Jacksen Tiago Bicara Tentang Isu Hansamu Yama ke Persebaya

 

Pelatih Barito Putera, Jacksen F. Tiago menyikapi isu kepindahan Hansamu Yama ke Persebaya. “Di sepak bola profesional kepindahan seseorang pemain dari satu club ke club yang lain itu biasa. Yang membuat berita jadi mengagumkan, jika itu tersangkut kepindahan seseorang pemain bintang. Saya dapat ucap Hansamu Yama seseorang bintang. Jadi isunya jadi berita besar,” kata Jacksen.

Menurut Jacksen, pemain kelahiran Mojokerto, Jawa timur, itu memang wajar dimaksud bintang. Ditambah lagi ia penyandang ban kapten Tim nasional Indonesia.

“Rumor Hansamu ini seperti yang sempat saya alami saat saya geser dari Petrokimia Putra ke Persebaya. Atau kepindahan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus. Isu itu tentu mengisap perhatian publik,” tuturnya.

Tetapi, Jacksen Tiago menjadi pribadi, bukan tempat jadi pelatih Barito Putera mengatakan ikhlas serta memberi dukungan ketetapan Hansamu Yama pindah ke Persebaya.

“Saya memberi komentar itu Jacksen menjadi pribadi, bukan pelatih Barito Putera. Saya sempat jadi pemain. Untuk akan memutuskan geser ke satu club, saya tentu miliki pertimbangan masak. Saya duga Hansamu pun demikian. Ia sempat bicara dengan saya. Sebab dalam hati Hansamu ada satu harapan menjadi sisi dari Persebaya kembali,” katanya.

Pelatih dari Brasil itu mengakui sudah mengetahui masalah kemauan Hansamu Yama ingin geser ke Persebaya.

“Anaknya telah berikan pada saya beberapa waktu waktu lalu ingin geser. Hansamu dahulu memang jadi pemain binaan club internal Persebaya. Lumrah bila ia miliki harapan itu (geser ke Persebaya). Bila Hansamu betul-betul geser, saya hanya mengharap ia sukses serta bahagia,” tuturnya.

Terlepas nanti Hansamu Yama dapat geser ataukah tidak, kata Jacksen Tiago, ada proses yang perlu dilaluinya.

“Hansamu Yama pemain Barito Putera. Menjadi pelatih, jelas saya memerlukan ia. Saya berikan masalah kepindahan ia ke manajemen club. Saya akan ikuti ketetapan pengurus Barito Putera,” kata Jacksen Tiago.

PSS Bakal Bermasalah Bila Gagal Promosi ke Liga 1

 

PSS Sleman terancam gagal promo ke Liga 1 2019 sesudah terbawa masalah pendapat penyusunan score. Team Elang Jawa bisa jadi mendapatkan hukuman atau sangsi Komdis PSSI bila dapat dibuktikan bersalah dalam masalah penyusunan score.

Komdis PSSI dapat lakukan sidang untuk memastikan hukuman buat PSS atau Madura sesuai dengan peraturan di PSSI. Perihal yang terburuk bisa jadi dihadapi PSS, yaitu titel juara Liga 2 2018 serta jatah promo ke Liga 1 dibatalkan.

Sekarang ini masalah pendapat penyusunan score yang menyeret PSS serta Madura FC ini tengah didalami Satgas Anti-Mafia Bola.

COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigorshalom Boboy, menjelaskan bila ada yang dapat dibuktikan bersalah dalam laga PSS menantang Madura FC, bisa jadi Komdis PSSI lakukan sidang.

Komdis PSSI dapat memastikan hukuman ke-2 team, sama seperti sangsi yang di terima PS Mojokerto Putra.

PSS juga mengatakan sikap berkaitan keadaan itu. Lewat CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno, PSS akan memperhitungkan meniti jalan hukum misal status promo ke Liga 1 2019 yang digenggam PSS dicabut.

Soekeno meragukan pendapat penyusunan score yang disangkakan berlangsung pada pertandingan PSS kontra Madura FC itu.

“Jika sampai gagal promo, kami akan memperhitungkan untuk diteruskan ke ranah hukum. Persiapan kami melawan pertandingan musim tempo hari cukuplah panjang, agar PSS miliki team yang htangguh,” tutur Soekeno, Sabtu (5/1/2019).

Pihaknya memberikan pembentukan team PSS benar-benar masak serta tidak asal-asalan. Untuk memenangkan Liga 2 musim 2018, PSS yang waktu itu dibalut pelatih Herry Kiswanto, mengawali persiapan semenjak awal Desember 2017.

“Tidak terpikir untuk mainkan score. Sebenarnya team kami ialah yang termahal di Liga 2 musim kemarin, jadi mengapa mesti mengendalikan score?” katanya.

Tidak hanya mencapai ticket promo ke Liga 1, PSS pun sukses merengkuh titel juara Liga 2 musim 2018 sesudah menumbangkan Semen Padang 2-0 di partai final melalui gol Cristian Gonzales serta Rifal Lastori.

Morata Disebut Sebagai Salah Satu Pemain Buruk Dalam Taktik

Dari segi teknik, Chelsea sendiri mengakui kalau Alvaro Morata merupakan salah dari yang terbaik didunia ini. Akan tetapi penyerang yang berasal dari Spanyol tersebut masih perlu untuk terus memoles lagi pemahaman akan taktiknya.

Morata merasa sangat kesulitan bersama dengan Chelsea pada musim ini. Penyerang yang berusia 26 tahun tersebut baru saja menciptakan sebanyak lima buah gol saja dalam 16 pertandingan dalam kompetisi Premier League.

Mantan pemain klub Real Madrid ini bahkan sedang berpuasa gol didalam enam pertandingan yang terakhir dalam kompetisi Liga Inggris. Secara keseluruhan, Morata juga hanya bermain sebanyak 22 pertandingan saja disemua kompetisi dan juga menyumbangkan tujuh buah gol.

Sedangkan Morata juga sedang seret gol, tugas untuk membobol gawang lawan terakhir harus diambil alih oleh Eden Hazard. Hazard tecatat telah membuat sebanyak 12 buah gol dan sementara ini sedang menjadi top skorer tim. Akan tetapi ini tidak berarti persoalan pada lini depan Chelsea cukup teratasi.

Maurizio Sarri yang merupakan manajer klub Chelsea mengakui kalau bahkan seperti menyiratkan harapan merak untuk mendapatkan penyerang anyar. Akan tetapi keputusan tersebut kembali lagi kedalam manajemen.

Sedangkan pada sisi yang lain, rumor mengenai perekrutan penyerang baru juga semakin membuat posisi Morata dalam suat tersebut semakin tersudut saja. Asisten manajer klub Chelsea, yaitu Gianfranco Zola menyebutkan kalau tim pelatih sebenarnya percaya kualitas individu Morata, namun secara taktik masih perlu untuk ada lagi perbaikin yang signifikan.

“Secara teknik dan juga ini merupakan alasan kami juga berinvestasi besar untuknya, kami juga rasa dia merupakan sosok yang nomor sembilan yang sangat sempurna sekali untuk kami. Maurizio juga sudah selalu saja bilang hal tersebut. Namun secara teknis memang dia merupakan salah satu yang paling bagus dan juga tidak ada keraguan didalam dirinya,” kata Zola.

“Saya merasa kalau dirinya sedikit jauh lebih baik secara taktik dikarenakan tipe sepakbola yang sekarang ini, sepakbola yang sangat rapi sehingga Anda harus jauh lebih baik disecara taktik. Kemampuan teknis saja tentu saja tidak terlalu cukup untuk semua itu.”

“Saya menilai kalau dia perlu lagi berkembang didalam hal tersebut. Dia telah berusaha sejauh ini dan dia memiliki sikap yang cukup bagus. Dia juga merasa kalau dirinya tidak mencetak gol yang banyak dan juga merasa bertanggung jawab akan hal tersebut.”

“Akan tetapi dia belajar untuk menginggalkan semuanya dibelakang dikarenakan berpikir semacam itu akan menjadi beban yang besar untuk Anda masuk kedalam lapangan dan juga itu tidak akan membantu Anda untuk menjadi jauh lebih baik,” lanjutnya.

Morata sendiri sebelumnya didatangkan oleh Chelsea pada saat musim panas 2017 yang lalu dengan harga sebesar 66 juta euro dari klub Real Madrid. Dia menjadi pembelian termahal nomor dua leh Chelsea hingga sejauh ini yang dimana Chelsea sebelumnya juga pernah mendatangkan Kepa Arrizabalaga dengan harga sebesar 80 juta euro.

Semenjak datang ke Stamford Bridge, pemain yang berusia 26 tahun asal negara Spanyol tersebut tercatat telah bermain sebanyak 71 pertandingan dan telah mengemas sebanyak 22 buah gol dan memberikan enam kali assist.

Performa tersebut lantas membuatnya hanya mampu membawa Chelsea menduduki urutan keempat klasemen sementara dengan terolehan 44 angka dalam 21 pertandingan yang sudah mereka jalani dan harus tertinggal sebanyak 10 angka dari Liverpool yang sedang memimpin klasemen sementara serta hanya unggul sebanyak tiga angka dari Arsenal yang ada diurutan kelima.

Tottenham Belum Pasti Akan Datangkan Pemain Di Januari Ini

Mauricio Pochettino tidak terlalu yakin kalau Tottenham Hotspur akan bisa mendatangkan pemain yang baru dalam bursa transfer pemain di musim dingin ini. Padahal Tottenham sendiri sekarang ini sedang didalam persaingan untuk memenangkan titel juara Premier League.

Kiprah The Spurs dalam bursa transfer pemain dalam musim panas yang lalu memang tidak terlalu mengigit. The Lilywhites sendiri menjadi satu-satunya klub dalam kompetisi Liga Inggris yang tidak mendatangkan satu pemainpun.

Bursta transfer pemain didalam musim ini sejatinya menjadi momen yang paling penting untuk mereka untuk bisa memperkuat skuat mereka lagi. Terlebih lagi The Spur sekarang ini sedang terlibat didalam persaingan yang perebutan titel juara Premier League yang dimana mereka sedang menduduki urutan ketiga klasemen sementara dengan hanya terselisih enam angka saja dari Liverpool yang ada di puncak klasemen.

Kebutuhan untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas juga semakin saja mendesak melirik dari kondisi tim yang dimilikinya. Son Heung-Min yang tengah moncer harus absen didalam lima pertandingan dikarenakan dia harus bermain didalam kompetisi Piala Asia bersama dengan timnas Korea Selatan.

Sedangkan Eric Dier, Moussa Dembele dan juga Jan Vertonghen sedang mengalami cedera. Namun pada bursa transfer pemain yang kami ini Pochettino juga mengakui kecil kemungkinan kalau mereka akan melakukan pembelian pemain.

“Sulit. Saya juga tidak yakin kalau kami akan bisa melakukan sesuatu,” kata Pochettino setelah Tottenham berhasil untuk berpesta gol saat menghadapi Tranmere Rovers didalam kompetisi Piala FA di hari Sabtu tanggal 5 Januari 2019 dini hari WIB.

“Saya juga sangat senang sekali dengan skuat ini. Namun Anda juga harus bisa jauh lebih baik lagi dari sebelumnya,” namunnya.

Alih-alih untuk mendatangkan seorang pemain, Tottenham bahkan harus kehilangan pemain mereka, yakni Fernando Llorente yang dikabarkan sudah siap untuk hengkang dari tim. Kontrak yang dimiliki oleh si pemain itu akan berakhir pada saat bulan Juni 2019 yang akan datang dan bisa saja di dijual pada saat bulan ini.

“Dia memiliki kontrak selama enam bulan lagi bersama dengan klub dan kita akan liat apa yang nantinya terjadi. Seperti yang sudah saya katakan kepada banyak sekali pemain, ini tidak tergantung semuanya kepada kami.”

“Ini semua tergantung apa yang diinginkan oleh para pemain. Sekarang ini bursa transfer pemain lantas dibuka dan kami akan segera berbicara mengenai hal tersebut,” lanjut Pochettino.

Andai kehilangan Llorente disaat bulan Januari ini, tentu saja Tottenham akan semakin terdesak untuk bisa mendatangkan pemain depan yang baru karena mereka juga hanya menyisakan Harry Kane saja yang bisa mereka mainkan.

Tottenham sendiri berikutnya akan menjalani pertandingan penting lainnya dengan menghadapi Chelsea dalam laga leg pertama babak kompetisi kompetisi Piala Liga Inggris yang akan dilangsungan pada hari Rabu tanggal 9 Januari 2019 mendatang.

Setelahnya, mereka akan menjalani laga penting lainnya dalam laga lanjutan Premier League dengan menghadapi Manchester United yang sedang naik daun kembali semenjak ditangani oleh Ole Gunnar Solskjaer setelah memenangkan empat pertandingan terakhir dengan skor-skor yang sangat besar, yakni saat menghadapi Cardiff City dengan skor 5-1, melawan Huddersfield dengan skor 3-1, menghadapi Bournemouth dengan skor 4-1 dan yang terakhir saat menghadapi Newcastle dengan skor meyakinkan 2-0. Performa Manchester United tersebut tentu boleh jadi hal yang cukup menjadi alarm bagi Tottenham untuk tidak memandang sebelah mata MU.

3 Pemain yang Membuat Permainan Liverpool Meningkat

 

Sesudah lama puasa titel juara Liverpool tampil memesona musim ini. The Reds sampai awal putaran ke-2 pertandingan kuat di puncak klassemen, jauh tinggalkan Manchester City kompetitor terdekatnya.

Perihal yang sangat mengesankan tentang tempat mereka di klassemen ialah jika mereka unggul tujuh point dari sang juara bertahan Manchester City yang ada di ke-3. Mereka tidak terkalahkan sesudah 20 laga serta sudah memenangi 17 salah satunya.

Jurgen Klopp membuat mereka bermain sepak bola yang mengalir bebas serta menyerang yang membuat beberapa lawan ketakutan. Mereka barusan merusak Arsenal di hari Sabtu di Anfield dengan score 5-1.

Mereka tampil begitu memberikan keyakinan hingga manajer Arsenal Unai Emery menjelaskan jika team Liverpool ini dapat tidak terkalahkan selama musim. Bila dapat mengerjakannya jadi Liverpool berkesempatan mencapai titel liga pertama mereka dalam 28 tahun paling akhir.

Semua pemain telah berperan pada keberhasilan Liverpool musim ini.

Akan tetapi, ada banyak pemain spesifik yang sudah menolong Liverpool sampai puncak klassemen serta masih tidak terkalahkan selama ini.

Di bawah ini tiga pemain yang telah membawa Liverpool ke level yang lainnya.

Alisson Becker

Sesudah Liverpool kalah di final Liga Champions musim kemarin menantang Real Madrid, Klopp mesti membuat ketetapan besar. Pelatih dari Jerman itu mesti akan memutuskan apa akan meneruskan dengan Loris Karius atau menghadirkan penjaga gawang baru.

Sang penjaga gawang pada akhirnya membuat ketetapan menghadirkan penjaga gawang baru serta membawa Alisson dengan nilai transfer 75 juta euro.

Alisson adalah pembelian yang mengagumkan untuk Liverpool serta tampak wajar dengan cost transfer yang besar sekali.

Ia baru kebobolan delapan gol serta selama ini mengemas 12 clean sheet. Ia tentu memperoleh semakin banyak keyakinan diri dengan bermain di belakang pertahanan yang solid serta ia begitu diakui.

Alisson telah mengangkat Liverpool serta mereka tampak seperti club kelas dunia. Mereka jelas memetik faedah dari mengambil penjaga gawang kelas dunia serta setahap jadi pemain favorite pengagum Liverpool.

Mohamed Salah

Mohamed Salah telah cetak 13 gol musim ini serta jadi salah satunya pemain terunggul di Premier League musim ini pula.

Ia adalah pemain terunggul di Inggris musim kemarin serta telah menunjukkan jika ia bukan pemain sensasi satu musim seperti yang dipikirkan beberapa orang pada awal musim.

Salah bukan sekedar cetak gol tapi pun membuat banyak assist untuk Liverpool musim ini. Ia telah jadi pemain yang komplet saat ini serta pimpin Liverpool dalam perburuan titel liga musim ini.

Klopp telah membuat jadi titik konsentrasi team serta selama ini dia belumlah mengecewakannya. Klopp bahkan juga menjelaskan ia hampir menangis saat ia lihat Salah penalti pada Roberto Firmino hingga pemain Brasil itu dapat mengakhiri hattricknya.

Virgil van Dijk

Liverpool telah mencari bek tengah kelas dunia saat sekian tahun sampai Klopp mengambil Virgil van Dijk dari Southampton pada Januari. Ia didatanngkan untuk menguatkan pertahanan mereka sebelumnya setelah begitu seringkali kebobolan.

Hampir satu tahun lalu, Liverpool sekarang memiliki pertahanan kelas dunia yang susah ditembus pemain lawan. Mereka cuma kebobolan delapan gol musim ini di Premier League serta van Dijk mainkan peranan besar dalam hal tersebut.

Ia betul-betul menunjukkan diri menjadi bek top di Premier League. Ia mempunyai jiwa kepemimpinan serta tetap memberi hatinya di lapangan. Bila dia selalu memberi 100 % untuk club, Liverpool tengah dalam perjalanan untuk memenangi Premier League pada musim ini.

Tottenham Hotspur di kabarkan siap bermain dengan tanpa adanya Son Heung min

Kini dengan klub dari Tottenham Hotspur akan segera melakukan pelepasan seorang pemain yang bernama Son Heung min, karena ia harus membela dengan timnas dari Korea Selatan pada saat di dalam ajang Piala Asia. Namun ia telah harus melakukan meminta maaf kepada para idolnya karena harus membagi loyalitasnya.

Namun dengan klub dari Tottenham Hotspur, maka telah membuat kepada pemainnya yang bernama Song Heung min akan telah meminta maaf. Karena dia harus untuk bisa melewatkan di satu momen lagi pada saat di musim ini untuk melakukan bertuga di timnas korea selatan. Akan tetapi dengan adanya seorang pemain yang berusia dua puluh enma tahun telah yakin bahwa dia bisa bertahan dengan performanya yang cukup apik saat kembali dari ajang Piala Asia di bulan bula depan yang akan mendatang.

Son Heung min telah sukses untuk mencetak golnya yang ke delapan untuk Tottenham Hotspur, saat mereka menang 3-0 di Cardiff City tengah pekan ini. Maka dengan kemenangan itu telah berhasil sukses kembali mendongkrak posisi Spurs di atas Manchester City. Namun, setelah di pertandingan saat melawan Tranmere di dalam ajang Piala FA, Tottenham Hotspur akan bertemu dua tim raksasa Inggris, yakni Chelsea dan Manchester United. Karena dengan dua laga berat ini terjadi tepat ketika Son Heung min tengah telah lakoni di ajang Piala Asia di Uni Emirat Arab.

Karena dengan Timnas dari Korea Selatan telah berhasil mencapai di final, maka akan membuat Son Heung min telah absen sampai di hingga empat pertandingan, yang termasuk leg kedua di dalam ajang semifinal Piala Liga saat melawan dengan Chelsea di stadium Stamdord Bridge dan di potensi putaran ke empat ajang Piala FA.

Dia sudah absen dalam tiga pertandingan musim ini, setelah bertanding di Asian Games 2018 di Indonesia, pada di bulan Agustus lali. Namun pada saat itu, Son Heung min berhasil mengilhami Timnas Korea Selatan untuk merebut medali emas, sampai hingga terbebas dari dinas wajib militer negaranya.

“Saya merasa sangat menyesal, karena saya sudah tinggalkan klub untuk Asian Games, dan sekarang saya akan pergi lagi membela tim nasional. Saya minta maaf kepada rekan-rekan satu tim saya, para suporter dan staf pelatih. Karena dengan tugas saya membela negara. Agak menyedihkan bagi saya, tetapi juga penting. Saya tidak bisa menggambarkannya dengan kata-kata dan Saya berharapuntuk bisa mempertahankan performa saya untuk kepada tim nasional.” Ujar Son Heung min kepada Standard Sport.

 

 

 

Santiago Solari memiliki harapan untuk bisa meraih di Treble Winner

Pelatih Real Madrid yang bernama Santiago Solari sedang dalam menegaskan bahwa dengan timnya yang sangat serius untuk menghadapi di pertandingan kompetisi yang masih terbuka yaitu La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions. Maka dia akan menjaminkan Real Madrdi akan memberikan sebuah yang terbaik.

Namun pada saat di musim 2018/19 yang akan mendatang, tampaknya tidak berjalan begitus mulus untuk kepada Real Madrid. Karena dengan kepergian atas Zidenie Zidane dan Christiano Ronaldo telah membuat Real Madrid merasa kehilangan besar kekuatan mereka yang tampil cukup inkonsisten.

Bahkan dengan Real Madrid akan masih sempat untuk bisa melewati di pergantian pelatih. Karena saat pemecatan Julen Lopetegui dan telah mengangkat Santiago Solari menjadi sebagai salah satu pelatih anyar.

Meskipun dengan Santiago Solari tampaknya masih optimis, maka dia akan percaya kepada Los Blancos yang masih memiliki kekuatan untuk bisa meraihkan trofi bahkan tiga trofi juga.

Karena menurut dari Santiago Solari, sepak bola sangat kompetitif. Bahkan ia telah yakin dengan skuat Real Madrid masih memiliki semangat untuk bisa bersaing di setiap dalam ajang kompetisi, dan semangat itu yang bisa membawha mereka pada sampai di akhir.

“Sepak bola telah berjalan kompetitif dan di setiap hari maka akan membuat kepada kami untuk hadir dengan hasrat. Namun semuanya akan bisa terjadi di dalam sepak bola yang membuat kepada kmi bisa berbicara tentang persoalaan pemain yang sudah di miliki pada di suatu tim ataupun tidak di miliki kepergian pemain andalannya yang bernama Cristiano Ronaldo.” Ujar Santiago Solari.

Akan tetapi juga adanya di dalam komptensi yang sedang berjalan di setiap pekan dan juga di setiap ajang pertandingan adalah membuat mereka mendapatkan sebuah kesempatan untuk bisa membuktikan bahwa mereka akan telah siap bisa menghadapi di semua pertandingan.

Real Madrid tampknya sudah siap memberikan yang terbaik di dalam tiga kompetisi yang sudah mereka pernah jalani. Dan sehingga telah membuat Santiago Solari mempercayai di skuat Real Madrid tidak takut untuk menghadapi appun, dan juga di dalam tiga kompetisi.

 

Ole Gunnar Solskjaer berharap untuk bisa melatih Manchester United sampai pensiun

Dengan adanya sebuah asa yang telah di ungkapkan kepada Ole Gunnar Solskjaer. Dan sehingga dengan adanya seorang pelatih yang berusia empat puluh lima tahun telah berharap untuk bisa menjadi seorang manajer permanen di Manchester United pada di akhir musim yang akan mendatang.

Dengan adanya sudah di ketahui bahwa Ole Gunnar Solskjaer akan resmi untuk di angkatkan menjadi sebagai salah satu manajer interim Manchester United pada di dua minggu lalu. Maka ia telah ditugas untuk menggantikan peran dari pelatih yang sebelumnya bernama Jose Mourinho sampai hingga di akhir musim nanti.

Bahwa Manchester United akan mengonfirmasikan mereka sedang dalam berada di tengah pengincaran manajer permanen yang baru akan di umumkan pada akhir musim nanti. Namun mereka tidak akan menutup dengan kemungkinan bagi Ole Gunnar Solskjaer untuk menjadi manajer permanen karena dia masih bisa memberikan perstasi yang sangat bagus bagi raksasa ajang Premier League.

Ole Gunnar Solskjaer sendiri mengaku bahwa ia masih ingin lebih lami menjadi juru taktik bermain dari Manchester United. “Saya tidak ingin pergi pada di bulan Mei yang akan mendatang nanti.” Ujar Ole Gunnar Solskjaer.

Ole Gunnar Solskjaer telah mengakui bahwa saat untuk melatih Manchester Untied yang merupakan sebagai salah hal cukup sangat istimewa baginya.

Ia telah menyebutkan dengan tim ini memiliki sangat banyak hal yang istimewa baginya, dan sehingga dia masih ingin untuk bisa merasakan dengan hal yang cukup lebih lama lagi.

“Saya juga memiliki banyak pemain yang sangat hebat di sini. Dan sehingga telah membuat saya juga bisa merasakan dengan atmosfer pada di fantastis saat bergabung dengan tim ini.”

Namun dengan Ole Gunnar Solskjaer telah tampaknya dengan kesendirian untuk menegaskan bahwa ia masih belum mau berangan-angan mengenai tentang di masa depannya yang sebagai salah satu manajer di Manchester United.

Ia telah menyebut akan masih tetap menjalankan dengan tugasnya dengan maksimal sampai hingga di akhir musim yang akan mendatang, karena ia masih menunggu sebuah keputusan dari manajemennya.

Rafa Benitez Menolak Membicarakan Soal Transfer Newcastle

Rafa Benitez menolak untuk membicarakan soal rencana transfer Newcastle United setelah kekalahan frustasi mereka atas Manchester United.

The Magpies harus mengakui kekalahan mereka di St. James ‘Park, setelah Romelu Lukaku dan Marcus Rashford memastikan kemenangan keempat beruntun untuk Ole Gunnar Solskjaer. Sementara itu, Benitez menyoroti kualitas pemain penyerang Man United setelah pertandingan tetapi, ketika ditanya apakah dia akan dapat menjembatani kesenjangan itu pada Januari, dia mengatakan seperti ini. Saya tidak berbicara tentang jendela transfer dan saya tidak berbicara tentang pengambilalihan, tetapi kami akan fokus untuk pertandingan selanjutnya.

Di tanya apakah ada dialog antara dirinya dan pemilik klub, dia menjawab. Saya berbicara dengan mereka, saya berbicara dengan Lee Charnley dan hampir setiap hari, tetapi saya tidak akan membicarakan soal transfer di musim dingin ini, karena kami masih memiliki skuad pemain yang hebat dan mereka juga masih bisa kembali dari kekalahan ini untuk mendapatkan kemenangan di laga berikutnya.

Kekalahan dari Man United berarti Newcastle kini hanya memenangkan satu dari delapan pertandingan di Premier League terakhir mereka. Benitez merasa Newcastle pantas mendapatkan lebih banyak dari permainan tetapi dibiarkan menyesali sejumlah kesalahan defensif dalam kekalahan yang membuat Newcastle hanya unggul dua poin dari zona degradasi.

Kami membuat kesalahan untuk yang pertama dan setelah, ketika kami melakukan lebih baik, mereka mencetak gol kedua pada serangan balik, tambah Benitez. Itu biasanya terjadi ketika anda bermain melawan pemain bagus, mereka menghukum anda. Kami memulai dengan cukup baik, ada dua atau tiga situasi di mana kami cukup dekat, dan kami juga memiliki beberapa peluang di babak kedua. Kami kehilangan pertandingan ini, tetapi kami pantas mendapatkan lebih banyak lagi setelah hasil buruk ini.

Untuk memenangkan permainan? Saya tidak tahu Tetapi untuk berada di sana dan dekat dan mendapatkan hasil imbang, saya pikir begitu. Jika anda menganalisis bagaimana kami mengakui, mereka tidak menciptakan banyak peluang yang jelas. Pada akhirnya, ketika kami lebih terbuka dan terbuka, mereka lebih berbahaya, tetapi selama 80 menit itu sangat dekat.

Kita tahu bahwa sepertiga terakhir adalah kuncinya. Ketika anda membayar uang besar untuk pemain, pemain ofensif, mereka dapat membuat perbedaan. Anda harus memberikan kredit kepada pemain kami karena selama 85 menit mereka ada dalam permainan. Dalam permainan seperti ini, satu kesalahan dan para pemain ini dapat membuat perbedaan.

Bournemouth 3-3 Watford: Hasil rampasan dibagi dalam thriller enam gol

 

Dua gol Troy Deeney memberi Watford keunggulan memimpin (14 & 27) sebelum Bournemouth merespons dengan cepat dengan gol dari Nathan Ake (34) dan Callum Wilson (37). Beberapa detik kemudian, Ken Sema membuat Watford kembali unggul dengan tendangan setengah voli yang bagus (38) sebelum Ryan Fraser menyamakan kedudukan dengan penyelesaian akhir yang baik (40) di babak pertama yang penuh aksi. Hasilnya berarti Watford naik satu tempat ke urutan kedelapan dengan 29 poin. Bournemouth tetap berada di urutan ke-12 saat pertandingan tanpa kemenangan mereka membentang hingga tiga pertandingan. Watford memulai pertandingan dengan percaya diri dengan Deeney mencetak dua gol dalam setengah jam pertama. Pemain berusia 30 tahun itu mengangguk pada umpan silang Sema untuk membuat tim tamu unggul sebelum ia meringkuk dalam gol kelimanya musim ini 13 menit kemudian setelah Gerard Deulofeu memanfaatkan backpass buruk Dan Gosling untuk mencari Ake.

 

Bournemouth kemudian mendapat untung dari dua tendangan bebas. Pertama, Ake berbalik dari jarak dekat setelah Gosling melihat sundulannya dari set-piece Fraser disimpan pada jarak dekat oleh Foster. Kemudian, tiga menit kemudian dan tendangan bebas lainnya, kali ini dari kanan, diakhiri oleh Wilson ketika ia memutar sundulannya ke Foster dari posisi dekat tiang. Pertahanan kedua belah pihak menjadi berantakan ketika Sema menempatkan Watford kembali di depan dengan cara yang menakjubkan. Sebuah bola panjang dari Foster dijentikkan ke depan oleh Deeney sebelum Sema melakukan tendangan voli setengahnya melewati Asmir Begovic. Hampir segera setelah restart, Fraser mencetak gol pada serangan balik dan memasukkan tendangannya ke sudut bawah. Babak kedua adalah perselisihan dengan Abdoulaye Doucoure diganti pada menit ke-54 setelah menerima kartu kuning karena tantangan babak pertama yang berbahaya pada Fraser. Dan dengan Bournemouth di kaki depan, Foster melakukan penyelamatan bagus untuk menyangkal Wilson yang melakukan sundulan di depan gawang dari jarak dekat.