Chelsea Berhasil Cukur Burnley 4-0

 

Chelsea menang dengan meyakinkan di kandang Burnley. Sempat kerepotan menghadapi perlawanan Burnley, Chelsea akhirnya menang dengan skor telak 4-0.

Melawat ke Turf Moor pada hari Minggu (28/10/2018) malam WIB, Chelsea langsung menghadapi agresifitas Burnley sejak awal. Tim tuan rumah bahkan sempat memberikan ancaman pada awal-awal pertandingan.

Akan tetapi Chelsea perlahan-lahan keluar dari tekanan dan gol Alvaro Morata pada menit ke-22 memudahkan tim tamu menguasai pertandingan. Gol itu cukup untuk membawa Chelsea menutup paruh pertama dalam posisi unggul.

Memasuki paruh kedua, Chelsea mampu mencetak 3 gol tambahan lewat Ross Barkley, Willian dan Ruben Loftus-Cheek di menit ke-57, 62 dan 92.

Dengan kemenangan ini, The Blues masih tidak terkalahkan di 10 pekan awal Premier League musim ini. Chelsea berada di peringkat 2 dengan nilai 24 poin, 2 angka di belakang Liverpool di puncak. Sementara itu The Clarets berada di urutan 15 dengan nilai 8 poin.

Jalannya Laga

Sejak mula, Burnley bermain dengan agresif untuk menekan Chelsea. Tendangan Robbie Brady masih mengenai Antonio Ruediger. Sementara percobaan Johann Gudmundsson mengirim umpan lewat bola mati masih bisa diantisipasi David Luiz.

Chelsea balas menebar ancaman pada menit ke-12. Sesudah beberapa umpan, Barkley menguasai bola dan melepaskan umpan ke dalam kotak penalti yang mengenai kepala Morata. Joe Hart pun menepis si kulit bundar ke atas gawangnya.

Sebuah upaya dari Brady pada menit ke-17 masih melenceng dari gawang Chelsea. Sementara sepakan Willian masih bisa diamankan Hart dengan mudah.

Willian hampir membawa tim tamu memimpin pada menit ke-21. Umpan terobosan Morata membuat Willian terbebas di sebelah kiri dan tinggal menghadapi Hart. Tendangan Willian sudah menaklukkan Hart, akan tetapi bola hanya mengenai tiang gawang.

Semenit kemudian, Chelsea benar-benar unggul 1-0. Umpan N’Golo Kante disepak Barkley ke arah Morata. Lantas Morata menuntaskannya dengan tembakan mendatar untuk menaklukkan Hart.

Sebuah kesempatan dari Morata pada menit ke-38 tidak bisa dituntaskan menjadi gol. Tendangan Morata memanfaatkan umpan Jorginho masih melenceng dari gawang Burnley.

Kans lain dari Morata pada menit ke-41. Umpan terobosan Jorginho menemui Morata di dalam kotak penalti dan dia tinggal berhadapan dengan Hart. Kali ini tendangan Morata bisa dihalau Hart. Paruh pertama pun tuntas dengan keunggulan 1-0 untuk Chelsea.

Tusukan Willian dari sebelah kiri di menit ke-56 diakhiri dengan crossing yang disambar Morata dengan sundulan kepala di muka gawang. Namun sundulan Morata masih melambung.

Semenit berselang, Chelsea menggandakan keunggulannya menjadi 2-0. Lewat serangan cepat, Kante memberikan bola kepada Barkley saat memasuki sepertiga akhir wilayah lawan. Lalu Barkley melepaskan sepakan mendatar dari depan kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang tanpa bisa dijangkau Hart.

Chelsea kembali menciptakan gol pada menit ke-62 dan kini unggul 3-0. Willian menerima umpan Barkley dari sebelah kiri, kemudian bergerak memotong ke tengah dan melepaskan tendangan keras ke sudut kanan bawah gawang Burnley. Hart kembali tidak bisa membendung si kulit bundar.

Olivier Giroud nyaris menambah gol buat Chelsea pada menit ke-77 saat menyambar crossing Willian. Akan tetapi upaya Giroud masih bisa dihalau Hart.

Chelsea pada akhirnya benar-benar mampu menciptakan gol keempat. Di menit ke-92, Loftus-Cheek mencetak gol dari dalam kotak penalti. Chelsea pun menutup pertandingan dengan kemenangan besar 4-0 atas Burnley.

Cristiano Ronaldo Tak Ingat Gol Indah ke Gawang Empoli

Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo mengaku tak bisa mengingat jelas gol indah yang ia cetak ke gawang Empoli di Stadion Carlo Castellani pada Sabtu (27/10).

Ronaldo jadi pahlawan kemenangan Juventus di markas Empoli. Setelah tertinggal 0-1 di babak pertama, Juventus mampu pulang dengan raihan tiga poin di tangan berkat sepasang gol Ronaldo di babak kedua.

Setelah mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan penalti di menit ke-54, Ronaldo mencetak gol kemenangan di menit ke-70. Gol kedua Ronaldo ini tercipta lewat proses yang indah

Pemain asal Portugal itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke pojok kanan atas gawang Empoli. Menariknya, Ronaldo mengaku tidak terlalu ingat proses gol kedua yang ia ciptakan di laga tersebut.

Saya tak mengingat gol tersebut dengan baik, jadi saya harus menontonnya lagi! Semuanya terjadi dengan sangat cepat, namun yang pasti saya begitu percaya diri dan saya berusaha untuk melepaskan tembakan dengan niat mencetak gol,” kata Ronaldo seperti dikutip dari Football Italia.

Ronaldo mengakui bahwa laga sengit di markas Empoli sudah ia perhitungkan sejak awal.

“Ini adalah sebuah laga yang sangat rumit. Kami tahu bahwa laga ini akan sulit, terutama karena kami baru menjalani laga Liga Champions dan kami sedikit lelah

Kami berusaha tampil konsisten di laga tadi, meningkatkan penguasaan bola, menciptakan lebih banyak peluang setelah jeda dan pada akhirnya mendapatkan sebuah kemenangan yang layak,” ucap pemain asal Portugal ini

Juventus terus menunjukkan performa konsisten di awal musim ini. Sebelum menang lawan Empoli, Juventus juga mampu meraih kemenangan di markas Manchester United.

“Ini adalah minggu yang penting bagi kami. Kami tampil fantastis di Old Trafford dankami juga tampil baik disini ketika laga berjalan sulit,” tutur pemain bernomor punggung tujuh ini

 

 

Liverpool Puncaki Klasemen Usai Gasak Cardiff 4-1

 

Liverpool meraih kemenangan besar 4-1 ketika menjamu Cardiff City di dalam laga lanjutan Premier League. Kemenangan ini membawa Liverpool ke puncak klasemen sementara.

Liverpool menjamu Cardiff di Anfield pada hari Sabtu (27/10/2018) malam WIB di pertandingan matchday 10 Premier League. Tim tuan rumah bermain dominan sejak awal pertandingan.

Start bagus pun dicatatkan Liverpool ketika Mohamed Salah menciptakan gol pada menit ke-10. Paruh pertama berakhir dengan skor 1-0.

Sadio Mane kemudian menggandakan keunggulan Liverpool di menit ke-66, namun dibalas oleh tim tamu lewat Callum Peterson pada menit ke-77. Liverpool menjaga tekanannya dan menciptakan 2 gol lagi lewat Xherdan Shaqiri pada menit ke-84 dan gol kedua Mane pada menit ke-87.

Kemenangan ini membawa The Reds memuncaki klasemen sementara Premier League dengan nilai 26 poin dari 10 pertandingan. Liverpool unggul 3 angka atas Manchester City yang baru akan bertanding melawan Tottenham Hotspur pada hari Selasa (30/10/2018) dinihari WIB. Sementara The Bluebirds berada di urutan 17 dengan nilai 5 poin.

Jalannya Laga

Liverpool langsung mendominasi laga sejak dimulai. Cardiff pun menumpuk pemain di dalam kotak penalti untuk menghalau serangan Liverpool.

Pada menit ke-10, Liverpool memimpin 1-0. Crossing Trent Alexander-Arnold disambar Mane, akan tetapi terhalang bek lawan. Bola liar kemudian ditendang Georginio Wijnaldum ke arah gawang, namun terhalau lagi. Barulah pada kesempatan ketiga upaya Liverpool membuahkan hasil. Salah menyambut bola di sebelah kiri di dalam kotak penalti dengan sepakan keras yang meluncur masuk ke dalam gawang Neil Etheridge.

Tiga menit kemudian, Liverpool hampir menggandakan keunggulannya. Umpan lambung Salah dari sebelah kanan disundul Virgil Van Dijk yang lepas dari penjagaan lawan. Bola mengarah ke sudut kanan gawang tanpa terjangkau Etheridge, akan tetapi si kulit bundar mengenai tiang gawang dan bisa diamankan si kipper.

Salah kalah cepat dari Etheridge ketika mengejar umpan terobosan dalam situasi satu lawan satu. Tidak lama berselang, Liverpool mengklaim penalti setelah Salah terjatuh di bawah tekanan bek Cardiff. Tapi wasit tidak bergeming.

Cardiff masih bertahan dengan rapat. Percobaan dari Alexander-Arnold dan Salah masih belum membuahkan hasil. Cardiff menebar ancaman lewat serangan balik pada menit ke-31. Akan tetapi tusukan Victor Camarasa masih bisa dihentikan Dejan Lovren.

Roberto Firmino memainkan bola sebelum melepaskan tendangan dari muka kotak penalti pada menit ke-42. Tidak membahayakan gawang Cardiff karena melayang jauh.

Liverpool mempunyai kesempatan bagus yang digagalkan lini belakang Cardiff pada menit-menit akhir paruh pertama. Tandukan Adam Lallana menyambut umpan silang Alberto Moreno dibuang tepat di garis gawang oleh Sean Morrison. Paruh pertama pun tuntas dengan skor 1-0 untuk keunggulan Liverpool.

Liverpool kebobolan pada menit ke-52, namun gol Cardiff dianulir oleh wasit Stuart Attwell. Sepakan bebas Camarasa dari kiri disundul Josh Murphy di tiang jauh. Bola hanya bergulir di muka gawang Liverpool dan disepak Camarasa masuk ke dalam gawang. Tapi Camarasa sudah terlebih dulu berada dalam posisi offside.

Tim asuhan Juergen Klopp masih dominan di dalam penguasaan bola dan berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-66. Firmino mencoba menusuk dari sebelah kiri dan berulang kali nyaris kehilangan bola sebelum akhirnya mengoper ke Moreno. Lalu Moreno pun memberikan bola kepada Mane. Sempat kehilangan penguasaan, Mane mendapatkan lagi bolanya dan melepaskan tendangan mendatar dari sudut sempit di sebelah kiri untuk membawa Liverpool unggul 2-0.

Keasikan menyerang, Liverpool kebobolan di menit ke-77. Junior Hoilett lepas dari kawalan pemain belakang Liverpool dan menerima umpan terobosan di sebelah kanan. Kemudian Hoilett melepaskan crossing yang sempat membuat bola berbelok saat Van Dijk mencoba menghalau. Peterson yang sudah tidak terkawal pun memberikan dorongan ke bola untuk menaklukkan Alisson Becker.

Tapi Liverpool memperbesar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-84. Mendapatkan bola dari sebelah kanan, Salah dengan jeli melepaskan umpan kepada Shaqiri di muka kotak penalty di tengah kerumunan pemain Cardiff. Shaqiri pun mengecoh satu pemain lawan sebelum melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah gawang Etheridge.

Berselang 3 menit, Liverpool menciptakan gol keempatnya dan membuat skor menjadi 4-1. Kali ini lewat serangan balik, Salah melepaskan umpan terobosan kepada Mane. Dengan cerdik, Mane pun mencungkil bola untuk melewati Etheridge yang sudah bergerak keluar dari sarangnya.

Tidak ada lagi gol yang tercipta sampai pertandingan berakhir.

Pilihan Bagi Pochetino, Madrid Atau Pindah Stadion?

Mauricio Pochettino memiliki dua kemungkinan, yaitu untuk pergi ke Real Madrid ataupun tetap bertahan bersama dengan Tottenhm Hotspur dan kemudian menjajal stadion yang baru miliknya. Apa yang akan dipilih olehnya?

Pochettino masuk kedalam daftar bursa pemain yang ingin didatangkan oleh Madrid agar menggantikan posisi Julen Lopetegui. Pelatih yang berasal dari Argentina tersebut dikabarkan sedang diminati oleh El Real selain daripada Antonio Conte.

Kontrak yang dimiliki oleh Pochettino bersama dengan Tottenham Hotspur sejatinya baru akan habis pada saat tahun 2023 yang akan datang. Akan tetapi tawaran untuk melatih Madrid sendiri tentu bisa menggoyahkan pendirian yang dia miliki,

Menanggapi gosip tersebut, Pochettino lantas menapiknya. Dia menyebutkan bahwa akan lebih tertarik untuk pergi ke stadion baru milik Tottenham Hotspur yang hingga sekarang ini masih belum bisa mereka gunakan daripada pergi ke Santiago Bernabeu. Atau yang bisa dikatakan bawha dia lebih memilih untuk bertahan.

“Disaat kami pergi, saya sangat berharap kalau saya bisa kesana juga. Hanya saja Daniel Levy yang merupakan pemilik klub yang dapat mengatakan kalau klub akan bisa pergi, namun Anda juga tidak akan setuju,” ujar Pochettino.

Jauh lebih lanjut lagi, Pochettino juga mengaku kalau dirinya tidak tahu mengenai kabar kalau diriya diminanti oleh Real Madrid. Dia juga berkelakar kalau dirinya tidak memiliki media sosial.

“Saya tidak memiliki media sosial apapaun itu dan saya tidak mendapatkan informasi apapun tentang itu, Itulah yang membuat saya terlihat lebih muda dari yang seharunya,” lanjutnya.

“Hal tersebut biasa memang terjadi didalam dunia sepakbola. Anda juga tidak dapat mengubah apapun. Ini sangat normal sekali,” tutupnya menjelang laga Tottenham Hotspur melawan Manchester City didalam laga yang akan dilangsungkan di Wembley di hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018 dini hari WIB mendatang.

Tottenham sendiri sekarang ini tengah berada diurutan ke lima klasemen sementara dengan terolehan 21 angka yang sama dengan Chelsea dan juga Arsenal yang ada diatas mereka. Sementara itu, The Spurs juga hanya tertinggal dua angka dari Manchester City yang ada dipuncak klasemen sementara dengan terolehan 23 angka.

Gol telat Welbeck beri Arsenal kemenangan di markas Sporting Lisbon

Pemain internasional Inggris ini mencetak satu-satunya gol untuk mengalahkan Sporting dan mengamankan kemenangan beruntun ke-11 bagi The Gunners di Lisbon.

Ketika Arsenal mendarat di Lisbon menjelang pertandingan Kamis malam dengan Sporting, The Gunners memposting video di media sosial dari sesi latihan terakhir mereka sebelum meninggalkan London utara. Klip enam menit memamerkan skuad dengan semangat tinggi setelah 10 kemenangan beruntun; percaya diri dalam kemampuan mereka untuk menyelesaikan pekerjaannya apa pun yang mungkin diindikasikan oleh data.

Satu orang yang menjadi pusat perhatian selama sesi adalah Danny Welbeck, finishing dengan akurasi tepat melewati kiper muda Dejan Iliev.

Bergerak cepat 24 jam, dan Welbeck bergerak menjauh menuju sudut Estádio Jose Alvalade setelah menunjukkan presisi yang sama untuk mencetak satu-satunya gol dari bentrokan The Gunners ‘dengan raksasa Portugis setelah menempel ke Lucas Torreira melalui bola melalui kesalahan dari mantan bek tengah Liverpool Sebastian Coates.

Pemogokan 78 menit internasional Inggris memastikan kemenangan 11 lurus untuk sisi Unai Emery, dan ketiga mereka di Liga Europa musim ini. Banyak yang merasa kontribusi utama Welbeck atas kampanye saat ini akan datang dalam kompetisi ini, dan sejauh ini mereka telah terbukti benar. Tetapi apakah bentuknya menunjukkan ia bisa menjadi kunci di dalam negeri dan juga di benua itu?

Dalam lima terakhir dimulai untuk sisi Emery, Welbeck telah terlibat langsung dalam lima gol setelah menemukan bersih pada empat kesempatan serta meletakkan pada bantuan soliter. Tidak buruk untuk pemain yang pada dasarnya merupakan pilihan ketiga ke depan.

Welbeck akan dimaafkan karena mengejar peluang dari Stadion Emirates. Tidak mungkin dia akan bergerak di depan Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang – yang kehilangan dua peluang terbaik Arsenal sebelum gol Welbeck di Lisbon – dalam urutan kekuasaan. Ada klub lain di enam top Liga Premier – yaitu mereka di seluruh ibukota – di mana Welbeck akan, setidaknya, berada di urutan kedua.

Sebaliknya, ia telah menyerah setelah mengalami cedera yang mengerikan dan menjadikan dirinya anggota kunci dari skuad Arsenal yang terus menentang penampilan babak pertama yang lamban dan meraih kemenangan.

Lagi di sini mereka berjuang selama 45 menit pembukaan, dengan garis depan Welbeck, Aubameyang dan Henrikh Mkhitaryan gagal menyulitkan lini belakang Sporting, meskipun tiga gelandang bertahan yang dikerahkan Jose Peseiro mungkin ada hubungannya dengan itu.

Di ujung lain, Rob Holding dan Sokratis Papastathopoulos selamat dari ketakutan, dengan yang terakhir mungkin sedikit beruntung bahwa tim yang kurang toleran dari para pejabat tidak bertanggung jawab setelah menarik kembali Fredy Montero saat ia membebani gawang.

Konon, Bernd Leno jarang bermasalah. Bahkan The Gunners tidak mengakui tembakan pada target – yang pertama di Eropa sejak perjalanan mereka ke Monako pada Maret 2015 – saat mereka mencatat kemenangan pertama mereka di pantai Portugis dalam tujuh upaya.

Dengan Lacazette dan Alex Iwobi hanya membuat akting cemerlang singkat dari bangku cadangan dan Mesut Ozil bahkan tidak diperlukan, jelas bahwa Emery memiliki garis depan yang akan ditakuti seluruh Eropa. Setelah mengawasi kemenangan klub terpanjang selama satu dekade, tantangan berikutnya adalah menemukan kinerja lengkap untuk pergi dengan hasil mentah mereka.

Apakah dia bisa atau tidak tetap harus dilihat. Satu hal yang pasti, meskipun – jika Welbeck melanjutkan wujudnya sendiri, mereka memiliki setiap kesempatan untuk menantang lebih dari sekedar Liga Eropa kali ini.

Rangers dibuat frustasi oleh Spartak Moskow

Harapan Rangers untuk lolos dari babak grouo Liga Europa tetap berada di jalur yang tepat meskipun tadi malam dibuat frustasi di Ibrox saat melawan Spartak Moskow.

Tim Steven Gerrard berjuang untuk mengubah dominasi mereka saat mereka memimpin pertandingan melawan Rusia.

Meskipun menciptakan beberapa peluang, Rangers gagal mencetak gol untuk pertama kalinya dalam 11 pertandingan di kandang musim ini.

Klub Premiership duduk bersama-sama atas grup dengan Villarreal – yang mengalahkan Rapid Vienna 5-0 – dengan lima poin.

Alfredo Morelos, Daniel Candeias dan Eros Grezda menolak peluang bagi tuan rumah selama pertandingan dominan.

Namun, Rangers memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Eropa menjadi 11 pertandingan sebelum menghadapi Spartak di Rusia pada 8 November.

Datanglah kesimpulan dari grup Liga Europa ini, Rangers mungkin melihat kembali permainan ini sebagai titik kemenangan dalam perjalanan ke babak play-off.

Namun, perasaan awal akan menjadi salah satu dari apa yang bisa terjadi pada malam Eropa lainnya di Govan.

Pertunjukan dominan di Ibrox telah menjadi katalisator untuk Rangers ‘lari Eropa, dan dengan kisah-kisah Spartak yang berantakan, hal-hal besar yang diharapkan dari orang-orang Gerrard, yang sebelum memulai duduk jelas di puncak Grup G.

Sisi Premiership Skotlandia terbang keluar dari jebakan di babak pertama ketika Rusia dipaksa ke belakang kaki. Kemungkinan terbaik jatuh ke Candeias, tetapi ia memilih untuk menyeberang dari jarak delapan yard daripada menembak setelah menerobos ke dalam kotak.

Di babak kedua, Rangers masih memiliki peluang meski tim tamu mulai lebih cerah dari kedua tim. Morelos bersiul bola halus di kotak tanpa pengambil, yang merupakan tanda nyata dari niat mereka dan juga bahwa keberuntungan mereka mungkin tidak masuk.

Dari bangku cadangan, Eros Grezda bisa, dan benar-benar harus, telah menjadi pahlawan. Pertama, Albania jatuh di bawah tantangan canggung hanya untuk wasit Belanda Kevin Blom untuk melambai banding penalti, kemudian ia menyala kesempatan mulia di atas mistar gawang dari tepi area penalti dengan tendangan terakhir dari bola.

Namun, fakta penggemar Rangers akan membuat Ibrox frustrasi adalah indikasi seberapa jauh tim ini berada di bawah mantan kapten Liverpool Gerrard.

Sebuah tim malang yang dipukuli musim panas lalu oleh Progres Niederkorn di bawah Pedro Caixinha telah diubah oleh Gerrard menjadi salah satu yang telah melangkah ke Liga Europa tanpa rasa takut.

Dia akan yakin mereka bisa pergi ke Rusia dalam waktu dua minggu dan mengambil langkah maju yang lain.

Bagi pendukung Rangers, mungkin tidak terpikirkan, untuk berada di Eropa seperti ini. Itu enam kursi bersih, yang sensasional. Mereka memiliki keseimbangan yang sangat baik. Mereka tahu cara menutup permainan dan menjadi tabah, tetapi mereka tahu cara melakukan serangan habis-habisan juga.

Sekarang menjadi lebih tangguh, dengan dua laga tandang yang sulit dan meskipun Villarreal adalah tim terbaik di grup, Rangers tidak perlu takut pada Ibrox berdasarkan penampilan mereka di Eropa sejauh ini. Mereka akan sangat senang dengan bagaimana grup ini dimulai tetapi tiga poin malam ini akan membuat perbedaan besar.

Mauro Icardi Tidak Terlalu Senang Dengan Penampilan Inter Melawan Barca

Mauro Icardi mengatakan Inter tidak memenuhi standar mereka sendiri saat ia menyesali kekalahan Liga Champions dari Barcelona karena absennya Lionel Messi.

Messi menyaksikan dari tribun ketika rekan satu timnya di Barca meraih kemenangan 2-0 atas Inter di Camp Nou dalam pertandingan Grup B Liga Champions pada Rabu.

Icardi dan Inter mencari untuk memanfaatkan ketidakhadiran Messi, dengan kapten Barca dan pemenang Ballon d’Or lima kali absen karena lengan yang retak.

Tapi Inter meninggalkan Barcelona dengan tangan kosong menyusul gol dari Rafinha dan Jordi Alba, dan Icardi merasa frustasi

“Saya pikir perbedaannya terjadi di babak pertama, di mana kami tidak mengikuti standar Inter. Kami meninggalkan terlalu banyak ruang dan memberi mereka inisiatif,” kata Icardi kepada Sky Sport Italia.

“Pada babak kedua, kami melakukan lebih baik dan memaksa Barcelona untuk melakukan salah umpan, tetapi bisa melakukan lebih banyak untuk memanfaatkan situasi dengan menyelesaikan peluang.

“Saya tidak terlalu senang dengan penampilan itu, karena kami bisa melakukannya dengan baik sejak awal dan sebagai gantinya kami harus kembali. Kami harus melakukan perubahan besar di San Siro dan mendapatkan poin untuk lolos.

“Kami tahu bahwa kami melawan juara kelas dunia yang telah memenangkan segalanya selama bertahun-tahun. Jika Anda membiarkan mereka mencapai tujuan, itu menjadi sulit untuk pulih.”

Kekalahan itu mengakhiri awal sempurna Inter untuk Grup B, dengan tim Luciano Spalletti sekarang tiga poin di belakang Barca menuju ke pertandingan terbalik di San Siro pada 6 November.

Setelah awal yang lambat di liga bermain Inter telah menjalankan lima kemenangan di musim ini, termasuk hasil 1-0 melawan AC Milan di Derby della Madonnina, untuk naik ke posisi ketiga di klasemen Serie A.

Mereka menghadapi pertandingan yang sulit melawan tim urutan keempat Lazio pada akhir pekan dan akan mengambil bagian lain di babak pertama di Genoa sebelum menjamu Barcelona pada 6 November.

Dari keberhasilan U23, Vietnam Tel haus untuk kemuliaan Piala AFF

Menurut ESPN, musim U23 Vietnam tahun ini membantu para penggemar nasional mendambakan Piala Asia Tenggara setelah 10 tahun menunggu. John Duerden, seorang penulis olahraga Asia, mengomentari potensi Piala AFF dibandingkan dengan perkembangan sepakbola dunia.  AFF Cup 2018 akan diadakan mulai awal November, di mana dua putaran akan diadakan pada 11 dan 15 Desember. Menurut penulis, ini akan menjadi “pertunjukan paling menarik di dunia pada akhir tahun ini”.

Duerden menulis: “Menurut perkiraan, stadion Jakarta akan memiliki kehadiran 90.000 penonton (penggemar), hal yang sama telah terjadi di Kuala Lumpur. Di Vietnam pada tahun 2008, negara ini bahkan membuka jalan untuk merayakan malam karena yang pertama prestasi kejuaraan regional. ”

Untuk berbicara tentang Asia Tenggara, banyak yang menyebutnya “dataran rendah” sepakbola benua. Namun, pada tingkat mendapatkan perhatian para penggemar, olahraga raja di daerah ini dapat menciptakan kegembiraan dan kekecewaan ekstrim, lebih dari liga di daerah yang lebih maju seperti Asia Selatan, Barat dan Timur. Dapat dikatakan bahwa tim nasional seperti Korea, Jepang, Arab Saudi atau Irak memiliki kekuatan yang cukup untuk mencapai benua dan dunia, sehingga mereka tidak lagi tertarik pada arena regional. Turnamen ini sangat sempit hanya lingkungan yang bermanfaat, gosokan, bukan perhatian kritis.

Bukti adalah bahwa turnamen Asia Timur telah dua kali tidak teratur dan jarang mendapat perhatian media internasional. Dengan pemain yang telah bermain di Eropa dan tidak dapat kembali untuk melayani tim nasional, tim Korea atau Jepang hanya melihat arena regional sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka berdampingan. Selain itu, turnamen di Asia Barat cukup menarik tetapi menang atau kalah tidak terlalu mempengaruhi karir pemain. Parahnya, Asia Selatan belum banyak berkembang dalam hal keahlian maupun cinta dengan olahraga ini. Sebaliknya, Asia Tenggara menunjukkan gairah tak berujung untuk bola. Di sini, beberapa tim berada di tengah benua, yang berarti mereka jarang memenuhi syarat untuk Piala Asia (meskipun ini berubah ketika Piala Asia memanjang dari 16 menjadi 24 di Piala Asia. 2019).

Piala Dunia juga merupakan mimpi yang jauh. Mungkin segala sesuatunya harus menunggu hingga 2026 menjadi sedikit lebih baik ketika FIFA meningkatkan jumlah tim Asia menjadi 48. Oleh karena itu, tidak terlalu banyak pemain di negara-negara di kawasan ini bermain sepakbola di Asing, tim nasional masih banyak kekuatan untuk masuk turnamen regional dengan tekad untuk menang.

Dianggap sebagai sepak bola termuda di benua itu, Piala AFF (sebelumnya dikenal sebagai Piala Macan) telah diselenggarakan selama 22 tahun, memainkan peran penting dalam memperkuat lapangan sepakbola negara itu. Asia Tenggara menunjukkan gairah tak berujung untuk bola. Di sini, beberapa tim berada di tengah benua, yang berarti mereka jarang memenuhi syarat untuk Piala Asia (meskipun ini berubah ketika Piala Asia memanjang dari 16 menjadi 24 di Piala Asia. 2019). Piala Dunia juga merupakan mimpi yang jauh. Mungkin segala sesuatunya harus menunggu hingga 2026 menjadi sedikit lebih baik ketika FIFA meningkatkan jumlah tim Asia menjadi 48. Oleh karena itu, tidak terlalu banyak pemain di negara-negara di kawasan ini bermain sepakbola di Asing, tim nasional masih banyak kekuatan untuk masuk turnamen regional dengan tekad untuk menang.

Asia Tenggara kemudian menyaksikan kejuaraan Vietnam yang legendaris pada tahun 2008, kebangkitan sepakbola Filipina pada tahun 2010, tetapi Thailand terus mendominasi Piala AFF dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan potensi pengembangan Piala AFF saat ini, negara-negara Asia Tenggara tidak hanya memenuhi syarat untuk menghadiri Piala Asia, tetapi juga dapat menargetkan tahap internasional yang lebih besar. , di mana turnamen Asia Tenggara akan menjadi batu loncatan yang baik dan berguna. “Semua masih menunggu untuk dijawab, tetapi Piala AFF akan menjadi taman bermain terbesar di benua ini,” tulis John Duerden.

Cristiano Ronaldo Memberi Penghormatan Kepada Ferguson

Cristiano Ronaldo telah memberi penghormatan besar kepada Sir Alex Ferguson karena mantan pemain depan Manchester United itu bersiap untuk kembali khusus ke Old Trafford bersama Juventus dalam pertandingan mereka di Liga Champioms.

Man United menjadi tuan rumah untuk menjamu Juventus di Liga Champions pada hari Selasa, yang akan melihat kembali 33 tahun di Old Trafford sebagai pemain oposisi sekali lagi, setelah ia mencetak gol untuk membantu Real Madrid mengetuk Man United keluar dari kompetisi itu pada tahun 2013.

Sementara itu, Ronaldo yang berhasil memenangkan tiga gelar juara di Premier League, Liga Champions dan Piala Dunia Klub di Man United di bawah kepemimpinan Ferguson, mendapatkan pelukan besar kepada pelatih asal Skotlandia itu, yang disambut kembali ke Old Trafford pada September setelah menjalani operasi otak pada bulan Mei.

Ada sesuatu yang istimewa bagi saya untuk kembali ke Manchester, kata Ronaldo, yang telah mencetak lima gol dalam 10 pertandingan sejak bergabung dengan Juve dari Real Madrid pada musim panas. Di sini saya memiliki banyak kenangan, kemenangan dan kasih sayang dan khususnya dengan Sir Alex Ferguson, kepada siapa saya mengirim pelukan besar. Dia adalah orang yang sangat membantu saya.

Meskipun akrab dengan Man United, Ronaldo mengatakan pertandingan tidak akan mudah dan sisi Massimiliano Allegri memiliki senjata mereka. Saya tahu itu akan sulit, tapi saya pikir kami memiliki kesempatan, katanya. Kami harus menghormati Manchester United, karena mereka memiliki tim yang fantastis, mereka memiliki pelatih yang berpengalaman, tapi saya berharap Juve memenangkan pertandingan.

Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Manchester adalah tim yang bagus, mereka bermain di kandang dan itu akan sulit bagi kami. Tapi kita punya senjata kita. Ronaldo telah kembali dari skorsing untuk membuat pertandingan Man United, yang telah dikirim dalam grup pembuka Juve menang pergi ke Valencia dan kemudian dilarang untuk menang atas Young Boys. Liga Champions memulai dua pertandingan yang lalu, bahkan jika saya kembali sekarang, katanya.

Tidak masalah kalau saya diusir dan kemudian tidak bermain. Kami berada dalam posisi yang bagus dan kemenangan besok akan berjalan lebih baik lagi dan ini juga akan menguntungkan kami semuanya..

PSM Kalahkan Persib di Liga 1 2018

PSM Makassar semakin kukuh di puncak klasemen usai mengalahkan Persib Bandung 1-0 pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Andi Mattalata, Makassar, Rabu (24/10).

Duel tim papan atas kasta tertinggi Liga Indonesia berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim bermain dengan tempo tinggi dan saling menebar ancaman di sepanjang laga

PSM lebih banyak menciptakan peluang di babak pertama. Namun, tembakan keras Wiljan Pluim di menit ke-26 masih membentur tiang dan tandukan Guy Junior yang sudah berdiri bebas hanya melambung di atas mistar gawang

Persib juga memiliki peluang emas di pengujung babak pertama. Namun, tembakan keras Patrich Wanggai dari luar kotak penalti masih membentur tiang gawang.

Pertandingan sengit berlanjut di babak kedua. Persib menciptakan peluang emas di menit ke-58 lewat aksi Wanggai. Memanfaatkan bola liar di kotak penalti, mantan pemain Sriwijaya FC tersebut melepaskan tembakan jarak dekat yang masih bisa diblok kiper Rivky Mokodompit.

Bola yang dimentahkan Rivky masih bergulir di dekat Wanggai, namun tembakannya kali ini masih bisa diblok pemain belakang PSM. Tuan rumah berbalik mengancam di menit ke-67 melalui aksi akrobat M Rahmat, namun bola masih melenceng.

PSM sejatinya lebih mendominasi penguasaan bola namun kombinasi umpan yang buruk di sepertiga akhir pertahanan lawan membuat peluang terbuang percuma. Sebaliknya serangan balik Maung Bandung kerap menghadirkan bahaya.

Kerja keras skuat arahan Robert Rene Alberts berbuah manis di menit ke-82. Umpan pendek M Rahmat disambar tembakan keras Guy Junior yang berhasil bersarang di pojok gawang M Natshir. Skor 1-0 untuk keunggulan PSM.

Persib nyaris menggagalkan pesta kemenangan PSM di menit ke-90. Sayang tembakan voli Wanggai melenceng tipis di sisi kanan gawang.

Perjuangan Persib untuk menyamakan kedudukan semakin berat setelah Bauman diganjar kartu merah. Striker asal Argentina itu sebelumnya sudah mendapat kartu kunidng di babak pertama. Keunggulan PSM bertahan hingga laga usai.

Kemenangan ini semakin mengukuhkan PSM di puncak klasemen Liga 1 2018. Tim berjuluk Juku Eja mengoleksi 50 angka atau unggul lima poin dari Persib yang menguntit di posisi kedua.