Ernesto Valverde tidak suka Frenkie de Jong berada di Barca

Ernesto Valverde telah di kabarkan bahwa ternyata dia tidak ingin untuk datangkan salah satu sang pemain yang bernama Frenkie de Jong untuk bermain ke Barcelona pada saat musim panas lalu.

Hal telah di ungkapkan bahwa dengan surat kabar Belanda, De Telegraaf pelatih 55 tahun itu sebenarnya tidak tertarik pada pemain muda yang baru direkrut klub dari Ajax jelang bergulirnya musim ini. Padahal, ketika itu De Jong menjadi salah satu pemain muda yang banyak diburu tim-tim elit Eropa. Dan, Barca-lah yang memenangkan transfernya.

Kenyataannya, Barca berikan kontrak lima musim kepada bintang muda Ajax yang disebut-sebut sebagai rekrutmen besar pertama jawaran Spanyol itu jelang musim 2019/20. Dengan kontrak tersebut, De Jong akan berada di Camp Nou hingga 2024 mendatang.

Biaya transfer sebesar 75 juta Euro, plus sejumlah variabel yang mencapai 11 juta Euro, itu semua disepakati pada Januari 2019. Lalu, beberapa bulan kemudian, di saat De Jong berpikir akan membawa Ajax ke final Liga Champions, De Jong malah gabung Barcelona. Dan, kabarnya, hal itu dilakukan atas perintah Valverde.

Gelandang Belanda itupun berhasil beradaptasi dengan cukup baik di Camp Nou, termasuk dengan gaya melatih Ernesto Valverde, dan telah mendapat pujian dari banyak orang yang menyaksikan permainannya bersama Barca setiap pekan.

Namun, pada Jumat (20/12) ini, media terbitan Belanda, De Telegraaf, malah memberitakan, dengan datangkan De Jong, Barcelona telah melawan kehendak Valverde. Berita ini datang hanya sepekan setelah Ajax tersingkir di babak penyisihan grup Liga Champions musim ini. Namun, detail ceritanya di Belanda belum jelas benar.

Laporan itu menyatakan, De Jong-lah yang dekati Barcelona. “Gelandang itu jatuh cinta dengan nama dan status terkenal FC Barcelona, ??dan juga dengan pemain bintang mereka yang bernama Lionel Messi.” Demikian klaim surat kabar tersebut sebelum mengkritik cara manajer Blaugrana itu memainkan gelandang berbakat Timnas Belanda tersebut.

“Valverde menolak untuk membiarkan De Jong mengerahkan kekuatannya sebagai playmaker yang dalam, pemain nomor enam atau dalam posisi itu dari sebelah kiri.” Lanjut De Telegraaf, seperti dilansir AS.

Masih menurut surat kabar Belanda tersebut, De Jong telah dipaksa untuk bermain dia seperti di autopilot dengan rem tangan dan perannya sebagai pemain dominan tidak terlihat lagi di bawah asuhan Ernesto Valverde.

Poin lain yang dimunculkan De Telegraaf, adalah tentang manuver yang dilakukan Thomas Tuchel dan Pep Guardiola untuk mencoba meyakinkan De Jong agar mau gabung ke PSG dan Manchester City.

Tuchel mengundang De Jong ke Paris, sementara Guardiola membawanya ke Manchester. Kedua pelatih itu bahkan dikabarkan surat kabar tersebut telah berbicara lebih dulu kepada De Jong tentang perannya di lapangan.

Tags: agen casino online, Casino Online Demo, Casino Online Free