Alberto Moreno ingin tinggalkan liverpool

Alberto Moreno sudah kehilangan tempatnya di skuat inti Liverpool. Kondisi ini membuatnya frustrasi dan menyatakan ingin hengkang. Moreno sejatinya mulai mendapat tempat di tim inti Liverpool awal musim lalu. Dia tampil rutin sampai cedera engkel membebatnya sekitar bulan November. Setelahnya tempat Moreno diambil alih Andrew Robertson yang tampil luar biasa sejauh ini.

Moreno lagi-lagi jadi penghuni tetap bangku cadangan dan cuma tampil 27 kali sepanjang musim lalu. Di musim ini, kondisinya malah lebih parah karena Moreno baru tampil dua kali di seluruh kompetisi. Moreno merasa frustrasi karena merasa tidak diperlakukan adil oleh manajer Juergen Klopp. “Sebenarnya saya sedang merasa tidak bahagia,” ujar Moreno kepada Cadena Ser.

“Saya sudah mengorbankan diri saya untuk tim ini dan saya rasa saya pantas mendapat kesempatan ketika baru sembuh dari cedera,” sambungnya. “Situasi ini wajar bagi setiap pemain, tapi yang jelas saya tidak suka caranya (Juergen Klopp) memperlakukan saya, Anda bisa tulis itu,” paparnya. Dengan kontraknya yang akan habis musim panas nanti, Moreno pun tengah mempertimbangkan peluang untuk hengkang dari Anfield.

Apalagi selama lima musim di sana, karier Moreno lebih banyak turun ketimbang naiknya. Sempat tampil menjanjikan di awal kedatangannya, mantan pemain Sevilla itu banyak melakukan blunder dalam bertahan sehingga Liverpool sampai harus memasang James Milner di posisi bek kiri. “Saya sedang berpikir soal kembali ke Spanyol, saya lelah dengan udara dingin di sini tapi saya tidak tahu apakah ada klub yang tertarik saat ini.”

“Saya sudah lima tahun di sini, belum ada kesepakatan kontrak baru dan saya bebas bernegosiasi dengan siapapun Januari nanti,” demikain bek asal Spanyol itu. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengaku terkejut dengan pengakuan Alberto Moreno yang mengaku tidak puas dengan perlakuan yang dia terima di klub tersebut. Juergen Klopp mengatakan, dia tidak menyangka Moreno akan berkata demikian.

“Sejujurnya, saya belum menyiapkan jawaban apa-apa soal perkataan Moreno. Biasanya, sikap saya memang demikian; pintu saya tidak terbuka setiap saat, tetapi saya ada jika ada pemain yang ingin bicara. Selama mereka tidak bicara, saya menilai tidak ada masalah,” ujar Klopp. Di sisi lain, dia menilai wajar jika Moreno tak puas dengan waktu bermain yang dia dapat.

Sarri ingin cesc fabregas tetap di chelsea

Manajer Chelsea Maurizio Sarri menilai Cesc Fabregas masih penting untuk tim. Karena itu, Sarri tak mau ditinggal Fabregas. Kontrak Fabregas bersama Chelsea akan habis pada musim panas 2019. Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda terkait pembaruan kontrak untuk gelandang asal Spanyol itu. Situasi itu membuat Fabregas dikabarkan akan hengkang dari Stamford Bridge pada bursa transfer musim dingin.

Pemain berusia 31 tahun itu kabarnya sedang mengupayakan negosiasi untuk meninggalkan Chelsea pada Januari nanti. Kencangnya kabar kepergian Fabregas salah satunya tak lepas dari minimnya kesempatan main yang didapat mantan penggawa Barcelona itu. Lebih sering jadi pelapis, Fabregas hanya lima kali main di Premier League, empat di antaranya sebagai pemain pengganti.

Maurizio Sarri menilai keberadaan sosok Cesc Fabregas masih sangat penting bagi Chelsea. Sebab, mantan pemain Barcelona itu bisa jadi pelapis yang sepadan bagi Jorginho di lini tengah. Secara kualitas, Fabregas masih dibutuhkan oleh The Blues. Sarri tak mau kehilangan Fabregas. Menurutnya, Chelsea akan kesulitan mencari pengganti jika Fabregas pergi. “Di posisi ini kami cuma punya dua pemain, Jorginho dan Fabregas, jadi kalau tanpa Cesc, akan benar-benar jadi masalah,” ujar Sarri.

“Saya ingin dia bertahan, saya tidak tahu keputusan akhir Cesc dan klub. Tapi bagi saya ini sangat penting dan jika Cesc pergi, saya pikir kami harus beli pemain, dan itu tidak mudah karena, secara teknik, Cesc adalah pemain yang sangat penting. Dan menurut saya sangat sulit menemukan pemain dengan karakter seperti dirinya di bursa,” katanya.

“Bagi saya, Fabregas adalah pemain yang sangat penting dan jika Fabregas pindah, maka kami harus membeli pemain baru dan itu pasti tidak akan mudah karena secara teknis, Fabregas adalah pemain yang sangat penting,” imbuh Sarri. Chelsea sendiri punya kebijakan khusus bagi pemain yang sudah berusia di atas 30 tahun. The Blues hanya akan memberikan kontrak baru dengan durasi satu atau dua tahun. Hal ini yang disebut membuat Fabregas berpikir ulang untuk tetap bertahan.

“Itu adalah aturan klub dan kita perlu untuk menghormatinya. Seperti yang juga sudah Anda ketahui, durasi kontrak jadi masalah yang besar. Anda juga sudah tahu jika pemain di atas 30 tahun hanya mendapat perpanjangan kontrak satu tahun,” tutup Sarri.

Juventus menang 2-1 atas sampdoria

Juventus menutup tahun 2018 dengan kemenangan atas Sampdoria. Dalam pertandingan yang diwarnai sejumlah keputusan dengan VAR, Juve menang dengan skor 2-1. Juve menjamu Sampdoria di pekan ke-19 Liga Italia di Allianz Stadium, Sabtu (29/12/2018) malam WIB. Kemenangan ini membuat Juve nyaman di posisi teratas klasemen dengan 53 poin dari 18 pertandingan. Sementara itu, Sampdoria ada di posisi kelima dengan 29 poin.

Jalannya Pertandingan

Saat pertandingan baru memasuki menit kedua, Cristiano Ronaldo menjebol gawang Sampdoria untuk membawa Juve memimpin 1-0. Ronaldo menerima bola dari kanan yang dikirim Paulo Dybala. Setelah sedikit menggocek bola, Ronaldo kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kanannya. Audero tak mampu mengantisipasi bola dengan baik.

Sampdoria mendapat peluang lewat tendangan sudut Gianluca Caprari yang disundul oleh Ekdal. Beruntung bagi Juve, Alex Sandro berada di depan gawang untuk menghalau bola. Dari tendangan sudut itu pula, wasit kemudian meninjau VAR. Wasit kemudian menunjuk titik putih karena menilai Emre Can melakukan handball saat mencoba menyundul bola yang datang ke kotak penalti.

Fabio Quagliarella maju sebagai eksekutor. Striker berusia 35 tahun itu sukses mengecoh Perin untuk menjebol gawang Juve. Skor berubah 1-1. Juve nyaris menambah gol di menit-menit akhir babak pertama. Dybala melepaskan tembakan yang memaksa Audero melakukan penyelamatan.  Skor 1-1 bertahan sampai babak pertama usai.

Di menit ke-51 matuidi melakukan tembakan voli yang masih bisa ditepis audero. Juve kembali dapat peluang. Umpan silang Alex Sandro disundul oleh Matuidi namun membentur Colley. Bola tak mampu dijangkau oleh Mandzukic yang ada di dekat tiang jauh.  Pada menit ke-61, Juve mendapat penalti. Wasit sempat memakai VAR untuk melihat insiden dalam situasi tendangan sudut.

Setelah melihat VAR, wasit memastikan penalti untuk Juve karena menilai Alex Ferrari melakukan handball. Ronaldo menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dengan sempurna. Ia mengarahkan tendangan ke tengah untuk mengecoh Audero yang bergerak ke kiri.

Dybala mendapat peluang di menit ke-75. Berdiri tanpa kawalan di tiang jauh, Dybala langsung melakukan tembakan, Namun masih melebar dari gawang.  Drama terjadi di injury time. Berawal dari buruknya buangan bola Mattia Perin, Sampdoria langsung menyerang. Riccardo Saponara kemudian melepaskan tembakan melengkung  yang mengarah ke pojok atas gawang.

Skor berubah jadi 2-2. Namun wasit kemudian melihat VAR. Setelah melihat rekaman video, wasit menganulir gol Saponara. Gelandang Sampdoria itu dinilai ada dalam posisi offside saat menerima bola dari Gregoire Defrel sebelum mencetak gol.

Prediksi Pertandingan Liga Primer Inggris 30 Desember: Liverpool vs Arsenal

Laga bigmatch akan tersaji dalam Boxing Day di akhir tahun pada pekan ke 20 Premier League yang mempertemukan Liverpool melawan Arsenal. Laga yang akan digelar di Anfield, pada hari Minggu (30/12) dini hari wib nanti akan menjadi pembuktian lini depan dari kedua tim.

The Reds yang sedang on fire ini sedang memuncaki klasemen sementara EPl dengan poin 51, unggul enam poin dari Spurs di bawahnya. Sementara Arsenal menempati posisi ke enam klasemen dengan 38 poin. Menariknya, kedua tim telah bertemu November lalu di EPL di pekan ke 10 di Emirates, dimana laga tersebut disudahi dengan skor imbang 1-1. Selanjutnya Liverpool terus tampil dalam sembilan laga dengan kemenangan beruntun hingga saat ini.

Sementara itu, The Gunners dalam sembilan laga terakhir di ajang EPL mereka tampil dengan empat kali kemenangan tiga kali hasil seri dan sekali menelan kekalahan setelah pertemuannya dengan Liverpool di pekan ke 10 kemarin. Unay Emery pastinya dituntut untuk bisa bermain bagus dan meraih poin penuh di Anfield sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi The Reds di Premier League.

Head to Head Liverpool Vs Arsenal:

14/08/16 Arsenal 3–4 Liverpool (EPL)

04/03/17 Liverpool 3–1 Arsenal (EPL)

27/08/17 Liverpool 4–0 Arsenal (EPL)

22/12/17 Arsenal 3–3 Liverpool (EPL)

04/11/18 Arsenal 1–1 Liverpool (EPL)

Lima pertandingan terakhir Liverpool:

08/12/18 Bournemouth 0–4 Liverpool (EPL)

12/12/18 Liverpool 1–0 Napoli (UCL)

16/12/18 Liverpool 3–1 Man United (EPL)

22/12/18 Wolvers 0-2 Liverpool (EPL)

22/12/18 Liverpool 4-0 Newcastle (EPL)

Lima pertandingan terakhir Arsenal :

14/12/18 Arsenal 1–0 Qarabag FK (ECL)

16/12/18 Southampton 3–2 Arsenal (EPL)

20/12/18 Arsenal 0–2 Tottenham (EFL)

22/12/18 Arsenal 3-1 Burnley (EPL)

22/12/18 Brighton 1-1 Arsenal (EPL)

Laga ini juga bisa menjadi pembuktian di lini serangan dari kedua tim. Liverpool memiliki Mohamed Salah, dan Arsenal memiliki Pierre-Emerick Aubameyang. Dimana kedua pemain ini memimpin daftar skor EPL sementara hingga saat ini. Prediksi skor 2-2 kemungkinan akan menjadi hassil akhir kedua tim ini.

Perkiraan susunan pemain:

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker, Dejan Lovren, Virgil Van Dijk, Andy Robertson, Georginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson, Xherdan Shaqiri, Roberto Firmino, Mohamed Salah

Pelatih: Juergen Klopp.

Arsenal (4-3-3): Bernd Leno, Ainsley Maitland-Niles, Sokratis, Stephan Lichtsteiner, Sead Kolasinac, Mohamed Elneny, Granit Xhaka, Matteo Guendouzi, Aaron Ramsey, Pierre-Emerick Aubameyang, Alex Iwobi

Manajer: Unai Emery.

Prediksi Pertandingan Liga Primer Inggris 30 Desember: Crystal Palace vs Chelsea

The Blues akan bertandang ke markas Crystal Palace di Boxing Day pada lanjutan pertandingan dipekan ke 18 Premier League 2018/19. Duel ini akan dilangsungkan di Selhurst Park, pada hari Sabtu (22/12) malam wib nanti.

The Eagles yang berstatus sebagai tuan rumah mampu tampil apik dalam tiga terakhir mereka di EPL selama dua pekan terakhir. Usai meraih kemenangan saat menjamu Leicester, tim asuhan Roy Hodgson ini secara mengejutkan mengalahkan dominasi Manchester City di EPL di Etihad. Tengah pekan kemaren mereka bermain imbang tanpa gol saat menjamu Cardiff City. Hasil ini membuat mereka terlepas dari zona merah dengan menempati posisi ke 14 degan 19 poin.

Sementara dari sang tamu, usai dikalahkan Wolves di awal bulan kemaren. Chelsea tampil dengan meraih empat kemenangan beruntun termasuk mengalahkan City dengan skor 2-0. Namun, lini depan The Blues masih tampil kurang menyakinkan. Meski menang, Chelsea selalu menang tipis dari empat pertandingan sebelumnya. Hal ini menegaskan lini serang Chelsea masih belum tampil apik.

Lima pertemuan terakhir kedua tim:

17/12/16 Palace 0-1 Chelsea (EPL)

01/04/17 Chelsea 1-2 Palace (EPL)

14/10/17 Palace 2-1 Chelsea (EPL)

11/03/18 Chelsea 2-1 Palace (EPL)

04/11/18 Chelsea 3-1 Palace (EPL)

Lima pertemuan terakhir Crystal Palace:

05/12/18 Brighton 3-1 Palace (EPL)

08/12/18 West Ham 3-2 Palace (EPL)

15/12/18 Palace 1-0 Leicester (EPL)

22/12/18 Man City 2-3 Palace (EPL)

26/12/18 Palace 0-0 Cardiff (EPL)

Lima pertemuan terakhir Chelsea:

09/12/18 Chelsea 2-0 Man City (EPL)

14/12/18 Vidi 2-2 Chelsea (UCL)

16/12/18 Brighton 1-2 Chelsea (EPL)

22/12/18 Chelsea 1-0 Leicester (EFL)

27/12/18 Watford 1-2 Chelsea (EFL)

Ambisi kedua tim untuk meraih poin di laga nanti bisa menjadi laga yang menarik. Chelsea sempat terjungkal saat bertandang ke Selhurst Park pada pertemuan terakhir di musim lalu. Meski demikian, jika dilihat dari performa tim, Chelsea tetap diunggulkan dalam laga nanti. Prediksi skor untuk kemenangan sang tamu dengan skor 1-2 kemungkinan akan mejadi hasil akhir pada laga nanti.

Perkiraan susunan pemain:

Crystal Palace (4-4-2): Vicente Guaita, Patrick van Aanholt, Mamadou Sakho, James Tomkins, Aaron Wan Bissaka, Max Meyer, Luka Milivojevic, Cheikhou Kouyate, James McArthur, Andros Townsend, Wilfried Zaha

Pelatih: Roy Hodgson

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga, Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, David Luiz, Marcos Alonso, Ruben Loftus-Cheek, Jorginho, Ross Barkley, Willian, Eden Hazard, Olivier Giroud

Pelatih: Maurizio Sarri

Tottenham Hotspur vs Wolverhampton Wonderes

Dalam laga lanjutan BOxing Day dipekan ke 20 Premier League 2018/19. Spurs akan menjamu Wolverhampton di Wembley Stadium, pada hari Sabtu (29/12) malam wib nanti. Spurs dipastikan membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi runner up EPL.

Kedua tim sudah bertemu pada matchweek ke 13 bulan lalu di Molineux Stadium, dimana pada saat itu Spurs harus dengan susah payah mengalahkan sang tamu dengan skor tipis 2-3. Namun dilihat dari performa tim saat ini, tentu Spurs lebih siap menghadapi laga nanti.

Tim asuhan Pochettino ini pastinya akan memanfaatkan laga kandang ini untuk bisa meraih poin maksimal. Sejauh ini, mereka telah meraih kemenangan tujuh laga secara beruntun di EPL hingga bisa menempati posisi runner up dan berhasil menggusur Manchester City tengah pekan kemarin.

Sementara dari tim tamu, performa tim ini sebenarnya bisa tampil dengan cukup impresif. Sebagai tim promosi mereka saat ini menempati posisi 10 klasemen dengan 26 poin. Namun, dalam enam pertandingan terakhir mereka, tim asuhan Nuno Espirito Santo ini hanya mampu meraih dua kemenangan dan tiga kekalahan. Satu kali hasil imbang melawan Fulham pada tengah pekan kemarin.

Lima pertemuan terakhir kedua tim:

18/09/10 Tottenham 3–1 Wolves (EPL)

06/03/11 Wolves 3–3 Tottenham (EPL)

10/09/11 Wolves 0–2 Tottenham (EPL)

14/01/12 Tottenham 1–1 Wolves (EPL)

04/11/18 Wolves 2–3 Tottenham (EPL)

Lima pertandingan terakhir Wolves:

06/12/18 Wolves 2–1 Chelsea (EPL)

09/12/18 Newcastle 1–2 Wolves (EPL)

15/12/18 Wolves 2–0 Bournemouth (EPL)

22/12/18 Wolves 0–2 Liverpool (EPL)

26/12/18 Fulham 1-1 Wolves (EPL)

Lima pertandingan terakhir Tottenham:

12/12/18 Barcelona 1-1 Tottenham (UCL)

15/12/18 Tottenham 1–0 Burnley (EPL)

20/12/18 Arsenal 0–2 Tottenham (EPL)

23/12/18 Everton 2–6 Tottenham (EPL)

26/12/18 Tottenham 5-0 Bournemouth (EPL)

Jelang laga nanti, Pocchetino kemungkinan akan mengistirahatkan beberapa pilarnya dan merotasi pemain. Meski demikian, Spurs masih diunggulkan di laga ini. Prediksi skor 3-1 kemungkinan akan menjadi hasil akhir pada laga nanti.

Perkiraan susunan pemain:

Wolverhampton (3-4-3): Rui Patricio, Ryan Bennett, Conor Coady, Willy Boly, Matt Doherty, Romain Saiss, Joao Moutinho, Ruben Neves, Jonny Castro, Raul Jimenez, Adama Traore

Pelatih: Nuno Espirito Santo

Tottenham (4-4-2): Paulo Gazzaniga, Kieran Trippier, Davinson Sanchez, Toby Alderweireld, Ben Davies, Moussa Sissoko, Lucas Moura, Erik Lamela, Erik Lamela, Son Heung-Min, Harry Kane, Fernando Llorente

Pelatih: Mauricio Pocchettino

Jurgen Klopp Heran Tottenham Tak Disebut Sebagai Kandidat Juara Liga

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku sangat kebingungan dan heran mengapa Klub seperti Tottenham tidak banyak di sebut oleh media sebagai salah satu kandidat juara Liga musim ni.

Musim ini, media memang lebih banyak membahas tentang Liverpool dan Manchester City. Sebab mereka di anggap punya kemampuan untuk menjadi juara lebih besar.

Chelsea juga sempat ramai di bahas oleh media. Namun secara perlahan menghilang setelah mereka mulai menelan kekalahan demi kekalahan secara perlahan demi perlahan.

Sementara itu Spurs bermain cukup stabil untuk sejauh ini. Mereka bahkan mencatatkan hasil fenomenal saat tengah melawan Everton pada matchday 18 kemarin.

Keheranan Jurgen Klopp

Saat itu Spurs berhasil mengalahkan Everton dengan skor telak 6-2. Padahal pertandingan tersebut di helat di Goodison Park, markas The Toffees.

Jurgen Klopp memberikan pujian terhadap performa Spurs kala waktu itu. Ia pun mengaku sangat heran mengapa tim sebagus Spurs bisa luput dari perhatian media terkait perburuan gelar juara Liga musim ini.

Sekarang ini, Tottenham ada di posisi ketiga klasemen sementara EPL. Mereka mengoleksi telah 42 poin dari 18 laga.

Ancaman Spurs

Jurgen Klopp juga menyebutkan ‘kurangnya perhatian media pada pasukan Mauricio Pochettino itu bisa menjadi sebuah keuntungan bagi Spurs’. Sebab mereka bisa lebih fokus untuk mengejar Manchester City dan Liverpool dengan sangat tenang.

“Dengan semua hal yang di katakan tentang kami dan Man City, bagaimana mungkin ada (media) yang melupakan Tottenham? Itu (mengalahkan Everton) sangat mengesankan,” pujinya seperti di lansir Goal International.

“Mereka mengatakannya sendiri setelah pertandingan selesai, semua orang berbicara tentang dua hal lainnya (kemenangan dan kekalahan). Itu situasi yang sangat bagus,” cetus Jurgen Klopp.

“Kami tidak memberikan bantuan untuk siapa pun, Anda (media) yang kadang kadang melakukannya karena Anda hanya berbicara tentang kami dan mereka serta memberikan Tottenham kesempatan untuk datang dari belakang dan menyusul kami secara perlahan lahan,” tandas Jurgen Kloop.

 

 

 

 

 

 

 

Liverpool Disarankan untuk Rekrut Janco Sancho

Eks gelandang Manchester United, Paul Ince memberikan sedikit saran kepada klub Liverpool agar segera mendekati Jadon Sancho yang saat ini tengah bersinar di Bundesliga.

Janco Sancho merupakan pemain didikan dari akademi klub Manchester City. Namun ia kemudian memutuskan untuk hijrah ke Borussia Dortmund pada Agustus 2017 lalu.

Keputusan itu merupakan keputusan yang sangat tepat. Ia melakoni debutnya untuk Borussia Dortmund pada 21 Oktober sebagai pemain pengganti. Lalu pada 14 Januari 2018, ia melakoni debutnya sebagai starter bagi klub Dortmund tersebut.

Pada tanggal 21 April, ia mencetak gol profesional pertamanya. Sejauh ini, ia telah tampil sebanyak 36 kali dan telah mencetakkan delapan gol plus 14 assist bagi tim senior BorussiaDortmund tersebut.

Jangan terlalu Berlebihan

Janco Sancho pun mendapatkan banyak pujian berkat performanya yang brilian sejauh ini. Akan tetapi ia sangat mengharapkan untuk kepada semua pihak agar tidak terlalu memujinya dan memberikannya tekanan secara berlebihan.

Sebab Sancho masih sangat belia. Ia berharap karirnya tidak rusak karena tekanan yang di berikan oleh media atau pujian yang terlalu berlebihan.

“Saya pikir ketika Anda melihat seorang Janco Sancho, jangan berlebihan. Ia baru berusia 18 tahun,” serunya pada Express Sport.

“Kami tidak ingin membuat para pemain ini lebih baik dari apa yang mereka miliki saat ini, mereka masih muda dan masih memiliki jalan yang sangat panjang,” terang Ince.

“Kita sebagai bangsa memiliki kecenderungan untuk membangun orang sejak usia muda dan kemudian menjatuhkan mereka kembali,” ketusnya.

Saran untuk Liverpool

Ia lantas menyarankan pada Liverpool agar mencoba untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain Borussia Dortmunnd tersebut. Namun, ia menyarankan pada The Reds agar tidak terlalu terburu buru mendekatinya pada musim ini.

Sebab dengan demikian karirnya bisa berkembang dengan lebih stabil di Jerman.

“Saya merasa dengan Sancho, anak itu melakukannya dengan baik dan ia berani membuat keputusan untuk pergi dan bermain di Jerman. Ia harus terus bermain game sampai ia berusia 19 atau 20 tahun,” tegasnya.

“Maka mungkin Liverpool harus mulai mengamatinya. Dan bukan hanya dirinya, ada anak-anak lain di luar sana (di Jerman) yang juga tampil bagus,” seru Ince.

Manchester United Kembali Menang, Ole Gunnar Solskjaer Puji Penyelamatan De Gea

Manajer interim atau manajer sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memuji penyelamatan yang di buat oleh sang penjaga gawang United, David De Gea dalam kemenangan melawan Huddersfield, Rabu (26/12) malam.

Manchester United yang menorehkan catatan impresif mereka di bawah asuhan tangan Ole Gunnar Solskjaer (pelatih sementara Manchester United). Usai sebelumnya mengalahkan Cardiff City dengan skor 5-1, serta kini pasukan dari The Red Devils pun kembali sukses mengandaskan Huddersfield dengan skor 3-1.

dua gol dari Paul Pogba dan satu gol lainnya di persembahkan oleh Nemanja Matic dan membuat United semakin mendekati zona empat besar di tabel klasemen.

Momen Kunci

Menurut Ole Gunnar Solskjaer, kemenangan perdananya di Old Trafford tidak akan dapat terjadi jika seandainya saja De Gea tidak melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Laurent Depoitre pada pertandingan tadi malam.

“Penyelamatan yang dilakukan oleh David De Gea merupakan sebuah momen kunci bagi kami. Setiap tim, baik kandang atau tandang, akan mendapat peluang, karena kualitas yang di miliki setiap tim Premier League,” ujar Solskjaer kepada MUTV.

“Penyelamatan itu mungkin salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat. Mungkin yang terbaik,” tambahnya.

Review Solskjaer

Lebih lanjut kembali, Ole Gunnar Solskjaer juga mengaku gembira dengan kemenangan yang di peroleh oleh United kali ini. Menurutnya, kemenangan ini memang layak di dapat timnya yang menampilkan permainan impresif.

“Hasil pertandingan yang sungguh hebat. Kami memulai laga dengan lambat. Kami membuat terlalu banyak satu sentuhan, kami tidak terlalu banyak menciptakan peluang di awal,” tutur Ole Gunnar Solskjaer.

“Setelah kami mencetak gol pertama, saya rasa kami mulai nyaman, kami mengumpan bola dengan lebih cepat. Ada satu periode sebelum turun minum ketika saya berpikir, ‘kita akan mengakhiri laga ini dengan gol kedua’. Lalu, saat di babak kedua, saya rasa kami cukup kesulitan di tujuh atau delapan menit pertama,” jelas Solskjaer.

 

 

 

 

 

Rafael Benitez Katakan Liverpool Kandidat Kuat Juara Liga Inggris

Liverpool ialah club sebagai calon kuat juara Premier League musim 2018/19. Hal itu dikatakan oleh manajer Newcastle United yaitu Rafael Benitez.

Liverpool jadi hanya satu club Premier League yang belumlah terkalahkan. Sampai minggu ke-18, The Reds sudah mencapai 15 kemenangan serta tiga hasil imbang. Hasil itu membuat Liverpool sekarang berada di puncak klassemen.

Jordan Henderson serta kawan-kawan ada di puncak klassemen dengan perolehan 48 point, unggul empat point dari Manchester City yang berada di tempat ke-2. Liverpool juga jadi calon kuat mencapai titel juara pada musim ini.

Rafael Benitez mengatakan bila aspek yang membuat Liverpool sekarang dapat berkompetisi di papan atas ialah scuad yang bagus. Perihal ini dapat berlangsung sebab ada dukungan dana yang besar untuk berbelanja pemain, suatu yang tidak ia temukan.

“Saat saya disana kami mesti jual pemain terlebih dulu untuk beli pemain baru,” membuka Benitez pada Dailymail.

“Saat ini, saya lihat mereka miliki scuad yang begitu baik sebab dapat membelanjakan uang serta membawa pemain yang lebih baik. Waktu Anda keluarkan uang banyak, Anda dapat bisa pemain lebih baik. Mereka juga tidak sembarangan untuk mendatangkan pemain dan itu sudah tampak di musim ini sebab tim mereka sangat kompak.”

“Mereka sudah mengontrak Fabinho, lantas membayar mahal untuk (Naby) Keita, tapi menjaga (Jordan) Henderson serta (Georginio) Wijnaldum,” pungkasnya.

Akan tetapi, Rafael Benitez menyebutkan Liverpool bukan hanya satu calon peraih titel juara musim 2018/19. Figur yang sempat melatih Real Madrid, menyebutkan ada Manchester City yang miliki kesempatan bagus untuk memperoleh titel Premier League.

“Saya fikir ke-2 team semakin maju di banding club lainnya. Liverpool tengah dalam perform yang bagus, mereka bermain dengan begitu baik serta tentu ini bisa menjadi pertandingan yang begitu berat buat kami,” tandas Benitez mendekati pertandingan bertemu Liverpool, Rabu (26/12/2018) malam WIB.