Madrid Menang 2-0 Atas Valencia

Real Madrid menjamu Valencia pada jornada 14 La Liga Primera 2018/2019. Madrid bisa mengatasi Valencia dengan skor akhir 2-0.

Bertanding di Santiago Bernabeu pada hari Minggu (2/12/2018) dinihari WIB, Madrid langsung tancap gas. Karim Benzema berhasil melepaskan tendangan voli setelah menerima crossing Luka Modric pada menit ke-3, akan tetapi bola tembakan penyerang asal Prancis itu melambung.

Serangan Madrid baru membuahkan hasil pada menit ke-8. Daniel Carvajal melepaskan crossing dari sebelah kanan ke muka gawang Valencia. Namun bola malah dibelokkan Daniel Wass ke dalam gawangnya sendiri. Tuan rumah memimpin 1-0.

Madrid menebar ancaman lagi pada menit ke-21 melalui sepakan bebas Gareth Bale. Bola ditendang dengan keras, akan tetapi masih belum membuahkan hasil.

Tim tamu melepaskan 2 tembakan ke arah gawang pada menit ke-27 dan 30 lewat Kevin Gameiro dan Daniel Parejo. Tapi bola masih bisa diantisipasi Thibaut Courtois. Skor 1-0 untuk keunggulan Madrid tetap bertahan sampai jeda pertandingan.

Valencia mengancam gawang Madrid ketika pertandingan babak kedua baru berjalan 5 menit. Gameiro melepaskan sepakan kaki kiri dari dekat, tapi bola masih bisa dijinakkan Courtois.

Pada menit ke-52, giliran Santi Mina yang melepaskan tembakan. Bola mengarah deras, akan tetapi masih belum mengarah ke gawang.

Madrid perlahan-lahan menekan balik. Benzema melakukan ancaman dengan menyundul bola dari dekat pada menit ke-53, tapi masih melenceng dari sasaran.

Berselang semenit, giliran Modric yang melepaskan tendangan dari depan kotak penalti. Bola meluncur dengan deras, akan tetapi masih belum mengarah ke gawang.

Valencia perlahan-lahan bisa mengambil kendali permainan. Serangan cepat dilancarkan, tapi lebih sering gagal sebelum masuk ke dalam kotak penalti Madrid.

Madrid akhirnya menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-83. Carvajal melakukan solo run sesudah menerima bola di sepertiga wilayah sendiri. Dua pemain Valencia tidak bisa menghentikan laju fullback kanan Madrid itu. Bola diberikan kepada Benzema yang langsung mengoper ke Lucas Vazquez. Lantas Vazquez langsung menuntaskan umpan itu ke dalam gawang Neto.

Tidak ada gol tambahan lagi sampai pertandingan tuntas. Madrid pun menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.

Kemenangan ini membawa Los Blancos naik ke peringkat 5 klasemen dengan nilai 23 poin. Madrid tertinggal 3 poin dari Sevilla yang mempunyai 26 poin, tapi belum memainkan pertandingannya. Di sisi lain, Los Che tertahan di urutan 14 dengan nilai 17 poin.

Bos PSG Sebut Jurgen Klopp Hindari Kritik

Thomas Tuchel menyarankan frustrasi pasca pertandingan Jurgen Klopp setelah kekalahan Liverpool atas Paris Saint-Germain adalah taktik pengalihan. Klopp menuduh PSG “tidak sportif” dalam kekalahan 2-1 di Liga Champions, mengatakan para pemain Liverpool, yang mengambil enam kartu kuning, dibuat agar terlihat seperti “tukang daging”.

Kekalahan itu merusak peluang The Reds untuk lolos ke babak 16 besar karena mereka sekarang harus mengalahkan Napoli 1-0 atau dengan dua gol yang jelas dalam pertandingan grup terakhir mereka. Bos PSG Tuchel mengatakan komentar Klopp tentang sportivitas dan wasit mengambil “perhatian dari hasil” di Paris.

“Saya tidak merasa itu masalah besar. Kami memiliki lima menit lembur, kami mengalami banyak pelanggaran – Anda tidak perlu melakukan pelanggaran, ”katanya.

“Saya bahkan tidak ingin membicarakannya karena bagi saya itu bukan subjek. Ketika saya kehilangan pertandingan besar saya marah dan saya berbicara tentang hal-hal hanya untuk mengalihkan perhatian dari hasil. Saya melakukan ini juga tetapi itu bukan masalah saya. Anda harus meminta Jurgen untuk itu dan saya mendengar dia memiliki pendapatnya tentang itu dan itu bagus. Saya berbicara tentang permainan. ”

PSG sekarang menuju ke Red Star Belgrade untuk pertandingan grup terakhir mereka dengan takdir mereka di tangan mereka sendiri.

“Ini adalah kesempatan terakhir kami untuk menunjukkan bahwa kami mampu bersaing dengan tim seperti Liverpool, tim dengan mentalitas luar biasa,” kata Tuchel.

“Semua orang siap untuk saling menderita. Itu perlu melawan Liverpool dan itu adalah langkah besar bagi kami. ”

Liverpool, sementara itu, menghadapi Everton pada Hari Derby pada hari Minggu, langsung di Sky Sports.

Everton hanya kalah sekali di Liga Premier sejak awal Oktober, dan Klopp mengatakan: “Everton melakukan dengan sangat baik di musim ini, mereka adalah piala EFL yang berbeda selama tiga tahun terakhir.

“Kami harus 100 persen dan itu adalah yang sulit, kami tentu tidak boleh meremehkan lawan. Mereka dapat memberi ancaman. “

Santi Solari : Saya Akan Mencoba Mengembalikan Kejayaan Untuk Real Madrid

Bos sementara Real Madrid, Santi Solari, mengatakan skuad Real Madrid putus asa untuk membalikkan nasib klub setelah menjalani pertandingan yang menyedihkan di bawah mantan pelatih Julen Lopetegui.

Los Blancos menderita kekalahan Liga keempat dalam lima pertandingan ketika mereka dibantai 5-1 oleh Barcelona di El Clasico pada hari Minggu, hasil yang menandai berakhirnya masa jabatan Lopetegui di Santiago Bernabeu.

Lopetegui diberhentikan pada hari Senin, dengan pelatih Castilla Solari menyerahkan kontrol sampai seorang pengganti permanen ditemukan.

Mantan gelandang Madrid, yang memenangkan dua gelar liga dan Liga Champions 2001-02 dalam lima tahun di klub, mengambil pelatihan untuk pertama kalinya pada hari Selasa, dan dia mengatakan skuad bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Mereka sedikit terluka,” katanya pada konferensi pers ketika ditanya tentang para pemain. “Tetapi mereka menantikan untuk mengubah situasi ini.

“Ini adalah sekelompok juara, sekelompok pekerja keras yang telah memenangkan banyak hal untuk klub ini. Ini bukan situasi yang paling mudah, tetapi saya melihat mereka dalam mood untuk membalikkan keadaan dan mengubah keadaan.

Dia menambahkan: “Ini adalah momen yang sulit tetapi dalam situasi ini ketika karakter sejati Anda keluar.”

Pria berusia 42 tahun itu diperkirakan tidak akan menjadi penunjukan jangka panjang, dengan Antonio Conte kandidat nomor satu, tetapi Solari berharap untuk mengambil kesempatan untuk mengesankan.

“Saya akan mencoba dan melakukan semua yang saya bisa, ini adalah peluang besar, klub hebat,” tambahnya.

“Saya tidak hanya mengatakan bahwa sebagai pelatih tim utama, saya telah berada di klub ini untuk hal-hal lain. Saya sudah bermain, saya sudah berkeringat untuk klub ini. Madrid lebih besar dari kita semua, aku hanya ingin menjadi bagian dari itu.”

Solari akan mengambil alih bentrokan Copa del Rey hari Rabu dengan Melilla, dan dia memiliki satu tujuan, untuk memenangkan pertandingan pertama.

Dia berkata: “Idenya adalah untuk pergi ke Melilla dan bermain dengan keberanian dan kebanggaan nyata.

“Saya akan mengharapkan kami untuk pergi ke permainan dan memberikan segalanya, dan saya mengharapkan mereka juga. Saya di sini untuk memenangkan pertandingan sepak bola, sesederhana itu.”

Jose Mourinho Bocorkan Target Ambisius Juventus

Manajer dari Manchester United, Jose Mourinho yang mengungkapkan bahwa Juventus tengah mengincar rekor untuk memenangkan gelar Scudetto 10 kali beruntun.

Juventus yang merupakan penguasa Italia pada saat ini dan dalam sejauh ini mereka telah memenangkan tujuh Scudetto secara beruntun. Tiga kemenangan di antaranya di rengkuh di era Antonio Conte. Empat Scudetto berikutnya di dapat saat Bianconeri di tangani oleh Massimiliano Allegri.

Pada musim kali ini, Juventus kembali di unggulkan untuk kembali meraih Scudetto yang ke delapan secara beruntun. Apalagi mereka sekarang memiliki amunisi yang lebih kuat daripada musim lalu, salah satunya berkat kehadiran seorang mantan kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.

Tak Cukup Hanya 8

Jose Mourinho yang baru saja membawa Manchester United bermain melawan Juventus di Old Trafford pada Liga Champions. Usai laga, Jose Mourinho sempat berteme dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Pada saat itu, Jose Mourinho mengucapkan salam kepadanya. Ia juga menyebut bahwa tahun ini Juventus pasti akan dapat meraih Scudetto lagi. Namun ternyata Agnelli malah mengatakan jika Bianconeri sebenarnya tengah mengincar 10 gelar juara.

“Di terowongan menuju ruang ganti di stadion kami, saya memberi tahu Presiden Andrea Agnelli bahwa mereka akan dapat memenangkan Scudetto kedelapan berturut turut,” kata Mourinho kepada Tuttosport.

“Ia menjawab itu tidak cukup baginya dan ia ingin menang 10 kali berturut turut. Lalu Saya sangat suka bagaimana Juventus bekerja,” seru Jose Mourinho.

Treble

Manajer asal Portugal ini pun menjagokan Juvetus untuk bisa meraih tiga gelar sekaligus dalam semusim. Sebab ia menilai mereka memiliki modal tim yang sangat kuat dan sangat professional untuk bisa meraih hal tersebut.

“Mereka sudah sangat kuat namun mereka masih tetap mendatangkan empat pemain besar lainnya, seperti dalam diri Cristiano Ronaldo, Bonucci, Emre Can dan Cancelo,” ujarnya.

“Mereka akan meraih Treble dan jika mereka tidak berhasil pada musim kali ini, mereka akan mencoba lagi tahun depan dan seterusnya,” tandasnya.

Unai Emery Tak Senang Dengan Hasil Pertandingan, Namun Puas Dengan Performa Tim

Setelah sempat untuk berbalik unggul, pada akhirnya Arsenal tetap harus puas berbagi angka dengan Crystal Palace setelah ditahan imbang dengan skor 2-2. Unai Emery merasa sangat kecewa sekali dengan hasil yang didapatkan oleh Arsenal dalam pertandingan tersebut, akan tetapi tidak dalam segi performa yang diperlihatkan oleh tim yang dia latih.

Menjalani laga ke markas Selhurst Park di hari Minggu tanggal 28 Oktober 2018 malam hari WIB, Arsenal sejatinya tertinggal terlebih dahulu pada saat babak pertama. Palace berhasil untuk unggul pada saat waktu injury time melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Luka Millivojec. Penalti tersebut berawal dari Cheikou Kouyate dilanggar oleh Shkodran Mustafi.

Disaat paruh babak kedua, The Gunners mampu untuk membalikan keadaan setelah Pierre-Emerick Aubameyang dan juga Granit Xhaka sukses mencetak gol. Akan tetapi ganjalan Xhaka yang ditujukan kepada Zaha membuat wasit kembali menunjuk titik putih disaat pertandingan hanya tersisa 10 menit saja. Millivojec yang kembali ditunjuk untuk menjadi sang eksekutor berhasil untuk menyelesaikan tugasnya lagi dengan menakluakn Bernd Leno.

Dengan hanya satu poin saja yang didapatkan, Arsenal gagal untuk melanjutkan tren kemenangan yang mereka miliki setelah sebelumnya mampu memenangkan tujuh pertandingan secara beruntun dalam kompetisi Liga Inggris. Emery tidak mau menyalahka Xhaka dikarenakan membuat pelanggaran yang sangat merugikan The Gunners.

“Saya merasa sangat kecewa sekali dengan hasilnya, akan tetapi pekerjaan kami sudah sangat bagus. Kami mendapatkan hasil seri, namun itu tidaklah buruk. Memang benar kalau menang itu jauh lebih baik, namun melihat pertandingan didalam 90 menit, itu merupakan hasil yang pantas kami dapatkan.”

“Dua buah gol penalti dari lawan merupakan aksi yang sulit sekali didalam lini pertahanan. Xhaka bermain dalam posisi kiri meskipun dirinya jauh lebih baik bermain pada posisi tengah. Saya juga tidak akan mengatakan apapun kepadanya karena membuat lawan mendapatkan dua tendangan penalti,” kata Emery lagi.

“Kami sudah sangat kompetitif sekali dalam 90 menit. Kami hanya perlu sebuah keseimbangan saja dan juga setelahnya 1-2 dan kami berada didalam hasil yang sangat bagus. Saya juga tahu kalau kami perlu untuk mencetak gol untuk bisa tetap tenang,” tutup pelatih yang sebelumnya pernah memperkuat klub Sevilla dan juga Paris Saint-Germain tersebut.

Arsenal sendiri tercatat baru menelan dua kekalahan dan seri 1 kali, sementara sisanya tujuh pertandingan mampu mereka menangkan. Dua kekalahan tersebut mereka dapatkan pada awal musim ini sebelum pada akhirnya memenangkan tujuh pertandingan berikutnya.

Hasil tersebut membuat Arsenal gagal untuk menyalip Manchester City yang berada pada urutan ke 3 klasemen sementara dengan terolehan 23 angka yang dimana mereka baru akan menjalani pekan ke 10 kompetisi Premier League mereka pada tanggal 30 Oktober 2018 dini hari WIB besok.

Manchester City akan menjalani pekan ke 10 mereka menghadapi Tottenham Hotspur yang sekarang ini masih berada pada peringkat ke lima dengan terolehan 21 angka. Andai City memenangkan laga tersebut, maka Arsenal akan kembali tertinggal 4 angka.

Sementara itu, untuk pertandingan yang berikutnya, Arseal akan menjalani pertandingan Piala Liga Inggris yang akan dilangsungkan pada tanggal 1 November 2018 mendatang di Emirates Stadium dengan menghadapi Blackpool. Setelahnya Arsenal juga akan mendapatkan ujian besar yang dimana mereka akan berhadapan dengan sang pemimpin klasemen sementara, Liverpool pada pekan ke 11 kompetisi Premier League pada tanggal 4 November 2018 mendatang.

Klub Belgia Bakal Menyeret Manchester United ke Meja Hijau

Klub asal Belgia, Genk dilaporkan menyeret Manchester United ke meja hijau terkait perekrutan pemain muda Indy Boonen. Setan Merah merekrut Indy Boonen pada tahun 2015 lalu dari Genk. Dimana Saat itu Indy telah sukses membuat pihak United terkesan setelah menjalani trial di Old Trafford.

Pihak Setan Merah kemudian memberikan kontrak yang berdurasi tiga tahun pada pemain asal Belgia tersebut. United memenangkan hak atas perburuan Indy dengan Klub-Klub lain seperti Arsenal dan Manchester City.

Indy sendiri disebut memiliki bakat besar sebagai seorang gelandang. Ia bahkan sempat mendapatkan julukan The Next Adnan Januzaj.

Transfer Indy ke Inggris memang sudah berlalu tiga tahun yang lalu. Namun menurut laporan dari The Sun, Genk masih belum benar-benar tulus untuk melepas sang pemain tersebut.

Mereka belum tulus dikarenakan masalah yang menyangkut biaya perpindahan Indy Boonen ke Inggris. Genk merasa Manchester United masih berutang uang kompensasi akan latihan Indy. Pada bulan Oktober, mereka akan membawa kasus tersebut ke pengadilan Arbitrase.

Frustrasi

Indy sendiri telah mengalami masa-masa yang suram selama berada di Old Trafford. Dalam waktu tiga tahun lebih di Manchester United (MU), ia sama sekali tidak pernah bisa untuk menembus tim utama.

Alhasil, pada musim panas kemarin ia memutuskan untuk menolak tawaran kontrak dari Manchester United (MU) tersebut. Ia pun kembali memilih untuk hengkang ke klub KV Oostende dan bermain di bawah asuhan mantan pelatihnya dahulu yaitu Gert Verheyen.

“Saya Bisa menandatangani kontrak tiga tahun dengan United tetapi saya ingin waktu bermain,” pungkasnya kepada MEN Sport saat ditanya alasannya hengkang dari United tersebut.

“Saya sebelumnya bekerja dengan para pelatih dari tim U-19 di tim nasional belgia dan ia adalah pelatih tim pertama saya untuk sekarang ini. Kami memiliki sebuah percakapan yang cukup bagus dan saya piker saya akan memiliki banyak sekali peluang untuk bermain.” Kata Indy.

“Agak sulit untuk pergi tetapi setelah musim lalu bersama Ricky (sbragia), kadang-kadang ia tidak memainkan saya. Dan itu membuat saya sedikit frustrasi.”ucap Indy kembali.

Jika Ditunjuk Tangani MU, Zidane kabarnya Incar Empat Pemain Top Ini

Zinedine Zidane menjadi sosok yang dirumorkan akan berpeluang untuk menggantukan Jose Mourinho di Manchester United. Zidane bahkan disebut sebut sudah menyiapkan daftar pemain incarannya.

Masa depan Mourinho belakangan sudah dispekulasikan. Sejak pramusim, Manchester United (MU) sendiri telah diselimuti atmosfer negative menyusul bursa transfer yang tak memuaskan tersebut.

Mourinho telah gagal untuk mendapatkan sejumlah pemain, termasuk bek top yang diinginkan. Hal inin lantas berujung ke kabar hubungannya yang memanas denga Chief Executive MU, Ed Woodward.

Belum lagi soal rumor ketidakakurannya dengan Paul Pogba. Pogba sempat menyiratkan kode-kode, bahwa untuk bermain maksimal membutuhkan suasana hati yang senang dan nyaman.

MU sendiri telah mengawali musim dengan kurang apik. ‘Setan Merah’ sudah dua kali kalah dari empat laga yang mereka mainkan, dan menjadikan mereka tertahan di posisi 10 dengan enam poin hasil dari dua kemenangan.

Serangkaian momen ini telah membuat Mourinho dirumorkan dalam keadaan posisi yang sangat berbahaya. Mengingat kembali saat ini ada Zinedine Zidane yang tengah menganggur usai meninggalkan Madrid, Mu telah disebut-sebutkan untuk membuka opsi merekrut pria Prancis tersebut.

Zidane sendiri malah dilaporkan telah menganalisis MU dan telah menyiapkan serangkaian daftar pemain yang dibutuhkannya. Setidaknya ada empat pemain top yang telah masuk oleh daftarnya.

Keempat pemain tersebut merupakan mantan anak asuhnya di Madrid, Toni Kross, lalu dua gelandang Bayern Munich, James Rodriguez dan Thiago Alcantara, serta striker Paris Saint Germain (PSG) Edinson Cavani.

Kroos, Rodriguez, Thiago bisa membuat permainan Manchester United (MU) menjadi lebih kreatif, mengingat ketiganya relatif punya kemampuan sebagai seorang pengatur serangan. Sementara Cavani sendiri bisa menjadi suatu opsi sekaligus competitor untuk Romelu Lukaku di lini serang.

Sekedar Info tambahan

Timnas Prancis Bukanlah Alasan Zinedine Zidane Tinggalkan Madrid

Alasan utama Zinedine Zidane hengkang dari Real Madrid masih terus dispekulasikan . Terakhir kali, Ia dikabarkan memutus kontraknya bersama El Real lantaran ingin melatih timnas Prancis

Ketika ditanyakan mengenai apakah Zidane mengambil keputusan mundur sebagai pelatih Madrid karena ingin melatih Timnas Prancis, Zidane melontarkan bantahan.

“Yang paling penting adalah saya ingin mendukung timnas Pranis Saya hanya tidak ingin berhenti karena ingin membawa timnas Prancis meuju kemenangan.

“Saya berada di belangan  Timnas Prancis. Kami ingin membawa kembali gelar kedua di Piala Dunia,” lanjutnya.

Mengenal Naomi Osaka, Petenis Jepang Pertama Peraih Grand Slam

Petenis wanita Jepang, Naomi Osaka, membuat kejutan setelah menjuarai Grand Slam US Open (Amerika Serikat Terbuka) tahun 2018, Naomi menjadi petenis pertama jepang yang menjadi juara Grand Slam.

Naomi memulai perjalanan saat menghadapi Laura Siegemund dari jerman. Berstatus unggulan ke-20, petenis yang berusia 20 tahun itu menyudahi perlawanan Laura dengan dua set langsung, 6-3 dan 6-2.

Pada putaran kedua, Naomi tidak mengeluarkan banyak keringat ketika menghentikan langkah petenis Israel,Julia Glushko, 6-0 dan 6-0. Pada dua babak selanjutnya, Naomi mengalahkan dua wakil Belarusia, Aliaksandra Sasnovich dan Aryna Sabalenka.

Keberuntungan memang mengaungi Naomi selama berkiprah di US Open 2018. Pada perempat Final, Naomi pun menjadi satu-satunya petenis yang tidak berhadapan dengan pemain unggulan. Dia menghadapi Lesia Tsurenko dari Ukraina dan menang dua set langsung, 6-1 dan 6-1.

Tantangan terberat baru menghadap Naomi pada semifinal. Naomi berhadapan dengan petenis tuan rumah, Madison Keys, pada tahun lalu, Madison merupakan finalis yang dikalahkan  Sloane Stephens. Meski demikia, Naomi dengan penuh rasa percaya diri mampu untuk tampil maksimal. Dia meraih tiket ke final melalui kemenangan dua set langsung, 6-2 dan 6-4.

Di final. Naomi sudah ditunggu petenis wanita terbaik sepanjang masa, Serena Williams. Bak langit dan bumi, Naomi yang belum sekalipun menggenggam tittle bergengsi harus berhadapan dengan idolanya sekaligus peraih 23 gelar Grand Slam.

Meski tidak diunggulkan, Naomi terbukti bisa untuk tampil lebih baik. Tanpa kesulitan naomi menang 6-2 dan 6-4, sekaligus mengangkat trofi Grand Slam pertamanya.

“Saya mengerti para penonton lebih mendukung Serena Williams. Tetapi maaf, semua berakhir seperti ini. Saya ingin berterimakasih kepada para penonton dan penggemar pertandingan ini. Sebuah mimpi bisa untuk bermain melawan Serena di final US Open.”kata Naomi.

Keturunan Jepang-Haiti

Naomi sebenarnya tidak murni berdarah Jepang. Dia hanya mewarisi darah, Jepang dari ibunya, Tamaki Osaka. Sementara itu, ayahnya asli dari Haiti, Leonard Francois.

Irfan Jaya Selalu Melihat Peningkatan Luis Milla Bersama PSSI

Pemain Tim nasional Indonesia, Irfan Jaya, begitu direpotkan dengan jadwal latihan. Akan tetapi, dia belum pernah tinggalkan rutinitas memonitor info perubahan di Tim nasional Indonesia.

Irfan juga ikuti berita masalah pelatih Luis Milla yang diberi kontrak baru oleh PSSI, akan tetapi sampai sekarang kedua pihak belumlah sampai persetujuan. Di lain sisi, ada isu yang mengatakan jika upah pelatih dari Spanyol itu belumlah dibayar saat beberapa minggu.

Irfan mengharap ada kepastian tentang figur yang akan mengatasi Tim nasional Indonesia itu. Ditambah lagi, scuad Garuda akan tampil di Piala AFF 2018 yang mulai berjalan pada November.

“Saya selalu memonitor masalah berita coach Milla. Saya dengar kurun waktu dekat ini Tim nasional akan dipegang oleh coach Bima Sakti serta Danurwindo. Saya selalu memonitor siapa yang akan mengatasi Tim nasional,” kata Irfan pada Bola.com.

Pemain sayap punya Persebaya ini mengakui begitu suka dapat mendapatkan banyak pelajaran dari Luis Milla. Kedua-duanya merajut jalinan kerja waktu saling ada di Tim nasional Indonesia U-23 yang tampil di Asian games 2018.

Beberapa pihak bahkan juga menyebutkan jika Milla adalah figur pelatih yang sukses memoles potensi sang pemain. Irfan sudah sempat tampil jelek di Liga 1 dengan tidak berhasil cetak gol pada tujuh pertandingan awal Persebaya.

Akan tetapi, dia masih sukses memukau Milla serta masuk dalam beberapa nama yang di panggil pemfokusan latihan. Akhirnya, Irfan jadi pemain andalan saat Asian Games 2018 bersama dengan Febri Hariyadi.

“Coach Milla tetap tertarik pada semua pemain. Dia type pelatih yang begitu disiplin, menjadi kami terasa nyaman dilatih oleh dia. Umumnya memang kasih motivasi, mesti perlihatkan apakah maunya coach Milla,” tambah bekas pemain PSM Makassar U-21 itu.

Walau ingin bekerja bersama lagi dengan Milla, Irfan mengakui tidaklah terlalu dekat. Dia juga lama tidak berkomunikasi pascalangkah Tim nasional Indonesia U-23 berhenti di set 16 Asian Games 2018.

“Saya tidak sempat whatsapp atau telephone dengan beliau (Luis Milla), sungkan. Diluar itu, saya juga tidak memahami bahasanya. Dia memang tidak lancar bhs Inggris, sampai kini komunikasi dibantu oleh penerjemah,” tukas Irfan.

 

Manager Persebaya Tidak Bakal Menganggap Enteng PS Tira

Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, tidak ingin timnya jemawa waktu bertemu PS Tira pada pertandingan minggu ke-21 Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak. Duel kontra PS Tira berjalan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (11/9/2018).

Sekarang ini, PS Tira memang jadi satu diantara club lemah di Liga 1. Club berjulukan The Army itu cuma mengoleksi 21 point dari 20 laga, serta masih tetap terjerat di rangking 16 klassemen sesaat Liga 1 alias zone degradasi.

Walau demikian, Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, akan tidak memandang sepele PS Tira pada laga ini. Dia lihat calon rivalnya itu mempunyai kekuatan besar untuk menyusahkan anak asuhannya.

“Dalam Liga 1 tidak ada satu juga lawan yang kami kira mudah atau lemah, termasuk juga PS Tira. Paling akhir, mereka dapat menaklukkan Persipura Jayapura. Jejak paling akhir itu memberikan indikasi mereka team yang kuat,” kata Djanur.

PS Tira memang sering melahirkan surprise di Liga 1. Mereka sudah membukukan enam kemenangan dengan empat salah satunya didapatkan waktu ketemu dengan club papan atas.

Tiga club tidak hanya Persipura yang sempat jadi korban PS Tira ialah Madura United, Barito Putera, serta Bali United. Selain itu, dua club lainnya yang ditaklukkan PS Tira ialah penghuni papan bawah, yakni PSIS Semarang serta PSMS Medan.

Djanur menilainya PS Tira mempunyai scuad dengan pemain muda yang menjanjikan. Perihal itu yang butuh dicermati karena kemungkinan besar melahirkan pertarungan seru pada dua team.

“Didalam scuad mereka ada pemain muda yang bagus, ada Wawan (Febrianto), Manahati (Lestusen), Ahmad Noviandani, serta pemain asing juga cukuplah produktif. Masih tetap miliki tiga hari lagi untuk menyiapkan team,” tambah pelatih dari Majalengka itu.

Persebaya Surabaya mempunyai modal yang apik mendekati pertandingan ini sesudah menang 14-0 atas PSBI Blitar (2/9/2018). Diluar itu, Bajul Ijo juga sukses menang 4-1 atas PS Tira dalam pertemuan paling akhir di Stadion Sultan Agung, Bantul (13/4/2018).