Neymar Dianggap Terlalu Mudah Jatuh Di Lapangan

Samara – Neymar tidak begitu memusingkan suara-suara sumbang yang mengkritik perilakunya dalam lapangan. Dirinya mengatakan hal tersebut merupakan usaha untuk melemahkannya.

Neymar lagi-lagi disorot usai Brasil menaklukkan Meksiko 2-0 pada babak 16 besar ajang Piala Dunia 2018, hari Senin (2/7/2018). Alasan utama tentu sebab dirinya menjadi man of the match di pertandingan itu usai menciptakan satu gol serta berperan besar dalam terciptanya gol Roberto Firmino.

Namun, ada alasan yang lain kenapa Neymar disorot, yakni terkait suatu kejadian di menit ke-72. Neymar terlibat suatu insiden dengan pemain Meksiko, yakni Miguel Layun, ketika Brasil unggul 1-0. Ketika itu, Neymar tengah terduduk pada pinggir lapangan disaat Layun mendekati dirinya untuk mengambil bola.

Namun, ketika mencoba mengambil bola tersebutlah, sepatu Layun mendarat pada pergelangan kaki kanan Neymar. Apakah Layun sengaja atau tidak serta seberapa keras dirinya menginjakkan kaki, yang pasti Neymar langsung ambruk serta mengerang kesakitan sembari memegangi kakinya. Laga pun sempat terhenti selama beberapa menit.

Pelatih Meksiko, yakni Juan Carlos Osorio, menganggap bila reaksi Neymar tersebut bagian dari akting. Osorio merasa jengkel sebab banyak waktu yang sudah terbuang gara-gara kejadian tersebut.

Martin O’Neill, merupakan manajer timnas Republik Irlandia yang juga menjadi komentator pada ITV untuk pertandingan Brasil kontra Meksiko, turut mengomentari insiden itu. O’Neill mengatakan Neymar sebagai seorang aktor.

“Reaksi dari Neymar menyedihkan. Hal tersebut sungguh menyedihkan,” ujar O’Neill.

“Sejujurnya, itu merupakan kartu merah sebab mereka kedapatan menginjak kakinya. Namun, rasa sakit yang telah dialami Neymar tidak bakal seberapa. Saya tidak mau melihatnya melakukan operasi usai mendapatkan suntikan flu,” ujarnya.

“Dia merupakan pemain top, dia merupakan aktor top. Dirinya jatuh puluhan kali, dirinya bangun lagi. Dia dapat menuntaskan empat laga, dia melakukannya dengan tidak begitu buruk,” sebut O’Neill.

Semenjak pertandingan pertama Piala Dunia 2018 menghadapi Swiss, Neymar telah dikritik sebab dianggap terlalu mudah jatuh dalam lapangan serta bereaksi berlebihan di tiap kali dilanggar lawan. Namun, penyerang dari Paris Saint-Germain tersebut tidak terpengaruh.

Marouane Fellaini Dan Chadli Jadi Pahlawan Bagi Belgia

Rostov – Eden Hazard telah sempat berpikir Belgia bakal tersingkir pada Piala Dunia 2018 ketika tertinggal 0-2 atas Jepang. Namun, Marouane Fellaini serta Nacer Chadli hadir sebagai penyelamat.

Berlaga pada Rostov Arena, hari Selasa (3/7/2018) dinihari WIB, Belgia mesti tertinggal 0-2 dengan lebih dulu atas Jepang. Gol-gol dari Genki Haraguchi pada menit ke-48 serta Takashi Inui pada menit ke-52 bikin Hazard teringat masa-masa buruk pada Piala Eropa 2016.

Ketika itu Belgia kalah 1-3 atas Wales pada perempatfinal. Gol dari Radja Nainggolan di balas dengan tiga gol masing-masing dari Sam Vokes, Hal Robson-Kanu, serta Ashley Williams.

Hal buruk pada akhirnya tidak terjadi bagi Belgia. Pelatih Roberto Martinez pun merespons cepat ketertinggalan atas dua gol dengan memainkan Fellaini serta Chadli pada menit ke-65.

Pada menit ke-69, Belgia memperoleh sepak pojok usai bola hasil sodoran dari Chadli disapu oleh Eiji Kawashima. Bermula dari sinilah gol yang pertama bagi Belgia hadir.

Takashi Inui tidak sempurna membuang bola hasil dari sepak pojok. Bola mengarah pada Jan Vertonghen, yang langsung menyundulnya pada arah tiang jauh serta meluncur tanpa dapat dihentikan Kawashima.

Selanjutnya, Fellaini menciptakan gol untuk mengubah kedudukan imbang jadi 2-2. Pada masa injury time giliran dari Chadli yang menciptakan gol untuk mengantarkan Belgia menang 3-2.

“Kami berpikir itu bakal menjadi seperti di dua tahun lalu menghadapi Wales, namun kami juga berpikir bila kami dapat menciptakan gol, laga hidup kembali,” sebut Hazard di situs resmi FIFA.

“Kami memiliki pemain yang bisa mengubah permainan, kami juga terbawa pemain di bangku cadangan yang bikin perbedaan, jadi pada hari ini kami senang telah menang serta lolos pada babak perempatfinal,” tambah Hazard.

Hazard pun senang dengan reaksi dari timnya usai tertinggal dua gol. Pengalaman pada pertandingan menghadapi Jepang bakal menjadi modal bagi laga berikutnya.

“Reaksi yang kami perlihatkan hari ini luar biasa serta mungkin ini merupakan jenis laga yang kami perlukan untuk pertandingan berikutnya, sebab kami mungkin bakal tersingkir, namun kami ke perempatfinal,” ungkap Hazard.

Pelatih Meksiko Kesal Terhadap Perilaku Neymar Di Lapangan

Samara – Pelatih Meksiko, yakni Juan Carlos Osorio, mengeluhkan sikap Neymar dalam lapangan. Osorio jengkel lantaran akting Neymar telah buang-buang waktu serta merusak ritme permainan timnya.

Hal tersebut diungkapkan Osorio usai Meksiko disingkirkan Brasil pada babak 16 besar ajang Piala Dunia 2018. Tim El Tri takluk dengan skor 0-2 di laga pada Samara Arena, Samara, hari Senin (2/7/2018).

Neymar sendiri menjadi bintang Brasil di pertandingan itu. Ia menciptakan gol pembuka serta berperan besar pada terciptanya gol kedua yang dicetak oleh Roberto Firmino.

Bukan kekalahan atas Brasil yang bikin Osorio sebal, namun tingkah laku Neymar dalam lapangan. Dirinya menganggap terlalu banyak sandiwara pada laga walau tidak menyebut nama Neymar.

“Sungguh memalukan bagi sepakbola. Kita membuang banyak waktu sebab satu pemain,” kata Osorio.

“Ini merupakan permainan laki-laki, yang dimainkan melalui intensitas serta bukan dengan membadut,” ujarnya.

Neymar terlibat suatu insiden bersama pemain Meksiko, Miguel Layun, di menit ke-72 ketika Brasil unggul 1-0. Ketika itu, Neymar tengah terduduk pada pinggir lapangan disaat Layun mendekatinya tujuan mengambil bola.

Namun, ketika mencoba mengambil bola tersebutlah, sepatu Layun menginjak pergelangan kaki kanan Neymar. Sengaja ataupun tidak serta seberapa keras dirinya menginjakkan kaki, Neymar langsung jatuh serta mengerang kesakitan sembari memegangi kakinya.

Menurut Osorio, kejadian itu sudah merusak momentum Meksiko, yang tengah berusaha menyamakan skor.

“Amat disayangkan bagi seluruh orang yang menonton, seluruh anak-anak yang menonton. Semestinya tidak ada akting. Saya rasa ini berpengaruh terhadap kecepatan serta gaya main kami,” ujarnya.

Tuduhan Osorio itu langsung dibantah oleh Neymar. Dirinya bereaksi seperti itu sebab memang diinjak oleh Layun.

“Mereka telah menginjak saya. Itu tak fair. Anda tidak boleh melakukan itu,” ujar Neymar.

“Mereka banyak bicara sebelum laga, kini mereka bakal pulang,” sambungnya.

Pelatih Brasil, yakni Tite, turut membela Neymar. Menurut dari Tite, rekaman video jelas menunjukkan kejadian yang sesungguhnya.

“Saya melihat apa telah yang terjadi, silahkan lihat saja videonya, Anda tidak dapat katakana apa-apa. Mereka menginjaknya,” ungkapnya.

Subasic Menjadi Pahlawan Bagi Kroasia

Nizhny Novgorod – Kroasia memiliki banyak pemain outfield yang telah menjadi tulang punggung klub top di Eropa. Namun malam ini, pahlawan mereka ada pada bawah mistar gawang. Dirinya Danijel Subasic.

Kroasia lolos pada babak delapan besar ajang Piala Dunia 2018 usai menang adu penalti dari Denmark. Danijel Subasic pun menjadi pahlawan bagi Kroasia dengan tiga penyelamatan tendangan penalti yang dirinya lakukan.

Kroasia tampil dengan tidak meyakinkan sebagaimana sudah mereka tunjukkan pada fase grup. Kecerobohan pada lini belakang bikin mereka kebobolan gol cepat, ketika laga masih di bawah satu menit.

FIFA mencatatnya dengan sebagai gol hasil tembakan Mathias Joergensen. Walau sebenarnya dapat saja dianggap dengan sebagai bunuh diri Subasic karena dirinya tidak sempurna menghalau dan juga bola yang dirinya blok dengan kaki justru berbelok arah masuk dalam gawang.

Pada sepanjang laga, yang berlangsung 120 menit, Subasic kalah meyakinkan bila dibandingkan dengan Kasper Schmeichel. Schmeichel bikin penyelamatan yang lebih banyak, termasuk juga menghalau penalti Luka Modric pada babak perpanjangan waktu.

Namun Subasic lah yang terakhir berpesta. Dirinya dengan gemilang dalam menghalau eksekusi penalti dari Nicolai Joergensen, Lasse Schoene, dan juga Christian Eriksen. Penyelamatan-penyelamatan yang gemilangnya itu membawa Kroasia menang 3-2 (1-1).

Subasic sendiri pada saat ini menyamai Ricardo dengan sebagai penjaga gawang dengan penyelamatan yang terbanyak dalam adu penalti pada Piala Dunia. Di 2006, Ricardo juga bikin tiga penyelamatan pada adu tos-tosan yang membawa Portugal menaklukkan Inggris pada petempatfinal.

Subasic mungkin tidak sepopuler para outfield player Kroasia yang memperkuat tim-tim papan dari Eropa, seperti Ivan Perisic, Mario Mandjukic, Ivan Rakitic, ataupun Luka Modric. Namun dirinya bukannya dengan tanpa prestasi.

Pada musim 2016/2017 Subasic pun menjadi bagian penting dari AS Monaco ketika meraih gelar juara Ligue 1, yang pertama di dalam 17 tahun bagi klub itu. Subasic juga membawa Monaco melangkah pada babak semifinal Liga Champions dan juga terpilih sebagai penjaga gawang terbaik di Liga Prancis.

Samuele Dalla Bona Ragukan Kinerja Sarri

Mantan bintang The Blues itu khawatir mantan pelatihnya pindah ke Stamford Bridge, percaya dia tidak bisa beradaptasi dengan baik di pertandingan Inggris dimana Mantan bintang Chelsea dan Napoli Samuele Dalla Bona telah mempertanyakan apakah Maurizio Sarri akan cocok juga di Chelsea sebagai pengganti Antonio Conte karena Keberangkatan Conte dari Chelsea diperkirakan akan segera terjadi, dengan mantan manajer Napoli Sarri dalam pembicaraan untuk mengambil alih klub sebagai manajer klub pemenang Piala FA lantas Dalla Bona bermain 73 kali untuk Chelsea dan kemudian membantu Napoli dipromosikan ke Serie A setelah kebangkrutan pada tahun 2004 tatkala pemain berusia 37 tahun itu terkesan oleh gaya sepakbola Sarri di Napoli, tetapi pada akhirnya Partenopei tidak mampu menerobos dan memenangkan trofi selama tiga musim bertugas.

“Sarri memainkan sepakbola hebat sepanjang waktu dan Napoli memiliki sistem yang bagus walau Juventus mampu memainkan gaya yang lebih buruk tetapi tetap menang setiap tahun dan Saya pikir Sarri perlu membuat langkah terakhir untuk menjadi juara dan pelatih top karena Dia adalah pelatih hebat tapi dia bukan pelatih kelas dunia karena dia tidak memenangkan apapun  dan itu berarti dia tidak berada di puncak walau Saya suka melihat gaya sepakbola yang bagus tetapi pada akhirnya, jika Anda tidak menang tetapi bermain sepakbola yang baik, itu tidak berarti banyak seperti Juventus tidak bermain bagus tetapi menang sepanjang waktu dan saya tahu ketika Conte akan pergi ke Chelsea, saya yakin Conte adalah pemenang dan, faktanya, dia telah memenangkan dua gelar dan membuktikannya di liga dan Piala FA.”

Dalla Bona tidak percaya Sarri cocok di Chelsea dan telah mempertanyakan apakah lingkungan di London akan kondusif untuk kesuksesannya. “Jika Sarri pergi ke Chelsea, dia tidak memenangkan apapun meski dia manajer yang bagus dan ia harus mulai memenangkan sesuatu, Saya tidak tahu apakah dia akan melakukannya di Chelsea tapi Ini adalah klub yang sulit dituju sekarang, bahkan di bawah Roman Abramovich. “

Liverpool Bantai Brighton Empat Gol Tanpa Balas Di Anfield

Liverpool mengamankan tempat keempat di Liga Premier dengan kemenangan 4-0 atas Brighton di Anfield pada hari terakhir musim sebab Tujuan ke-32 Mohamed Salah musim ini – rekor dalam 38 pertandingan musim Liga Primer – mendapat Reds dominan terjadi 26 menit sebelum Dejan Lovren menggandakan keunggulan mereka lima menit sebelum paruh waktu sedangkan Brighton menawarkan sedikit dengan cara respon dan gol pertama yang menakjubkan Dominic Solanke untuk Liverpool dan pemogokan gadis dari Andy Robertson menambahkan gloss lebih lanjut untuk kinerja yang mengesankan jadi Kemenangan itu, ditambah dengan kekalahan Chelsea di Newcastle, berarti Liverpool akan bermain di kompetisi utama Eropa musim depan, terlepas dari hasil dari pertandingan final Liga Champions mereka dengan Real Madrid pada 26 Mei Dalam baku tembak langsung dengan Chelsea untuk tempat kualifikasi Liga Champions akhir, Liverpool memasuki pertandingan liga terakhir mereka musim ini hanya perlu menghindari kekalahan untuk menyelesaikan di empat besar, tetapi babak pertama yang menegangkan dan frustasi dilontarkan Setelah Solanke gagal menghukum Shane Duffy setelah ia mendapat kartu kuning, Liverpool ditolak dua penalti karena handball bek tengah Brighton dan tantangan pada Salah di daerah itu tidak dihukum oleh wasit Kevin Friend.

Sadio Mane gagal untuk mengubah pembukaan jelas pertama Liverpool pada 19 menit sebelum Virgil van Dijk melirik header lebar tak lama setelah itu Tapi 26 menit frustrasi akhirnya berakhir ketika Solanke menyodok bola ke Salah dan dia memecat gol pemecah rekornya di luar Mat Ryan Setelah Roberto Firmino dipecat, Salah harus memiliki kedua pada setengah jam tetapi Ryan menggagalkan dia setelah pass persegi tanpa pamrih Mane dan Duffy diblokir tindak lanjut dari garis lalu Ryan mencegah Georginio Wijnaldum menambahkan satu detik tetapi pertahanannya segera dilanggar lagi saat Lovren bangkit tinggi untuk menyundul umpan silang Robertson sebab Solanke menyelesaikan secara beruntun counter yang melibatkan Salah dan Firmino untuk akhirnya mematahkan bebek Liverpool-nya pada 53 menit sebelum Robertson menjadikannya dua pencetak gol pertama untuk sore hari saat ia melepaskan tembakan ke rumah setelah Lewis Dunk gagal menjaring umpan silang Danny Ings dimana Internasional Mesir membuka jalan bagi Liverpool untuk mengamankan tempat mereka di empat besar. Salah satu gol ke-32 liga – yang ke-44 di semua kompetisi – diselesaikan saraf yang mungkin telah berlama-lama di sekitar Anfield dan membawanya melewati tonggak untuk musim 38-pertandingan bersama oleh Alan Shearer, Cristiano Ronaldo dan Luis Suarez.

Liverpool melakukan perjalanan ke Kiev pada 26 Mei untuk mencari mahkota Eropa keenam ketika mereka menghadapi Real Madrid di final Liga Champions akan menjadi tugas penting dan juga berat bagi Juergen  Klopp sebagai pelatih dimana apabila dia mampu sukses membawa Liverpool maka dia akan lebih bersina dibandingkan dengan Pep Guardiola yang sukses membawa  Manchester City menjuarai Premier League karena Liga Champions bukan sembarang kompetisi dimana hanya pemain atau tim tim terbaik yang akan berlaga diajang tersebut jadi Liverpool akan menghadapi juara Liga Champions dua musim secara beruntun, Real Madrid yang sudah pasti tidak akan menyia yiakan gelar ketiga Liga Champions secara beruntun apabila mampu mengalahkan Liverpool di final nanti dan akan menjadi pencapaian yang  akan sangat sulit di patahkan oleh klub atau tim lain di masa yang akan datang.

Gabriel Jesus Bawa Manchester City Raih 100 Poin Musim Ini

Manchester city kini telah sukses mencapai 100 poin di laga terakhir premier league pada tahun 2017/2018. City juga meraihnya dengan dramatis lewat gol Gabriel jesus pada menit-menit terakhir.

Dan bertandang ke St.Mary’s Stadium, pada hari minggu (13/5/2018) msudah malam hari WIB,city yang sudah berusaha keras yang akhirnya sudah memastikan juaranya sejak beberapa pekan lalu yang mengusung misi menang untuk mencapai 100 poin. Pekan lalu the citizens yang sudah mengukir rekor poin dan gol.

Pertandingan pun berjalan sangat berat, dengan tuan rumah yang akan bermain dengan pola limabek bertahan sedemikian rapatnya.city dominan, tapi sulit juga untuk menemukan celah.

Soton yang akan mengancam duluan di menit ketujuh lewat tembakan Jack Stephen. Namun tendangannya itu masih tepat mengarah ke Claudio Bravo.

Setelah semenit kemudian, tuan rumah kembali mengancam lewat sundulan Wesley hoedt menyambut korner. Dan bola akan juga mengenai mistar gawang dan disapu john stones.

Namun city mencoba merespons, namun sejumlah bola yang akan dikirim kedalam kotak penalti  yang tidak cukup membuahkan sesuatu positif. Dan tendangan danilo dari luar kotak penalti dimenit ke22 melenceng saja ke sisi kanan gawang.

Dan setelah beberapa menit kemudian soton telah kembali menciptakan peluang di menit ke26 dari tendangan bebas yang berada di sisi kiri, umpan lambung jatuh ke jangkauan hoedt dan diselesaikan dengan tembakkan yang sangat keras, dan itu berakhir sangat tipis saja karena itu berada di kanan gawang.

Tendangan dari guendogan yang berjarak jauh itu melebar cukup jauh di sisi kiri gawang dan soton ketika berada pada menit ke 27,sementara itu eksekusi tendangan bebas sane membntur pagar pemain yang tidak lama berselang.

Raheem sterling merangsek dari pertengahan i pada menit ke39 dan mengakhiri tusukannya dengan tembakkan yang begitu keras. Bola yang melambung jauh diatas gawang soton. Dan ketika pada babak pertama itu berakhir dengan tanpa adanya gol.

Man United Tutup Musim Dengan Menang Tipis

Manchester United yang akan mengakhiri musim pada tahun 2017/2018 dengan mengalahkan Watford 1-0. Marcus Rashford yang akan menjadi penentu dengan mencetak satu-satunya gol MU.

Di Old Trafford, pada minggu(13/5/2018) malam hari WIB, pertandingan ini yang akan menandai penampilan terakhir oleh Michael carrick.namun sedangkan pada gelandang senior MU itu telah memutuskan pension di akhr musim ini.

Carrick yang akan berperan penting atas terjadinya gol tunggal MU pada babak pertama. Umpan yang begitu panjangnya diterima oleh Juan Mata, yang akan mengirim operan kepada rashford untuk diselesaikan dari dalam kotak penalti.

Dengan adanya kememangan ini, MU akan kembali ke jalur positif setelah dua pertandingan sebelumnya yang telah dikalahkan oleh brighton1-0dan akan ditahan oleh tim west ham 0-0 tim setan merah yang akan menjadi runner-up dengan 81 poin, dan terpaut 19 poin dari Manchester city yang akan menjadi juara dan unggul empat poin dari tottenham hotspur(3) dan enam poin yang berasal dari Liverpool(4).

Namun sedangkan pada Watford yang berada diperingkat ke 14 klasemen dengan 41poin, yang berjarak delapan poin dari Swansea city yang berada diperingkat ke 18 pada zona degradasi.

Sergio rames yang kini hamper membuat kesalahan fatal pada menit ke lima. Kipper daritim argentina itu gagal menangkap bola crossing dari kanan. Sesudahnya, bola mengarah kepada Will Hughes, yang sudah menusuk kedalam kotak penalty tapi eric bailly dengan sigap memblok sepakan hughes.

Pertandingan terus berlanjut namun selanjutnya juga berjalan dengan lambat , pada menit ke 33, Marcos Rojo telah membuat kesalahan sehingga memungkinkan andre gray akan terus menerus melakukan tembakan .lagi-lagibailly yang datang untuk melakukan blocking.

Namun pada akhirnya kebuntuan terpecah. Dan setelah semenit kemudian,MU akan membukakeunggulan lewat Marcus Rashford untuk menjadikan skornya menjadi 1-0.

Michael carrick yang akan terus mengirim umpan panjang akurat dari belakang, yang akan diterima oleh Juan Mata. Tanpa egois dan ragu, Mata mengoper kepada Rashford yang telah diselesaikan dengan mudahnya.

Tottenham Kunci Posisi Ketiga Premier League

Tottenham hotspur sudah mengunci di posisi ketiga di akhir musim premier league ini,namun setelah usai memenangi drama Sembilan gol kontra Leicester city dengan skor 5-4.

Dan pada laga pamungkas yang dihelat di wembley stadium,pada minggu(13/5/2018) malam hari WIB, spurs telah tertinggal lebih dulu di menit ke empat ketika Jamie vardy dengan bebas menanduk bola umpan free kick dari riyad mahrez.

Dan ketika tiga menit kemudian spurs akan langsung membalas lewat harry kane yang kini memanfaatkan kelengahan barisan belakang Leicester yang telah gagal mengantisipasi umpan lucas moura.

Leicester yang telah unggul lagi pada menit ke-16 yang diawali dengan umpan terobosan adrien silva yg juga disambut vardy tapi bola masih bisa ditepis hugo Lloris. Rebound langsung disambar oleh mahrez dan menjadi gol.

Dan skor 2-1 untuk keunggulan Leicester yang sudah bertahan hingga turun minum. Tim tamu sebenarnya ingin bisa menambah gol andaikan Lloris tak sigap menahan tembakan demarai gray dalam situasi satu lawan satu.

Leicester yang kini telah memperbesar keunggulan dua menit setelah restart ketika kelechi lheanacho melepas dari kawalan victor wanyama dan kemudian melepaskan yang cukup keras dari jarak 25 yard yang tidak bisa dihadang oleh Lloris.

Namun seiring waktu berjalan keunggulan dua gol Leicester yang ia dapat menjadi 2 gol Leicester hanya bertahan 2 menit setelah erik lamela mencocor bola hasil umpan kyle walkers-peters dari jarak dekat.

Dan skor sementara seimbang 3-3 ketika Christian fuchs menjebol jala sendiri pada menit ke 53 ketika ia mencoba mengadang tembakan dari lamela dari dalam kotak penalty.

Lamela kini telah mencetak gol keduanya untuk mengubah skor jadi 4-3 buruknya penguasaan bola gray membuat walkers-peters dengan mudah akan mengoper bola kepada lamella yang telah menggulirkan kulit bundar ke gawang tim tamu.

Leicester yang tidak akan menyerah begitu saja ketika vardy menjebol jala spurs untuk kedua kalinya di laga ini namun pada menit ke -73 mahrez akan memberikan umpan terukur kepada vardy yang mudah saja menjebol jala Lloris dari jarak yang dekat.

Absennya Kane Jadi Keuntungan Bagi Chelsea

Chelsea akan menjamu Tottenham Hotspur di akhir pekan ini. Tim yang memiliki nama lain The Blues tersebut diperkirakan menang sebab Spurs tidak bakal diperkuat oleh striker andalannya, yakni Harry Kane, yang tengah mengalami cedera.

Liga Inggris kembali berlangsung usai jeda laga internasional. Chelsea berikutnya bakal menjamu Spurs pada Stamford Bridge, hari Minggu (1/4/2018).

Datang ke pertandingan itu, Chelsea tengah tertinggal dari Spurs. Pada saat ini Eden Hazard dan rekan-rekannya berada pada posisi lima dengan raihan 56 poin, selisih lima poin dengan Spurs pada posisi empat ataupun batas akhir Liga Champions.

Bila ingin ke ajang Liga Champions, tentu Chelsea mesti menaklukkan Spurs supaya dapat terus memberikan tekanan pada tim yang memiliki nama lain The Lilywhites tersebut. Ada peluang tim tuan rumah meraih tiga poin di akhir pekan nanti.

Mantan gelandang Chelsea, yakni Ray Wilkins, menilai Chelsea mestinya dapat menang sebab Spurs datang dengan tanpa Kane. Striker yang pada saat ini berusia 24 tahun tersebut mesti absen akibat cedera di pergelangan kaki ketika melawan Bournemouth, di 11 Maret yang lalu.

Absennya Kane sendiri memang telah menguntungkan bagi Chelsea. Pasalnya Kane mesti menepi ketika performanya tengah bagus, yang mana telah menciptakan 24 gol di liga pada musim ini.

“Itu pertandingan yang mesti dimenangkan ketika melawan Tottenham di hari Minggu, mesti dimenangkan. Tottenham dengan tanpa Harry Kane, yang telah memberikan Chelsea keuntungan,” ujar Wilkins.

“Tottenham tengah di dalam performa yang bagus. Saya rasa Chelsea menghadapi Tottenham pada Stamford Bridge bakal tampil mendominasi,” tambahnya.

Selain dari absennya Kane, baris tengah Chelsea pun juga dinilai lebih tangguh daripada Spurs. Kehadiran N’Golo Kante serta Cesc Fabregas pun yang menjadi alasannya.

“Kami mesti berada di depan mereka. Kami messti memastikan Tottenham menderita. Oleh sebab itu, saya bakal memainkan Kante serta Fabregas pada lini tengah,” ungkap pria yang juga sempat memperkuat AC Milan, Manchester United, dan Paris Saint-Germain tersebut.