Keylor Navas Akan Kemana?

Keylor Navas diisebut-sebut sudah tidka lagi diinginkan oleh klub Real Madrid. Kemana nantinya penjaga gawang yang berusia 32 tahun tersebut akan bisa pergi?

Salah satu media di Spanyol mengabarkan kalau Navas telah dipersilahkan untuk pergi dari Santiao Bernabeu pada saat akhir musim nanti atas keinginan dari para petinggi klub. Zinedine Zidane sendiri disebut sudah menyerah untuk terus mempertahankan si pemain tersebut.

Masih belum diketahui kemana nantinya penjaga gawang yang berasal dari negara Kosta Rika tersebut akan hengkang. Namun beberapa media di Spanyol menyebut ada sejumlah klub besar yang siap menjadi tempat pelabuhan yang berikutnya bagi Navas, terlebih lagi dia disebut-sebut akan dilepas dengan harga yang sangat murah mengingat kalau kontraknya juga akan berakhir pada saat musim depan.

Salah satu klub yang paling memungkinkan adalah Arsenal. Meriam London pada akhir musim ini telah ditinggal oleh penjaga gawang utama mereka, Petr Cech dikarenakan sudah memutuskan untuk hengkang. Kehilangan Cech tentunya bisa mereka tambal dengan mendatangkan Navas.

AS Roma juga disebut-sebut menjadi klub yang meminati Navas. Giallorossi hingga sekarang ini masih belum bisa mendapatkan penjaga gawang yang selevel dengan Alisson Becker yang diboyong oleh Liverpool pada saat musim panas yang lalu.

Robin Olsen yang diharapkan akan menjadi penerus masih belum dapat memuaskan Roma. Penjaga gawang yang berasal dari Swedia tersebut tercatat kebobolan sebanyak 58 buah gol didalam 35 pertandingan yang dia jalani.

Paris Saint-Germain juga dikabarkan memberikan tawaran kepada penjaga gawang klub Manchester United, David de Gea. Hal itu juga menjadi pertanda bahwa kontrak yang dimiliki oleh Gianluigi Buffon mungkin tidak akan lagi diperpanjang.

Andai saja rumor mengenai PSG dan juga De Gea menjadi kenyataan, MU juga bisa mengambil langkah cepat dengan menjadikan Navas sebagai pengganti De Gea. Dengan keberadaan Navas juga pastinya dapat menjadi modal yang cukup bagus untuk menambah pemain yang memiliki banyak pengalaman pada ruang ganti yang dimana MU sekarang ini sedang dihuni oleh para pemain muda.

Navas tentunya dapat menjadi alat tukar bagi Madrid untuk bisa mendatangkan De Gea. Dengan performa Thibaut Courtois yang sekarang belum bagus, bukan berarti Madrid tidak akan lagi melirik De Gea yang sempat hampir masuk ke Santiago Bernabeu pada saat tahun 2015 yang lalu.

Pochettino Diisukan Hengkang Jika Tottenham Juara Liga Champions

Mauricio Pochettino memberikan sebuah kode bahwa dirinya akan pergi dari Tottenham Hotspur jika berhasil menjadi juara dalam kompetisi Liga Champions. Fokus The Spurs untuk menjadi juara dia tegaskan tidak akan terganggu.

Pochettino sudah sukses untuk mencatatkan sejarah dengan membawa Tottenham Hotspur pertama kalinya menuju babak final kompetisi Liga Champions. Hal terebut terjadi setelah mereka mampu menaklukan Ajax Amsterdam didalam babak semifinal.

Keberhasilan tersebut lantas membuat banyak sekali klub besar yang berminat untuk mendatangkan manajer asal Argentina itu. Klub AC Milan dan juga Manchester United dikabarkan sangat tertarik untuk mendapatkan jasa dari pria yang berusia 47 tahun tersebut.

Pochettino sendiri sudah memberikan isyarat bahwa dirinya akan pergi dari klub asal kota London tersebut pada saat musim panas nanti. Gosip tersebut sempat dikhawatirkan akan mengganggu konsentrasi dari para pemain The Lilywhites menjelang pertandingan pamungkas Liga Champions di musim ini.

Akan tetapi Hugo Lloris yang merupakan kapten klub menegaskan kalau tim yang diperkuatnya akan tetap fokus kedalam pertandingan terakhir Champions League. Dia juga menjelaskan gosip tersebut sama sekali tidak akan mengurangi rasa hormat mereka kepada sang manajer.

“Kami akan terus fokus kedalam pertandingan final Liga Champions. Kami semuanya sangat menghormati manajer kami dan kami akan tetap melakukannya. Dia sudha melakukan banyak sekali hal bagi kami dan juga membantu kami untuk terus berkembang dengan sangat baik. Andai saja Tottenham berada didalam level yang sekarang ini, semua itu tentu berkat dirinya,” kata Lloris.

“Sangat luar biasa sekali dapat memainkan pertandingan inal Liga Champions dan kami tentu akan melakukan semua yang dapat kami lakukan untuk bisa memenangkan laga itu. Prioritas utama yang kami punya sekarang adalah untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Satu-satunya fokus kami pada saat pekan depan adalah untuk memulihkan stamina kami dan siap pergi ke Madrid.”

“Anda tentu dapat melihat seberapa lelah kami di saat babak kedua menghadapi Everton. Kami mengakhirinya dengan terduduk,” ujar penjaga gawang yang berasal dari Prancis tersebut.

Pertandingan final Liga Champions nanti akan mempertemukan Tottenham menghadapi Liverpool dalam laga yang dilangsungkan di Wanda Metropolitano pada tanggal 2 Juni yang akan datang.

Dua Laga Tersisa, Inter Tak Boleh Lagi Buang Angka

Inter Milan masih terus berusaha untuk menjaga kans mereka untuk menyudahi musim ini pada peringkat empat besar. Dua ujian terakhir yang akan dihadapi oleh Inter adalah Empoli dan juga NApoli.

Inter mendapatkan tekanan yang hebat untuk dapat meraih tiga angka saat menghadapi Chievo di markas sendiri, Gieseppe MEazza di hari Selasa tanggal 14 Mei 2019 dini hari WIB. Pasalnya Atalanta, AS Roma, AC Milan, Lazio dan juga Torino yang merupakan para rival Inter mampu untuk menang.

Dengan persaingan yang semakin ketat didalam dua pekan yang tersisa, Inter sudah tidak lagi boleh kehilangan angka. Terlebih lagi didalam lima laga yang terakhir Inter hanya mampu menang satu kali dan bermain imbang sebanyak empat kali.

Posisi ketiga pada awalnya sangat nyaman diduduki oleh Inter yang sempat didekati oleh Atalanta yang sudha bermain sangat impresif belakangan ini. Namun Inter lantas menjawab tekanan tersebut dengan memenangkan laga melawan Cheivo dengan skor 2-0 berkat gol dari Ivan Perisic dan juga Chievo.

“Saya sudah melihat kedewasaa, ketajaman, ketenangan serta kewaspadaan dari pemain-pemain agar tidak lagi berbuat hal yang bodoh dikarenakan biasanya disaat buntu, Anda dapat hilang kendali serta terlalu banyak mengambil resiko,” kata Lucuano Spalletti yang merupakan pelatih klub Inter.

“Kai sudah terorganisir dan saya merasa kalau kami tampil seperti itu dan juga membuat banyak sekal peluang, sekalipun kami kesulitan agar dapat mengunci hasil dari secepatnya,” lanjutnya.

Inter kembali lagi kedalam peringkat ketiga klasemen dengan terolehan 66 angka didalam 36 laga yang sudah mereka jalani. Dua pertandingan yang harus dilewati adalah menghadapi Napoli dan juga Empoli.

Satu kemenangan saja dari dua pertandingan yang tersisa sejatinya telah cukup untuk membawa Inter Milan bisa finis pada peringkat empat besar. Hal tersebut tentunya bisa menjadi hadiah besar bagi Inter yang telah menjalani musim yang sangat sulit.

Milan sendiri sekarang ini hanya berjarak sebanyak empat angka saja dari AC Milan dan Roma yang ada diurutan kelima dan keenam. Jika Mereka kalah lagi dalam dua laga yang terakhir dan Roma, Milan dan atalanta mampu untuk memenangkan semua laga yang tersisa, maka Inter akan gagal untuk mengakhiri musim di peringkat empat besar.

Jurgen Klopp Menilai Ole Gunnar Solskjaer Pantas Mengelola Klub Top

Bos Liverpool Jurgen Klopp mengatakan timpalannya dari Manchester United, setelah Ole Gunnar Solskjaer telah membuktikan diri bahwa dia pantas untuk mengelola klub top.

Solskjaer saat ini hanya bertugas di Man United dengan basis sementara, tetapi telah menikmati kesuksesan luar biasa sejak menggantikan Jose Mourinho sebelum Natal. Man United tampak keluar dari pertarungan untuk kualifikasi di Liga Champions pada tahap itu, tetapi sekarang berada di urutan keempat, setelah menang delapan dan seri satu dari sembilan pertandingan Premier League mereka sejak Solskjaer ditunjuk.

Di tanya apa pendapatnya tentang masa jabatan Man United Solskjaer sejauh ini, Klopp mengatakan seperti ini. Saya sendiri seorang manajer dan saya tahu bahwa kami bukan penyihir. Bukannya kita bisa masuk dan mengatakan kamu tidak baik, tapi aku bisa membuatmu benar-benar baik dan mampu memberikan kontribusi yang luar biasa untuk semuanya.

Tapi kami diberkati dengan pemain yang sangat bagus di sekitar kami dan Ole Gunnar Solskjaer melakukan pekerjaan yang brilian. Ini semua tentang mengeluarkan potensi tim, meningkatkan kualitas, dan itulah yang jelas dia lakukan dan yang membuatnya menjadi manajer untuk klub top. Saya tidak mengenalnya, saya pernah bertemu dengannya dan saya pikir tahun lalu di sebuah pertandingan pelatihan di La Manga, di mana ia bersama tim Norwegia, dan kami mengobrol sedikit.

Dia orang yang baik, itu sudah pasti, dan apa yang dia lakukan sejauh ini jelas brilian. Man United telah mengadopsi lebih banyak taktik bajak laut sejak Solskjaer mengambil alih, tetapi Klopp tidak berpikir akan lebih bijaksana untuk mencoba dan menebak-nebak bagaimana tim tuan rumah akan mendekati pertandingan hari Minggu. Kami akan melihat bagaimana mereka bermain melawan kami, katanya. Saya pikir mereka bisa bermain dengan cara yang berbeda.

Mereka jauh lebih kuat untuk kedepannya sekarang, itu sudah jelas, tetapi serangan balik mereka adalah ancaman besar, terutama ketika Anthony Martial dan Jesse Lingard fit kembali. Bukan hanya satu hal yang mereka kuasai. Ada beberapa cara di mana anda setidaknya bisa memberi mereka beberapa pertanyaan yang mereka tidak punya jawaban mudah, tetapi itu akan menjadi pertandingan yang sangat fisik dan sangat menuntut kedua tim.

Sean Dyche Mengatakan Spurs Bukan Cuma Harry Kane, Tetapi Tim Hebat

Sean Dyche memuji kemampuan Harry Kane, tetapi menegaskan Tottenham bukan hanya mengandalkan satu orang dan mereka memiliki tim yang hebat menjelang pertandingan Burnley melawan mereka pada akhir pekan ini.

Striker Inggris Kane mengalami cedera sejak Januari dengan masalah ligamen pergelangan kaki yang timbul dalam kekalahan 1-0 dari Manchester United di Wembley. Kini dia sudah kembali berlatih dan bisa menghadapi Burnley di Turf Moor, tetapi Dyche mengatakan timnya harus mempersiapkan diri untuk ujian yang berat, karena mereka ingin memperpanjang rekor tak terkalahkan di Premier League mereka menjadi delapan pertandingan.

Dia adalah striker yang top, meskipun mereka bernasib cukup baik tanpa dia. Dia adalah salah satu yang terbaik di sekitar saat fit, kata Dyche tentang Kane menjelang bentrokan akhir pekan ini. Dia melakukan semuanya. Untuk semua orang mengatakan, apakah dia benar-benar cepat, banyak penyerang tengah, tapi dia cepat dengan otaknya, dia cepat bergerak dan dia melihat banyak hal dengan sangat cepat.

Tetapi, mereka telah terbukti bahwa mereka bukan hanya memiliki Kane di Tottenham. Mereka memiliki beberapa pemain top dan itu telah terbukti setelah Kane tidak ikut serta dalam beberapa pertandingan, namun mereka semuanya berhasil mendapatkan kemenangan beruntun. Tapi itu adil untuk dikatakan, dia menambahkannya tanpa bayangan keraguan.

Burnley tidak terkalahkan di Premier League sejak mereka dihancurkan 5-1 di kandang oleh Everton pada laga Boxing Day dan telah memperoleh 15 poin dari tujuh pertandingan terakhir liga mereka. Dyche terkesan dengan bagaimana timnya telah melalui awal yang buruk untuk musim ini dan kritik berikutnya yang ditujukan pada mereka, dengan Clarets yang ke-15 berada di meja dalam pertandingan akhir pekan, setelah sebelumnya terjebak di zona degradasi. Kami sudah banyak ditanyai musim ini, saya dan tim, tambah Dyche.

Untuk keluar dari itu dengan menjalankan kinerja dan hasil yang baik sangat menyenangkan. Para pemain tentu saja cukup membumi untuk mengetahui ada lebih banyak yang akan datang dan kami harus melanjutkan dalam nada itu. Dyche mengatakan dia mulai melihat peningkatan dalam keberuntungan ketika mereka bermain Spurs di Wembley pada bulan Desember, meskipun timnya kehilangan 1-0 berkat pemenang Eriksen Christian tambahan.

Saya memang mengatakan pada waktu itu tim kami terlihat berbeda. Energi dan kepercayaan pada apa yang kami lakukan telah kembali dan saya sangat senang mengatakan bahwa mentalitas terus berlanjut dari pertunjukan dan sisi taktis, mereka telah diasah dan terus melakukannya. kata Dyche

Jika anda menambahkan energi itu, dorongan dan sifat tanpa henti, kita melihat kembali ke tempat kita sebelumnya dan yang telah mengikuti dengan hasil yang baik. Ini akan menjadi sesuatu yang bagus untuk kami, dengan pertandingan ini akan menunjukkan siapa yang lebih kuat dan mengamankan poin penuh pada pertarungan akhir pekan ini.

Alberto Moreno ingin tinggalkan liverpool

Alberto Moreno sudah kehilangan tempatnya di skuat inti Liverpool. Kondisi ini membuatnya frustrasi dan menyatakan ingin hengkang. Moreno sejatinya mulai mendapat tempat di tim inti Liverpool awal musim lalu. Dia tampil rutin sampai cedera engkel membebatnya sekitar bulan November. Setelahnya tempat Moreno diambil alih Andrew Robertson yang tampil luar biasa sejauh ini.

Moreno lagi-lagi jadi penghuni tetap bangku cadangan dan cuma tampil 27 kali sepanjang musim lalu. Di musim ini, kondisinya malah lebih parah karena Moreno baru tampil dua kali di seluruh kompetisi. Moreno merasa frustrasi karena merasa tidak diperlakukan adil oleh manajer Juergen Klopp. “Sebenarnya saya sedang merasa tidak bahagia,” ujar Moreno kepada Cadena Ser.

“Saya sudah mengorbankan diri saya untuk tim ini dan saya rasa saya pantas mendapat kesempatan ketika baru sembuh dari cedera,” sambungnya. “Situasi ini wajar bagi setiap pemain, tapi yang jelas saya tidak suka caranya (Juergen Klopp) memperlakukan saya, Anda bisa tulis itu,” paparnya. Dengan kontraknya yang akan habis musim panas nanti, Moreno pun tengah mempertimbangkan peluang untuk hengkang dari Anfield.

Apalagi selama lima musim di sana, karier Moreno lebih banyak turun ketimbang naiknya. Sempat tampil menjanjikan di awal kedatangannya, mantan pemain Sevilla itu banyak melakukan blunder dalam bertahan sehingga Liverpool sampai harus memasang James Milner di posisi bek kiri. “Saya sedang berpikir soal kembali ke Spanyol, saya lelah dengan udara dingin di sini tapi saya tidak tahu apakah ada klub yang tertarik saat ini.”

“Saya sudah lima tahun di sini, belum ada kesepakatan kontrak baru dan saya bebas bernegosiasi dengan siapapun Januari nanti,” demikain bek asal Spanyol itu. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengaku terkejut dengan pengakuan Alberto Moreno yang mengaku tidak puas dengan perlakuan yang dia terima di klub tersebut. Juergen Klopp mengatakan, dia tidak menyangka Moreno akan berkata demikian.

“Sejujurnya, saya belum menyiapkan jawaban apa-apa soal perkataan Moreno. Biasanya, sikap saya memang demikian; pintu saya tidak terbuka setiap saat, tetapi saya ada jika ada pemain yang ingin bicara. Selama mereka tidak bicara, saya menilai tidak ada masalah,” ujar Klopp. Di sisi lain, dia menilai wajar jika Moreno tak puas dengan waktu bermain yang dia dapat.

Sarri ingin cesc fabregas tetap di chelsea

Manajer Chelsea Maurizio Sarri menilai Cesc Fabregas masih penting untuk tim. Karena itu, Sarri tak mau ditinggal Fabregas. Kontrak Fabregas bersama Chelsea akan habis pada musim panas 2019. Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda terkait pembaruan kontrak untuk gelandang asal Spanyol itu. Situasi itu membuat Fabregas dikabarkan akan hengkang dari Stamford Bridge pada bursa transfer musim dingin.

Pemain berusia 31 tahun itu kabarnya sedang mengupayakan negosiasi untuk meninggalkan Chelsea pada Januari nanti. Kencangnya kabar kepergian Fabregas salah satunya tak lepas dari minimnya kesempatan main yang didapat mantan penggawa Barcelona itu. Lebih sering jadi pelapis, Fabregas hanya lima kali main di Premier League, empat di antaranya sebagai pemain pengganti.

Maurizio Sarri menilai keberadaan sosok Cesc Fabregas masih sangat penting bagi Chelsea. Sebab, mantan pemain Barcelona itu bisa jadi pelapis yang sepadan bagi Jorginho di lini tengah. Secara kualitas, Fabregas masih dibutuhkan oleh The Blues. Sarri tak mau kehilangan Fabregas. Menurutnya, Chelsea akan kesulitan mencari pengganti jika Fabregas pergi. “Di posisi ini kami cuma punya dua pemain, Jorginho dan Fabregas, jadi kalau tanpa Cesc, akan benar-benar jadi masalah,” ujar Sarri.

“Saya ingin dia bertahan, saya tidak tahu keputusan akhir Cesc dan klub. Tapi bagi saya ini sangat penting dan jika Cesc pergi, saya pikir kami harus beli pemain, dan itu tidak mudah karena, secara teknik, Cesc adalah pemain yang sangat penting. Dan menurut saya sangat sulit menemukan pemain dengan karakter seperti dirinya di bursa,” katanya.

“Bagi saya, Fabregas adalah pemain yang sangat penting dan jika Fabregas pindah, maka kami harus membeli pemain baru dan itu pasti tidak akan mudah karena secara teknis, Fabregas adalah pemain yang sangat penting,” imbuh Sarri. Chelsea sendiri punya kebijakan khusus bagi pemain yang sudah berusia di atas 30 tahun. The Blues hanya akan memberikan kontrak baru dengan durasi satu atau dua tahun. Hal ini yang disebut membuat Fabregas berpikir ulang untuk tetap bertahan.

“Itu adalah aturan klub dan kita perlu untuk menghormatinya. Seperti yang juga sudah Anda ketahui, durasi kontrak jadi masalah yang besar. Anda juga sudah tahu jika pemain di atas 30 tahun hanya mendapat perpanjangan kontrak satu tahun,” tutup Sarri.

Juventus menang 2-1 atas sampdoria

Juventus menutup tahun 2018 dengan kemenangan atas Sampdoria. Dalam pertandingan yang diwarnai sejumlah keputusan dengan VAR, Juve menang dengan skor 2-1. Juve menjamu Sampdoria di pekan ke-19 Liga Italia di Allianz Stadium, Sabtu (29/12/2018) malam WIB. Kemenangan ini membuat Juve nyaman di posisi teratas klasemen dengan 53 poin dari 18 pertandingan. Sementara itu, Sampdoria ada di posisi kelima dengan 29 poin.

Jalannya Pertandingan

Saat pertandingan baru memasuki menit kedua, Cristiano Ronaldo menjebol gawang Sampdoria untuk membawa Juve memimpin 1-0. Ronaldo menerima bola dari kanan yang dikirim Paulo Dybala. Setelah sedikit menggocek bola, Ronaldo kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kanannya. Audero tak mampu mengantisipasi bola dengan baik.

Sampdoria mendapat peluang lewat tendangan sudut Gianluca Caprari yang disundul oleh Ekdal. Beruntung bagi Juve, Alex Sandro berada di depan gawang untuk menghalau bola. Dari tendangan sudut itu pula, wasit kemudian meninjau VAR. Wasit kemudian menunjuk titik putih karena menilai Emre Can melakukan handball saat mencoba menyundul bola yang datang ke kotak penalti.

Fabio Quagliarella maju sebagai eksekutor. Striker berusia 35 tahun itu sukses mengecoh Perin untuk menjebol gawang Juve. Skor berubah 1-1. Juve nyaris menambah gol di menit-menit akhir babak pertama. Dybala melepaskan tembakan yang memaksa Audero melakukan penyelamatan.  Skor 1-1 bertahan sampai babak pertama usai.

Di menit ke-51 matuidi melakukan tembakan voli yang masih bisa ditepis audero. Juve kembali dapat peluang. Umpan silang Alex Sandro disundul oleh Matuidi namun membentur Colley. Bola tak mampu dijangkau oleh Mandzukic yang ada di dekat tiang jauh.  Pada menit ke-61, Juve mendapat penalti. Wasit sempat memakai VAR untuk melihat insiden dalam situasi tendangan sudut.

Setelah melihat VAR, wasit memastikan penalti untuk Juve karena menilai Alex Ferrari melakukan handball. Ronaldo menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dengan sempurna. Ia mengarahkan tendangan ke tengah untuk mengecoh Audero yang bergerak ke kiri.

Dybala mendapat peluang di menit ke-75. Berdiri tanpa kawalan di tiang jauh, Dybala langsung melakukan tembakan, Namun masih melebar dari gawang.  Drama terjadi di injury time. Berawal dari buruknya buangan bola Mattia Perin, Sampdoria langsung menyerang. Riccardo Saponara kemudian melepaskan tembakan melengkung  yang mengarah ke pojok atas gawang.

Skor berubah jadi 2-2. Namun wasit kemudian melihat VAR. Setelah melihat rekaman video, wasit menganulir gol Saponara. Gelandang Sampdoria itu dinilai ada dalam posisi offside saat menerima bola dari Gregoire Defrel sebelum mencetak gol.

Prediksi Pertandingan Liga Primer Inggris 30 Desember: Liverpool vs Arsenal

Laga bigmatch akan tersaji dalam Boxing Day di akhir tahun pada pekan ke 20 Premier League yang mempertemukan Liverpool melawan Arsenal. Laga yang akan digelar di Anfield, pada hari Minggu (30/12) dini hari wib nanti akan menjadi pembuktian lini depan dari kedua tim.

The Reds yang sedang on fire ini sedang memuncaki klasemen sementara EPl dengan poin 51, unggul enam poin dari Spurs di bawahnya. Sementara Arsenal menempati posisi ke enam klasemen dengan 38 poin. Menariknya, kedua tim telah bertemu November lalu di EPL di pekan ke 10 di Emirates, dimana laga tersebut disudahi dengan skor imbang 1-1. Selanjutnya Liverpool terus tampil dalam sembilan laga dengan kemenangan beruntun hingga saat ini.

Sementara itu, The Gunners dalam sembilan laga terakhir di ajang EPL mereka tampil dengan empat kali kemenangan tiga kali hasil seri dan sekali menelan kekalahan setelah pertemuannya dengan Liverpool di pekan ke 10 kemarin. Unay Emery pastinya dituntut untuk bisa bermain bagus dan meraih poin penuh di Anfield sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi The Reds di Premier League.

Head to Head Liverpool Vs Arsenal:

14/08/16 Arsenal 3–4 Liverpool (EPL)

04/03/17 Liverpool 3–1 Arsenal (EPL)

27/08/17 Liverpool 4–0 Arsenal (EPL)

22/12/17 Arsenal 3–3 Liverpool (EPL)

04/11/18 Arsenal 1–1 Liverpool (EPL)

Lima pertandingan terakhir Liverpool:

08/12/18 Bournemouth 0–4 Liverpool (EPL)

12/12/18 Liverpool 1–0 Napoli (UCL)

16/12/18 Liverpool 3–1 Man United (EPL)

22/12/18 Wolvers 0-2 Liverpool (EPL)

22/12/18 Liverpool 4-0 Newcastle (EPL)

Lima pertandingan terakhir Arsenal :

14/12/18 Arsenal 1–0 Qarabag FK (ECL)

16/12/18 Southampton 3–2 Arsenal (EPL)

20/12/18 Arsenal 0–2 Tottenham (EFL)

22/12/18 Arsenal 3-1 Burnley (EPL)

22/12/18 Brighton 1-1 Arsenal (EPL)

Laga ini juga bisa menjadi pembuktian di lini serangan dari kedua tim. Liverpool memiliki Mohamed Salah, dan Arsenal memiliki Pierre-Emerick Aubameyang. Dimana kedua pemain ini memimpin daftar skor EPL sementara hingga saat ini. Prediksi skor 2-2 kemungkinan akan menjadi hassil akhir kedua tim ini.

Perkiraan susunan pemain:

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker, Dejan Lovren, Virgil Van Dijk, Andy Robertson, Georginio Wijnaldum, Fabinho, Jordan Henderson, Xherdan Shaqiri, Roberto Firmino, Mohamed Salah

Pelatih: Juergen Klopp.

Arsenal (4-3-3): Bernd Leno, Ainsley Maitland-Niles, Sokratis, Stephan Lichtsteiner, Sead Kolasinac, Mohamed Elneny, Granit Xhaka, Matteo Guendouzi, Aaron Ramsey, Pierre-Emerick Aubameyang, Alex Iwobi

Manajer: Unai Emery.

Prediksi Pertandingan Liga Primer Inggris 30 Desember: Crystal Palace vs Chelsea

The Blues akan bertandang ke markas Crystal Palace di Boxing Day pada lanjutan pertandingan dipekan ke 18 Premier League 2018/19. Duel ini akan dilangsungkan di Selhurst Park, pada hari Sabtu (22/12) malam wib nanti.

The Eagles yang berstatus sebagai tuan rumah mampu tampil apik dalam tiga terakhir mereka di EPL selama dua pekan terakhir. Usai meraih kemenangan saat menjamu Leicester, tim asuhan Roy Hodgson ini secara mengejutkan mengalahkan dominasi Manchester City di EPL di Etihad. Tengah pekan kemaren mereka bermain imbang tanpa gol saat menjamu Cardiff City. Hasil ini membuat mereka terlepas dari zona merah dengan menempati posisi ke 14 degan 19 poin.

Sementara dari sang tamu, usai dikalahkan Wolves di awal bulan kemaren. Chelsea tampil dengan meraih empat kemenangan beruntun termasuk mengalahkan City dengan skor 2-0. Namun, lini depan The Blues masih tampil kurang menyakinkan. Meski menang, Chelsea selalu menang tipis dari empat pertandingan sebelumnya. Hal ini menegaskan lini serang Chelsea masih belum tampil apik.

Lima pertemuan terakhir kedua tim:

17/12/16 Palace 0-1 Chelsea (EPL)

01/04/17 Chelsea 1-2 Palace (EPL)

14/10/17 Palace 2-1 Chelsea (EPL)

11/03/18 Chelsea 2-1 Palace (EPL)

04/11/18 Chelsea 3-1 Palace (EPL)

Lima pertemuan terakhir Crystal Palace:

05/12/18 Brighton 3-1 Palace (EPL)

08/12/18 West Ham 3-2 Palace (EPL)

15/12/18 Palace 1-0 Leicester (EPL)

22/12/18 Man City 2-3 Palace (EPL)

26/12/18 Palace 0-0 Cardiff (EPL)

Lima pertemuan terakhir Chelsea:

09/12/18 Chelsea 2-0 Man City (EPL)

14/12/18 Vidi 2-2 Chelsea (UCL)

16/12/18 Brighton 1-2 Chelsea (EPL)

22/12/18 Chelsea 1-0 Leicester (EFL)

27/12/18 Watford 1-2 Chelsea (EFL)

Ambisi kedua tim untuk meraih poin di laga nanti bisa menjadi laga yang menarik. Chelsea sempat terjungkal saat bertandang ke Selhurst Park pada pertemuan terakhir di musim lalu. Meski demikian, jika dilihat dari performa tim, Chelsea tetap diunggulkan dalam laga nanti. Prediksi skor untuk kemenangan sang tamu dengan skor 1-2 kemungkinan akan mejadi hasil akhir pada laga nanti.

Perkiraan susunan pemain:

Crystal Palace (4-4-2): Vicente Guaita, Patrick van Aanholt, Mamadou Sakho, James Tomkins, Aaron Wan Bissaka, Max Meyer, Luka Milivojevic, Cheikhou Kouyate, James McArthur, Andros Townsend, Wilfried Zaha

Pelatih: Roy Hodgson

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga, Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, David Luiz, Marcos Alonso, Ruben Loftus-Cheek, Jorginho, Ross Barkley, Willian, Eden Hazard, Olivier Giroud

Pelatih: Maurizio Sarri