Mampu Juara Liga Spanyol Lagi, Atletico?

 

Atletico Madrid sempat memutus dominasi dari Barcelona dan Real Madrid di La Liga Primera musim 2013/2014. Di tahun ini, Atletico mempunyai target untuk bisa kembali menjadi juara.

Los Colchoneros telah berinvestasi besar di bursa transfer musim panas ini. Tim ibukota Spanyol itu baru saja merekrut Joao Felix dengan harga 126 juta euro.

Selain Felix, ada juga Felipe, Hector Herrera, Kieran Trippier, Marcos Llorente dan Mario Hermoso yang didatangkan. Tidak kurang dari 121 juta euro digelontorkan Atletico untuk mendapatkan pemain-pemain ini.

Kehadiran sejumlah pemain ini pun menandai perubahan besar di dalam skuat besutan Diego Simeone. Mereka bakal menggantikan posisi Antoine Griezmann, Diego Godin, Filipe Luis, Gelson Martin, Juanfran, Lucas Hernandez dan Rodri yang dilepas di bursa transfer musim panas ini.

Presiden Atletico, Enrique Cerezo, sangat antusias dengan kesempatan timnya di musim depan. Target-target besar kembali diusung, termasuk memenangkan lagi La Liga Primera.

Atletico sempat memutus dominasi dari Barcelona dan Madrid di musim 2013/2014, namun kemudian puasa lagi di 5 musim beruntun. Pada musim lalu, Atletico menjadi runnerup dan cuma meraih trofi di ajang Piala Super Eropa.

“Selalu, ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi juara. Kami selalu mengatakannya sebelum musim bergulir dan lantas segala sesuatunya tidak berjalan sesuai dengan keinginan kami. Akan tetapi saya pikir dengan arah yang sedang dituju oleh tim ini, itu merupakan hal terbaik yang bisa dilakukan Atletico Madrid” kata Cerezo.

“Kami mampu melewati musim yang luar biasa. Apapun itu, tantangan kami selalu sama, yakni untuk memperbaiki hasil dari tahun sebelumnya. Kami sebelumnya berada di posisi 2 liga, bermain bagus di Liga Champions dan juga di Copa Del Rey” lanjut pria berusia 71 tahun itu.

“Pada tahun lalu kami mengawali dengan sebuah kemenangan di Piala Super Eropa di bulan Agustus, namun kali ini kami tidak bertarung untuk gelar apapun sebelum musim dimulai. Akan tetapi perjalanan musim itu amat penting. Anda mesti tau bagaimana caranya bisa berada di setiap pertandingan dan di setiap tahap” demikian Cerezo.

Di dalam 5 musim terakhir, Atletico bisa meraih 3 trofi, yakni Liga Europa, Piala Super Eropa dan Piala Super Spanyol.

Madura Untied Masih Bertanya-tanya Tentang Pasar Kandidat Pemimpin Umum PSSI

 

Bursa calon ketua umum PSSI menghangat. Tetapi, Madura United jadi satu antara pemilik hak suara Kongres PSSI pilih bermanuver dalam senyap.

Madura United mengaku telah mempunyai calon, tetapi masih dirahasiakan. “Calon yang ajak banyak, tetapi Madura United akan mengangkat calonnya sendiri. Madura United sedang mengelus-elus calonnya sendiri,” kata Manager Madura United, Haruna Soemitro, Rabu (24/7/2019).

Beberapa profil mulai terus-terang mengatakan minat menempati bangku Ketua PSSI. Walau sebenarnya, Kongres PSSI untuk pilih tapuk kepemimimpinan baru diadakan pada tahun kedepan.

Satu diantara yang paling santer bermanuver ialah Sekretaris Penting Instansi Ketahanan Nasional (Lemhanas), Mochamad Iriawan. Iwan Bule, panggilan akrab Mochamad Iriawan, sudah berkunjung ke banyak daerah untuk menarik suport.

Satu diantara pemilik suara atau voters PSSI yang menggerakkan Iwan Bule ialah Persib Bandung. Sang manager, Umuh Muchtar, memandang pria berumur 67 tahun itu jadi tokoh yang pas pimpin PSSI.

Tidak hanya Iwan Bule, Rahim Soekasah memulai bergeliat berkampanye untuk jadi ketua umum PSSI. Bekas Manager Tim nasional Indonesia U-23 sudah sempat kumpulkan tokoh sepak bola nasional di rumah tinggalnya pada Mei 2019. Tetapi, bekas Ketua Tubuh Team Nasional (BTN) ini kurang aktif bersosialisasi seperti kompetitornya itu.

Haruna mengungkapkan pilihan Madura United bukan Iwan Bule serta Rahim. Menurut dia, figur itu sudah kenal seluk beluk dunia sepak bola nasional. Haruna kapok PSSI di pimpin oleh profil yang kurang pahami sepak bola Indonesia.

“Ya, pasti. Selain itu. Semestinya kami (voters PSSI) yang memajukan. PSSI biasa sekian tahun dibekukan, usai dibekukan pun tidak optimal. Ini penyebabnya apa? sebab yang kami majukan awalnya bukan aktor sepak bola. Jadi, harusnya yang mengatur PSSI ini yang pahami sepak bola Indonesia serta rekam jejaknya jelas. Madura United ingin mendrong supaya calon kelak itu rekam jejaknya jelas serta jelas,” tambah Haruna.

“Jujur saja. Jika cuma tokoh jenderal atau siapa juga selanjutnya diberi cap ‘oh ini, sudah pernah jadi pembina apa di club internal ini’ itu kan menipu semua. Kami tidak ingin demikian. ‘Kelaminnya’ harus jelas, trek record-nya jelas. Anda dapat memandang siapa.”

Lalu, apa Madura United akan menggerakkan profil lama di sepak bola Indonesia menjadi calon Ketua PSSI? Haruna cuma menyebutkan calon yang maju harus sesuai dengan Statuta PSSI.

“Jika punyai reputasi tentu orang lama. Jelas, minimum lima tahun aktif dibawah PSSI. Dalam statuta, jelas. Orang yang sepanjang lima tahun beruntun. Itu tidak dapat dibohongi. Jangan selanjutnya kelak, ia pembina ini, pembina itu. Jika semacam itu, jangan ingin kita ditipu ,” tambah Haruna.

3 Calon Pengganti Kapten Anyar Manchester City

 

Manchester City jadi team Inggris pertama yang memenangi quadruple domestik pada musim kemarin. Mereka sukses memenangi Community Shield, FA Cup, Carabao Cup serta Premier League. Musim mengagumkan buat scuad bimbingan Pep Guardiola.

Tetapi, keberhasilan itu jadi pesta perpisahan yang prima buat kapten Vincent Kompany. Pemain Belgia itu putuskan tinggalkan club di akhir musim kemarin.

Kepergian Kompany tentunya akan membuat tempat kapten club jadi kosong. Dengan begitu, Josep Guardiola harus temukan figur pemimpin yang baru di team.

Memang tidak gampang untuk cari penerus Kompany jadi kapten team. Karena, Kompany telah sukses mengantar The Citizens mendapatkan keberhasilan besar sepanjang ada di club.

Di bawah ini tiga calon kapten baru Manchester City:

David Silva

Selama saat kepimimpinan Josep Guardiola di Etihad, pemain Spanyol itu adalah deputi buat Kompany serta sekarang pimpin tour pra-musim Manchester City di China.

Ia salah satu dari dua pemain sisa di club, bersama dengan Sergio Aguero, yang sukses mengusung gelar Premier League pada musim 2011-2012.

Silva mempunyai kontrak setahun di club. Dia menginformasikan akan tinggalkan City di akhir musim 2019/20.

Pemain beruisa 33 tahun itu kelihatan kemungkinan besar menjadi kapten juara Premier League itu pada tahun terakhir kalinya di club.

Ini akan memberi waktu yang cukup buat pemain lain seperti Raheem Sterling, Bernardo Silva dan lain-lain untuk bertanggung jawab jadi kapten di waktu depan.

Fernandinho

Fernandinho ialah pemain veteran yang lain di Manchester City yang kontraknya sisa setahun lagi. Fernandinho lebih dari dapat untuk pimpin City pada musim depan.

Pemain berumur 34 tahun itu adalah kapten ke-3 City dibawah kepemimpinan Guardiola sampai musim kemarin. Dia seringkali memegang jadi kapten team waktu Kompany serta Silva mangkir.

Pemain Brasil itu bisa menjadi jalan keluar sesaat yang lain buat City. Karena, Fernandinho benar-benar tidak kemungkinan mendapatkan perpanjangan kontrak pada usianya.

Kehadiran Rodri dari Atletico Madrid dapat juga membuat waktu bermainnya di starting XI City menyusut dibanding dengan musim-musim awalnya. Walau demikian, Fernandinho benar-benar wajar untuk kenakan ban kapten.

Kevin De Bruyne

Calon yang paling sangat mungkin ialah Kevin De Bruyne. Pemain berumur 28 tahun itu dapat isi kekosongan yang dibiarkan oleh rekanan senegaranya untuk tempat kapten pada musim depan.

Bila pemain dari Belgia itu dapat terlepas dari luka, De Bruyne dapat kenakan ban kapten dengan reguler. Ditambah lagi, sang pemain sekarang berstatus jadi pemain favorite fans.

Bekas gelandang Chelsea itu sempat juga mengatakan kemauannya untuk ambil peranan jadi kapten bila dia ditawari peluang. Hal tersebut tunjukkan jika De Bruyne memiliki mentalitas serta sikap yang bagus jadi kapten.

Semua Hal Apapun Tidak Seperti Yang Diharapkan

Steven Gerrard menjanjikan kerja keras Jordan Henderson sebagai kapten Liverpool. Dia menghargai Henderson sebagai panutan bagi pasukan Merah. Henderson berhasil membawa Liverpool ke gelar Liga Champions keenam mereka. Pria Inggris itu memimpin pasukan Juergen Klopp untuk mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 pada pertandingan terakhir, Minggu (6/6/2019) dini hari di Stadion Stadion Wanda Metropolitano. Prestasi ini sekaligus memecah puasa gelar The Reds di ajang Big Ear setelah yang terakhir dilakukan pada 2005. Saat itu, Gerrard mengangkat trofi Liga Champions setelah Liverpool mengalahkan AC Milan di final. Gerrard berhasil membuat prestasinya 14 tahun yang lalu ini berhasil diulangi oleh Henderson. Liverpool juga memuji kerja keras penggantinya dengan Liverpool. Sementara Henderson di awal kepelatihan Brendan Rodgers pada 2012, ia ingin pergi ke Fulham untuk mendapatkan Clint Dempsey.

Liverpool berhasil mendapatkan hasil positif dari pertandingan final Liga Champions 2018-2019. Menghadapi Tottenham Hotspur, pasukan Merah – yang dijuluki Liverpool – mampu menutup musim dengan kemenangan 2-0 atas lawan-lawan mereka. Dalam pertandingan yang digelar di Estadio Wanda Metropolitano, Minggu (6/6/2019) dini hari tadi, Liverpool memang langsung melakukan serangan di awal pertandingan. Selain itu, mereka dapat memenangkan pertandingan kompilasi baru melalui penalti Mohamed Salah. “(Saya setuju) bangga karena Liverpool kembali ke puncak sepakbola Eropa dan terutama bangga pada Jordan karena saya tahu dia kesulitan bekerja,” tulis Gerrard mengutip The Times.

“Saya tahu pengorbanan yang ia lakukan, tekanan dan kritik yang diterimanya. Jika saya harus mengakui seseorang yang saya anggap paling profesional, Jordan akan berada di urutan teratas dalam daftar. Ia tidak memiliki kesalahan dalam cara yang ia izinkan. Beberapa orang tidak melihat hal – hal di belakang layar, latihan di gym, cara dia makan, tetapi dia adalah orang yang merupakan panutan yang luar biasa, “tambahnya. Gerrard meloloskan larangan Liverpool ke Henderson pada 2015 ketika ia memutuskan untuk meninggalkan LA Galaxy. Meski berstatus sebagai kapten Merah, Hendo sebenarnya mengawali musim dengan tidak terlalu bagus. Dia kerap dikecualikan karena persaingan ketat di lini tengah Liverpool. Namun perlahan ia mampu bangkit dan kembali menjadi andalan Klopp. Merenungkan hal ini, Gerrard yakin Henderson dapat terus meningkatkan tekanan yang ada pada dirinya. Ia dapat mendukung konsistensi dalam bermain.

Liverpool Pusing dengan Keputusan FIFA

FIFA memverifikasi jika Piala Dunia Antarklub masih diselenggarakan pada 2019 serta 2020 akan datang. Hal tersebut mereka katakan sesudah menunjuk Qatar jadi tuan-rumah pertandingan itu pada Senin (3/6/2019). Ketetapan itu membuat Liverpool harus siap berangkat ke Qatar untuk merebutkan gelar Piala Dunia Antarklub.
Awalannya, FIFA putuskan untuk merubah format Piala Dunia Antarklub pada Maret kemarin. Format baru itu akan dipertandingkan mulai 2021 hingga kompetisi pada 2019 tidak diselenggarakan.
Format baru Piala Dunia Antarklub akan berisi 24 club dari semua konfederasi. Tetapi, FIFA mendapatkan banyak tentangan dalam gagasannya itu.
Belum mendapatkan jalan keluar yang tentu, FIFA membuat ketetapan baru yakni kembalikan Piala Dunia Antarklub ke format tahunan dengan simpatisan sekitar tujuh club sampai 2020. Kemudian, FIFA akan menetapkan format baru pertandingan pada 2021.
Penunjukan Qatar jadi tuan-rumah Piala Dunia Antarklub ditujukan jadi test moment persiapan Piala Dunia 2022. Menurut FIFA, pertandingan itu akan memberikan keuntungan Qatar untuk dapat memperoleh deskripsi tentang penyelenggaraan kompetisi sekelas Piala Dunia.
Selain itu, Asosiasi Club Sepak Bola Eropa (ECA) mendapatkan suport dari UEFA tentang gagasan mereka untuk memboikot Piala Dunia Antarklub 2021 yang berisi 24 club. Keberatan beberapa klub Eropa karena agenda kompetisi yang akan diselenggarakan pada periode Juni – Juli.
“UEFA mempunyai pandangan yang sama juga dengan ECA berkaitan penyelenggaraan kompetisi pada 2021. Gagasan itu tidak sesuai kenyataan dengan menyertakan 24 club, sedang pada periode itu beberapa pemain sedang nikmati waktu istirahat,” catat penyataan sah UEFA.
Anggota ECA juga membuat pengakuan sah, jika mereka tidak ikuti kompetisi Piala Dunia Antarklub pada 2021 serta akan memperhitungkan untuk turut kompetisi itu kembali sesudah 2024.
Ketetapan FIFA pada Senin tempo hari, membuat Liverpool serta klub-klub yang lain dari beberapa konfederasi harus siap-siap untuk ke arah Qatar di akhir tahun 2019 untuk ikuti kompetisi Piala Dunia Antarklub. Paling tidak, Liverpool yang berstatus jadi juara Liga Champions mempunyai kesempatan untuk meningkatkan koleksi trofri.
Terakhir kali Liverpool tampil di kompetisi itu merupakan pada 2005. Waktu itu, The Reds kalah dari Sao Paulo pada pertandingan final.

Manchester City Melangkah Mantap ke Perempatfinal Usai Gilas Schalke 7-0

 

Manchester City melangkah ke babak perempatfinal Liga Champions dengan mulus. City menggilas Schalke 04 dengan skor akhir 7-0 pada leg II babak 16 besar.

Di dalam laga yang berlangsung di Etihad Stadium pada hari Rabu (13/3/2019) dinihari WIB, City bisa bermain dengan dominan. Ball possession tim tuan rumah berada di angka 67% di dalam data yang dilansir oleh UEFA.

Sergio Aguero mencetak sepasang gol. Sementara itu Leroy Sane, Raheem Sterling, Bernardo Silva, Phil Foden dan Gabriel Jesus masing-masing mencetak satu gol.

Dengan kemenangan ini, The Citizens pun melangkah dengan mulus ke babak perempatfinal Liga Champions. City menang agregat 10-2 atas Die Konigsblauen.

Jalannya Laga

Pada 15 menit awal pertandingan hanya ada satu tembakan yang dilepaskan City. Sterling menusuk dari sebelah kanan dan kemudian melepaskan umpan mendatar ke tengah kotak penalti. Aguero yang mendapatkan bola langsung melepaskan sepakan kaki kanan yang hanya mengenai tiang gawang Schalke.

Hingga 20 menit pertandingan berjalan, City masih menguasai jalannya pertandingan. Tim besutan Josep Guardiola itu mencatatkan ball possession mencapai 66%.

Sundulan Aguero di menit ke-30 sudah mengarah ke gawang. Tapi belum maksimal karena sundulan kepala Aguero masih lemah dan bisa diamankan Ralf Faehrmann.

Dua menit kemudian City mendapatkan hadiah penalti sesudah Bernardo Silva dijatuhkan Jeffrey Bruma di dalam kotak terlarang. Aguero menjadi algojo dan berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Schalke. City memimpin 1-0.

Aguero tidak bisa memanfaatkan kesempatan yang didapatnya di menit ke-37. Tembakan Aguero di dalam kotak penalti masih bisa dijinakkan Faehrmann.

Lantas Aguero menggandakan keunggulan City menjadi 2-0 semenit berselang. Umpan tumit Sterling dituntaskan Aguero dengan tembakan yang mengarah ke sela kaki Faehrmann.

City semakin menjauh 3-0 di menit ke-43. Umpan terobosan Oleksandr Zinchenko diselesaikan dengan baik oleh Sane. Kali ini Sane melakukan perayaan setelah menjebol gawang mantan klubnya itu.

Sampai turun minum, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta. City sepertinya sudah mengunci tiket ke babak perempatfinal dengan agregat 6-2.

Memasuki babak kedua, City langsung memberikan ancaman. Sane membuang sebuah peluang di menit ke-51. Bermula dari umpan panjang dari lini belakang, Sane menusuk ke dalam kotak penalti dari sebelah kiri. Tapi tendangan Sane masih melenceng dari gawang tim tamu.

Gol Sane 3 menit kemudian dianulir oleh wasit asal Prancis, Clement Turpin. Sane gagal melepaskan diri dari perangkap offside sebelum melakukan finishing ke dalam gawang Faehrmann.

Di menit ke-57, operan Sane mampu dituntaskan Sterling dengan sepakan first time ke dalam gawang Schalke. Wasit sempat melihat VAR (Video Assistant Referee) untuk mengesahkan gol tersebut. 4-0 untuk City.

City memperbesar keunggulannya menjadi 5-0 di menit ke-71. Umpan Zinchenko bisa diterima Sane di sebelah kiri. Lantas Sane melepaskan umpan yang diselesaikan dengan sempurna oleh Bernardo Silva.

Sane memberikan assist lagi di menit ke-78. Kali ini pemain pengganti, Foden, yang dimanjakan oleh Sane. Foden yang masuk menggantikan David Silva di menit ke-64 itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai melewati Faehrmann. City pun unggul 6-0.

Jesus melengkapi pesta tujuh gol City di menit ke-84. Tembakan melengkung Jesus masuk ke dalam gawang Schalke tanpa bisa diantisipasi Faehrmann. City 7 Schalke 0.

Pada sisa waktu pertandingan tidak ada lagi gol yang tercipta. City berpesta tujuh gol ke gawang Schalke.

Hattrick Cristiano Ronaldo Bawa Juventus ke Babak Perempatfinal

 

Juventus melaju ke babak perempatfinal Liga Champions sesudah menundukkan Atletico Madrid dengan skor akhir 3-0. Hattrick Cristiano Ronaldo mengantarkan I Bianconeri menang agregat 3-2 atas Los Colchoneros.

Juventus menjamu Atletico di Allianz Stadium pada hari Rabu (13/3/2019) dinihari WIB dengan kekalahan 0-2 di leg I babak 16 besar. Juventus berhasil membalikkan keadaan usai menang 3-0 di pertandingan ini.

Ronaldo membuka keunggulan Juventus pada menit ke-27 yang bertahan sampai turun minum. Dua gol kembali diciptakan pemain berjuluk CR7 itu di paruh kedua, yang membuat tim tuan rumah melangkah ke babak perempatfinal dengan agregat 3-2.

Jalannya Laga

Di awal-awal pertandingan, Juventus langsung mengambil kontrol permainan. Juventus mengalirkan serangannya melalui sisi sebelah kiri.

Juventus berhasil mencetak gol pada menit ke-4 melalui Giorgio Chiellini. Wasit asal Belanda, Bjorn Kuipers, menganulir gol itu usai Ronaldo terlebih dulu melanggar Jan Oblak.

Juventus terus mengurung lini pertahanan Atletico sampai pertandingan berjalan 15 menit. Akan tetapi Juventus belum juga bisa memberikan ancaman nyta ke gawang tim tamu.

Atletico perlahan-lahan mulai meningkatkan tekanannya kepada Juventus. Sepakan dilepaskan oleh Koke dari depan kotak penalti, tapi masih bisa dihalau Wojciech Szczesny.

Upaya keras Juventus untuk mencetak gol membuahkan hasil pada menit ke-27. Crossing Federico Bernardeschi diteruskan Ronaldo dengan sundulan kepala. Juventus pun memimpin 1-0.

Serangan terus dilancarkan Juventus ke lini belakang Atletico. Tim asuhan Massimiliano Allegri lebih banyak mengalirkan bola ke jantung pertahanan Atletico melalui umpan-umpan silang.

Ronaldo kembali memberikan ancaman ke lini pertahanan Atletico, kali ini pada menit ke-42. Crossing dari sebelah kiri berhasil disambut Ronaldo dengan sundulan kepala, akan tetapi bola masih melebar dari gawang Atletico.

Oblak membuat penyelamatan gemilang pada penghujung paruh pertama. Oblak menepis bola sundulan kepala Chiellini dengan satu tangan.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim sampa jeda pertandingan. Juventus masih unggul 1-0 atas Atletico.

Juventu kembali melancarkan serangan ke lini pertahanan Atletico pada awal babak kedua. Gol pun lahir pada menit ke-49 melalui sundulan kepala Ronaldo lagi. Eks pemain Manchester United dan Real Madrid itu menyambar crossing Joao Cancelo. Bola sempat berhasil dihalau Oblak, akan tetapi teknologi garis gawang menyatakan si kulit bundar sudah sepenuhnya masuk ke dalam gawang. Juventus pun unggul 2-0.

Situasi ini membuat Juventus dan Atletico berada dalam posisi seri dengan agregat 2-2.

Atletico melepaskan tendangan dari depan kotak penalti melalui Angel Correa pada menit ke-61. Bola meluncur deras, tapi masih sedikit melebar dari gawang.

Pada menit ke-69, Chiellini dan Alvaro Morata terlibat keributan. Morata terlihat kesal dengan Chiellini dan mendorong bek Juventus itu sampai terjatuh. Leonardo Bonucci langsung segera memeluk Morata untuk meredakan emosinya.

Juventus mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-82. Moise Kean yang baru masuk menggantikan Mario Mandzukic tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Oblak. Namun sepakan dari dekat Kean masih melebar dari sasaran.

Juventus memperoleh hadiah penalti pada menit ke-86 usai Bernardeschi dijatuhkan Correa di dalam kotak terlarang. Ronaldo maju sebagai algojo dan berhasil menggetarkan jala gawang Oblak untuk yang ketiga kalinya sekaligus mengukir hattrick. 3-0 untuk Juventus.

Juventus tidak menurunkan tempo permainannya. Ronaldo dkk. tetap berupaya menguasai bola. Hal itu membuat sulit Atletico untuk melancarkan serangan ke gawang Juventus.

Tidak ada gol lagi yang tercipta sampai pertandingan berakhir. Juventus pun menang 3-0 atas Atletico dan berhak ke babak perempatfinal.

David Wagner: Huddersfield Town manager leaves club by mutual consent

Jerman, 47, mengambil alih sebagai bos Terriers pada November 2015 dan memimpin mereka untuk promosi ke Liga Premier pada 2016-17 melalui play-off Championship.

Huddersfield adalah salah satu favorit untuk degradasi musim lalu tetapi Wagner terus mereka dengan finis di tempat ke-16.

Mereka telah berjuang musim ini, dengan hanya 11 poin dari 22 pertandingan, dan terpaut delapan poin dari keselamatan.

Ketua kota Dean Hoyle menyebutnya “hari yang menyedihkan” setelah prestasi Wagner membawanya di antara “hebat” klub.

Hoyle mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Saya ingin memulai dengan berterima kasih kepada David atas semua yang telah diraihnya di Huddersfield Town selama tiga setengah tahun terakhir.

Di bawah kepemimpinannya, kami telah mencapai hal-hal di lapangan sepakbola yang melampaui apa pun dalam ingatan modern, dan itu telah melampaui harapan saya yang paling liar sebagai ketua dan sebagai penggemar.

Di bawah manajemen David, kami membawa klub ini ke posisi tertinggi yang telah dipegangnya dalam hampir 50 tahun dan menciptakan kenangan yang akan bertahan selamanya.

Prestasinya akan menempatkannya di sana dalam sejarah Huddersfield Town bersama dengan nama-nama besar seperti Herbert Chapman dan Mick Buxton; manajer legendaris yang mengubah wajah klub ini.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak berniat memecat David musim ini. Selanjutnya David – sebagai pria hebat di dunia – mendatangi kami dan menjelaskan bahwa ia perlu istirahat dari kerasnya manajemen sepakbola.

Kami membahas untuk melakukan perubahan itu segera, tetapi ia juga menjelaskan bahwa ia akan memberikan segalanya untuk sisa musim ini sebelum berangkat di musim panas jika kami mau.

Setelah diskusi panjang, kami semua merasa bahwa David tetap berada di klub sampai akhir musim adalah yang terbaik, tetapi kami terus membuka diskusi dan kami semua sekarang merasa bahwa waktunya tepat untuk berpisah.

Persetujuan bersama sering menjadi buah bibir bagi manajer yang dipecat dalam sepak bola profesional, tetapi ini adalah keputusan yang benar-benar bersama. David memiliki cinta sejati yang tulus untuk klub ini dan, seperti saya, perhatian utamanya pada kami Pembicaraan telah dilakukan untuk menentukan apa yang terbaik untuk Huddersfield Town

Pertandingan terakhir Wagner adalah imbang tanpa gol Sabtu di sesama kandidat degradasi Cardiff, ketika tim tamu ditolak penalti.

Ia dinobatkan sebagai Championship Manager of the Year setelah memimpin tim Yorkshire barat ke papan atas dan mengklaim penghargaan Manajer Liga Premier Bulan ini pada Agustus 2017.

Secara keseluruhan, Wagner memiliki rasio kemenangan 33,1% dari 154 pertandingan sebagai bos.

Pelatih Mark Hudson akan memimpin pertandingan liga berikutnya melawan juara Manchester City, Minggu.

Bungkam Wolves, Man City Pangkas Jarak dengan Liverpool

City tidak berhasil mengulangi prestasi mencetak gol yang membuat mereka mencetak 16 gol melawan Rotherham dan Burton dalam dua pertandingan sebelumnya, tetapi hasilnya jarang diragukan meskipun margin kemenangan yang relatif sederhana.

Yesus membuka skor setelah 10 menit ketika Leroy Sane berlari ke sebuah persik lulus oleh Aymeric Laporte dan kuadrat agar pemain Brasil itu meluncur pulang.

Tugas yang sulit bagi Wolves menjadi lebih sulit ketika Willy Boly dipecat sembilan menit kemudian, dengan bek Prancis itu menunjukkan kartu merah langsung karena tantangan lompatan berbahaya pada Bernardo Silva.

City pada awalnya gagal memanfaatkan pemain tambahan mereka dan diberi menakut-nakuti ketika Jonny gagal untuk gagal dalam umpan silang Diogo Jota pada serangan maju yang jarang dilakukan oleh tim tamu.

Itu membangunkan mereka dari tidur dan beberapa saat kemudian mereka memperpanjang keunggulan mereka dari titik penalti.

Ryan Bennett mengirim Raheem Sterling jatuh ketika dia masuk ke dalam kotak dan Yesus melangkah untuk mengambil penghitungan pribadinya menjadi tujuh dalam tiga pertandingan terakhir City dan menempatkan timnya dalam kendali penuh di babak pertama.

Satu-satunya pertanyaan yang tersisa pada istirahat adalah berapa banyak City akan mencetak gol. Tim asuhan Pep Guardiola sudah mendapat lima gol di babak kedua melawan Burton di Piala Carabao dan empat melawan Rotherham di Piala FA tetapi harus puas untuk satu kali ini.

Pengganti Kevin de Bruyne membuat umpan silang dari sudut pendek, dan Connor Coady hanya bisa membelokkannya ke gawangnya sendiri untuk menyelesaikan malam yang menyedihkan bagi tim tamu.

City mengakhiri malam dengan mendorong lebih banyak gol, tetapi mengakhiri malam dengan kurang dari 100 gol di semua kompetisi untuk musim ini.

Itu berarti mereka gagal menyamai rekor yang mereka buat pada 2013-14 karena menjadi tim tercepat ke tengara di era Liga Premier itu, tetapi, selain posisi liga mereka, itu adalah satu-satunya hal yang bisa membuat mereka kecewa pada saat ini.

Mereka adalah pencetak gol tertinggi di Liga Premier dengan 59, dan ini adalah pesan lain untuk Liverpool – yang mereka kalahkan di sini di awal tahun – bahwa perburuan gelar sangat banyak.

Selasa akan menandai satu bulan sejak City terakhir kali menduduki puncak klasemen, dan juga akan melihat Liverpool merombak mereka sebagai tim yang telah menghabiskan waktu paling lama di puncak musim ini – dengan The Reds memimpin dengan 75 hari ke City dari 74.

Dan, atas bukti tampilan serangan tanpa henti terbaru ini, tim Guardiola memiliki daya tembak untuk menjaga tekanan pada para pemimpin.

Poin pertama yang dijatuhkan City musim ini datang dengan hasil imbang 1-1 yang memikat di Molineux pada Agustus, dan Nuno Espirito Santo telah menunjukkan bahwa tidak ada kebetulan dengan hasil berikutnya timnya melawan Chelsea, Manchester United, Tottenham dan Liverpool.

Pada kesempatan ini, bagaimanapun, Wolves tidak dapat menyentuh City, terutama sekali Boly telah diberhentikan – dan mereka berjuang untuk mendapatkan sentuhan pada bola juga.

Mereka hanya bermain 271 pass untuk 870 oleh sang juara bertahan, dan sangat sedikit dari mereka yang berada di City Half.

Sebuah sundulan menit keempat oleh bek Prancis yang melebar tanpa cedera merupakan satu-satunya upaya Wolves menuju gawang dalam 90 menit, dan mereka hanya berhasil melakukan lima sentuhan di kotak City.

Serigala terus bekerja keras, dan membatasi peluang City, tetapi jelas ini adalah latihan dalam batasan kerusakan dan mereka harus menunggu sedikit lebih lama untuk poin pertama mereka di tahun baru.

Cristiano Ronaldo Memberi Penghormatan Kepada Ferguson

Cristiano Ronaldo telah memberi penghormatan besar kepada Sir Alex Ferguson karena mantan pemain depan Manchester United itu bersiap untuk kembali khusus ke Old Trafford bersama Juventus dalam pertandingan mereka di Liga Champioms.

Man United menjadi tuan rumah untuk menjamu Juventus di Liga Champions pada hari Selasa, yang akan melihat kembali 33 tahun di Old Trafford sebagai pemain oposisi sekali lagi, setelah ia mencetak gol untuk membantu Real Madrid mengetuk Man United keluar dari kompetisi itu pada tahun 2013.

Sementara itu, Ronaldo yang berhasil memenangkan tiga gelar juara di Premier League, Liga Champions dan Piala Dunia Klub di Man United di bawah kepemimpinan Ferguson, mendapatkan pelukan besar kepada pelatih asal Skotlandia itu, yang disambut kembali ke Old Trafford pada September setelah menjalani operasi otak pada bulan Mei.

Ada sesuatu yang istimewa bagi saya untuk kembali ke Manchester, kata Ronaldo, yang telah mencetak lima gol dalam 10 pertandingan sejak bergabung dengan Juve dari Real Madrid pada musim panas. Di sini saya memiliki banyak kenangan, kemenangan dan kasih sayang dan khususnya dengan Sir Alex Ferguson, kepada siapa saya mengirim pelukan besar. Dia adalah orang yang sangat membantu saya.

Meskipun akrab dengan Man United, Ronaldo mengatakan pertandingan tidak akan mudah dan sisi Massimiliano Allegri memiliki senjata mereka. Saya tahu itu akan sulit, tapi saya pikir kami memiliki kesempatan, katanya. Kami harus menghormati Manchester United, karena mereka memiliki tim yang fantastis, mereka memiliki pelatih yang berpengalaman, tapi saya berharap Juve memenangkan pertandingan.

Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Manchester adalah tim yang bagus, mereka bermain di kandang dan itu akan sulit bagi kami. Tapi kita punya senjata kita. Ronaldo telah kembali dari skorsing untuk membuat pertandingan Man United, yang telah dikirim dalam grup pembuka Juve menang pergi ke Valencia dan kemudian dilarang untuk menang atas Young Boys. Liga Champions memulai dua pertandingan yang lalu, bahkan jika saya kembali sekarang, katanya.

Tidak masalah kalau saya diusir dan kemudian tidak bermain. Kami berada dalam posisi yang bagus dan kemenangan besok akan berjalan lebih baik lagi dan ini juga akan menguntungkan kami semuanya..