MU siap mengeluarkan dana demi untuk mendatangkan Neymar

Manchester United telah di kabarkan sudah siap untuk menggelontorkan dana dalam jumlah yang besar musim depan untuk membeli pemain baru. Salah satu target yang dibidik United adalah pemain PSG yang bernama Neymar.

Karena Manchester United memang sudah cukup gemar mengeluarkan dana dalam jumlah besar pada saat berada di bursa transfer awal musim. Dan sehingga pada di musim 2019/2020 ini misalnya, United membayar mahal untuk Harry Maguire dan Aaron Wan-Bissaka.

Selain karena sukses menjual Lukaku, United bisa membeli pemain dengan harga mahal karena kinerja klub di sisi bisnis cukup bagus. United selalu mampu mencatatkan keuntungan pada akhir kalender.

Neymar memang sempat dikabarkan sudah tidak betah lagi berada di PSG. Pihak klub juga sempat muak dengan sikap pemain berusia 27 tahun tersebut. Akan tetapi, dia tetap bertahan di PSG.

Neymar sempat dikaitkan dengan Barcelona sepanjang bursa transfer musim panas 2019 lalu. Namun, banderol pemain asal Brasil itu yang sangat besar membuat transfer sulit terealisasi. Barcelona pun tak serius membidik Neymar.

Neymar kini sudah kembali masuk dalam skema bermain PSG. Pelatih Thomas Thuchel mulai mengandalkan eks pemain Santos. Namun, rumor bahwa dia akan pindah belum juga usai.

Dikutip dari Sportsmole, Manchester United siap membayar mahal demi membeli Neymar. Setan Merah akan menyiapkan dana pada kisaran 200 juta pounds untuk Neymar. Harga tersebut bakal membuat PSG melepasnya.

Manchester United tentu saja akan mengorbankan sejumlah pemain agar bisa mengumpulkan dana 200 juta pounds untuk membeli Neymar dari PSG. Sejumlah pemain akan dijual agar klub mendapat dana segar.

Salah satu pemain yang sangat mungkin dilepas adalah Paul Pogba. Gelandang berusia 26 tahun saat ini menjadi pemain dengan nilai ekonomi paling tinggi di skuat United. Harganya lebih dari 150 juta pounds.

Paul Pogba juga menjadi bidikan dari sejumlah klub papan atas Eropa. Pemain asal Prancis itu masuk dalam daftar belanja Real Madrid dan Juventus.

Pemain muda Nice, Diaby-Fadiga dipecat setelah ketahuan mencuri arloji

Striker Prancis U-18 membatalkan kontraknya dengan tim Ligue 1 setelah mengakui perannya dalam pencurian Nice telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah memecat penyerang depan Lamine Diaby-Fadiga yang menjanjikan setelah ia mengakui mencuri arloji yang dimiliki oleh pemain baru Kasper Dolberg.

Remaja itu dianggap sebagai salah satu lampu yang bersinar di akademi mereka dan merupakan pemain internasional Prancis U-18 yang menjanjikan, tetapi setelah membuat hanya tujuh penampilan untuk tim teratas selama 183 menit gabungan tanpa gol, Diaby-Fadiga kini mendapati dirinya tanpa klub.

Laporan pertama kali muncul tentang insiden itu dua minggu yang lalu, dengan Dolberg pergi ke polisi atas hilangnya arloji, yang dihargai dengan € 70.000 yang dilaporkan dan diambil pada 16 September.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak Ligue 1, yang sebelumnya tidak mengomentari masalah ini, berbunyi: “OGC Nice dan Lamine Diaby-Fadiga berpisah pada hari Selasa.

“Menyusul pencurian jam tangan Kasper Dolberg dari ruang ganti tim profesional pertama, dan pengakuan pemain berikutnya, klub memutuskan untuk membatalkan kontraknya dengan pemain depan berusia 18 tahun dengan efek langsung.

“Di atas dan di luar semua pertimbangan olahraga dan keuangan, OGC Nice tidak dapat dan tidak akan menerima perilaku seperti itu yang menunjukkan kepercayaan yang menyatukan semua karyawan klub dan semua anggota keluarga Rouge et Noir.”

Diaby-Fadiga, baru-baru ini kembali berlatih setelah menjalani operasi pergelangan kaki, telah dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke klub Ligue 2 Paris FC yang bermasalah, yang baru-baru ini menambahkan agen bebas Jeremy Menez ke daftar mereka.

Meskipun Diaby-Fadiga tidak bisa masuk dengan cara seperti itu ketika dia dikontrak ke Nice pada akhir bursa transfer, klub profesional Prancis diperbolehkan satu ‘joker’ masuk di luar periode yang biasa dan remaja itu bisa masuk dalam kategori itu untuk sisi yang berada di bawah tingkat kedua.

Diantisipasi bahwa dakwaan akan dicabut dan bahwa pemain akan mengganti pemain depan internasional Denmark, yang hanya tiba di Cote d’Azur dari Ajax di musim panas.

Dolberg telah membuat awal yang menjanjikan untuk karirnya di Prancis, terlepas dari drama latar belakang, mencetak dua gol dalam empat pertandingan Ligue 1, termasuk pada akhir pekan ketika tim Patrick Vieira mengamankan hasil imbang 1-1 di kandang melawan Lille.

Alexis Sanchez akan segera memutus hubungan dengan Manchester United

Alexis Sanchez memutus silaturahmi dengan mantan rekan-rekannya di Manchester United. Pemain klub Liga Italia Inter Milan itu terus bungkam. Alexis Sanchez dilaporkan Metro News telah memutuskan semua tali pertemanan dengan mantan rekan-rekannya di Manchester United. Ia tidak mau kontak semua mantan rekan satu tim setelah dipinjamkan ke Inter Milan.

Sang pemain internasional Chili telah melalui masa-masa tidak menyenangkan selama berkarir di Old Trafford. Setelah datang dari Arsenal, sang pemain malah mengalami kemunduran hingga membuat fans Setan Merah juga tidak kerasan melihatnya berlama-lama di Old Trafford.

Meski tidak sefrustrasi Romelu Lukaku, namun Sanchez juga tertekan sebelum akhirnya bisa juga keluar dari skuad Ole Gunnar Solskjaer. Ia dipinjamkan ke Inter dan juga disusul oleh Lukaku.

Semasa masih berseragam Setan Merah, pemain berusia 30 tahun itu selalu terlihat sendirian. Bukan hanya di dunia nyata, ia juga tidak akrab dengan rekan-rekannya di dunia maya, termasuk di grup WA mereka.

Chris Smalling yang dipinjamkan ke klub Serie A AS Roma sendiri masih aktif menghubungi rekan-rekannya di Inggris. Saat rekannya masih akrab dengan para pemain Setan Merah, Sanchez dilaporkan The Sun malah semakin dingin.

“Masalah ini bagaikan dengan dirinya memang tidak pernah ada di sana (satu tim di Manchester United).” Ujar sumber The Sun yang dirahasiakan namanya.

Sanchez sudah mencetak gol untuk klub kinyis-kinyisnya dalam laga kemenangan skor 3-1 lawan Sampdoria, namun kemudian ditarik keluar lapangan. Sang pemain berpeluang bisa dimainkan saat melawan Barcelona di Liga Champions tengah pekan ini.

Kepergian Sanchez dan Lukaku membuat mantan klubnya kekurangan opsi menyerang. Sempat tidak terlalu ambil pusing, kini Ole Gunnar Solskjaer telah memastikan jika mereka akan mencari striker baru untuk menggantikan posisi yang ditinggal Sanchez dan Lukaku.

Sementara Sanchez dan Inter akan melawan Barcelona di Liga Champions pada hari Kamis (3/10), pukul 02.00 WIB. Kedua tim akan berlaga di Camp Nou sebagai laga fase Grup F dengan potensi kemenangan kubu Barcelona 59% berbanding 18% peluang kemenangan Inter.

Liverpool Menang Tipis 1-0 di Kandang Sheffield

 

Liverpool masih belum terkalahkan di Premier League 2019/2020. Melawan Sheffield United pada matchday 7, Liverpool menang dengan skor tipis 1-0.

Melawat ke Bramall Lane pada hari Sabtu (28/9/2019) malam WIB, Liverpool sempat menemui kesulitan menghadapi Sheffield. Setelah ditahan imbang tanpa gol pada paruh pertama, tim besutan Juergen Klopp itu baru mampu menciptakan gol pada babak kedua melalui aksi Georginio Wijnaldum. Satu gol itu pun bertahan sampai pertandingan tuntas.

Kemenangan ini membuat The Reds masih belum terbendung di musim ini dan memuncaki klasemen Premier League 2019/2020 dengan nilai 21 poin dari 7 pertandingan, alias masih sempurna. Sementara itu The Blades turun ke urutan 10 dengan nilai 8 poin.

Jalannya Laga

Pertandingan berjalan dengan sangat alot pada menit-menit awal. Baik Sheffield maupun Liverpool sama-sama minim membuat peluang. Liverpool, yang walaupun banyak mendominasi pertandingan, masih sulit menembus lini pertahanan Sheffield yang bermain rapat. Tim tuan rumah juga minim memberikan ancaman kepada tim tamu karena banyak menumpuk pemain di areanya sendiri.

Kans Liverpool sempat hadir pada menit ke-34. Sadio Mane melepaskan tendangan, akan tetapi bolanya masih melebar dari gawang Sheffield. Tiga menit kemudian, sundulan kepala Callum Robinson juga masih melebar dari gawang Liverpool.

Menjelang paruh pertama berakhir, Liverpool mempunyai peluang emas menciptakan gol. Pada menit ke-43, kerjasama Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Mane hampir membuahkan gol, tapi tembakan si nama terakhir hanya mengenai mistar gawang Sheffield.

Sampai berakhirnya babak pertama, masih belum ada gol yang tercipta. Sementara ini Sheffield vs Liverpool masih kacamata alias 0-0.

Memasuki babak kedua, Sheffield cukup merepotkan. Berulang kali tim asuhan Chris Wilder itu memberikan ancaman kepada Liverpool, yang masih bisa dimentahkan Virgil Van Dijk berulang kali. Pada menit ke-53, Oliver McBurnie hampir menjebol gawang Liverpool melalui sundulan kepala. Akan tetapi bola sundulan McBurnie masih sedikit terlalu tinggi dari gawang Adrian.

Di menit ke-64, Sheffield kembali menebar ancaman melalui serangan balik yang diakhiri Oliver Norwood. Norwood melepaskan sepakan dari depan kotak penalti, tapi masih dapat diantisipasi Adrian.

Dua menit kemudian, 2 kesempatan di dalam kotak penalti secara beruntun diperoleh Sheffield. Pertama melalui John Fleck dan John Lundstram, akan tetapi dua-duanya masih bisa dihalau barisan pertahanan Liverpool.

Terus menyerang, Sheffield akhirnya malah kebobolan pada menit ke-70. Wijnaldum melepaskan yang tidak bisa ditangkap dengan sempurna oleh Dean Henderson. Bolanya terlepas dari tangan dan melewati celah kaki sebelum bergulir pelan masuk ke dalam gawang. 1-0 untuk Liverpool.

Di menit ke-77, Liverpool mempunyai kesempatan emas untuk menciptakan gol. Bermula dari kesalahan yang dilakukan bek Sheffield, Salah menguasai si kulit bundar dan menggiringnya sampai ke dalam kotak penalti dan tinggal berhadapan dengan Dean Henderson. Akan tetapi Salah tidak mampu menaklukkan Dean Henderson setelah tendangannya masih bisa dihalau si kiper.

Pada menit ke-85, Sheffield memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Umpan silang dilepaskan Fleck dari sebelah kiri, tapi tidak bisa dikonversi Leon Clarke setelah sepakannya di muka gawang membuat bola malah melambung jauh di atas gawang Liverpool.

Sampai peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan oleh wasit Anthony Taylor, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta di dalam pertandingan ini. Liverpool pun pulang dari kandang Sheffield dengan kemenangan 1-0 dan semakin kokoh di puncak klasemen Premier League.

Lionel Messi tampaknya masih ragu untuk mendapatkan trofi di Ballon d’Or

Kini Lionel Messi masih untuk di ragukan bisa meraih di trofi Ballon d’Or. Dan sehingga dengan dua pemain dari ajang klub Liga Spanyol Barcelona itu sudah menjadi sebagai salah satu pemain terbaik di FIFA 2019.

Kemenangan bintang Barcelona Lionel Messi sebagai Pemain Terbaik FIFA 2019 disetujui dengan suara bulat di antara para pelatih, kapten dan penggemar, dengan hanya wartawan yang tidak mendukungnya untuk mendapatkan penghargaan tersebut.

Dari para kapten, Messi menerima 377 suara, di depan bek tengah Liverpool Virgil van Dijk yang mendapatkan 337 suara dan superstar Juventus Cristiano Ronaldo dengan 330 suara.

Dari para pelatih, La Pulga mendapat 379 suara, mengalahkan Ronaldo (307 suara) dan Van Dijk (289 suara). Tetapi dalam pemungutan suara para penggemar Messi jauh berada di depan Ronaldo dan Van Dijk, La Pulga mendapat 1.359.728 suara dari para fans sementara 962.919 suara untuk pemain asal Portugal dan 704.235 suara untuk bek Belanda.

Namun dengan anggota yang dari media menyukai Van Dijk dan ini yang akan menjadi sebagai salah satu perhatian bagi Lionel Messi menjelang perhagaan Ballon d’Or di 2019.

Tiga pemenang Pemain Terbaik FIFA sebelumnya Cristiano Ronaldo dua kali dan Luka Modric tahun lalu telah memenangkan Ballon d’Or di tahun yang sama, tetapi penghargaan dari France Football ini ditentukan oleh para jurnalis.

Dalam penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019, Van Dijk memperoleh 462 suara dari jurnalis, sementara 364 untuk Messi dan 264 untuk Ronaldo. Saat menerima penghargaan Pemain Terbaik FIFA, Messi mengatakan dirinya bertekad untuk membantu Barcelona kembali ke jalur kemenangan.

“Kami mulai dengan buruk dan berjuang untuk menciptakan peluang. Ini baru permulaan, tetapi kami harus merespon sekarang.” Tandasnya.

“Tidak ada lagi waktu dan kami harus banyak meningkatkan diri, kami menyadari hal ini. Ini masalah tim. Saya tidak ragu performa kami akan membaik.” Pungkas bintang asal Argentina berusia 32 tahun itu.

Barca bersaing dengan Mardrid agar bisa membuat Fabian Ruiz bahagia

Kini klub dari Barcelona yang sudah bersiap untuk bersaing dengan Real Madrid agar untuk bisa mendapatkan seorang bintang yang dari Napoli bernama Fabian Ruiz pada saat di bursa transfer pada musim panas yang akan mendatang.

Presiden Barca yang bernama Josep Maria Bartomeu, ingin datangkan bintang Napoli, Fabian Ruiz, karena ingin menyenangkan hati Lionel Messi. Apalagi, pemilihan presiden baru akan diselenggarakan pada 2021 mendatang.

Namun, raksasa Catalan itu kemungkinan besar harus bertarung melawan rival abadi mereka, Real Madrid, yang juga tengah mencari gelandang tengah.

Menurut laporan media Spanyol, Don Balon, yang dilansir Foxsport Asia, Messi jadi penggemar mantan gelandang Real Betis itu, yang kini bermain untuk Napoli. La Pulga pun berharap klub bisa datangkan Ruiz ke Camp Nou.

Gelandang asal Spanyol berusia 23 tahun itu pindah ke Napoli dengan kesepakatan senilai 30 juta Euro (476 miliar Rupiah) pada bursa transfer musim panas 2018. Sejak saat itu, penampilan pemain bidikan Barcelona tersebut sangat mengesankan di lapangan.

Real Madrid, di sisi lain, telah mencari gelandang sejak awal bursa transfer musim panas kemarin. Los Blancos sangat ingin merekrut Paul Pogba dari Manchester United, tapi The Red Devils tetap tidak mau melepas pemain asal Prancis itu, karena harga permintaan mereka yang sebesar 160 juta hingga 180 juta Euro (2,53 triliun – 2,85 triliun Rupiah) tidak dipenuhi Madrid.

Akibatnya, Pogba tetap bertahan di Old Trafford, dan Los Blancos pun mengalihkan perhatiannya pada bintang Partenopei, Fabian Ruiz. Laporan tersebut juga mengklaim, kedua tim raksasa Spanyol tersebut juga bertekad untuk mengamankan kesepakatan transfer bagi Ruiz sebelum Piala Eropa 2020.

Dan sehingga dengan Real Madrid maupun Barcelona yang sudah punya waktu sembilan bulan lagi agar bisa mewujudkan dengan transfer tersebut.

Namun pada saat di musim ini, Ruiz telah bermain dengan sebanyak lima kali untuk Partenopei di semua ajang kompetisi dan mencetak satu gol di ajang Liga Italia.

Gol Semata Wayang Benzema Menangkan Madrid Atas Sevilla

 

Real Madrid berhasil mengalahkan Sevilla dengan skor tipis 1-0 pada jornada 5 La Liga Primera 2019/2020. Gol tunggal Madrid diciptakan oleh Karim Benzema.

Melawat ke Ramon Sanchez Pizjuan pada hari Senin (23/9/2019) dinihari WIB, entrenador Madrid, Zinedine Zidane, memainkan Eden Hazard dari awal. Gareth Bale yang sudah kembali dari masa hukuman juga dimainkan sebagai starter.

Kedua kesebelasan bermain sengit dan keras sejak mula. Walaupun demikian, baik Sevilla dan Madrid terlihat sulit untuk saling membongkar pertahanan lawannya. Sampai 30 menit paruh pertama berjalan, tidak ada kans berbahaya yang diciptakan kedua kesebelasan.

Di menit ke-35, Madrid berhasil memperoleh kesempatan bersih via Hazard. Bermula dari sebuah serangan balik yang dilancarkan Benzema, Hazard melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya dari sudut yang sempit. Tapi Tomas Vaclik masih bisa menghalau bola.

Tiga menit kemudian giliran Daniel Carvajal yang mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. Akan tetapi Vaclik lagi-lagi bisa menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Di menit ke-40 sepakan bebas Bale juga mampu ditangkap dengan baik oleh Vaclik. Paruh pertama pun ditutup dengan skor kacamata alias 0-0.

Di babak kedua, pertandingan kembali berjalan alot. Sevilla dan Madrid sama-sama sulit mengembangkan permainannya. Bahkan hingga menit ke-60, Sevilla belum bisa melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang Madrid.

Sampai akhirnya Madrid berhasil memecah kebuntuannya pada menit ke-64. Kerjasama satu dua Bale dan Carvajal di sebelah kanan diakhiri dengan crossing ke dalam kotak penalti. Benzema pun menyambutnya dengan sundulan kepala untuk menaklukkan Vaclik. 1-0 untuk Madrid.

Di dalam keadaan tertinggal, Sevilla mencoba meningkatkan serangannya. Luuk De Jong sempat mempunyai kesempatan emas di menit ke-78, namun sundulan kepalanya masih melenceng dari gawang Madrid yang dikawal oleh Thibaut Courtois.

Pemain pengganti Sevilla, Javier ‘Chicharito’ Hernandez, sempat berhasil menciptakan gol pada menit ke-88. Tapi tayangan ulang menyatakan Chicharito sudah berada dalam posisi offside. Sampai wasit Juan Martinez Munuera, meniupkan peluit panjang, skor 1-0 untuk keunggulan Madrid tetap bertahan.

Kemenangan ini membawa Los Blancos berada di peringkat 2 klasemen La Liga Primera dengan nilai 11 poin dari 5 pertandingan, cuma kalah selisih gol dari pemuncak klasemen Athletic Bilbao. Sementara itu Los Nervionenses berada di urutan 5 dengan nilai 10 poin.

Chelsea Berbeda Level Dengan Liverpool

Chelsea harus bercita-cita menjadi seperti Liverpool menyusul kekalahan 2-1 mereka dari para pemimpin Liga Premier, kata Frank Lampard diimana Liverpool membuat enam kemenangan dari enam laga pada awal musim 2019-20 berkat dua gol di babak pertama dari Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino, N’Golo Kante mencetak gol brilian setelah jeda, sudah 10 poin di belakang tim Jurgen Klopp yang gagal memenangkan pertandingan kandang sejauh musim ini, Sementara ini dia mengakui bahwa itu sangat susah, Lampard menekankan timnya perlu menemukan cara untuk menang sering kali bahkan ketika tidak dalam kondisi terbaik mereka, sama seperti lawan mereka pada hari Minggu. “Ini benar-benar perhatian dan kami ingin menang di rumah,” kata Lampard dalam konferensi persnya.

“Melawan Liverpool, Anda tahu bisa kalah, mereka adalah tim yang kuat dan itu bisa terjadi dan saya berharap kemenangan kandang akan segera datang, Perbedaan antara kami dan Liverpool, seperti yang kami tunjukkan dengan jelas hari ini bahwa kami dapat bersaing dengan mereka, adalah bahwa kami tidak konsisten sebaik mereka dan Manchester City minggu demi pekan, dan banyak tim dapat mengatakan hal yang sama karena Bekerja menuju level itu sulit, ini adalah hal harian, setiap hari dan ke sanalah kita harus pergi sekarang dan Kemenangan kandang akan datang, mudah-mudahan itu segera datang dan akan membawa kepercayaan bagi semua orang, tetapi kita perlu bercita-cita ke level seperti Liverpool, ketika mereka mungkin tidak bermain terbaik tetapi mereka memenangkan pertandingan, Perbedaan antara kami dan Liverpool seperti yang telah kami tunjukkan dengan jelas hari ini bahwa kami dapat bersaing dengan mereka adalah bahwa kami tidak konsisten sebaik mereka dan Man City pekan demi pekan, pekan ke depan dan banyak tim dapat mengatakan hal yang sama.”

“Bekerja menuju level itu sulit, Ini adalah hal harian, setiap hari dan ke sanalah kita harus pergi sekarang, kemenangan kandang akan datang, mudah-mudahan itu akan datang segera, dan itu akan membawa kepercayaan bagi semua orang, tetapi kita perlu bercita-cita ke tingkat seperti Liverpool – ketika mereka mungkin tidak memainkan yang terbaik tetapi mereka memenangkan pertandingan, Jika Chelsea ingin meningkat, mereka perlu mengatasi masalah pertahanan mereka karena Hanya Watford dan Norwich City yang berada di urutan paling bawah yang kebobolan lebih banyak dari 13 gol Chelsea musim ini serta Kita perlu bekerja, kita perlu melihatnya dalam pelatihan,” tambah Lampard. “Potongan-potongan yang ditetapkan adalah elemen penting, Saya akan selalu melihat tim di setiap elemen tujuan, dan ada saat-saat ketika kami tidak bertahan dengan baik sebagai tim ketika kami kebobolan, dan ada kalanya dengan set piece kami bekerja sepanjang minggu dan kemudian kami mematikan dalam permainan, Jadi kami harus bekerja secara konsisten untuk melakukan itu karena sangat sulit untuk mereplikasi momen yang tepat dalam pertandingan, tetapi kami harus melakukannya dalam pelatihan, Clean sheet kami akan datang untuk kami dan itu jelas penting, karena kami tidak bisa mengungguli semua orang setiap minggu, terutama tim seperti Liverpool.”

Nicolas Pepe Butuh Waktu Beradaptasi

Pelatih kepala Arsenal Unai Emery mengatakan Nicolas Pepe masih perlu beradaptasi dengan Liga Premier menyusul awal yang lambat untuk kehidupan di Inggris, Pepe bergabung dengan Arsenal dalam transfer rekor klub senilai £ 72 juta dari Ligue 1 Lille pada bulan Agustus dan pemain depan Pantai Gading itu belum membenarkan harganya, Pemain 24 tahun telah membuat lima penampilan Liga Premier, mulai tiga laga tanpa mencetak gol untuk Arsenal, yang bermain imbang 2-2 di Watford terakhir kali, Bersiap untuk pertandingan hari Minggu melawan Aston Villa, Emery mengatakan “Dia perlu beradaptasi kendati dia bermain bagus tetapi semakin kita tahu akan ada lebih banyak darinya untuk membantu kami dan saya ingin dia mengambil langkah terakhir dengan cepat dalam beradaptasi untuk kami dan Kami bekerja dengannya setelah pelatihan kami menonton video individual dengannya.”

“Dia bermain bagus tetapi kami juga perlu dalam organisasi kami untuk menjadi kuat dengan setiap pemain untuk meningkat banyak.” Arsenal menyerahkan keunggulan dua gol dalam undian Liga Primer mereka ke Watford sebelum merespons dengan kemenangan 3-0 melawan Eintracht Frankfurt di Liga Eropa, Kamis, The Gunners berada di urutan 10 di Liga Premier, terpaut tujuh poin dari pemimpin klasemen Liverpool dan Emery, yang Arsenal berada di urutan kelima di musim pertamanya di Emirates Stadium musim lalu, menambahkan: “Ketika kami menang, saya tetap tenang, ketika kami kalah, saya tetap tenang, Saya ingin menang lebih dari kalah dan benar-benar ingin konsisten dengan cara kami dan dalam langkah-langkah kami ke depan dan Kami tahu setiap pertandingan sangat penting karena kami memiliki banyak pendukung di London, Inggris dan juga di seluruh dunia.”

“Kami tahu tanggung jawab kami dan kami tahu kami ingin memberi mereka momen yang sangat baik, kami ingin memberi mereka momen spesial dan merasa terhubung dengan kami karena itu bukan hanya bagaimana kami bisa menang, itu juga bagaimana kami bisa bermain dan bagaimana kami bisa beri mereka energi kita, kapasitas kita, keterampilan kita dan nikmati setiap pertandingan dengan kita. ” Arsenal juga memberikan informasi terbaru tentang penyerang Alexandre Lacazette yang cedera, yang pulih dari masalah pergelangan kaki kiri dan kemungkinan akan kembali pada Oktober, sementara Hector Bellerin dan Kieran Tierney telah meningkatkan serangan balik mereka.

Saka sensasional! Senjata muda Arsenal meledak di Jerman

The Gunners mengalahkan Eintracht Frankfurt 3-0 di Liga Europa pada Kamis malam dengan seorang remaja bintang pertunjukan. Mungkin ada banyak pertanyaan seputar beberapa pemain senior Arsenal saat ini, tetapi kualitas anak-anak klub tidak bisa diperdebatkan.

Sabuk pembawa bakat yang diproduksi di akademi Gunners ‘Hale End terus berputar, dan melawan Eintracht Frankfurt pada Kamis malam, beberapa lampu muda Arsenal yang bersinar membantu mengangkat kesuraman setelah kapitulasi hari Minggu di Watford.

Seperti yang dia lakukan musim lalu, Unai Emery menggunakan Liga Europa sebagai kesempatan untuk memberi beberapa anak muda beberapa menit dan mereka tidak mengecewakan ketika The Gunners memulai kampanye Eropa mereka dengan kemenangan 3-0 yang sangat dibutuhkan.

Joe Willock dan Emile Smith Rowe sama-sama memulai, seperti halnya Bukayo Saka yang berusia 18 tahun, yang satu-satunya awal sebelumnya datang di kompetisi ini musim lalu ketika ia berbaris melawan Qarabag di Stadion Emirates.

Dan ketiganya semua terkesan selama pertemuan yang heboh di Commerzbank Arena yang dengan mudah bisa menampilkan jauh lebih dari tiga gol yang dicetak oleh para pengunjung.

Kemenangan Arsenal seharusnya tidak diremehkan. Frankfurt sudah 16 pertandingan tak terkalahkan di kandang di Liga Europa sebelum kunjungan The Gunners, menang 13 dan seri tiga. Baik Inter dan Chelsea gagal menang di sini musim lalu dan skor 3-0 adalah Frankfurt terberat yang pernah diderita di kandangnya di kompetisi UEFA.

Jadi Arsenal pantas mendapatkan penghargaan nyata untuk kemenangan ini, terutama karena itu datang dengan sisi darurat yang berisi pemain muda dan beberapa pemain yang tidak memiliki banyak waktu pertandingan musim ini, termasuk Shkodran Mustafi yang paling difitnah.

Tapi bisa saja sebaliknya. Sama seperti melawan Watford pada akhir pekan, tim Emery melepaskan sejumlah peluang yang mengkhawatirkan dan seandainya bukan karena penyelesaian Frankfurt yang buruk dan penyelamatan bagus oleh Emiliano Martinez yang luar biasa, Frankfurt akan mendapatkan sesuatu untuk masalah mereka.

Tim tuan rumah memiliki 24 tembakan ke gawang, hanya tujuh lebih sedikit dari 31 Watford pada hari Minggu. Itu berarti Arsenal kini menghadapi 120 tembakan ke gawang yang sangat mengkhawatirkan dalam enam pertandingan sejauh musim ini.

Granit Xhaka sekali lagi dibiarkan terisolasi di depan empat bek, memungkinkan tim tuan rumah untuk memotong pengunjung di akan dan menciptakan peluang menembak.

Tapi Arsenal juga menciptakan banyak peluang berkat penyerang muda mereka yang bersemangat, yang kadang-kadang bergabung sangat baik dengan Pierre-Emerick Aubameyang sebagai pemain internasional Gabon sekali lagi memimpin barisan dengan absennya Alexandre Lacazette yang cedera.

Ada banyak kegembiraan di balik layar di Emirates di sekitar Saka, yang baru berusia 18 tahun dua minggu lalu. Dan pemain sayap itu menunjukkan mengapa dengan penampilan gemilang di Jerman.

Berbaris di sebelah kiri Aubameyang, dia tidak menunjukkan rasa takut di tengah-tengah suasana seperti kuali, berlari dengan bola setiap kali dia mendapat kesempatan dan ingin mendapatkan full-back-nya.

Itu sama pada sisi yang berlawanan dengan Smith Rowe, membuat penampilan pertamanya musim ini, sementara Willock menyebabkan masalah konstan Frankfurt dengan kemampuannya untuk membawa bola dari dalam dan maju dalam mendukung Aubameyang.

Gelandang muda itu menyia-nyiakan satu kesempatan indah, menembak dari jarak dekat dari umpan silang Aubameyang, dengan peluang itu datang segera setelah umpan silang yang brilian dari Saka entah bagaimana dihancurkan oleh Lucas Torreira.

Aubameyang juga nyaris, sekali lagi setelah beberapa pekerjaan baik dari Saka, sebelum gol akhirnya tiba di menit 38. Dan itu adalah tujuan yang lahir dari Hale End.

Saka adalah arsiteknya, menciptakan ruang dengan mengacaukan pasukannya sebelum bermain di Willock yang bergerak cepat, yang memotong masuk dan melepaskan tembakan melewati Kevin Trapp berkat defleksi yang besar.

Memimpin 1-0 saat istirahat, Arsenal harus menahan beberapa tekanan nyata setelah jeda dan mereka melakukan hal itu, dengan Martinez yang luar biasa.

Para pengunjung kemudian mengambil permainan dari Frankfurt terlambat berkat Saka listrik setelah tim tuan rumah Dominik Kohr dikeluarkan dengan 10 menit untuk pergi untuk dua kartu kuning.

Remaja itu mencetak gol senior pertamanya dengan lima menit tersisa, melengkung upaya luar biasa ke sudut bawah dari 25 meter dan kemudian ia mengatur Aubameyang untuk ketiga menit kedua, memenangkan kepemilikan kembali sebelum bermain di striker dengan umpan yang sangat baik.