Harry Kane: Sekarang Waktunya Menggempur Barcelona!

Tottenham berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Inter Milan pada matchday 5 Grup B Liga Champions 2018/19, Kamis (29/11) dini hari WIB. Setelah berjuang sepanjang laga, Tottenham akhirnya berhasil mencetak satu-satunya gol melalui Christian Eriksen di menit ke-80.

Kemenangan Tottenham ini kian memanaskan persaingan merebut posisi runner-up Grup B. Barcelona sudah dipastikan lolos sebagai juara grup. Inter dan Tottenham sama-sama mengoleksi 7 poin dengan satu pertandingan sisa.

Langkah Tottenham relatif lebih sulit ketimbang Inter. Di laga terakhir nanti, Tottenham akan melawat ke markas Barcelona, sementara Inter menjamu PSV. Spurs wajib menang dengan skor besar jika ingin menjaga asa lolos ke 16 besar.

Penyerang Tottenham, Harry Kane berjanji timnya akan tampil menyerang saat melawan Barca. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:

Bermain Baik

Menurut Kane, timnya sudah bermain baik saat menjamu Inter. Kondisi lapangan Wembley Stadium memang cukup buruk tetapi skuat Tottenham sudah mulai terbiasa dengan itu dan bisa mengatasinya dengan baik.

“Sulit bermain di sana [Wembley], lapangannya tidak bagus tetapi kami sudah mulai terbiasa dengan itu seiring setiap pertandingan,” buka Kane di laman resmi UEFA.

“Kami bermain baik, kami bermain dari belakang, melalui sela-sela lini, dan kami bisa saja mencetak beberapa gol di babak pertama.”

Kini, nasib Tottenham berada di tangan mereka sendiri. Jika mampu mengalahkan Barca bulan depan, Tottenham akan mewujudkan mimpi lolos ke fase gugur.

“Clean sheet ini berarti positif dan untungnya kami berhasil mencetak gol.”

“Sekarang kami akan menggempur dengan semua kekuatan kami. Ini akan sulit (saat melawan Barca) tetapi inilah yang harus kami perjuangkan,” tandasnya.

“Meraih kemenangan disana merupakan pekerjaan yang berat, namun kami juga bukan sebuah tim yang lemah dan putus asa. Klub kami berisi para pemain yang suka bekerja keras. Kami akan berjuang disana, memberikan semua yang terbaik dari diri kami, dan semoga kami bisa memperoleh hasil yang yang terbaik.” Tutup penyerang timnas Inggris itu.

Kombo messi-dembele bagus juga

Ernesto valverde memuji duet lionel messi dan ousmane dembele yang tampil apik saat Barcelona mengalahkan PSV Eindhoven. Keduanya disebut amat padu di saat luis suarez absen karena cedera. Barca memetik kemenangan 2-1 atas PSV di matchday 5 liga champions. Dalam pertandingan di Philips stadium, kamis (29/11/2018) dinihari wib, messi dan gerrad pique pencetak gol barca. Barcelona pun memastikan lolos ke babak 16 besar liga champions dengan status sebagai juara grup B.

Dimainkannya dembele di posisi penyerang menemani messi terbilang cukup mengejutkan. Pasalnya musm ini, pemain 21 tahun tersebut tak penah bermain di posisi nomor Sembilan. Duet dadakan messi dan dembele ini justru mampu tampil apik dalam lawatan Barcelona ke belanda. Messi mampu mencetak satu gol yang membuatnya kini total mengemas 106 gol di liga champions, sementara dembele pergerakan kerap kali merepotkan lini belakang PSV. Gol messi ke gawang Eindhoven merupakan hasil assist dembele.

“dia dan dembele berpadu sangat baik, anda bisa mengandalkan untuk menghasilkan tembakan ke gawang dari hampir semua situasi,” ujar valverde. “tim saya menciptakan banyak peluang berbahaya juga, tapi ini adalah pertandingan yang sangat terbuka,” dia menambahkan. Tampil apiknya dembele di dalam beberapa pertandingan terakhir jelas menjadi berkah bagi Barcelona. Sebelumnya, pemain asal prancis itu menjadi penyelamat el barca dari kekalahan saat bermain imbang 1-1 dengan atletico Madrid. Ketika itu gentian messi yang bkin assist untuk dituntaskan jadi gol oleh dembele.

Keberhasilan dembele menjaga momentum di dua pertandingan beruntun mulai menepis banyak keraguan bahwa ia akan meredup musim ini karena sering bermasalah dengan kedisiplinan. Peluang mantan pemain borussia Dortmund ini unjuk gigi sebagai ujung tombak el barca menemani messi semakin terbuka lebar setelah luiz suarez diprediksi baru akan fit pada pertengahan desember. Dengan permainan apiknya, dembeli dipuji oleh lionel messi.

Messi menilai bahwa dembele memainkan laga yang hebat, seperti seluruh anggota tim catalan itu. “sungguh laga hebat untuknya, sama seperti seluruh tim,” kata messi. “kami sudah memetik kemenangan dan kami pergi dengan menyelesaikan misi kami (lolos sebagai juara grup),” dia menambahkan.

Santi Solari : Saya Akan Mencoba Mengembalikan Kejayaan Untuk Real Madrid

Bos sementara Real Madrid, Santi Solari, mengatakan skuad Real Madrid putus asa untuk membalikkan nasib klub setelah menjalani pertandingan yang menyedihkan di bawah mantan pelatih Julen Lopetegui.

Los Blancos menderita kekalahan Liga keempat dalam lima pertandingan ketika mereka dibantai 5-1 oleh Barcelona di El Clasico pada hari Minggu, hasil yang menandai berakhirnya masa jabatan Lopetegui di Santiago Bernabeu.

Lopetegui diberhentikan pada hari Senin, dengan pelatih Castilla Solari menyerahkan kontrol sampai seorang pengganti permanen ditemukan.

Mantan gelandang Madrid, yang memenangkan dua gelar liga dan Liga Champions 2001-02 dalam lima tahun di klub, mengambil pelatihan untuk pertama kalinya pada hari Selasa, dan dia mengatakan skuad bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Mereka sedikit terluka,” katanya pada konferensi pers ketika ditanya tentang para pemain. “Tetapi mereka menantikan untuk mengubah situasi ini.

“Ini adalah sekelompok juara, sekelompok pekerja keras yang telah memenangkan banyak hal untuk klub ini. Ini bukan situasi yang paling mudah, tetapi saya melihat mereka dalam mood untuk membalikkan keadaan dan mengubah keadaan.

Dia menambahkan: “Ini adalah momen yang sulit tetapi dalam situasi ini ketika karakter sejati Anda keluar.”

Pria berusia 42 tahun itu diperkirakan tidak akan menjadi penunjukan jangka panjang, dengan Antonio Conte kandidat nomor satu, tetapi Solari berharap untuk mengambil kesempatan untuk mengesankan.

“Saya akan mencoba dan melakukan semua yang saya bisa, ini adalah peluang besar, klub hebat,” tambahnya.

“Saya tidak hanya mengatakan bahwa sebagai pelatih tim utama, saya telah berada di klub ini untuk hal-hal lain. Saya sudah bermain, saya sudah berkeringat untuk klub ini. Madrid lebih besar dari kita semua, aku hanya ingin menjadi bagian dari itu.”

Solari akan mengambil alih bentrokan Copa del Rey hari Rabu dengan Melilla, dan dia memiliki satu tujuan, untuk memenangkan pertandingan pertama.

Dia berkata: “Idenya adalah untuk pergi ke Melilla dan bermain dengan keberanian dan kebanggaan nyata.

“Saya akan mengharapkan kami untuk pergi ke permainan dan memberikan segalanya, dan saya mengharapkan mereka juga. Saya di sini untuk memenangkan pertandingan sepak bola, sesederhana itu.”

Jose Mourinho Bocorkan Target Ambisius Juventus

Manajer dari Manchester United, Jose Mourinho yang mengungkapkan bahwa Juventus tengah mengincar rekor untuk memenangkan gelar Scudetto 10 kali beruntun.

Juventus yang merupakan penguasa Italia pada saat ini dan dalam sejauh ini mereka telah memenangkan tujuh Scudetto secara beruntun. Tiga kemenangan di antaranya di rengkuh di era Antonio Conte. Empat Scudetto berikutnya di dapat saat Bianconeri di tangani oleh Massimiliano Allegri.

Pada musim kali ini, Juventus kembali di unggulkan untuk kembali meraih Scudetto yang ke delapan secara beruntun. Apalagi mereka sekarang memiliki amunisi yang lebih kuat daripada musim lalu, salah satunya berkat kehadiran seorang mantan kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.

Tak Cukup Hanya 8

Jose Mourinho yang baru saja membawa Manchester United bermain melawan Juventus di Old Trafford pada Liga Champions. Usai laga, Jose Mourinho sempat berteme dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Pada saat itu, Jose Mourinho mengucapkan salam kepadanya. Ia juga menyebut bahwa tahun ini Juventus pasti akan dapat meraih Scudetto lagi. Namun ternyata Agnelli malah mengatakan jika Bianconeri sebenarnya tengah mengincar 10 gelar juara.

“Di terowongan menuju ruang ganti di stadion kami, saya memberi tahu Presiden Andrea Agnelli bahwa mereka akan dapat memenangkan Scudetto kedelapan berturut turut,” kata Mourinho kepada Tuttosport.

“Ia menjawab itu tidak cukup baginya dan ia ingin menang 10 kali berturut turut. Lalu Saya sangat suka bagaimana Juventus bekerja,” seru Jose Mourinho.

Treble

Manajer asal Portugal ini pun menjagokan Juvetus untuk bisa meraih tiga gelar sekaligus dalam semusim. Sebab ia menilai mereka memiliki modal tim yang sangat kuat dan sangat professional untuk bisa meraih hal tersebut.

“Mereka sudah sangat kuat namun mereka masih tetap mendatangkan empat pemain besar lainnya, seperti dalam diri Cristiano Ronaldo, Bonucci, Emre Can dan Cancelo,” ujarnya.

“Mereka akan meraih Treble dan jika mereka tidak berhasil pada musim kali ini, mereka akan mencoba lagi tahun depan dan seterusnya,” tandasnya.

Unai Emery Tak Senang Dengan Hasil Pertandingan, Namun Puas Dengan Performa Tim

Setelah sempat untuk berbalik unggul, pada akhirnya Arsenal tetap harus puas berbagi angka dengan Crystal Palace setelah ditahan imbang dengan skor 2-2. Unai Emery merasa sangat kecewa sekali dengan hasil yang didapatkan oleh Arsenal dalam pertandingan tersebut, akan tetapi tidak dalam segi performa yang diperlihatkan oleh tim yang dia latih.

Menjalani laga ke markas Selhurst Park di hari Minggu tanggal 28 Oktober 2018 malam hari WIB, Arsenal sejatinya tertinggal terlebih dahulu pada saat babak pertama. Palace berhasil untuk unggul pada saat waktu injury time melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Luka Millivojec. Penalti tersebut berawal dari Cheikou Kouyate dilanggar oleh Shkodran Mustafi.

Disaat paruh babak kedua, The Gunners mampu untuk membalikan keadaan setelah Pierre-Emerick Aubameyang dan juga Granit Xhaka sukses mencetak gol. Akan tetapi ganjalan Xhaka yang ditujukan kepada Zaha membuat wasit kembali menunjuk titik putih disaat pertandingan hanya tersisa 10 menit saja. Millivojec yang kembali ditunjuk untuk menjadi sang eksekutor berhasil untuk menyelesaikan tugasnya lagi dengan menakluakn Bernd Leno.

Dengan hanya satu poin saja yang didapatkan, Arsenal gagal untuk melanjutkan tren kemenangan yang mereka miliki setelah sebelumnya mampu memenangkan tujuh pertandingan secara beruntun dalam kompetisi Liga Inggris. Emery tidak mau menyalahka Xhaka dikarenakan membuat pelanggaran yang sangat merugikan The Gunners.

“Saya merasa sangat kecewa sekali dengan hasilnya, akan tetapi pekerjaan kami sudah sangat bagus. Kami mendapatkan hasil seri, namun itu tidaklah buruk. Memang benar kalau menang itu jauh lebih baik, namun melihat pertandingan didalam 90 menit, itu merupakan hasil yang pantas kami dapatkan.”

“Dua buah gol penalti dari lawan merupakan aksi yang sulit sekali didalam lini pertahanan. Xhaka bermain dalam posisi kiri meskipun dirinya jauh lebih baik bermain pada posisi tengah. Saya juga tidak akan mengatakan apapun kepadanya karena membuat lawan mendapatkan dua tendangan penalti,” kata Emery lagi.

“Kami sudah sangat kompetitif sekali dalam 90 menit. Kami hanya perlu sebuah keseimbangan saja dan juga setelahnya 1-2 dan kami berada didalam hasil yang sangat bagus. Saya juga tahu kalau kami perlu untuk mencetak gol untuk bisa tetap tenang,” tutup pelatih yang sebelumnya pernah memperkuat klub Sevilla dan juga Paris Saint-Germain tersebut.

Arsenal sendiri tercatat baru menelan dua kekalahan dan seri 1 kali, sementara sisanya tujuh pertandingan mampu mereka menangkan. Dua kekalahan tersebut mereka dapatkan pada awal musim ini sebelum pada akhirnya memenangkan tujuh pertandingan berikutnya.

Hasil tersebut membuat Arsenal gagal untuk menyalip Manchester City yang berada pada urutan ke 3 klasemen sementara dengan terolehan 23 angka yang dimana mereka baru akan menjalani pekan ke 10 kompetisi Premier League mereka pada tanggal 30 Oktober 2018 dini hari WIB besok.

Manchester City akan menjalani pekan ke 10 mereka menghadapi Tottenham Hotspur yang sekarang ini masih berada pada peringkat ke lima dengan terolehan 21 angka. Andai City memenangkan laga tersebut, maka Arsenal akan kembali tertinggal 4 angka.

Sementara itu, untuk pertandingan yang berikutnya, Arseal akan menjalani pertandingan Piala Liga Inggris yang akan dilangsungkan pada tanggal 1 November 2018 mendatang di Emirates Stadium dengan menghadapi Blackpool. Setelahnya Arsenal juga akan mendapatkan ujian besar yang dimana mereka akan berhadapan dengan sang pemimpin klasemen sementara, Liverpool pada pekan ke 11 kompetisi Premier League pada tanggal 4 November 2018 mendatang.

Pahami Pola Main He/Tan, Kevin/Marcus Sukses Balas Dendam

Kemenangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon atas He Jiting/Tan Qiang di semifinal Jepang Terbuka 2018 sekaligus membayar lunas kekalahan The Minions di Malaysia Terbuka 2018 lalu.

Pada pertemuan pertama di Malaysia Open 2018, Kevin/Marcus ditaklukkan He/Tan dengan skor 17-21, 11-21. Kevin/Marcus lalu sukses membalas kekalahan itu pada pertemuan kali ini.

Meski menang, tak mudah bagi Kevin/Marcus menumbangkan He Jiting/Tan Qiang. Butuh tiga gim dalam durasi 52 menit untuk bisa memulangkan pasangan wakil China tersebut dengan skor 21-16, 14-21, 21-13.

Di gim kedua, Kevin/Marcus sempat kewalahan menghadapi He/Tan. Pertahanan rapat yang sebelumnya diperlihatkan Kevin/Marcus terus digempur dengan smash keras dan penempatan bola dari He/Tan.

“Kami kurang sabar di gim kedua, padahal lawan tidak mudah dimatikan. Pada gim ketiga, kami mencoba untuk tidak terburu-buru dan kembali ke pola kami,” kata Kevin melalui rilis yang diterima CNNIndonesia.com dari PBSI, Sabtu (15/9).

Marcus menyebut pada pertemuan kali ini ia dan Kevin lebih siap dibanding pertemuan pertama di Malaysia Terbuka. Ia juga mengungkapkan lebih mengerti permainan lawannya itu.

“Di Malaysia Open kami tidak tahu kalau pasangan ini permainannya cepat seperti ini. Sekarang kami sudah mengerti permainan mereka, serangan mereka dari belakang cukup bagus, Tan di depannya juga cepat.”

“Jadi permainan depan dan belakang mereka ini nyambung terus, ini salah satu keunggulan mereka,” ujar Marcus.

Sementara itu jelang laga final melawan dengan Li Junhui/Liu Yuchen, Kevin/Marcus menyebut bakal mempersiapkan diri lebih baik. Kevin/Marcus berpeluang untuk mempertahankan gelar di Jepang Terbuka.

BVB Ambil Sikap Mengenai Rasisme

Borussia Dortmund telah mengambil sikap menentang rasisme di tengah iklim politik yang mengerikan di Jerman dengan menampilkan pesan khusus di baju mereka.

Gejolak politik baru-baru ini di negara itu telah menimbulkan Kebebasan Jauh, yang melihat protes besar yang melibatkan kelompok Nazi yang berlangsung di kota Chemnitz, Jerman timur pada akhir Agustus – di mana ada laporan tentang migran dan jurnalis yang diserang.

Dan Dortmund telah memutuskan untuk menunjukkan solidaritas mereka di belakang kekerasan, dengan menampilkan pesan di baju mereka untuk pertandingan Bundesliga mereka melawan Eintracht Frankfurt yang berbunyi: “Borussia bersatu.” Dan pesan itu dijelaskan oleh BVB dalam sebuah pernyataan di situs resmi mereka.

“ Ini patut dicontoh untuk komitmen Borussia Dortmund terhadap keragaman dan melawan rasisme, anti-Semitisme, homophobia dan diskriminasi dalam bentuk apa pun. Keluarga besar Hitam dan Kuning, mereka yang bertanggung jawab atas klub dan banyak penggemar dan anggota BVB, bersatu di belakangnya. Dengan bangga, kami membuat sikap ini. ”

“ Saya bangga bahwa klub saya melakukan aktivitas melawan diskriminasi secara teratur. Ini terutama penting dalam masa politik yang lebih buruk. ”

Dortmund adalah salah satu dari banyak klub Bundesliga yang mengambil sikap menentang rasisme dalam beberapa bulan terakhir dan para penggemar juga telah memprotes perkembangan di Jerman. Musim lalu, Frankfurt melarang anggota partai Far-Right Alternative fur Deutschland (AfD), dengan presiden klub, Peter Fischer, menyatakan: “Tidak ada seorang pun yang memilih partai, di mana ada kecenderungan rasis dan tidak manusiawi, dapat menjadi anggota kami.”

Selama paruh kedua musim lalu, mereka juga memainkan pertandingan melawan Hoffenheim dengan pesan: “ United Colors of Frankfurt” sebagai pengganti sponsor kaos.

Grup Werder Bremen Ultra, Caillera, siap menyuarakan kekecewaan mereka menjelang paruh kedua pertandingan mereka melawan FC Nurnberg pada hari Minggu dan telah meminta para pendukung untuk “menjadi kreatif dan menulis spanduk – bahkan hanya ‘pendukung Werder melawan rasisme.

 

Alex Oxlade-Chamberlain kehilangan sebagian besar musim 2018/19

 

Chamberlain menderita beberapa cedera ligamen di lutut kanannya ketika mencoba melakukan tackle selama paruh pertama pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions melawan Roma di Anfield pada April lalu. Dia menjalani operasi delapan hari kemudian dan perkiraan lama pemecatannya tidak terungkap pada saat itu karena permintaan dari 24 tahun. Rasanya seperti sekarang adalah waktu yang tepat untuk memberitahu orang-orang bahwa untuk Ox musim mendatang ini akan berfokus pada pemulihan dan rehabilitasi, “kata manajer Liverpool Jurgen Klopp dalam pernyataan di situs web klub. Kami telah mengetahui hal ini dari cukup banyak sehari setelah dia mendapat cedera dan setelah operasi yang sukses, kami yakin itu. Saya berharap semua orang memperlakukan informasi ini secara bertanggung jawab. Tidak ada perubahan, tidak ada kemunduran tepat pada jadwal yang kami harapkan dan rencanakan. Informasi baru adalah bahwa kami sekarang memberikan lebih banyak detail secara publik.

 

Pembedahannya  yang ia lakukan pada hari leg kedua kami di Roma – telah benar-benar sukses dan pemulihannya telah dimulai dengan sangat baik. Tetapi kebenarannya adalah kami sedang mempersiapkan musim ini dengan mengetahui dia tidak akan bersama kami di lapangan untuk pertandingan kompetitif bagi mayoritas. Jika kami melihatnya kembali musim ini, itu akan menjadi bonus. Liverpool mengatakan keputusan untuk mengungkapkan rincian lebih lanjut dari cedera dan pemulihan Oxlade-Chamberlain adalah untuk memastikan tidak ada tekanan untuk mendorong gelandang kembali. Klopp menambahkan: “Ini sangat penting karena betapa berharganya dan pentingnya dia terhadap apa yang ingin kita lakukan di sini di musim mendatang bahwa fokusnya adalah melakukan hal yang benar dan tidak terburu-buru. Ox benar-benar di atas kapal dengan pendekatan ini. Dia adalah orang yang luar biasa baik dan seseorang yang bahkan ketika tidak bermain merupakan bagian integral dari detak jantung Melwood. Saya tidak sabar untuk membawanya kembali bersama kami untuk pertandingan, tetapi kami akan menunggunya dan kami akan menunjukkan kesabaran yang diperlukan untuk memastikan dia kembali siap untuk melanjutkan di mana dia tinggalkan: sebagai salah satu pemain paling luar biasa di Sepak bola Eropa pada saat itu.

Celtic 3-0 Alashkert (Agg: 6-0): Pelayaran sisi Brendan Rodgers ke babak kualifikasi kedua Liga Champions

 

Kemenangan 3-0 Hoops di Armenia pekan lalu membuat permainan kembali sesuatu dari formalitas dan babak pertama ganda dari striker Moussa Dembele – yang kedua penalti – dan pemogokan dari James Forrest, membuat memimpin mereka tak tergoyahkan. Di antara dua gol pertama, bek Jozo Simunovic ditunjukkan kartu merah langsung oleh wasit Haratiu Fesnic untuk tantangan tinggi di Jefferson Reis. Tapi tim tuan rumah tetap dominan sampai peluit akhir untuk pergi melalui agregat 6-0 dan mengatur pertemuan dengan Rosenborg di babak berikutnya, dengan pertandingan pertama yang berlangsung di Celtic Park minggu depan. Kemenangan Celtic yang meyakinkan di leg pertama telah mengambil ketegangan dari pertandingan kembali, tetapi dengan tiket musiman yang valid ada kerumunan yang bagus di dalam stadion untuk pertandingan kandang kompetitif pertama musim ini. Brendan Rodgers memulai sisi yang sama yang dimulai di Armenia dan tidak mengejutkan mereka mengambil alih tahap awal, memimpin pada menit ketujuh karena keuletan Dembele. Dia menolak untuk gesper di bawah beberapa tekel di dalam kotak sebelum menemukan sudut gawang dengan tembakan dari 12 meter.

 

Ada beberapa kemarahan di antara fans Parkhead, bagaimanapun, empat menit kemudian, ketika sebuah tackle di Reis oleh Simunovic dekat dengan garis tengah dianggap sebagai kartu merah oleh pejabat Rumania Fesnic. Jack Hendry pindah dari kanan kembali ke pusat pertahanan dengan James Forrest meliputi tetapi ada sedikit perbedaan dengan alur permainan. Pada menit ke-18, Celtic diberikan apa yang tampak seperti penalti lembut ketika gelandang Artak Grigoryan ditangani Odsonne Edouard di area penalti tetapi ketika keributan itu mereda Dembele dengan percaya diri menempatkan rumah penalti. Permainan berjalan dengan baik di sisi Glasgow masih dalam kendali, meskipun fakta kiper Craig Gordon melakukannya dengan baik untuk mendorong drive kuat dari kapten Artak Grigoryan untuk sudut yang tidak ada artinya.

Cove Rangers 1-2 Hati: pihak Craig Levein mengklaim membuka kemenangan Betfred Cup

 

Olly Lee, putra mantan pemain Newcastle dan Inggris Rob, membuka skor dari luar daerah dan Steven MacLean menambahkan gol kedua dari jarak dekat di babak kedua. Paul McManus membalaskan satu gol untuk tuan rumah di menit ke-75 tetapi tidak dapat menemukan gol penyeimbang melawan tim Premiership Skotlandia. Pembuka datang setelah 11 menit ketika bek Austria Peter Haring memainkan bola keluar dari pertahanan untuk Lee. Dia bertukar umpan dengan Kyle Lafferty di tepi area penalti sebelum menembakkan tembakan rendah ke sudut kiri bawah dari jarak 20 meter. Hati memiliki bola di net untuk kedua kalinya setelah 31 menit sebagai MacLean mengecam bola lepas setelah Lafferty telah ditolak oleh penjaga gawang Stuart McKenzie, tetapi dikesampingkan karena offside. Mantan pemain sayap Inverness Jake Mulraney adalah kehadiran yang hidup di sebelah kiri untuk Jambos, dan dia beruntung melihat upaya melebar dari pos setelah bekerja baik dari Lafferty.

 

Cove memiliki kapten Darryn Kelly untuk berterima kasih karena membuat mereka tetap berhubungan saat istirahat, ketika dia muncul entah dari mana untuk menyangkal John Souttar, yang sundulannya telah mengalahkan McKenzie. Itu lebih sama setelah restart karena Mulraney merusak kiri sebelum melihat tembakan rendah yang disimpan oleh McKenzie. Oliver Bozanic mengirim rebound ke arah gawang tetapi Ryan Strachan berada di garis untuk membersihkan. Gol kedua datang setelah 57 menit. Bozanic mengambil tikungan dari kiri yang dijentikkan oleh Haring dan MacLean berada di tangan untuk berbalik dari jarak dekat di tiang jauh. Lee seharusnya mengantongi kedua pada jam saat ia mengitari McKenzie, hanya untuk memukul lurus. Tim tuan rumah membalaskan satu gol dengan 15 menit tersisa, Paul McManus membalikkan umpan silang Daniel Park dari jarak dekat untuk menciptakan akhir yang sangat menegangkan, tetapi tim Premiership mempertahankan untuk mengambil tiga poin.