Hasil Pertandingan Liga 2 Indonesia 05 September: Persita Tangerang 1-1 Semen Padang

Pada pertandingan dipekan ke 14 Liga 2 Indonesia 2018 yang berlangsung di Stadion Benteng Taruna, Tangerang, pada hari Rabu (05/09) sore wib. Pertemuan antara Persita dan Semen Padang ini berakhir skor imbang 1-1. Tuan rumah yang sempat tertinggal lebih dahulu ini berhasil menyamakan kedudukan di pertengahan babak kedua.

Semen Padang mampu unggul terlebih dahulu lewat gol dari Riski Novriansyah di babak pertama, yang kemudian berhasil disamakan oleh tuan rumah melalui Aldi Al Achya. Hasil seri ini membuat Persita saat ini mengoleksi total 21 poin. Sementara itu, Semen Padang tetap bertahan di puncak klasemen di Wilayah Barat dengan total sudah mengumpulkan 29 poin dari 14 laga.

Di babak pertama, Tuan rumah tampil cukup impresif di awal laga dan mampu mengancam pada menit kedua lewat sundulan Sirvi Arvani saat memanfaatkan tendangan penjuru Egi Melgiansyah, namun bola masih melambung di atas gawang Rendy Oscario. Di menit ke 14, giliran Aldi Al Achya yang mengancam, dan tendangannya juga masih melambung tipis diatas mistar gawang.

Semen Padang secara perlahan mampu keluar dari tekanan tuan rumah, dan bisa membuat perlawanan. Beberapa kali tim Kabau Sirah mencoba melancarkan serangan melalui kecepatan di sektor sayap. Pada menit ke 23, Semen Padang memiliki peluang melalui sepakan jarak jauh Rudi yang mengarah ke gawang namun masih dapat diantisipasi oleh kiper Yogi Triyana dengan baik.

Jual beli serangan kemudian pun terjadi diantara kedua tim ini. Namun sang tamu yang bisa memecahkan kebuntuan laga terlebih dahulu lewat Riski Novriansyah pada menit ke 28. Gol ini berawal pada saat menerima umpan tarik dari Afriansyah, Riski yang berada bebas di dalam kotak pinalti ini dengan sigap menceploskan bola masuk kedalam gawang tuan rumah. Skor pun berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan daari sang tamu.

Tertinggal satu gol, Persita langsung terbuka dengan terus tampil menekan dalam melakukan seranggan untuk bisa membuat beberapa peluang. Salah satunya saat Persita mencoba dengan tendangan bebas dari Sirvi Arvani, namun masih bisa diantisipasi oleh kiper Semen Padang, Rendy Oscario pada menit 32. Skor 0-1 ini pun harus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Persita langsung tampil menggebrak dengan menekan dengan permainan yang cukup tinggi. Dua menit setelah laga berlangsung, M. Toha mendapatkan peluang usai memanfaatkan umpan dari sisi kiri serangan. Namun sayang, ia masih gagal menceploskan bola setelah tendangannya masih dapat dihadang oleh bek Semen Padang.

Terus menekan, peluang lainya kembali didapat di menit 50, Pendekar Cisadane kembali mengeksekusi tendangan bebas yang oleh Sirvi Arvani dari depan kotak pinalti. Akan tetapi sepakannya masih melambung tipis di atas mistar gawang. terus melakukan serangan akhirnya para pendukung tuan rumah bersorak di menit ke 60.

Berawal dari peluang pertama lewat sundulan Aldi Al Achya dua menit sebelumnya yang ditepis oleh kiper dan menyentuh mistar gawang, hingga menyebabkan tendangan penjuru untuk tuan rumah. Melalui umpan lambung dari Egi Melgiansyah, kali ini tandukkan dari Al Achya bisa dikonversinya menjadi gol. Skor pun berubah imbang menjadi 1-1.

Usai hasil imbang ini, kedua tim tampak melakukan jual beli serangan untuk bisa unggul dari lawannya meski tempo permainan sedikit menurun. Sama sama meiliki peluang yang didapat oleh kedua tim, akan tetapi skor 1-1 ini tak berubah pertandingan usai. Kedua tim pun harus berbagi satu poin pada laga ini.

Bertemu Selangor FA, Penyerang Persija Berniat untuk Pertajam Diri

 

Striker Persija Jakarta Marko Simic mempunyai ambisi besar waktu melawan Selangor FA. Pemain dari Kroasia itu berambisi untuk kembali temukan ketajaman kembali ke pertandingan eksperimen di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Kamis (6/9/2018).

Simic telah cetak delapan gol dari 20 pertandingan yang telah dijalani Persija di Gojek Liga 1 2018 bersama dengan Bukalapak. Tapi, dia mangkir cetak gol waktu team Macan Kemayoran berjumpa Persikabo Bogor di Piala Indonesia serta PSMS Medan pada Liga 1, sebelum libur Asian Games 2018.

Simic juga tidak cetak gol waktu Persija beruji coba menantang Bhayangkara, belakangan ini. Karenanya, Simic berhasrat tampil tajam di pertandingan menantang Selangor FA.

“Saya serta kawan-kawan berlatih bagus, berlatih keras, saya fikir ini bagus mendekati pertandingan eksperimen untuk kembalikan keadaan karena libur lumayan lama. Diluar itu, konsentrasi yang lain untuk kembalikan ketajaman serta bermain lebih baik di banding awal mulanya,” tutur Simic di Jakarta, Rabu (5/9/2018), seperti diambil dari website Persija Jakarta.

Ambisi temukan ketajaman kembali di pertandingan menantang Selangor FA dinilai cukuplah lumrah. Karena, manajemen menuntutnya untuk dapat cetak gol dengan jumlahnya banyak.

Walau disadari Simic dalam beberapa pertandingan paling akhir bek lawan di Liga 1 juga tampil bagus. “Pasti saya ingin selalu cetak gol walau tidak gampang karena team lainnya mempunyai pemain bertahan yang bagus,” katanya.

“Saya juga berupaya, ditambah juga saya juga mempunyai motivasi untuk dapat bikin gol karena bila itu tidak dipunyai saya akan tidak jadi penyerang.”

Simic begitu meyakini dapat kembali cetak gol. Ditambah lagi, pertandingan kontra Selangor FA yang diselenggarakan di di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, akan memperoleh support optimal dari Jakmania.

“Kami juga pada akhirnya kembali pada stadion ini karena tak perlu jalan jauh serta mempunyai istirahat yang lebih. Tempo hari, tiap-tiap pertandingan kandang mesti kami mainkan jauh dari sini serta itu membuat kami kesusahan. Main jauh juga membuat kami kurang pemirsa,” kata Simic.

 

Schmeichel Percaya Mourinho Dapat Membawa MU Juara Premier League

Jose Mourinho sedang disoroti menyusul start sulit Manchester United di musim ini. Namun dia dipercaya masih dapat membawa MU juara.

MU telah mengalami dua kekalahan dalam empat laga pertama Premier League di musim ini. Usai menang dari Leicester City pada pertandingan pertama, MU kalah atas Brighton and Hove Albion serta Tottenham Hotspur.

Usai dua kekalahan tersebut, MU bangkit dengan kemenangan dari Burnley hari Minggu (2/9/2018) lalu.

Start medioker ini bikin MU pada saat ini tercecer pada posisi 10 dengan raihan enam poin. Mereka tertinggal sebanyak enam poin atas Liverpool, Chelsea, serta Watford yang masih sempurna, juga terpaut empat poin serta tiga poin atas Tottenham Hotspur dan Manchester City.

Menyusul start yang sulit ini, masa depan dari Mourinho mulai dispekulasikan. Zinedine Zidane pada belakangan dihubungkan sebagai calon penggantinya bila MU gagal menyusul para rival dalam perburuan gelar.

Eks kiper MU Peter Schmeichel yakin Mourinho masih orang yang tepat untuk mengantarkan tim mengakhiri puasa juara liga. Satu-satunya hal yang diperlukan ialah kesabaran.

Schmeichel mengatakan Mourinho butuh diberi kepercayaan untuk dapat mengembangkan tim lebih jauh.

“Dirinya selama ini telah melatih klub-klub besar. Inter Milan, Real Madrid. Dirinya memenangi Liga Champions dengan Porto. Tiga gelar Premier League bersama Chelsea. Dia telah melakukan banyak hal besar pada sepakbola,” kata Schmeichel.

“Namun Manchester United berada pada level berbeda dalam hal apapun. Pengawasan, tradisi, serta sejarah yang kami miliki. Ini jadi rumusnya di setiap hari. Setiap harinya, kami pun menghormati sejarah kami. Kami memiliki tradisi yang amat membanggakan.”

“Kami menjadi runner-up pada musim lalu dari posisi lima di musim sebelumnya. Kami langsung lolos pada Liga Champions di musim ini, kami memenangkan ajang Liga Europa, dan kami telah sampai pada dua final Piala FA.”

“Hal ini bagus. Ya kami menginginkan yang lebih, namun ini merupakan hal-hal yang amat positif. Disaat kita memberinya waktu serta kesabaran, disaat kita memahami bila ini merupakan periode di mana kami mesti berkembang, kami dapat memenangkan Premier League,” ungkapnya.

Real Madrid Dan Barca Langsung Tancap Gas

Liga Spanyol baru berlangsung selama tiga pekan, tapi Barcelona serta Real Madrid telah memisahkan diri atas rival-rivalnya. Laju mereka masih sempurna.

Barca dan juga Madrid menjadi dua tim yang tersisa pada Liga Spanyol dengan rekor 100 persen usai tiga pekan. Keduanya kerap meraih kemenangan di tiga laga yang telah dimainkan.

Dengan sembilan poin, Madrid dan Barca unggul dua poin atas tim yang berada di posisi ketiga. Bukan Valencia atau Atletico Madrid, posisi ketiga pada saat ini dihuni oleh Celta Vigo yang mencatatkan dua kemenangan serta satu hasil seri.

Hingga kini, Barca serta Madrid melalui jalan yang sama selama tiga laga. Keduanya sama-sama mengawali dengan kemenangan yang nyaman pada markas sendiri (3-0 menghadapi Alaves untuk Barca serta 2-0 menghadapi Getafe untuk Madrid).

Barca serta Madrid lalu mesti bekerja keras pada pekan kedua yang mana mereka melakoni pertandingan tandang. Barca cuma menang tipis 1-0 dari Real Valladolid. Sedangkan Madrid sempat tertinggal lebih dulu atas Girona sebelum akhirnya menang 4-1.

Barca serta Madrid lalu sama-sama menang telak pada pekan keempat. Barca pesta gol dalam gawang Huesca serta menang 8-2, sedangkan Madrid menang 4-1 dari Leganes.

Tercatat, secara statistik, mereka pun merupakan tim dengan jumlah operan yang terbanyak (Madrid dengan 2.375 operan serta Barca dengan sebanyak 2.130 operan). Barca serta Madrid juga memiliki persentase operan sukses yang terbaik, masing-masing 89,06 persen serta 91,16%.

Walau sama-sama memiliki sembilan poin, Barca berhak berada pada puncak klasemen di atas Madrid. Tim Blaugrana memiliki selisih gol lebih baik ketimbang tim yang memiliki nama lain El Real itu.

Barca memiliki selisih gol +10 berkat dari 12 gol yang diciptakan serta kebobolan dua gol. Sedangkan Madrid memiliki selisih gol +8 (menceploskan 10 gol, kebobolan dua gol).

Setelah jeda internasional, Barca serta Madrid bakal sama-sama bertamu ke Basque. Barca bakal melawat ke kandang Real Sociedad, sedangkan Madrid berlaga pada markas Athletic Bilbao.

Chelsea Dapat Diuntungkan Dengan Persaingan Ketat City-Liverpool

London – Sampai saat ini cuma Manchester City serta Liverpool yang disebut-sebut dengan sebagai calon juara. Eden Hazard pun menilai situasi ini dapat menjadi keuntungan untuk Chelsea.

Ketiga tim masih belum terkalahkan di dalam empat laga yang pertama Premier League. City mengoleksi 10 poin hasil dalam tiga kemenangan dan satu kali imbang untuk duduk pada posisi empat klasemen. Sementara Liverpool serta Chelsea bahkan masih sempurna dengan mengumpulkan 12 poin untuk menghuni dua posisi yang teratas.

Pada sisi yang lain, City tak kehilangan para pemain kuncinya ketika memenangkan liga dengan rekor 100 poin di musim yang lalu. Tim yang memiliki nama lain The Citizens itu malah menambah amunisi dengan mendatangkan Riyad Mahrez dari Leicester City.

Liverpool mempunyai para pemain baru yang diperlukan untuk memperbaiki kekurangannya. Usai bermasalah dengan posisi kiper, tim dengan nama lain The Reds itu berhasil memboyong Alisson Becker terlepas juga dari blunder yang dilakukannya pada akhir pekan lalu. Liverpool pun juga memboyong Naby Keita serta Fabinho untuk memperkuat baris tengah dan Xherdan Shaqiri untuk melengkapi lini depan.

Chelsea sendiri telah kehilangan Thibaut Courtois namun mendapatkan Kepa Arrizabalaga dengan sebagai gantinya. Dan gelandang Jorginho serta Mateo Kovacic. Tetapi, Maurizio Sarri masih belum memiliki pengalaman dengan Premier League dibandingkan dengan dua Juergen Klopp (Liverpool) serta Josep Guardiola (City).

“Itu bagus,” ujar Hazard ketika ditanya mengenai City serta Liverpool yang digadang-gadang dengan sebagai kandidat juara di musim ini.

“Untuk kami, kami sedikit pada bayang-bayang, jadi kami tinggal berupaya saja untuk meneruskan pekerjaan kami, memenangkan banyak laga dan lalu kita lihat saja,” tambah Hazard.

“Pasti saja aku percaya [Chelsea dapat bersaing], terutama pada Premier League Anda tak bakal pernah tahu apa yang bakal terjadi. Mereka dapat kehilangan banyak poin serta kami dapat memenangkan banyak poin. Kurasa pada beberapa pekan kami bermain menghadapi Liverpool [pada Stamford Bridge], suatu pertandingan penting. Musim yang lalu kami menang 1-0 jadi kami butuh mengulanginya.”

Kagumnya Paul Pogba akan kedewasaan Kylian Mbappe

Gelandang Timnas Prancis, Paul Pogba menyatakan kekagumnya pada Kylian Mbappe. Pogba menilai kompariotnya itu sudah sangat dewasa terlebih jika di bandingkan untuk pemain – pemain seusianya.

Nama Mbappe sendiri memang tenah naik daun dalam dua tahun terakhir, ia tampil spektakuler bersama As Monaco dan PSG, dimana klub itu meraih gelar juara Ligue 1 saat di perkuatnya.

Performa Mbappe di level klub berlanjut di Piala Dunia 2018. Ia menjadi starter reguler di TImnas Prancis, di mana sejauh ini ia sudah mengemas 3 gol bagi Les Bleus.

Namun Pogba menyebut bahwa Mbappe benar-benar sudah sangat dewasa kendati usianya masih muda. “Kyky adalah seorang anak muda. Kita semua tahu itu, dia juga tahu itu, namun di atas lapangan tidak ada yang namanya pemain muda,” buka Pogba kepada Goal International.

Pogba sendiri merasa kagum bahwa anak seusia Mbappe sudah memiliki determinasi yang sangat bagus saat berada di atas lapangan.

“Dia mengatakan bahwa dia ingin memenangkan gelar juara. Dia tidak main-main dengan hal itu, dan ia akan melakukan segala cara agar ia memenangkan itu.

“Dia punya talenta yang besar dan saya rasa punya ambisi di usianya yang masih muda itu bukanlah hal yang buruk.”

Pogba juga menilai Mbappe sudah sangat matang di antara pemain-pemain yang seumuran dengan sang striker dan Pogba mempredikis bahwa Mbappe masih bisa lebih baik lagi.

“Dia akan belajar banyak dan ia akan terus bertumbuh. Dia masih muda dan dia akan mendapat lebih banyak pengalaman dan dia sudah jauh lebih baik dari saya ketika saya masih seumurannya. Saya hanya memberikan saran kepadanya dan ia terus bekerja keras. Sebagus itulah talentanya.”

“Dia sudah sangat dewasa untuk anak-anak seumurannya. Ia sudah mampu memahami hal-hal yang tidak mampu saya pahami saat saya seusianya. Jadi saya rasa dia akan mendapat banyak hal-hal yang bagus di masa depan.” tandasnya

 

 

 

Kini Gary Cahill terjadi dengan kegagalan nya saat bertanding di babak semifinal

Pada saat di ajang Piala Dunia pada tahun 2018, maka telah menjadi  salah satu momen terakhir bagi para beberapa pemain-pemain yang di level internasional. Dan ada juga  Salah satu bintang yang harus untuk membuka kan wacana terhadap kepada pemain yang pensiun bernama Gray Cahill di usai Piala Dunia tahun 2018.

Gray Cahill telah merupakan bagian di dalam hidup skuat Inggris yang untuk saat mengikuti di dalam pertandingan Piala Dunia pada tahun2018. Dengan ada nya pemain yang berusia tiga puluh dua tahun telah merupakan telah masih berada di belakang Skuat tinga singa. Maka Gray Cahill yang bukan menjadi utama pilihan Gareth Southgate.

Inggris terjadi dengan kegagalan saat untuk melaju ke babak final, karena usai nya terjadi dengan kekalahan saat melawan Kroasi dengan hanya dapat mencapai skor 2-1 pada saat di babak semifinal pada tanggal (12/7), sehingga membuat Gary Cahill telah untuk membuka peluang untuk pesiun nya yang saat ini masih di timnas. Sehingga dengan waktu mendekat ia akan membuat keputusan nya.

Selanjutnya, Gary Cahill ke depan nya akan lebih untuk berfokus untuk bermain dengan klub yang di bela nya yakni Chelsea. Dengan Pasca perpindahan nya John Terry yang akan ke Aston Villa, sehingga yang menjadi kapten utama Gracy Cahilli adalah The Blues.

Menurut dari Gray Cahilli, ia akan telah membuat untuk keputusan pensiun nya tidak pada di bulan depan, sehingga pemain yang bernama Bolton Wanderes akan berbica dengan Southgate terlebih dahulu karena Gray Cahill ingin mencari jalan tahu rencana sang pelatih untuk nya.

“ saya ingin bertemu dan berbicara kepada manajer untuk tentang saya di bulan depan yang akan mendatang, karena saya masih bisa mengakhiri untuk karir bersama dengan timnas Inggris karena saya telah siap untuk memainkan di setiap dalam permainan yang mungkin saya main kan selama saya aktif.

 

Peran Raheem Sterling Bersama Inggris Masih Penting

 

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, kelihatannya tidak demikian dipengaruhi dengan kritikan yang tengah menempa salah satunya pemainnya, Raheem Sterling. Ia masih tetap memandang pemain Manchester City itu mempunyai peranan vital untuk The Three Lions.

Sterling telah jadi objek cibiran umum bahkan juga sebelum saat Piala Dunia 2018 dengan resmi diawali. Ketika itu, umum menyoroti tato di kaki kanan Sterling, yang lalu diklarifikasi menjadi memoriam ayahnya serta belum juga usai.

Penampilannya di selama Piala Dunia juga tidak terlepas dari sorotan tajam. Puncaknya berlangsung waktu Inggris hadapi Swedia di sesi perempat final , dimana ia tidak berhasil mengkonversi dua kesempatan jadi gol.

Walau bagaimanapun, ia masih terlihat beresiko di mata pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, yang akan jadi lawan The Three Lions di sesi semi final hari Kamis (12/7) awal hari kelak. Southgate juga mempunyai persamaan pandangan.

” Saya tidak terperanjat apabila Kroasia memandang Raheem menjadi pemain kunci. Apabila anda lihat semuanya alur serangan kami, serta langkah kami menggabungkan empat pemain depan, dia mempunyai peranan, ” tutur Southgate seperti yang diambil dari Sky Sports.

” Dia ialah pemain yang diapresiasi oleh team. Saya sudah berjumpa banyak bekas pemain, serta mendapat pesan dari mereka, yang mempunyai pandangan sama. Kami sangatlah senang dengan kontribusinya, ” lanjutnya.

Sterling juga 22 pemain Inggris yang lain cukup fit untuk dapat tampak pada pertandingan semi final kelak. Southgate juga melemparkan pujian pada beberapa dokter team yang mempunyai layanan dibalik itu.

” Semuanya pemain kami dapat tampak. Penghargaan besar pada beberapa pemain kami untuk prinsip mereka pada program fisik yang sudah kami lakukan, ” imbuhnya.

” Juga untuk staf medis kami, yang sudah menjadikan satu program serta bikin semuanya pemain kami fit di tiap-tiap session latihan, ” ujarnya.

Sebelum saat pertandingan kontra Swedia sekian waktu lalu, sekurang-kurangnya ada empat pemain Inggris yang sudah sempat punyai urusan dengan cedera mudah. Mereka ialah Jamie Vardy, Ashley Young, Dele Alli, serta Kyle Walker.

Manager Bhayangkara FC Pede Inggris Bisa Taklukkan Kroasia

 

Sukses Tim nasional Inggris maju ke semi final Piala Dunia 2018 diterima senang pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy. Walaupun lahir di Skotlandia, arsitek berumur 40 th. itu mensupport penuh perjuangan Harry Kane serta kawan-kawan.

Simon yakin Inggris bisa menangani perlawanan Kroasia di sesi semi final Piala Dunia 2018. Partai hidup-mati ini akan diselenggarakan di Stadion Luzhniki, Kamis (12/7/2018) awal hari WIB.

Bekas pelatih Partner Kukar ini juga yakini ungkapan ‘Football’s Coming Home’ bisa diwujudkan Inggris. Frasa itu berarti hasrat untuk membawa pulang trofi Piala Dunia 2018 ke negara lahirnya sepak bola, yakni di Inggris.

” Saya akan bergadang melihat Inggris menang di sesi semi final Piala Dunia 2018. Inggris juara. Football’s coming home, ” tutur Simon pada konferensi pers sesudah timnya ditahan imbang 3-3 oleh Persebaya Surabaya pada pertandingan Go-Jek Liga 1 bersama dengan Bukalapak.

Kemenangan melawan Kroasia akan bikin Inggris mengambil langkah ke sesi final Piala Dunia 2018. Satu negara sudah mengunci slot di partai puncak yakni Prancis.

Sesudah timnya ditahan imbang 3-3 oleh Persebaya di Stadion Perguruan Tinggi Pengetahuan Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2018), Bhayangkara FC akan kembali mengadakan latihan di tempat yang sama pada esok harinya jam 08. 00 WIB.

Simon akan mengadakan pelajari di lini belakang karena timnya kebobolan tiga gol melawan Persebaya.

Latihan saat pagi hari malah menyebabkan kesusahan untuk Simon. Pasalnya, tekadnya sudah bulat yakni melihat Inggris pada awal hari kelak. Oleh karena itu, arsitek berumur 40 th. akan mencari langkah untuk temukan jalan keluar bangun pada pagi hari, sesaat di satu bagian dianya akan kekurangan waktu tidur.

” Saya mesti menemukann jalan keluar di lini belakang, jadi kami jam 8 pagi mesti segera latihan, hal tersebut akan susah buat saya. Kami telah menemukan apa yang harus kami lakukan untuk masa selanjutnya, ” papar Simon.

Inggris Difavoritkan untuk Menaklukkan Kroasia

 

Suatu perkiraan dilontarkan Yanuar Hermansyah masalah hasil pertandingan semi final Piala Dunia 2018, pada Tim nasional Inggris serta Tim nasional Kroasia. Asisten pelatih kiper Arema FC ini jagokan The Three Lions -julukan Tim nasional Inggris- akan memenangkan pertandingan ini.

” Untuk saya, Inggris akan memenangkan kompetisi ini, ” tutur Yanuar Hermansyah, Rabu (11/07).

” Menurut saya, mereka mempunyai modal apik untuk dapat mencetak kemenangan, walau Kroasia yang akan mereka hadapi juga mempunyai kemampuan yang tidak dapat dilihat mudah, ” sambungnya.

Menurut pria yang karib dipanggil Begal ini, ada suatu aspek nonteknis yang membuatnya lebih jagokan Inggris. Menurut dia, Inggris mempunyai aura menjadi salah satunya kemampuan tradisionil di sepakbola.

” Nama besar serta kebiasaan ini tidak dapat diacuhkan demikian saja, ” papar Begal.

” Sudah dapat dibuktikan jika aspek ini sering bikin beban untuk lawan makin bertambah, bahkan juga sebelum saat berlaga. Bila Kroasia tidak berhasil menghadapi aspek ini dengan benar, saya rasa mereka akan kesusahan hentikan laju Inggris, ” pelatih berumur 53 th. ini menguraikan.

Inggris akan hadapi Kroasia pada pertandingan Semi final Piala Dunia 2018. Kompetisi ini akan digelar di Stadion Luzhniki Rusia, Kamis (12/07) awal hari waktu Indonesia.

Pada babak semula, Inggris sukses menaklukkan Swedia dua gol tanpa ada balas. Sedang Kroasia, laju ke sesi semi final selesai menaklukkan tuan-rumah dengan score 4-3, lewat drama adu penalti.

Pemenang pertandingan pada Inggris serta Kroasia telah dinanti Prancis, yang semula menaklukkan Belgia, pada partai final. Perhelatan puncak Piala Dunia ini akan digelar di Stadion Luzhniki, Minggu (15/07) yang akan datang.

Selain itu, Begal menyebutkan Inggris memanglah belum juga tampak sangat memberikan keyakinan pada arena ini. Tetapi, ia meyakini team pelatih Inggris, yang dikomando Gareth Southgate, tidak akan tinggal diam lihat keadaan skuatnya.

” Merk juga bakal berusaha sebaik-baiknya mengatur team. Dapat dibuktikan, dalam setiap kompetisi, permainan mereka selalu tunjukkan trend positif, ” tandasnya.