Liverpool Yakin Bisa Taklukan City

Liverpool didalam kepercayaan diri yang sangat tinggi sekali menjelang pertandingan melawan Manchester City. The Reds sendiri bertekad ingin memberikan City kekalahan pertama mereka didalam musim ini.

Pertandingan Big Match tersebut akan dilangsungkan di Anfield pada hari Minggu tanggal 14 Januari 2018 malam hari WIB. Liverpool mau membalas dendam setelah mereka dipercundangi 0-5 pada saat menjalani pertandingan di Etihad Stadium pada saat awal musim.

City yang memiliki cacatan yang sangat bagus yang dimana mereka tidak terkalahkan didalam 22 laga di kompetisi Premier League yang dimana 20 pertandingan diantaranya berhasil diakhiri dengan kemenangan. Pertandingan ini juga akan menjadi ujian yang sangat besar untuk The Citiznes. Hal tersebut dikarenakan dalam 10 tahun terakhir didalam laga yang dilangsungkan di markas Liverpool, mereka sangat sulit untuk menaklukannya.

Tentu dengan suntikan moral yang didapatkan oleh Liverpool dalam rekor tidak terkalahkan di Anfield pada semua kompetisi di musim ini. Joe Gomez juga sangat yakin sekali bahwa Liverpool akan bisa menaklukan tim apapun didalam kandang mereka sendiri, termasuk sang pemimpin klasemen Premier League Manchester City.

“Saya rasa tidak ada satu orangpun yang berada disini bahwa kami tidak akan bisa melakukannya. Mereka memang tengah melakukan sebuah hal yang sangat luar biasa besar pada musim ini dengan semua laju tidak terkalahkan mereka memperlihatkan tangguhan mereka,” ujar Gomez.

“Namun, pada saat mereka pergi ke Anfield, saya tidak merasa siapapun yang jauh lebih superior daripada kami disaat datang kemari.”

“Laga tentu akan menjadi sebuah pertempuran dikarenakan mereka merupakan tim yang besar dan kami juga merasakan hal yang sama untuk kami. Sudah sangat jelas sekali kalau besok akan menjadi sebuah laga yang sangat hebat serta kami juga sangat percaya diri,” lanjutnya.

Kemenangan tentu sangat penting sekali bagi The Reds yang menduduki urutan keempat klasemen sementara dengan terolehan 44 angka. Tim yang dilatih oleh Juergen Klopp tentu mau menerima tekanan dari Tottenham Hotspur serta menyalip Chelsea jika kalah dalam laga yang mereka jalani

“Bagi kami tentu sangat penting untuk bisa finish pada empat besar, terlebih lagi setelah di musim ini. Itulah dikarenakan target klub dan juga saya rasa kami harus bisa memiliki semuanya agar bisa mencapainya bersama dengan manajer serta dengan skuat kami,” tutup pemain bertahan asal Inggris tersebut.

Sevilla menang tipis 2-1 saat melawan Cadiz

Sevilla berhasil menang dalam laga leg kedua babak 16 Copa Del Rey musim 2017/2018 ini. Pada pertandingan ini, Sevilla kembali meraih kemenangan, di laga leg sebelumnya mereka menang 2-0 tanpa balas. Tapi, pada laga ini Sevilla kembali menang dengan skor tipis 2-1 dan membuat agregat menjadi 4-1 atas Cadiz.

Pada laga antara Sevilla yang menjamu Cadiz di gelar pada hari Jumat (12/1/2018) dini hari WIB, Sevilla sudah berhasil unggul 1-0 pada babak pertama atas Cadiz. Pada babak kedua, Sevilla dan Cadiz sama-sama mencetak satu buah gol dan mengakhiri lada ini dengan skor tipis 2-1 untuk kemenangan Sevilla atas tim tamu Cadiz.

Pada babak pertama, Sevilla yang sudah memegang keunggulan agregat 2-0 bermain cepat pada menit-menit awal pertandingan di mulai. Namun, Sevilla harus menunggu sampai menit ke 31 baru bisa mencetak gol pada laga yang mendapat perlawanan sengit dari Cadiz. Gol pembuka ini di cetak oleh Wissam Ben Yedder melalui bola muntahan kiper Cadiz yang membloking tembakqan Pablo Sarabia.

Tapi, Ben Yedder yang berdiri bebas langsung menyambar bola dengan tembakan keras yang merobek gawang Cadiz yang di kawal oleh Ruben Yanez. Skor 1-0 itu bertahan hingga laga babak pertama usai di mainkan dengan masih keunggulan sementara Svilla atas Cadiz di babak pertama ini.

Pada babak kedua, Sevilla yang sudah unggul agregat 3-0 atas Cadiz sedikit menurunkan tempo permaianan mereka atas tamunya Cadiz. Meskipun tidak terlalu menyerang dengan cepat, Sevilla mampu menggandakan keunggulan mereka pada menit ke 54 melalui Joaquin Correa yang berhasil mencetak gol kedua Sevilla setelah mampu memaksimalkan umpan dari Pablo Sarabia dengan baik.

Skor pun kembali berubah menjadi 2-0 atas keunggulan sementara Sevilla atas Cadiz. Cadiz yang sudah hampir kehilangan kesempatan mereka untuk bisa lolos ke babak perempat final ini tidak langsung menyerah tapi tetap memberikan perlawan sengit terhadap tuan rumah Sevilla yang juga sedikit kerepotan menghentikan serangan yang dibuat oleh para pemain Cadiz ini.

Cadiz akhirnya mampu memperkecil kedudukan menjadi skor 1-2 dari Sevilla pada menit ke 86 melalui Alvaro Garcia setelah berhasil menerima umpan dari Rafidine Abdullah. Namun, satu gol itu tidak mampu membuat Cadiz terlepas dari kekalahan atas tuan rumah Sevilla. Skor 2-1 pun menjadi akhir dari laga yang sengit ini.

Dengan kemenangan ini, Sevilla berhasil melaju ke babak perempat final Copa Del Rey musim ini dengan menang agregat 4-1 atas Cadiz.

Leg II Copa del Rey 12 Januari: Barcelonna 5-0 Celta Vigo (6-1)

Barcelona berhasil melaju ke babak perempat final usai mengalahkan Celta Vigo dengan skor telak 5-0 di leg kedua 16 besar Copa del Rey. Pada laga yang dilangsungkan di Camp Nou, pada hari Jumat (12/01) dini hari WIB. Dengan hasil tersebut Barca lolos dengan keunggulan agregat 6-1, dimana pada laga sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 di leg pertama.

Di babak pertama, Barca yang tampil sebagai tim tuan rumah ini langsung bisa mengambil alih laga dengan menekan daerah pertahanan Celta Vigo sejak di awal laga. Pasukan Ernesto Valverde ini tak membiarkan Celta tampil untuk mengembangkan permainan mereka sedikit pun dan terus mengurung pertahanan tim tamu.

Tuan rumah pun berhasil memecahkan kebuntuan saat laga memasuki menit ke 13 lewat kaki Lionel Messi. Gol ini berawal dari umpan silang dari Jordi Alba dari sisi kiri serangan, yang memanfaatkan umpan panjang dari tengah. Bola kemudian menuju ke Messi yang tak terkawal ini dan menuntaskannya menjadi gol lewat tembakan first time. SKor pun berubah menjadi 1-0.

Selang dua menit kemudian tuan rumah menggandakan keunggulan mereka lewat gol kedua dari. Berawal dari kerja sama Messi dengan Jordi Alba yang masuk ke depan kotak penalti Celta. Dua pemain ini melakukan umpan satu dua sebelum akhirnya Alba langsung mengembalikannya kepada Messi yang sudah masuk ke dalam kotak penalti dan menuntaskannya menjadi gol. Skor 2-0.

Tak sampai disitu saja, kombinasi permainan dan kerja sama dari Messi dan Alba ini kembali menghasilkan gol ketiga untuk Barca di menit ke 28. Messi yang melepaskan umpan panjang ke Alba di sisi kiri serangan dan membawa bola masuk ke area terlarang. Mantan pemain Valencia itu pun berlari dan melakukan tembakan keras sambil menjatuhkan badan, untuk melesakkan bola ke dalam gawang yang dijawa oleh kiper Sergio Alvarez.

Unggul tiga gol ini tidak membuat Barca mengendurkan serangan mereka. Terus menekan tim tamu, gol ke empat pun datang di menit ke 31 lewat kaki Luis Suarez. Striker asal Uruguay inipun berhasil melesakkan gol setelah berhasil mencuri bola dari kaki lawan dan kemudian menggiring bola sebelum akhirnya menaklukkan kiper dari jarak dekat. Barca memimpin 4-0 hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Celta yang sudah tertinggal empat gol membuat pelatih Juan Carlos Unzue melakukan dua pergantian langsung di awal interval kedua ini. Dia menarik keluar Daniel Wass dan Iago Aspas dan memasukkan Nemanja Radoja dan Maximiliano Gomez. Perubahan ini sebenarnya belum terlihat berdampak besar dalam permainan tim tamu. Namun, pertahanan mereka terlihat lebih bagus.

Celta nyaris kebobolan lagi di menit ke 56 setelah tendangan keras Suarez dari jarak dekat hanya membentur tiang gawang.

Barca terus menekan pertahanan Celta lewat sisi kanan dan kiri serangan. Namun, sulit masuk ke dalam kotak penalti lawan yang memilih bermain bertahan.

Tim tuan rumah akhirnya bisa mencetak gol kelima mereka saat laga memasuki menit ke 87. Umpan dari Ousmane Dembele dari sepak pojok berhasil disambut Ivan Rakitic lewat tandukkan kepalanya yang berdiri bebas tanpa kawalan. TIdak ada gol lagi yang tercipta. Barca pun meraih kemenangan mudah dengan skor 5-0. Hasil ini membawa El Barca melaju ke perempat final Copa del Rey dengan kemenangan agregat 6-1.

Seri Dengan Numancia, Madrid Tetap Melangkah ke Perempatfinal

Real Madrid mesti menerima hasil seri 2-2 saat melawan Numancia pada leg kedua babak 16 besar Copa Del Rey. Namun hasil tersebut tidak menghalangi langkah El Real ke babak berikutnya.

Di pertandingan yang dihelat di Santiago Bernabeu pada hari Kamis (11/1/2018) dinihari WIB, Madrid terlebih dulu unggul melalui Lucas Vazquez di menit ke-10. Tapi menjelang turun minum, Numancia mampu menciptakan gol balasan lewat Guillermo.

Vazquez membawa Madrid unggul lagi melalui golnya di menit ke-59. Tapi delapan menit menjelang waktu normal berakhir, keunggulan itu pun sirna sesudah Guillermo menciptakan go keduanya untuk Numancia.

Hasil seri ini sudah cukup untuk Madrid melangkah ke babak perempatfinal dengan agregat 5-2. Di leg pertama yang dimainkan di markas Numancia, Madrid menang dengan skor 3-0.

Jalannya Laga

Marco Asensio mempunyai kesempatan untuk membawa Madrid memimpin di menit ke-9. Setelah bekerja sama dengan Daniel Ceballos, Asensio melepaskan tedangan, namun masih melebar tipis dari gawang.

Madrid unggul 1-0 usai Vazquez mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-10. Gol ini bermula dari kejelian Daniel Carvajal yang melihat Vazquez berdiri bebas di dalam kotak penalti. Carvajal lantas melepaskan crossing yang diselesaikan Vazquez dengan sundulan kepala.

Numancia menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-45 lewat gol yang dicetak Guillermo. Guillermo yang baru masuk ke dalam lapangan selama beberapa menit menyelesaikan crossing Marc Mateu dengan sepakan mematikan.

Memasuki paruh kedua, Madrid berusaha untuk mengembalikan keunggulan mereka. Nacho Fernandez mempunyai kesempatan, namun tendangannya di dalam kotak penalti masih melambung tipis.

Di menit ke-59, Vazquez menciptakan gol keduanya di dalam laga ini. Bermula dari tusukan Asensio di sebelah kiri, bola kemudian diberikan kepada Borja Mayoral yang berada di dalam kotak penalti. Lalu Mayoral menyundul bola ke arah Vazquez yang kemudian menjebol gawang Numancia dengan tendangan dari jarak dekat. Tuan rumah unggul 2-1.

Madrid berkesempatan meemperbesar keunggulannya di menit ke-65 lewat Isco. Akan tetapi sepakan Isco masih tepat mengarah ke kiper tim tamu, Munir.

Numancia kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 ketika laga berjalan 82 menit. Guillermo menanduk crossing Saul Garcia untuk menaklukkan kipe Madrid, Francisco Casilla.

Pada masa injury time, Numancia mesti kehilangan Dani Calvo yang menerima kartu kuning kedua.

Round-Up Copa del Rey: Real Madrid melaju ke perempatfinal

Tuan rumah berada di bawah komando dasi terakhir 16 menyusul kemenangan 3-0 pekan lalu dalam pertemuan pembukaan, dan meski mendapat penyamarataan dari tim tamu, gol oleh Vazquez di kedua bagian itu memberi cap karet pada babak berikutnya dengan Kemenangan agregat 5-2. Sisi Zinedine Zidane kehilangan tempat lebih jauh di Barcelona di La Liga akhir pekan lalu setelah hasil imbang 2-2 melawan Celta Vigo membuat mereka 16 poin di belakang saingan mereka. Zidane menerjunkan sejumlah perubahan untuk kunjungan Numancia dengan Gareth Bale  yang mencetak gol dalam dasi pembuka dan mencetak dua gol melawan Celta pada hari Minggu  di antara orang-orang yang tidak hadir. Meskipun rakit perubahan, Zidane akan menuntut kinerja yang kuat dari sisi di bawah performa dan mereka berada di depan dalam 10 menit pembukaan setelah Vazquez terjaring pertama malam. Dani Carvajal diberi waktu di sisi kanan dan umpan silangnya ditunjukkan oleh petenis Spanyol itu di tiang jauh saat ia memimpin Real.

Namun, untuk mendapatkan kredit mereka, Numancia tidak menyerah selama masa pembukaan dan mereka diberi penghargaan dengan equalizer pada babak pertama. Guillermo, yang telah berada di lapangan hanya beberapa saat setelah dia menggantikan Higinio Marin yang cedera, terjaring dari jarak dekat untuk menarik tingkat sisi jauh pada malam hari. Real mungkin sudah berada dalam dasi, tapi penampilan mereka agak kurang mengikuti penampilan babak pertama yang agak menjemukan. Sisi rumah, bagaimanapun, tampak lebih mengancam setelah jeda dan mereka unggul sekali lagi saat Vazquez mencetak gol keduanya sesaat sebelum tanda jam. Salib Marco Asensio jatuh ke jalur Borja Mayoral dan sundulannya disambut oleh Vazquez, yang melepaskan tembakan dari jarak enam yard untuk mencetak gol ganda pertamanya dalam lebih dari satu abad penampilan untuk Real dan membunuh dasi secara efektif. Guillermo mencetak gol keduanya dengan delapan menit tersisa untuk memastikan hasil imbang untuk Numancia di malam hari, tapi Real yang masuk ke babak delapan besar Copa del Rey.

Liverpool Menang Empat Gol Tanpa Balas Di Markas Bournemouth

The Reds kembali ke posisi empat besar dengan penampilan serampangan gemilang yang meniup Bournemouth 4-0 pada Super Sunday dimana Dalam penampilan terengah-engah, kecepatan dan kekejaman, Liverpool melaju ke babak kedua dengan skor 3-0 dengan serangan dari Philippe Coutinho (20), Dejan Lovren (26) dan Mo Salah (44), yang sedang mencetak gol ke-14 Premier-nya. Tujuan liga musim sudah sedangkan Roberto Firmino (66) menambahkan yang keempat karena tidak ada pengulangan kembalinya Bournemouth musim lalu di fixture ini, di mana mereka menang 4-3 setelah sebuah rally akhir yang meriah Setelah kembali bermain imbang di Anfield bersama Everton dan West Brom, orang-orang Jurgen Klopp melompat ke atas Burnley dan Arsenal dengan kemenangan tandang keempat mereka berturut-turut – sebuah gol yang telah membuat mereka mencetak 16 gol. Ini merupakan pertemuan Liga Primer yang lezat di Arsenal pada Jumat malam sehingga Kekalahan tersebut merupakan kekalahan kandang kekalahan Ceri musim ini dan mereka melayang di atas zona degradasi hanya dengan satu poin dengan perjalanan tak menyenangkan ke Manchester City di awal Premier League.

Coutinho sudah melepaskan tendangan bebas ke tiang gawang saat ia menyilaukan Stadion Vitalitas pada 20 menit dengan gol individual luhur sebab Menghubungkan dengan Andrew Robertson di sebelah kiri, Coutinho masuk ke dalam, menjual boneka kepada Simon Francis sebelum memulai usaha rendah ke pojok bawah sedangkan Bournemouth memiliki sedikit jawaban atas dominasi Liverpool dan mereka tertinggal dua angka di belakang enam menit kemudian. Sebuah sudut yang terlihat melingkar karena tendangan penalti tetap hidup oleh Firmino dan umpan silangnya yang berani ditanduk dengan keras oleh Lovren – gol pertamanya sejak Oktober 2016 lalu Bournemouth mengira mereka kembali ke sana saat Jermain Defoe melewatkan satu lawan satu dengan Simon Mignolet namun penembak jitu yang biasanya mematikan itu menyerang pos tersebut. Ini adalah momen penting dalam pertandingan tersebut lima menit kemudian, Liverpool bertiga kemudian Salah membawa Charlie Daniels menuruni garis sebelum memutar kembali ke dalam dan melepaskan usaha rendah ke gawang. Dengan gol tersebut, pencetak gol terbanyak Liga Premier menjadi pemain Liverpool pertama yang mencetak 20 gol dalam satu musim (semua kompetisi) sejak Luis Suarez dan Daniel Sturridge melakukannya pada kampanye 2013/14

Tidak ada yang menghentikan Reds yang merajalela, yang terus berkerumun ke depan. Alex Oxlade-Chamberlain memukul pos setelah mengatasi bagus di lini tengah sebelum Firmino menemukan jala pada 66 menit, menjentikkan umpan silang bagus dari Coutinho bahkan Bournemouth tidak memiliki jawaban atas kecemerlangan Liverpool sehingga Eddie Howe: Kami berada dalam pertempuran degradasi di musim pertama kami, musim kedua kami dan musim ini sama, “kata Howe karena Itu adalah kasus untuk mayoritas tim yang tidak berada di posisi enam atau tujuh teratas. Satu-satunya hal yang telah berubah adalah persepsi dan harapan dari semua orang di sekitar kita sedangkan  Jurgen Klopp: “Saya tidak pulang ke rumah berpikir ‘Mo Salah – oh tuhanku, seberapa bagus dia’ – bukan itu cara kerjanya sebab Dia pemain yang sangat penting bagi kami seperti yang lainnya. Tapi lebih mudah baginya daripada yang lain saat ini untuk menyelesaikannya, mudah-mudahan tetap seperti ini dimana Mantan pemain Arsenal itu semakin baik minggu ini di bawah Jurgen Klopp. Sementara Coutinho dan Salah terus meraih berita utama, Oxlade-Chamberlain mendapatkan kembali kebugaran penuhnya dan menjadi bagian integral skuad Klopp.

Bournemouth 0-4 Liverpool: Reds terus tanpa henti

Dalam penampilan terengah-engah, kecepatan dan kekejaman, Liverpool melaju ke babak kedua dengan skor 3-0 dengan serangan dari Philippe Coutinho (20), Dejan Lovren (26) dan Mo Salah (44), yang sedang mencetak gol ke-14 Premier-nya. Tujuan liga musim sudah. Roberto Firmino (66) menambahkan yang keempat karena tidak ada pengulangan kembalinya Bournemouth musim lalu di fixture ini, di mana mereka menang 4-3 setelah sebuah rally akhir yang mengasyikkan. Setelah kembali bermain imbang di Anfield bersama Everton dan West Brom, orang-orang Jurgen Klopp melompat ke atas Burnley dan Arsenal dengan kemenangan tandang keempat mereka berturut-turut – sebuah gol yang telah membuat mereka mencetak 16 gol. Ini merupakan pertemuan Liga Primer yang lezat di Arsenal pada Jumat malam, tinggal di Sky Sports. Kekalahan tersebut merupakan kekalahan kandang kekalahan Ceri musim ini dan mereka melayang di atas zona degradasi hanya dengan satu poin dengan perjalanan tak menyenangkan ke Manchester City di awal Premier League. Coutinho sudah melepaskan tendangan bebas ke tiang gawang saat ia menyilaukan Stadion Vitalitas pada 20 menit dengan gol individual luhur.

Menghubungkan dengan Andrew Robertson di sebelah kiri, Coutinho masuk ke dalam, menjual boneka kepada Simon Francis sebelum memulai usaha rendah ke pojok bawah. Bournemouth memiliki sedikit jawaban atas dominasi Liverpool dan mereka tertinggal dua angka di belakang enam menit kemudian. Sebuah sudut yang terlihat melingkar karena tendangan penalti tetap hidup oleh Firmino dan umpan silangnya yang berani ditanduk dengan keras oleh Lovren  gol pertamanya sejak Oktober 2016. Bournemouth mengira mereka kembali ke sana saat Jermain Defoe melewatkan satu lawan satu dengan Simon Mignolet namun penembak jitu yang biasanya mematikan itu menyerang pos tersebut. Ini adalah momen penting dalam pertandingan tersebut lima menit kemudian, Liverpool bertiga.

Salah vs Morata, Siapa Lebih Penting?

Mohamed Salah dan Alvaro Morata menjadi penyumbang gol utama Liverpool dan Chelsea sejauh ini. Bagaiman dengan kontribusi keseluruhannya untuk timnya masing-masing?

Salah dan Morata bakal memimpin timnya masing-masing ketika Liverpool berhadapan dengan Chelsea di Stadion Anfield pada hari Minggu (26/11/2017) dinihari pukul 00.30 WIB.

Salah memaksa The Reds memecahkan rekor transfer mereka pada musim panas lalu untuk mendatangkannya dari AS Roma. Begitu juga dengan The Blues saat menggaet Morata dari Real Madrid.

Kalau melihat gol, sejauh ini keduanya sudah terbilang memuaskan sesudah 12 pekan Premier League dilewati. Salah telah mencetak 9 gol dan memuncaki daftar topskor, unggul sebiji gol dari Morata.

Akan tetapi bagaiman kontribusi kedua pemain ini secara keseluruhan? Dikutip dari situs Premier League, statistik Salah dan Morata cukup berimbang.

Salah telah membuat 2 assist, 316 umpan, menciptakan 2 peluang dengan 26 kali melepaskan umpan silang. Sebaliknya Morata lebih unggul dari segi assist, yakni membuat 4 assist, akan tetapi dia hanya melepaskan 199 operan (18,09 per pertandingan), menciptakan 2 peluang dan 12 kali melakukan umpan silang.

Ketika membantu lini belakang, Salah turut melakukan 3 kali tekel, 5 kali blok, 2 kali intersepsi dan 3 kali clearance. Sementara itu Morata malah lebih rajin membantu lini belakang. Tiga kali tekel sudah dilakukan, dengan 8 kali melakukan blok, sekali intersepsi dan 13 kali melakukan clearance.

Dan di lini depan, selain jumlah gol, tercatat Salah unggul dengan 42 kali melepaskan tembakan dengan 26 yang mengarah ke sasaran, akurasinya mencapai 62%, sekali mengenai tiang dan melewatkan 6 peluang bersih.

Sementara Morata baru melepaskan tembakan sebanyak 31 kali dengan 15 di antaranya mengarah ke gawang, tingkat akurasinya mencapai 48%. Sama seperti Salah, Morata juga sudah melewatkan 6 peluang bersih.

Bersama Salah, Liverpool saat ini berada di peringkat 5 dengan mengumpulkan nilai 22 poin. Sementara Morata membawa Chelsea duduk di posisi 3 dengan nilai 25 poin.

Menarik untuk ditunggu siapakah yang akan membantu timnya meraih hasil positif di akhir pekan nanti, apakan Salah ataukah Morata?

Zidane Sangat Suka Kepada Bale

Seharusnya Real Madrid sudah menggenggam tiket ke babak 16 besar jika bisa menyudahi laga dengan kemenangan. Terlebih lagi, Los Blancos sudah unggul 2-0 berkat gol cepat Bale, serta sepakan Karim Benzema pada menit ke-35. Akan tetapi, Real Madrid seakan terlena. Legia secara mengejutkan sanggup berbalik unggul 3-2 lewat gol Vadis Odjidja-Ofoe, Miroslav Radovic, dan Thibault Moulin. Hari Jumat (24/11/2017), Bale sudah kembali berlatih bersama rekan-rekannya di Madrid. Tapi pemain berusia 28 tahun itu diperkirakan masih belum akan diturunkan saat Madrid menjamu Malaga.

Zidane mengaku kehilangan Bale dan segala kontribusinya. Tapi Zidane juga akan sabar menunggu sampai Bale benar-benar fit. Tentu, saya lebih memilih Gareth bersama kami dan saya yakin dia juga demikian,” Zidane mengatakan seperti dikutip AS. Kita semua tahu apa yang dibawa Gareth ke tim. Dia memberi kami kekuatan, dia punya kecepatan, secara teknik dia berbakat, dia bagus dalam menempatkan bola ke dalam kotak penalti, dan dia bekerja sangat keras. Tapi saat ini yang paling penting adalah dia pulih dengan baik dan kembali bugar sepenuhnya. Dia penting bagi kami dan dia tahu itu. Dia kembali berlatih dan rasa sakitnya sudah hilang, tapi kami akan memantau kapan dia siap kembali,” Zidane menambahkan.

Zinedine Zidane mengaku kehilangan Gareth Bale yang sudah cukup lama absen karena cedera. Tapi Zidane juga ingin Bale benar-benar pulih sebelum kembali bermain untuk Real Madrid. Bale sudah menepi sejak akhir September karena cedera betis yang didapat di pertandingan melawan Borussia Dortmund. Sempat pulih dan kembali berlatih, pemain asal Wales itu dihantam masalah lain berupa cedera otot aduktor pada pertengahan November. Gareth Bale merasa kecewa setelah Real Madrid ditahan imbang 3-3 oleh Legia Warszawa, dalam partai Liga Champions. Ia pun membahas beberapa hal yang perlu diperbaiki Real Madrid. Untungnya Real Madrid bisa menyamakan skor ketika waktu normal tersisa lima menit. Gol ketiga El Real dicetak oleh Mateo Kovacic.

Mourinho Sebut Dia Semestinya Mengeluh Soal Cedera Pogba

Manchester – Jose Mourinho masih merasa kesal dengan kritik pada start Manchester United. Mourinho menilai bila dia mengeluhkan cedera dari Paul Pogba, MU bakal mendapatkan pujian.

Pada musim kedua dalam asuhan Mourinho, MU melalui start yang impresif. Dalam 16 laga pada semua ajang, Setan Merah baru satu kali kalah atas Huddersfield Town 1-2 pada ajang Premier League.

MU juga bahkan terus membayangi Manchester City pada papan klasemen. David de Gea dan rekan0-rekannya berada pada peringkat kedua dengan terpaut lima poin, di ambang kelolosan pada babak 16 besar ajang Liga Champions, dan juga masih berpeluang mempertahankan gelar di Piala Liga setelah maju pada perempatfinal.

Walau demikian, MU tetap saja dikritik. Terlebih lagi gaya permainan defensif yang diperlihatkan ketika bermain imbang pada markas Liverpool 0-0 dan menaklukkan Tottenham Hotspur 1-0.

Padahal MU tak diperkuat sejumlah pemain berpengaruh yang seperti Paul Pogba dan juga Marouane Fellaini. Absennya kedua pemain tersebut diyakini berimbas di permainan MU yang tak seimpresif pada awal musim. Belum lagi absennya Zlatan Ibrahimovic, Michael Carrick, dan Marcos Rojo.

“Saya rasa (start bagus MU kurang dihargai) lantaran kesalahan saya, sebab saya semestinya menangis setiap pekan soal cedera-cedera pemain kami dan juga mengingatkan seluruh orang setiap hari atau pada setiap konferensi pers,” tandas manajer MU tersebut.

“Itu merupakan keputusan saya, cara saya untuk menghadapi banyak masalah, cara saya untuk mencoba memotivasi dan juga memberi kepercayaan diri terhadap para pemain yang bakal mengganti orang-orang, namun lagi mungkin saya mesti mempertimbangkan lagi prinsip saya.”

“Saya tahu bila saya sering mengeluh mengenai banyak hal, namun saya tak mengeluh mengenai cedera dan mungkin semestinya saya mengeluh saja,” ungkap Mourinho.

“Saya rasa manajer lain bakal membicarakan mengenai Pogba setiap hari. ‘Oh saya tak bisa memainkan Pogba. Oh, disaat saya memiliki Pogba. Oh, 10 laga tanpa Pogba. Oh, seluruh fase Liga Champions dengan tanpa Pogba. Oh, seluruh laga besar menghadapi Liverpool, menghadapi Chelsea, menghadapi Spurs tanpa Pogba’.