Giroud menyusul Zidane dalam daftar pencetak gol terbanyak untuk Prancis

Striker Chelsea telah pindah ke tempat keempat langsung di chart penilaian Les Bleus, dengan upaya ke-32 yang dicatat dalam pertemuan dengan Belanda

Olivier Giroud telah unggul lebih dulu dari Zinedine Zidane di daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis, dengan striker Chelsea itu telah mengambil penghitungan internasionalnya menjadi 32 gol.

Pemain berusia 31 tahun harus menunggu sampai 2011 sebelum diserahkan debut oleh Les Bleus, setelah gagal mewakili mereka di tingkat pemuda.

Itu adalah eksploitnya untuk Montpellier pada waktu itu yang membawanya ke perselisihan, dengan target yang telah ditemukan secara teratur untuk klub dan negara sejak itu.

Sepak bola domestik telah membawanya ke Inggris di Arsenal dan sekarang Chelsea, dengan lebih dari 100 upaya dicatat untuk The Gunners.

Dia tetap menjadi pemain reguler bagi Prancis sejak membuat terobosan, dengan topi yang sekarang mencapai 82.

Acara-acara itu membuatnya menjadi pemenang Piala Dunia, dengan mahkota global yang dijamin di Rusia selama musim panas meski gagal menemukan target.

Giroud harus kembali ke gawang selama pertemuan dengan Belanda pada hari Minggu, dengan pemogokan yang menakjubkan yang terbukti penting karena membawa dia di atas Zidane legendaris di bagan gol Perancis.

Dia sekarang duduk keempat di atas gulungan kehormatan itu sendiri, dengan hanya dua serangan lagi yang diperlukan untuk menangkap David Trezeguet.

Michel Platini berada di urutan kedua dalam bagan gol dengan 41 upaya untuk namanya, sementara ikon Arsenal Thierry Henry menempati posisi teratas di peringkat 51.

Giroud akan berharap untuk terus menutup celah pada para pahlawan Prancis tersebut, dengan upaya terakhirnya melihat dia mengakhiri permainan mandul 10 pertandingan dengan gaya.

Pada menit ke-74 dari pertandingan Liga UEFA dengan Belanda, Benjamin Mendy mengayunkan umpan silang dari kiri.

Giroud ditandai dengan ketat di sekitar titik penalti, tetapi mengayunkan sepatu bot kirinya di bola untuk mengirim tendangan voli menyambar menabrak bagian belakang gawang.

Upaya itu terbukti pada pemenang pertandingan, dengan Ryan Babel yang sebelumnya membatalkan pembuka dari Kylian Mbappe.

Hasil Pertandingan Gojek Liga 1 Indonesia 12 September: Bhayangkara FC 1-0 Perseru Serui

Dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia pada pekan ke 21, Bhayangkara FC sukses mengunci kemenangan atas sang tamu Perseru Serui dengan skor tipis 1-0. Laga yang digelar di Stadion PTIK, Jakarta, pada hari Rabu (12/09) malam WIB ini, pahlawan kemenangan tuan rumah ini dicetak oleh gol tunggal dari Herman Dzumafo di babak kedua.

Dengan hasil kemenangan ini, Bhayangkara FC berhasil naik ke posisi puncak klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 35 poin, poin yang sama dengan Persib Bandung dan Bali United di tiga besar. Posisi Bhayangkara massih bisa tergeser karena Persib baru akan menjalani laga kesokan harinya menjamu Arema. Sementara Perseru sendiri harus terpuruk ke posisi 16 dengan 23 poin.

Jalannya laga di babak pertama ini dimulai dengan gebrakan dari tuan rumah yang tampil menyerang sejak awal laga dimulai. Tuan rumah yang menurunkan Herman Dzumafo dan Marinus di lini serang membuat mereka tampil agresif. Pada saat laga baru berjalan dua menit, tim asuhan Simon Mcmenemy mendapatkan peluang melalui sepakan keras Dzumafo. Namun bola hasil sepakannya masih membentur tiang gawang.

The Guardians terus tampil menyerang dengan mengurung pertahanan sanga tamu. Peluang dari Sani lewat tendangan jarak jauh masih bisa diantisipasi dengan mudah oleh kiper Samuel Reimas. Begitu juga dengan peluang dari Mauritius di menit ke 15, dimana bola hasil eksekusi sang striker masih dapat ditangkap dengan baik oleh sang kiper.

Dominasi terus diperlihatkan oleh tim tuan rumah dalam mencari gol pembuka, namun rapatnya pertahanan dari tim Cendrawasih Jingga mampu membuat pasukan The Guardians frustasi. Hal ini tak terlepas dari penampilan apik dari kiper Samuel Reimas, dia beberapa kali mampu menggagalkan peluang dari serangan tuan rumah.  Pada menit ke 22, Lee Yu-Joon melepaskan tendangan bebas dari depan kotak pinalti namun lagi lagi sang kiper mampu menepis peluang tersebut.

Lima menit jelang babak pertama usai, Le Yu Joon kembali menciptakan peluang lewat akselarasinya dengan melewati beberapa pemain belakang Perseru. Pemain yang berasal dari Korea Selatan ini kemudian melepaskan sepakan terarah, namun masih bisa diantisipasi Samuel Reimas.

Meski terus menerus ditekan, Perseru mampu mempertahankan gawangnya dari kebobolan. Bahkan sang kapten tim Perseru harus ditarik keluar akibat cidera pada menit 43 dan terpaksa digantikan dengan Arthur Bona. Perseru mampu terus bermain bertahan hingga babak pertama usai, skor 0-0 ini bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, The Guardians kembali tampil menggebrak. Lima menit laga berlangsung, Adam Alis mencoba melakukan sepakan jarak jauh dengan deras namun bola masih bisa diamankan kiper Samuel Reimas dengan sangat baik. Sedangkan sang tamu sekali melakukan serangan balik namun masih belum mampu merepotkan pertahanan dari tuan rumah.

Terus melakukan serangan dengan intens, Bhayangkara FC akhirnya mampu memcahkan kebuntuan laga melalui Herman Dzumafo pada menit ke 54. Mendapat umpan dari sisi kiri serangan, pemain naturalisasi tersebut sempat mengontrol bola terlebih dahulu sebelum akhirnya melakukan sepakan dengan membalikkan badan yang kali ini tidak bisa dibendung oleh sang kiper dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Tertinggal satu gol, Perseru mencoba merespon dengan tampil terbuka demi mencari gol penyeimbang laga. Alhasil jual beli serangan terus terjadi di laga ini, bahkan Perseru mampu tampil menekan di sisa laga. Namun hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Bhayangkara FC menjadi hasil akhir di laga ini.

Mbappe telah mendapatkan bonus dari pihak Prancis dengan senilai tujuh koma satu miliar

Pada saat di tengah pertandingan, klub Prancis yang menjadi juara Piala Dunia pada tahun 2018, ternyata Kylian Mbappe tidak akan pernah lupa dengan masa kecil nya yang sedang merasa dengan kesulitan secara financial. Karena ia telah mendominasi kan USD lima ratus ribu ataupun dengan senilai tujuh koma satu miliar, maka itu dari seluruh pendapatan nya di ajang internasional tersebut.

Kylian Mbappe saat berlatih bermain sepak bola pada sejak kanak-kanak dan dia pada saat itu masih tinggal di keluarga miskin dan hidup dengan pas-pasan, sehingga di kamar Kylian Mbappe tertempel dengan pemain sepak bola idolanya yang bernama Christiano Ronaldo.

Pada saat Kylian Mbappe masih berumur Sembilan belas tahun, Mbappe yang di katakana sebagai salah satu pemain yang termuda saat di gelaran ajang Piala Dunia pada tahun 2018. Dan ia juga telah menghasilkan dengan sekitar nilai tiga ratus dua puluh koma tujuh juta dari setiap pertandingan yang di mainkan selama di dalam ajang Piala Dunia pada tahun 2018. Sehingga dengan jumlah nya masih belum termasuk bonus, dengan sebesar USD tiga ratus lima puluh ribu atau pun dengan sekitaran lima ratus koma tiga miliar karena ia telah berhasil untuk memenagkan final di akhir pekan lalu.

Pada saat Kylian Mbappe masih di PSG, ia telah mendapat kan gaji nya dengan sebesar USD satu koma tujuh juta atapun dua puluh empat koma lima miliar per bulan. Meskipun dengan jumlah USD 500 ribu yang telah di sumbang kan untuk sangat berarti bagi Premies de Cordees, sehingga asosiasi yang telah mengatur untuk ajang olah raga untuk anak-anak penyandang disabilitas.

“Mbappe, dia adalah orang yang hebat. Namun pada saat ada luang, dia akan berbagi kebahagiaan. Dan juga memiliki hubungan yang sangat baik kepada terhadap dengan anak-anak dan selalu memilki kata yang cukup tepat untuk memotivasi mereka.’’ Papar Manajer Premiers de Cordee Sebastian Ruffin.

Leonardo Bonucci akan siap untuk berpindah dari klub AC Milan

Pemain gelandangan yang bernama Leonardo Bonucci pada bursa ini akan telah di transfer pada musim panas tahun ini. Dengan ada nya klub besar yang di Eropa pun adanya berminat untuk menebus pemain yang berama Leonardo Bonucci dari klub Inter AC Milan. Namun bek timnas yang berasal dari Italia akan untuk memulai memperkuat kan I Rossoneri pada tanggal 14 juli pada tahun 2017. Sehingga Leonardo Bonucci telah untuk di tebus dari AC Milan dari Juventus dengan mentransfer yang telah mencapai empat puluh juta euro ataupun tujuh ratus empat miliar.

Bahkan telah di harapkan untuk menjadi sosok lini belakang, Leonardo Bonucci tidak terlalu banyak untuk berkontribusi untuk membuat kan AC Milan. Namun ia terjadi dengan kegagalan untuk membawa II Diavolo Rosso untuk meraih kan dengan satu pun trofi juara, dan ia juga harus puas finis di saat peringkat keenam klasmen pada di akhir serie A.

Meskipun dengan kehasilan penampilan yang sangat kurang menyakin kan , bahwa Leonardo Bonucci akan juga tetap di incar dengan sejumlah klub besar di Eropa. Bahkan dari klub Manchester United juga menjadi klub yang paling menginginkan pada jasa pemain yang berusia tiga puluh satu tahun.

Akan tetapi, dari klub Manchester United juga harus bersaing dengan Paris Saint-Germain yang juga memburu tanda tangan Leonardo Bonucci. dengan di Kendati telah memiliki berkepala tiga,sehingga Leonardo Bonucci telah dianggap masih memiliki kemampuan nya untuk mengawal di lini pertahanan.

dengan adanya Peluang yang mengakibat kan klub Manchester United dan klub PSG untuk menebus kan Leonardo Bonucci dari klub AC Milan yang terbilang besar. karena ada nya manajemen AC Milan akan untuk bersiap melepaskan pemain pada bursa transfer musim panas tahun kini.

Selain itu, Leonardo Bonucci telah dikabarkan karena tidak  betah saat bergabung  di AC Milan. karena AC Milan juga harus untuk absen bertampil  di pertandingan Eropa pada selama dua musim akibat sanksi dari UEFA. Sanksi itu karena I Rossoneri melanggar aturan finansial dalam beberapa musim terakhir.

Real Madird sekarang sudah tanpa Christiano Ronaldo

Pelatih Real Madrid yang bernama Julen Lopetegui yang akan memulai pertualangan haru nya dengan Real Madrid. Sehingga mantan pelatih yang berasal dari klub Spanyol akan untuk menjalan kan latihan perdana pada saat di klub Real Madrid City, pada hari senin (16/07/2018). Adanya sebanyak sejumlah pemain dua puluh satu yang sudah mengambil bagian di dalam sesi pelatihan pramusim pertama.

Namun klub Real Madrid akan untuk memulai era baru yang tanpa memiliki pemain Christiano Ronaldo yang hengkang untuk ke Juventus. Meskipun tanpa bintang Portugal, Los Blancos akan siap untuk melakoni di musim yang akan di penuhi dengan banyak tantangan untuk tampil di Liga Champions, La Liga, Piala Dunia Antar Klub, Piala Dunia super Eropa dan copy del Rey.

Setelah untuk membuka sesi dengan serangkaian latihan aktivitas, namun para pemain akan untuk menyelesai kan dengan sesi keburagan nya. Sehingga mereka untuk bekerja keras untuk mengalir kan dan penguasaan bola, serta dengan tekanan barbagai tim. Pada saat di hari kedua memulai untuk latihan fisik .

“saya masih mempunyai tim yang sangat kuat, karena apa yang terlepas dari dengan saat kejadian yang aka nada di beberapa penyesuaian dengan adanya perubahan situasi yang akan telah terjadi.” Kata pelatih Real Madrid yang bernama Julen Lopetegui.

Pada saat itu hal telah di selesai kan dengan waktu beberapa pekan yang akan mendatang. Sehingga kami juga memilki skuat yang sangat kuat yang memiliki kemampuan saat berhadapan dengan semua tantangan yang ada di depan dengan kepercayaan diri dengan sesunguh nya. Bahkan Julen Lopetegui akan di yakin untuk mendapat kan memenuhi dengan tuntunan yang akan di bebankan Real Madrid kepadanya untuk memulai dengan bekerja memenang kan beberapa trofi saat di dalam pertandingan. Pada kesempatan akan melawan dengan Atletico Madrid pada perebutan di Piala Super Eropa pada tanggal 15 Agustus kemarin.

 

Italia Menang 2-1 Atas Arab Saudi

 

Italia meraih kemenangan di pertandingan pertama di era pelatih Roberto Mancini. Italia menang tipis 2-1 atas peserta Piala Dunia 2018, Arab Saudi.

Di dalam laga persahabatan di Kybunpark, St. Gallen, Swiss, pada hari Selasa (29/5/2018) dinihari WIB, dua gol Gli Azzurri dicetak oleh Mario Balotelli dan Andrea Belotti. AlSuqour hanya mampu membalas sekali lewat gol Yahya Al Shehri.

Italia bermain dengan formasi 4-3-3. Balotelli yang memperkuat tim nasional untuk pertama kalinya sejak 2014, menjadi ujung tombak dengan disokong oleh Matteo Politano dan Lorenzo Insigne.

Balotelli berkesempatan untuk membawa Italia unggul di menit-menit awal. Akan tetapi sundulan Balotelli meneruskan crossing Leonardo Bonucci masih melebar.

Balotelli benar-benar membobol gawang Arab Saudi di menit ke-21. Menguasai bola di depan kotak penalti, Balotelli mengelabui seorang pemain lawan sebelum melepaskan tendangan keras yang membawa Italia unggul 1-0.

Domenico Criscito hampir mencetak gol kedua Italia di menit ke-40. Akan tetapi sepakan Criscito hanya menghantam mistar gawang Arab Saudi.

Sesudah jeda, Lorenzo Pellegrini memiliki peluang emas untuk mencetak gol. Akan tetapi sepakan dari jarak dekatnya memanfaatkan crossing Davide Zappacosta masih melambung.

Italia memasukkan pemain-pemain baru pada babak kedua, termasuk Belotti dan Federico Chiesa. Pergantian pemain ini pun berbuah mansi karena Belotti memperbesar keunggulan Italia menjadi 2-0 di menit ke-68. Bermula dari situasi tendangan sudut, Belotti menyundul bola yang dilepaskan oleh Giacomo Bonaventura, namun masih bisa ditepis oleh Mohammed Al Owais. Melihat bola muntah di hadapannya, Belotti pun langsung menyambar si kulit bundar ke dalam gawang Arab Saudi.

Insigne tidak bisa memaksimalkan kesempatan yang didapatnya 3 menit kemudian. Tendangannya ke arah tiang jauh masih dapat diantisipasi Al Owais.

Arab Saudi memperkecil skor menjadi 1-2 di menit ke-72. Gol ini berawal dari kesalahan yang dilakukan Zappacosta yang kehilangan bola di tengah lapangan. Arab Saudi pun lantas melancarkan serangan balik. Gianluigi Donnarumma yang keluar dari sarangnya mencoba untuk menghadang Al Shehri. Akan tetapi keputusan Donnarumma itu justru membuat Al Shehri dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.

Skor 2-1 untuk keunggulan Italia tetap bertahan sampai pertandingan berakhir.

Portugal Bermain Seri 2-2 Melawan Tunisia

 

Timnas Portugal menjalani pertandingan pemanasan melawan Tunisia menjelang Piala Dunia 2018. Unggul 2 gol terlebih dulu, A Selecao das Quinas ditahan seri Les Aigles de Carthage dengan skor 2-2.

Di dalam laga yang berlangsung di Estadio Municipal de Braga pada hari Selasa (29/5/2018) dinihari WIB, Portugal bermain tanpa bintang utamanya, Cristiano Ronaldo, yang baru bermain di final Liga Champions bersama Real Madrid di hari Minggu (27/5/2018) lalu, dimana pemain berjuluk CR7 itu mengangkat piala untuk kali ketiga secara beruntun.

Portugal mengawali keunggulannya melalui Andre Silva pada menit ke-22. Gol itu berawal dari tusukan Bernardo Silva dari tengah, yang lantas memberikan bola kepada Ricardo Quaresma di sebelah kanan. Lalu Quaresma merangsek dan melepaskan umpan silang ke arah tiang jauh. Andre Silva yang tidak terkawal pun dengan sempurna menyundul si kulit bundar ke sudut kiri gawang Tunisia. 1-0 untuk Portugal.

Tuan rumah kemudian menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-34. Tendangan sudut Bernardo Silva coba dihalau pertahanan Tunisia, akan tetapi bola jatuh ke kaki Joao Mario. Dari muka kotak penalti, Mario pun melepaskan sepakan keras yang tidak kuasa dihalau kiper tim tamu, Mouez Hassen.

Kedudukan 2-0 itu hanya bertahan 5 menit saja. Tunisia memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-39 lewat tembakan keras Anice Badri. Badri menyambar bola liar yang terlepas dari kaki Naim Sliti di muka kotak penalti.

Portugal menutup paruh pertama dengan skor 2-1.

Pada menit ke-55, kesempatan Bernardo Silva gagal berbuah gol karena menghantam tiang gawang. Upaya Mario menyambar bola rebound pun digagalkan oleh Hassen.

Lantas Tunisia malah menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-64. Portugal tidak bisa mengamankan dengan baik sepakan bebas Ali Maaloul sehingga bola kembali jatuh ke kakinya. Lalu Maloul melepaskan umpan lambung ke tengah kotak penalti yang mampu disambut Fakhreddine Ben Youssef. Lini pertahanan Portugal hanya bisa mengangkat tangan untuk mengklaim offside, sementara itu tayanga ulang memperlihatkan jika Ben Youssef berada dalam posisi onside.

Skor 2-2 itu pun bertahan sampai pertandingan berakhir. Portugal selanjutnya akan beruji coba melawan Belgia dan Aljazair, sedangkan Tunisia akan menghadapi Turki dan Spanyol.

Portugal berada di Grup B di Piala Dunia 2018 di Rusia nanti bersama Iran, Maroko dan Spanyol. Sementara itu Tunisia berada di Grup G bersama Belgia, Inggris dan Panama.

Rimini Menawarkan Kontrak Untuk Karius

 

Sebuah klub Italia Serie C, Rimini FC, menawarkan kontrak untuk penjaga gawang Liverpool, Loris Karius. Rimini ingin membantu kiper asal Jerman itu untuk mengembalikan kepercayaan dirinya.

Karius mendapatkan sorotan tajam menyusul 2 kesalahan fatalnya di final Liga Champions melawan Real Madrid. Dua blunder itu pun turut memberikan kontribusi terhadap kekalahan The Reds dengan skor 1-3.

Masa depan Karius di Anfield pun saat ini menjadi tanda tanya. Liverpool dikabarkan siap untuk mencari seorang penjaga gawang baru.

Melihat situasi Karius, Rimini pun berniat untuk menawarkan kontrak setahun kepada kiper berusia 24 tahun itu. I Biancorossi ingin membantu Karius bangkit dari keterpurukannya.

“Pada tanggal 22 Juni 2018, Loris Karius akan berusia 25 tahun. Saya mau menjamu kiper internasional Jerman itu selama beberapa hari di Rimini, sebuah kota indah dan ramah yang sering dikunjungi oleh orang-orang senegaranya” tulis Presiden Rimini, Giorgio Grassi, di dalam sebuah surat terbuka.

“Saya bakal sangat senang jika bertemu dengannya di Rimini dan akan mengingatkannya kalau dia hanya membutuhkan keberanian, atau mungkin akal sehat serta untuk mengerti jika pelajaran terbaik di dalam hidup memang selalu yang paling berat, palit sulit untuk ditanggung” sambungnya.

“Kita semua pernah melalui momen-momen sulit seperti ini, sayangnya untuk Karius, momennya terjadi di hadapan jutaan orang. Pada akhirnya, satu-satunya kegagalan adalah membiarkan kekalahan menaklukkan diri kita sendiri” lanjut Grassi.

“Saya mau membantu Karius menjadi contoh untuk mereka yang ada di dalam dunia sepakbola dan juga di dalam hidup, jika kita jatuh dan mampu bangkit kembali. Saya mau menawarkan hadiah untuk ulang tahunnya, sebuah kontrak setahun di Rimini FC, klub ideal untuk mengembalikan ketenangannya, kepercayaan dirinya dan kekuatan untuk mengikuti mimpi-mimpinya” jelasnya.

“Biar saya jelaskan kembali, ini memang tak akan mudah karena dia akan bersaing dengan kiper hebat seperti Francesco ‘Ciccio’ Scotti, akan tetapi dia tentu akan menemukan keluarga besar dan sebuah kota yang siap untuk mendukungnya sembari menjadikannya seorang kiper nomor satu di Lega Pro” tuntas Grassi.

Lee Evans  Menjadi Pahlawan Kemenangan Sheffield United

Lee Evans mencetak dua gol indah karena tawaran Sheffield United yang goyah untuk play-off didorong oleh kemenangan 2-1 atas Middlesbrough dan Itu adalah respons sempurna dari orang-orang Chris Wilder menyusul kekecewaan kekalahan 3-2 Sabtu di rival South Yorkshire, Barnsley sedangkan Boro yang memiliki kapten Grant Leadbitter dikirim pertengahan babak pertama, bergabung kembali di babak pertama dengan manajer Tony Pulis membuat tiga perubahan ke line-up-nya m aka Perubahan itu memiliki dampak karena Daniel Ayala mengurangi tunggakan di awal babak kedua, tetapi para pengunjung tidak dapat memaksa menyamakan kedudukan dikmana Evans mencetak gol dalam waktu dua menit dengan tendangan voli luar biasa dari tepi area penalti yang membuat kiper Darren Randolph tidak ada peluang sedangkan Patrick Bamford memiliki upaya pertama Boro pada tujuan, menembak dalam tembakan rendah yang nyaman ditangani oleh Simon Moore. Bola yang bagus dari Evans membuat Leon Clarke melaju ke gawang, dengan Randolph menggunakan kakinya untuk menghalangi upaya sang striker maka Para pengunjung turun ke 10 orang pada menit ke-25 ketika Leadbitter dikirim setelah mengambil dua pemesanan dalam waktu enam menit Setelah tembakan dibelokkan jauh, Evans mencetak gol keduanya malam itu untuk menempatkan tuan rumah lebih jauh ke depan. David Brooks menemukan Evans dan dia memalu tembakan pertamanya melewati Randolph.

Boro menggunakan semua tiga pengganti pada awal babak kedua dengan Britt Assombalonga, Fabio Da Silva dan Adam Clayton masuk menggantikan Adama Traore, Mo Besic dan Bamford jadi Hanya butuh pengunjung hanya tiga menit setelah restart untuk menarik kembali gol. Tendangan bebas Stewart Downing disadap oleh Ben Gibson dan Ayala menusuk bola ke gawang dari jarak dekat serta Didukung oleh tujuan, Boro menimbulkan ancaman menyerang yang lebih besar di babak kedua. Jonny Howson melakukan upaya jarak jauh dan Assombalonga melepaskan tembakan dari jarak jauh kemudian Howson pergi dekat pada tahap terakhir dengan upaya melengkung, banyak bantuan para penggemar rumah yang telah melihat tim mereka mengakui tujuan pada kematian di pertandingan kandang mereka sebelumnya melawan Cardiff dan Lundstram melepaskan tembakan dari dalam area saat tuan rumah mencari untuk mematikan permainan. Hasilnya bengkok upaya Boro untuk menyemen tempat mereka di enam besar.

Chris Wilder: “Ketika Anda melihat kualitas dari oposisi dan besarnya permainan juga, kami bermain sangat baik. Kami telah bermain baik baru-baru ini dan tidak mendapat kemenangan. Saya pikir kami luar biasa di babak pertama.” kepada oposisi, tapi saya pikir kami berkontribusi pada kejatuhan kami sendiri di babak kedua dengan gol yang kami kebobolan. Kami menjadi ketat dan sedikit tegang jadi Kami harus belajar dari itu dan harus sedikit lebih tenang dan tenang ketika pertandingan menjadi ketat. Mereka tidak ada ruginya dan pergi untuk itu. Sangat penting bahwa kami mendapat tiga poin untuk menjaga musim berjalan dan kami sudah melakukan itu sedangkan Tony Pulis: “Untuk pemesanan kedua, jika ada kontak, sangat minim – mengetahui bahwa pemesanan lain membawa anak itu keluar dari permainan. Di negara ini, ini adalah permainan tantangan dan para wasit harus memahami bahwa akan ada saatnya. ketika pemain membuat tantangan jujur ??dan mereka akan memberikan tendangan bebas sebab Dalam pertandingan besar, untuk membuat keputusan itu sangat, sangat miskin dan sangat mengecewakan.

Dramatis! Penalti Ronaldo di Akhir Pertandingan Bawa Madrid ke Semifinal

 

Real Madrid lolos dengan dramatis ke semifinal Liga Champions. El Real menyingkirkan Juventus walaupun kalah 1-3 di laga leg II perempatfinal. Kelolosan Madrid dipastikan oleh penalti Cristiano Ronaldo pada masa injury time.

Di dalam laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada hari Kamis (12/4/2018) dinihari WIB, Juventus memimpin 2-0 sampai turun minum. Dua gol Juventus diborong oleh Mario Mandzukic, masing-masing di menit ke-2 dan 37.

Pada babak kedua, Juventus memperbesar keunggulannya menjadi 3-0 melalui gol Blaise Matuidi di menit ke-61. Skor agregat pun berubah menjadi imbang 3-3. Sampai waktu normal berakhir, Juventus masih unggul 3 gol.

Tapi kemudian Madrid mendapatkan hadiah penalti pada masa injury time. Penalti itu dikonversi Ronaldo menjadi gol.

Dengan hasil ini, Madrid melaju ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3.

Jalannya Laga

Juventus langsung menciptakan gol melalui serangan pertamanya. Di menit ke-2, Douglas Costa melancarkan serangan dari tengah, lantas mengoper ke Sami Khedira yang berada di sebelah kanan. Kemudian Khedira melepaskan umpan lambung kepada Mandzukic yang menuntaskannya dengan sundulan yang menggetarkan jala gawang Madrid. 1-0 untuk Juventus.

Juventus hampir memperbesar keunggulannya pada menit ke-8. Sial buat tim tamu, sepakan jarak dekat Gonzalo Higuain masih dapat diantisipasi Keylor Navas.

Madrid baru mampu mengancam gawang Juventus 3 menit kemudina. Gareth Bale menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan, namun Gianluigi Buffon masih bisa menepisnya. Lantas Bale mencoba untuk menceploskan bola rebound ke dalam gawang Juventus dengan tumitnya, akan tetapi meleset.

Kesempatan Madrid selanjutnya hadir pada menit ke-14. Kali ini sepakan Ronaldo dihalau Buffon. Isco menyambar bola muntah untuk menjebol gawang Juventus, namun dia sudah terlebih dulu berada dalam posisi offside.

Tembakan Khedira pada menit ke-25 tidak merubah keadaan. Tendangan jarak jauhnya masih melayang di atas mistar gawang Madrid.

Isco memperoleh kesempatan emas pada menit ke-35 untuk menyamakan skor. Lepas dari perangkap offside, Isco langsung tinggal berhadapan dengan Buffon, akan tetapi sepakannya masih bisa dihalau kiper Juventus itu.

Juventu akhirnya menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 di menit ke-37 lewat gol kedua Mandzukic. Lagi-lagi gol Juventus diawali serangan dari sebelah kanan. Mandzukic mengalahkan Daniel Carvajal dalam duel udara untuk menyundul crossing Stephan Lichtsteiner.

Pada masa injury time paruh pertama, Madrid hampir memperkecil skor. Tapi sundulan Raphael Varane menyambut sepakan bebas Toni Kroos hanya mengenai mistar gawang Juventus.

Keunggulan Juventus itu tidak berubah sampai turun minum. Namun Madrid masih unggul agregat 3-2.

Memasuki babak kedua, Madrid menarik keluar Bale dan Casemiro dan memasukkan Marco Asensio dan Lucas Vazquez.

Ronaldo mempunyai peluang untuk memperkecil ketertinggalan Madrid di menit ke-58. Ronaldo menyambar umpan Vazquez dari sebelah kanan, akan tetapi Buffon masih bisa mengantisipasinya.

Dua menit kemudian, gantian Juventus yang memberikan ancaman lewat tendangan Higuain dari muka kotak penalti. Tapi Navas masih bisa mengamankan gawang Madrid.

Juventus membungkan publik tuan rumah ketika pertandingan memasuki menit ke-61. Tim tamu menciptakan gol ketiga lewat Matuidi dan unggul 3-0. Skor agregat pun menjadi sama kuat 3-3. Gol ini berawal dari kesalahan fatal yang dilakukan Navas. Navas bermaksud menangkap bola crossing Costa, akan tetapi tangkapannya tidak lengket sehingga bola jatuh ke tanah. Hal ini pun tidak disia-siakan oleh Matuidi yang tinggal mendorong bola ke dalam gawang yang kosong.

Kans Madrid lewat tendangan bebas di menit ke-69 tidak dapat dimaksimalkan Asensio. Sepakannya masih melambung.

Buffon melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-78. Buffon masih bisa menghalau tendangan Isco walaupun bola sudah berubah arah usai mengenai kaki Medhi Benatia.

Tidak lama kemudian, Madrid kembali mengancam gawang Juventus lewat Varane. Akan tetapi tembakan Varane masih melebar.

Drama tejadi pada menit terakhir masa injury time. Madrid memperoleh hadiah penalti usai Benatia dianggap menjatuhkan Vazquez di depan gawang. Keputusan wasit Michael Oliver untuk memberikan Madrid hadiah penalti pun diprotes ramai-ramai oleh pemain Juventus. Buffon melakukan protes keras dan diganjar kartu merah langsung. Diusirnya Buffon pun memaksa Juventus menarik Higuain dan memasukkan Wojciech Szczesny.

Hadiah penalti itu tidak disia-siakan oleh Ronaldo. Tendangan kerasnya tidak bisa dihentikan Szczesny dan memastikan Madrid melaju ke semifinal.