan sekali kontrol sebelum akhirnya melepaskan sepakan yang merubah kedudukan menjadi 1-2.

Jual beli serangan pun kemudian terjadi diantara kedua kubu hingga akhir laga. Namun tidak ada gol tambahan yang diceploskan oleh masing masing klub. Hingga akhirnya skor 1-2 untuk kemenangan Bhayangkara FC menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

Rio Ferdinand: Ramos adalah pemain tengah terbaik dunia, bukan Van Dijk

Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand tidak menganggap orang Belanda sebagai yang terbaik di planet ini, atau pemain terbaik di Liga Premier.

Bek Liverpool, Virgil van Dijk, tetap berada di belakang kapten Real Madrid Sergio Ramos dalam urutan kekuasaan pemain tengah terbaik dunia karena “Anda harus memenangkan banyak hal”, kata Rio Ferdinand.

Seorang bintang pria di Anfield dianggap oleh banyak orang telah menjadi pemain terbaik di planet ini dalam posisi yang dipilihnya.

Orang-orang seperti mantan bintang Reds Jamie Carragher telah menyarankan bahwa pemain Belanda itu dapat membuat sepak bola Liga Premier terlihat seperti pria melawan anak laki-laki.

Legenda Manchester United, Ferdinand, bagaimanapun, berpendapat bahwa pemain berusia 27 tahun itu akan kurang dari standar yang ditetapkan oleh pemenang seri Ramos sampai ia telah membantu memberikan peraih penghargaan.

Mantan pemain internasional Inggris itu mengatakan di Sunday Mirror ketika diminta memilih setengah pemain tengah terbaik di dunia: “Saya masih memasukkan Sergio Ramos ke sana.

“Ramos, ketika pertandingan besar datang, piala ada untuk dimenangkan, dia biasanya berdiri di sana dengan lengan bajunya digulung.

“Untuk dianggap yang terbaik di dunia, kamu harus memenangkan hal-hal juga. Anda tidak bisa hanya bermain bagus untuk tim Anda dan duduk di sana sebagai runner-up atau datang ketiga atau keempat.

“Itulah sebabnya, ketika orang berbicara tentang Pemain Terbaik Tahun Ini dan Anda melihat mereka belum memenangkan apa pun tetapi mereka adalah pemain terbaik, saya berpikir:‘ Bagaimana? Anda belum memengaruhi tim untuk memenangkan sesuatu. ‘

“Anda harus menjadi bagian dari tim yang menang untuk dipertimbangkan seperti itu.

“Virgil adalah pemain yang fantastis, berpotensi yang terbaik di dunia tetapi, saat ini, tidak. Dan saya pikir dia akan setuju.

“Menang adalah bagian penting dari memenangkan penghargaan pribadi. Anda harus menang.

“Jika Liverpool memenangkan liga itu sah, tetapi akan terasa aneh jika dia adalah pemain terbaik dan mereka telah berada di urutan kedua atau ketiga.”

Upaya Van Dijk untuk Liverpool musim ini membuat mereka dalam perselisihan untuk gelar Liga Premier dan dia di antara para pelopor untuk hadiah Pemain Terbaik Tahun PFA.

Ferdinand tidak yakin bahwa dia layak mendapatkan kehormatan itu, meskipun, dengan bintang berubah di Manchester City dan Tottenham mempertaruhkan klaim yang lebih kuat saat ini.

Ditanya apakah Van Dijk harus menerima penghargaan, Ferdinand berkata: “Virgil? Tidak tidak.

Klopp memikul krisis kepercayaan diri yang seharusnya ditanggung

Striker Mesir ini hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan terakhirnya, tetapi manajernya tidak melihat alasan untuk membahas kekurangan golnya.

Jurgen Klopp menegaskan Mohamed Salah tidak menderita krisis kepercayaan diri dan menuduh media bereaksi berlebihan terhadap beberapa penampilan menyerang Liverpool baru-baru ini.

The Reds memperkecil jarak dengan Manchester City di puncak klasemen menjadi satu poin pada hari Minggu berkat kemenangan 4-2 atas Burnley di Anfield, di mana Roberto Firmino dan Sadio Mane masing-masing mencetak dua gol.

Namun, itu adalah pertandingan tanpa gol lainnya untuk Salah, yang gagal memanfaatkan sebagian besar dari pembukaan yang menjanjikan dan kini hanya mencetak satu kali dalam delapan penampilan terakhirnya di semua kompetisi.

Klopp, bagaimanapun, menggambarkan pemain internasional Mesir sebagai pemain terbaik di lapangan dan membidik orang-orang yang melompat ke kesimpulan tentang bentuk timnya.

“Kami mencetak lima gol dua minggu lalu [melawan Watford], dan kemudian kami tidak mencetak gol melawan Everton dan semua orang bertanya kepada saya tentang susunan pemain yang lebih ofensif! Lain kali kami tidak mencetak gol, saya pikir Anda akan bertanya lagi,” dia berkata.

“Kami tidak memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Kami tidak memiliki masalah setelah pertandingan Everton. Anda tidak harus berpikir bahwa semua yang Anda tulis memengaruhi kami. Sebagian besar hal tidak menarik bagi kami! Anda membuat keributan besar jika kita mencetak lima, maka kita adalah tim penyerang terbaik di dunia, dan kita mencetak nihil dan kemudian kita memiliki masalah ofensif.

“Hari ini, Mo Salah bagi saya adalah pemain terbaik di lapangan dan dia tidak mencetak gol. Saya tidak yakin Anda akan melihat itu di banyak peringkat, karena dia seorang striker dan dia tidak mencetak gol, tetapi kami tidak memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Kita berada dalam momen yang baik.

“Kami hanya harus memastikan bahwa kami tetap berada di kompetisi yang benar-benar menarik di atas meja. Pesan dari hari ini adalah tidak ada yang menyingkirkan kami, jika kami bermain seperti yang kami mainkan hari ini. Kami memiliki campuran sempurna untuk melawan lawan. , melawan keadaan dan bermain sepak bola. Itu sangat bagus, dan saya menyukainya. ”

Klopp merasa pembuka Burnley seharusnya tidak berdiri mengingat Alisson diblokir di kotak enam yard, sementara ia juga percaya timnya bisa dua kali mendapat penalti.

Sementara dia mengakui akan ideal bagi para pejabat untuk mendapatkan setiap keputusan yang benar dalam perburuan gelar, Klopp ingin timnya memastikan bahwa panggilan apa pun yang melawan mereka pada akhirnya tidak masalah.

“Apakah masuk akal jika saya memberi tekanan lebih pada [wasit]?” dia berkata. “Bagian terakhir musim ini adalah bagian yang menentukan. Untuk memenangkan sesuatu, Anda selalu perlu memiliki sedikit keberuntungan. Jika Andre Marriner memiliki pandangan yang lebih baik, saya pikir mungkin akan bersiul [mendukung Alisson], saya pikir. Kami memiliki untuk bertanya padanya! “

Gary Neville: Man Utd perlu menghabiskan £ 250 juta musim panas ini

Mantan bek Setan Merah sedang mencari dewan Old Trafford untuk memberikan sanksi investasi yang cukup besar dalam bakat yang telah terbukti selama jendela transfer berikutnya

Manchester United perlu menyerahkan dada transfer kepada Ole Gunnar Solskjaer senilai £ 250 juta ($ 325 juta) jika dia ingin mendorong klub kembali ke pertarungan untuk gelar Liga Premier, kata Gary Neville.

Pelatih asal Norwegia ini telah melakukan keajaiban dengan skuad yang diwarisi dari Jose Mourinho, dengan 14 kemenangan dikumpulkan dari 17 pertandingan di semua kompetisi.

Hadiah Piala FA dan Liga Champions terus dikejar, dengan kemungkinan gelar juara utama akan diamankan oleh pelatih sementara yang sekarang diharapkan akan ditunjuk secara permanen.

Neville, bagaimanapun, percaya bahwa investasi yang cukup besar akan diperlukan di Old Trafford selama jendela transfer musim panas, dengan sebanyak lima pemain terbukti diperlukan untuk meningkatkan peringkat.

Mantan bek Setan Merah itu mengatakan kepada Sky Sports: “Ole melakukan pekerjaan yang luar biasa, tetapi dia perlu menetapkan fondasi dan aturan dengan orang yang dia ajak bicara untuk pekerjaannya sekarang.

“Dia membutuhkan £ 200 juta – £ 250 juta. Mereka masih membutuhkan tiga pemain bertahan, mereka masih membutuhkan seorang gelandang, mereka masih membutuhkan seorang striker.

“Mereka membutuhkan lima pemain – itu akan berharga £ 250 juta untuk kualitas yang dibutuhkan Manchester United.

“Target Manchester United adalah untuk mengejar Manchester City dan Liverpool – tidak duduk di sana di tempat keempat dengan Arsenal dan Tottenham.”

Neville menambahkan pada Solskjaer dan diskusi tentang perpanjangan tinggal di kursi panas United: “Menurut saya, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan dia sekarang harus tangguh. Satu-satunya cara Anda dapat menjadi tangguh dalam pekerjaan adalah pada jalan Anda – setelah Anda berada di sana, mereka memiliki Anda.“Tangguhlah dengan kontrak Anda, ketentuan-ketentuan kontrak, siapa yang Anda inginkan di sekitar Anda dan uang yang Anda ingin mereka berikan kepada Anda.

“Saya yakin klub selalu mendukung beberapa tahun terakhir, saya tidak mengatakan mereka tidak akan menjadi seperti itu, tetapi dia perlu tahu apa yang akan terjadi.

“Karena musim depan, pada bulan November, dia akan membutuhkan pemain terbaik yang bisa dia dapatkan untuk bersaing dengan tim yang mereka coba kejar.”

Untuk saat ini, finis empat besar mewakili puncak ambisi Liga Premier United.

Posisi di dalam tempat-tempat Liga Champions sedang dinikmati saat ini, tetapi klaim Setan Merah untuk finish yang tinggi akan diberikan tes keras lagi pada hari Minggu ketika mereka menghadapi Arsenal di Stadion Emirates.

Cardiff Sukses Meraih Tiga Point Dengan Kemenangan Atas West Ham

Junior Hoilett dan Victor Camarasa tepat sasaran saat Cardiff meraih kemenangan penting dalam perjuangan mereka untuk bertahan di Liga Premier, mengalahkan West Ham 2-0 kemudian Hoilett mengkonversi umpan silang rendah Josh Murphy untuk membuka skor di menit keempat saat pertahanan West Ham berdiri kokoh, dan Camarasa (52) menggandakan keunggulan dari jarak dekat setelah sundulan indah yang empuk ke jalurnya dari Murphy bahkan Oumar Niasse memiliki kesempatan untuk memastikan poin segera setelahnya tetapi menembak melebar setelah menerobos gawang, sebelum ditolak lagi ketika Lukasz Fabianski menyelamatkan dari jarak dekat dan kemudian bereaksi untuk mencegah tindak lanjut Murphy lalu Declan Rice datang paling dekat untuk West Ham ketika ia membentur tiang gawang dengan 20 menit tersisa, tetapi tim tamu menawarkan sedikit ancaman di 90 menit Meskipun mengklaim kemenangan penting, Cardiff tetap berada di tiga terbawah, dua poin dari zona aman, menyusul kemenangan Southampton atas Tottenham, sementara West Ham tetap di urutan kesembilan dengan Bertujuan untuk bangkit kembali setelah tiga kekalahan beruntun, Cardiff melakukan start cepat dan dihargai dalam waktu empat menit sebab Camarasa menyorongkan bola ke jalan Murphy di sebelah kanan, ia menyilang pertama kali bagi Hoilett, yang melayang di tiang dekat, tampaknya tanpa disadari oleh empat bek West Ham di sekitarnya, dan mengibaskan bola dengan cerdas melewati Fabianski.

Dengan kerumunan di belakang mereka, Cardiff menekan sebentar dan hampir mendapatkannya setelah percampuran antara Fabianski dan Issa Diop memungkinkan Niasse untuk mencuri. Sentuhannya membawanya lebar dan dengan sudut menyudutnya, melakukan tendangannya tepat di atas mistar  dan West Ham tumbuh ke permainan sebagai setengah berjalan tetapi meskipun Cardiff menjaga dituliskan di dalam setengahnya sendiri, kiper Neil Etheridge tidak memiliki save untuk membuat sebelum babak pertama dengan Para pengunjung mengirim Marko Arnautovic pada awal babak kedua tetapi sekali lagi Cardiff yang membuat awal yang lebih cerah dan lagi, mereka membuat tekanan memberitahu maka Ryan Fredericks mengiris upaya percobaan kembali ke tujuannya sendiri, memungkinkan Hoilett untuk sampai ke byline dan mencambuk umpan silang yang luar biasa. Murphy tanpa egois mengangguk bola kembali ke gawang ke jalur Camarasa, yang, setelah dimainkan bersama oleh Fredericks, memaksa bola pulang di tiang jauh sehingga Tuan rumah seharusnya berada jauh di depan sebelum satu jam ketika Aron Gunnarsson yang luar biasa memenangkan bola kembali di lini tengah dan menemukan Niasse. Striker pinjaman Everton yang dipinjam dengan percaya diri mengetuk bola melewati Diop dan melonjak melalui gawang, hanya untuk menempatkan tendangannya selebar satu yard.

Beberapa saat kemudian, Cardiff masuk lagi tetapi Niasse tidak mampu menyelesaikan dari dalam kotak enam yard, menempatkan voli terlalu dekat dengan Fabianski, yang dengan cepat tidak bisa melakukan rebound dari Murphy jadi Rice nyaris mendapatkan West Ham kembali ke permainan pada menit ke-70, berjalan ke tepi kotak Cardiff sebagai pertahanan mundur dan melepaskan tembakan di luar Etheridge dan melawan pos sebab Arnautovic memaksa penyelamatan cerdas dari kiper Cardiff lima menit kemudian, tetapi itu sama bagusnya dengan tim tamu; harapan mereka untuk menyelinap ke tempat Liga Eropa berubah, sementara Cardiff mengimbangi pertempuran untuk bertahan hidup dimana Gelandang Cardiff itu luar biasa, menghentikan serangan West Ham sebelum mereka mulai, membuat 14 bola pemulihan yang luar biasa, dan kemudian membuat tuan rumah menyerang. Berbagai talenta penyerang West Ham – Felipe Anderson, Manuel Lanzini, Javier Hernandez, Marko Arnautovic – sangat tidak efektif, sampai ke Gunnarsson, yang sering memotong hal-hal di sumber.

 

Norwich Menang Tipis Atas Swansea

Norwich unggul lima poin di puncak Kejuaraan setelah serangan tak terbendung dari Emiliano Buendia membuat mereka menang 1-0 atas Swansea di Carrow Road dan Itu adalah kinerja di bawah par dari tim Daniel Farke, yang ditempatkan di kaki belakang di babak pertama oleh tim masih menyimpan harapan tipis dari biaya play-off terlambat Tapi Buendia mencetak gol penentu dengan cara yang luar biasa setelah 54 menit, memukul petir kaki kiri yang membuat kiper Kristoffer Nordfeldt yang berkunjung tanpa peluang jadi Kemenangan ini meningkatkan tekanan pada rival terdekat Canaries, Leeds dan Sheffield United, menjelang aksi akhir pekan, sementara Swansea tetap terpaut tujuh poin dari enam besar dengan 11 pertandingan tersisa Di 10 menit pertama, pemain depan Swansea Daniel James telah dua kali menguji Tim Krul ketika tim tamu dengan agresif membawa permainan ke tuan rumah mereka, tetapi meskipun Norwich berjuang untuk keluar dari gigi pertama, merekalah yang memberikan peluang lebih baik dan Tom Trybull menemukan Onel Hernandez di sayap kiri, tetapi bola kotaknya di kotak enam yard tidak tertandingi dan beberapa detik kemudian, Teemu Pukki melepaskan diri dari spidolnya dan mengirim tembakan rendah melewati tiang jauh.

Ada kerlip pertarungan dari tuan rumah setelah istirahat, tetapi Krul hampir dibiarkan merah setelah sentuhan buruk pada umpan-umpan menciptakan peluang bagi James yang energik, meskipun pelatih asal Belanda itu dengan cepat memulihkan ketenangannya jadi Untungnya baginya, kesalahan itu dengan cepat dihapus dari ingatan. Di ujung lain, Hernandez mengangkat bola di dalam kotak 18-halaman, menarik lini belakang Swans dari Buendia dan memotong bola kembali untuk rekan setimnya, yang mengambil sentuhan hebat dan melepaskan tendangan luar biasa ke bagian belakang gawang dan Rasa cemas di sekitar Carrow Road terlihat jelas pada periode penutupan pertandingan, dengan Mike van der Hoorn menyundul bola, tetapi Pukki – yang hanya berjarak satu gol dari menjadi pemain Canaries pertama yang mencapai 25 gol sejak Chris Sutton pada tahun 1993 – membentur tiang dengan peluang terakhir untuk meraih kemenangan dengan susah payah sebab Frustrasinya jelas pada periode-periode tertentu dalam permainan setelah serangkaian operan buruk, tetapi pada suatu malam ketika Norwich sebagai tim gagal memenuhi harapan baru-baru ini, Buendia pasti akan dimaafkan setelah mencetak gol menakjubkan yang mengamankan poin pada hari Jumat malam

Daniel Farke: “Saya tidak melihat terlalu jauh ke depan – itu adalah pertandingan yang luar biasa rumit. Swansea luar biasa, bagi saya, dalam hal kepemilikan, struktur, penumpukan mereka, bagaimana mereka dapat melewati tekanan kami. Mereka adalah tim terbaik yang kami mainkan dalam beberapa bulan terakhir dan Itu [tujuan Buendia] adalah tanda kualitas dan kelas. Saya cukup senang dengan peningkatan tujuan; Onel Hernandez dengan gerakan hebat dan menunggu saat yang tepat untuk melakukan operan. Itu perlu bagi Emi Buendia untuk menambah gol hari ini karena di pertandingan terakhir dia hanya ada di sana dengan assist sedangkan Graham Potter: “Saya pikir itu adalah penampilan yang sangat bagus dari kami. Saya sangat menikmati kepribadian, upaya para pemain, kualitas juga. Saya pikir itu adalah pertandingan yang bagus, itu adalah dua tim yang bagus, tapi .. . sedikit kualitas telah mengalahkan kami dan itulah yang terjadi ketika Anda berada di puncak liga mak Itulah tantangan bagi kita untuk melakukan itu [menantang pengejaran gelar] dan melakukannya pada level yang konsisten. Penampilan kami telah membaik selama musim ini, kami belum berhasil mendapatkan tingkat hasil yang konsisten yang Anda butuhkan, tetapi Anda dapat melihat apa yang kami coba lakukan, upaya dan kualitas para pemain – kami hanya akan terus bekerja. ”

 

Nasihat Zidane Yang Tak Didengar Perez Berbuah Keterpurukan Madrid

Real Madrid sekarang ini sedang terpuruk. Ramon Calderon yang merupakan mantan presiden klub Real madrid lantas mengungkapkan sebanyak tiga nasihat yang pernah diberikan oleh Zinedine Zidane namun malah diabaikan oleh Florentino Perez yang sekarang ini merupakan presiden klub Madrid.

Perez sendiri menjadi salah satu dari target yang diamuk oleh madridista pada saat tim kesayangan mereka tersingkir dalam kompetisi liga Europa setelah disingkirkan oleh Ajax Amsterdam setelah kalah dengan skor 1-4 atau agregat 3-5 dalam pertandingan leg ke 2 babak 16 besar. Setelah pertandingan tersebut selesai, fans lantas langsung mendesak Perez untuk mundur dari posisinya sebagai manajer.

Hasil tersebut lantas melengkapi pekan kelabu yang dimiliki oleh El Real yang terlebih dahulu kalah dari Barca di babak semifinal. Madrid sendiri sudah hampir bisa dipastikan akan nirgelar pada saat akhir musim nanti. Hal tersebut dikarenakan dalam kompetisi La liga yang menjadi satu-satunya peluang Madrid untuk menjadi juara sudah sangat sulit mereka menangkan karena tertinggal sangat jauh dari Barca yang berada di puncak klasemen sementara.

Zidane sendiri meninggalkan Madrid pada saat pada saat akhir musim 2017/2018 yang lalu yang dimana hanya beberapa hari saja setelah berhasil membawa El Real menjadi juara Liga Champions ke tiga kalinya secara beruntun. Calderon lantas menyebut kalau Zidane meninggalkan tiga pesan penting yang seharusnya bisa dijalankan oleh Perez. Namun tidak ada satupun pesan tersebut dilakukan olehnya.

Yang pertama adalah tetap mempercayakan gawang madrid kepada Keylor Navas daripada terus ngotot untuk mencari penjaga gawang utama yang baru.

keylor Navas sendiri memang menjadi penjaga gawang utama Madrid pada saat dilatih oleh Zidane. meskipun bukanlah penjaga gawang yang sempurna, akan tetapi pemain asal Porto Riko tersebut sering tampil dengan gemilang didalam pertandingan-pertandingan yang krusial. Navas juga sekarang ini sudah kehilangan posisinya sebagai sang penjaga gawang nomor satu Madrid setelah kedatangkan Thibaut Courtois yang didatangkan oleh Perez dari Chelsea pada saat musim panas.

Yang kedua adalah mempertahankan Cristiano Ronaldo yang merupakan pemain mega bintang mereka.

Setelah memperkuat Madrid selama kurun waktu sembilan tahu, Ronaldo pada akhirnya pergi dari Madrid dan bergabung bersama dengan Juventus setelah ditebus dengan harga sebesar 100 juta euro. Kabarnya adalah kepergian pemain bintang Portugal tersebut dikarenakan hubungannya yang kian buruk dengan Perez. Madrid lantas kehilangan sang mesin pencetak gol mereka dan harus mendapatkan hasil buruk yang sangat mengecewakan. Terlebih lagi madrid hingga sekarang masih belum mendapatkan penyerang dengan kemampuan yang sepadan.

Yang terakhir adalah saran untuk melepaskan Bale.

Bale sendiri sempat disanterkan sangat dekat dengan pintu keluar Santiago Bernabeu pada saat musim panas yang lalu. Pemain bintang asal Wales tersebut mampu melesatkan sebanyak 22 buah gol pada musim pertamanya, namun tidak akan mampu untuk menggantikan posisi yang ditinggal Ronaldo. Kondisi yang juga sering mengalami cedera tidak membantunya sama sekali.

“Dia telah memberikan peringatan mengenai apa yang terjadi jika Presiden tidak mau mendengarnya. Dia tidak ingin seorang penjaga gawang dan mengangagp kalau lebih baik mempertahankan Ronaldo dan mencoba mengganti bale. Tapi dia melakukan sebaliknya dan inilah hasilnya,’ kata Calderon./

Bukan hanya itu saja, Madrid juga disebut sedang dilanda konflik di internal. Perez disebut berseteru dengan sang kapten, Sergio ramos dan juga akan ada pergantian pelatih lagi yang paling lambatnya terjadi pada awal pekan depan.