Udinese Berhasil Menang Dengan Unggul 2-0 atas Cagliari

Dalam laga giornata ke 19 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang berlangsung hari Sabtu (29/12/2018) malam hari di Dacia Arena,tim tuan rumah Udinese yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mendapatkan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim Cagliari dengan skor 2-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Udinese itu pun dipersembahkan oleh Ignacio Pussetto dan Valon Behrami.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Udinese yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari lawannya Cagliari. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Udinese dengan lawannya Cagliari didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun tim tuan rumah Udinese pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 39 pada babak pertama melalui gol dari Ignacio Pussetto.

Didalam laga babak kedua,tim Cagliari yang tengah tertinggal 1-0 dari tim tuan rumah Udinese itu pun memang terlihat meningkatkan tempo permainannya dari awal mulainya laga babak kedua. Namun sayangnya laga babak kedua yang baru saja berjalan 5 menit,tim Cagliari pun sudah harus bermain dengan 10 orang dikarenakan Luca Ceppitelli pun mendapatkan ganjaran kartu merah dari sang wasit Maurizio Mariani yang memimpin jalannya pertandingan pada tadi malam. Alhasil setelah itu tim tuan rumah Udinese yang unggul dengan jumlah pemain itu pun barulah bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 dimenit 57 melalui gol dari Valon Behrami. Setelah itu skor 2-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Udinese itu pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Udinese pada tadi malam itu pun tentunya masih membuat mereka kini berada diperingkat 15 pada papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 18 poin. Sementara itu tim Cagliari yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun berada diperingkat 13 dengan jumlah raihan 20 poin.

Atalanta Berhasil Tundukkan Sassuolo 6-2

Dalam laga giornata ke 19 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang berlangsung hari Sabtu (29/12/2018) malam hari di Mapei Stadium,tim Atalanta yang menjalani laga tandangnya pada tadi malam itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tuan rumah Sassuolo dengan skor telak 2-6. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Atalanta itu pun dipersembahkan oleh Duvan Zapata, Papu Gomez, Gianluca Mancini dan tiga buah gol yang dikemas oleh Josip Ilicic. Sementara itu dua buah gol dari tim tuan rumah Sassuolo itu pun dipersembahkan oleh Alfred Duncan yang berhasil mengemas dua buah golnya pada tadi malam.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Sassuolo yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun awalnya memang terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan sengit pada saat menjamu serta menghadapi lawannya Atalanta. Akan tetapi tim Atalanta pun berhasil memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu dimenit 19 pada babak pertama melalui gol dari Duvan Zapata. Skor 0-1 yang didapatkan oleh tim Atalanta itu pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama,namun 3 menit menjelang akhir laga babak pertama,tim Atalanta pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 melalui gol dari Papu Gomez.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Sassuolo yang tertinggal 0-2 didalam laga babak pertama itu pun mulai terlihat bermain dengan lebih impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Hasilnya dimenit 51 pada babak kedua,tim tuan rumah Sassuolo pun berhasil memperkecil kedudukannya menjadi 1-2 melalui gol dari Alfred Duncan. Sayangnya skor 1-2 tersebut pun hanya bertahan 3 menit saja,karena dimenit 54 tim Atalanta pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 1-3 melalui gol dari Gianluca Mancini. Namun hanya berselang 3 menit kemudian,tim tuan rumah Sassuolo pun berhasil kembali memperkecil kedudukannya menjadi 2-3 melalui raihan gol kedua dari Alfred Duncan. Dimenit 74 pada babak kedua,barulah tim Atalanta bisa kembali menambah keunggulannya menjadi 2-4 melalui gol dari Josip Ilicic. Tidak hanya berhenti sampai disitu saja,sebab 4 menit menjelang akhir laga babak kedua tim Atalanta pun berhasil menggandakan keunggulannya lagi menjadi 2-5 melalui gol kedua dari Josip Ilicic. Dimenit-menit akhir laga babak kedua,tim Atalanta pun berhasil menambah keunggulannya lagi menjadi 2-6 melalui gol ketiga dari Josip Ilicic.

Raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Atalanta pada tadi malam itu pun tentunya membuat mereka kini berada diperingkat delapan pada papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 28 poin. Sementara itu tim tuan rumah Sassuolo yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun tertahan diperingkat 12 dengan jumlah raihan 25 poin.

Napoli Hanya Sukses Menang Tipis 3-2 atas Bologna

Dalam laga giornata ke 19 pada ajang kompetisi Serie A Italia yang berlangsung hari Minggu (30/12/2018) malam hari di Stadio San Paolo,tim tuan rumah Napoli yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun akhirnya berhasil mendapatkan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim Bologna dengan skor tipis 3-2 atas Bologna. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Napoli itu pun dipersembahkan oleh Dries Mertens dan dua buah gol yang dikemas oleh Arek Milik. Sementara itu dua buah gol dari tim Bologna itu pun dipersembahkan oleh Federico Santander dan Danilo.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Partenopei yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari lawannya Bologna. Dimana hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Partenopei dengan lawannya Bologna didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi tim tuan rumah Partenopei pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 15 pada babak pertama melalui gol dari Arek Milik. Skor 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Partenopei itu pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama,namun akhirnya dimenit 37 tim Bologna pun berhasil menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 melalui gol dari Federico Santander.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Napoli yang tertahan imbang 1-1 oleh tim Bologna didalam laga babak pertama itu pun masih tetap terlihat bermain dengan baik dan impresif dari awal mulainya laga babak kedua. Akhirnya tim tuan rumah Napoli pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-1 dimenit 52 pada babak kedua melalui gol kedua dari Arek Milik. Setelah itu skor 2-1 tersebut pun bertahan cukup lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,namun dimenit 80 tim Bologna pun berhasil menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 melalui gol dari Danilo. Dua menit menjelang akhir laga babak kedua,tim tuan rumah Napoli pun barulah bisa menggandakan keunggulannya menjadi 3-2 melalui gol dari Dries Mertens.

Dengan adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Partenopei pada dini hari tadi itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat kedua pada papan klasemen Serie A Italia dengan jumlah raihan 44 poin. Sementara itu tim Bologna yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada tadi malam itu pun berada diperingkat 18 dengan jumlah raihan 13 poin.

Edin Dzeko ganda meninggalkan sisi Michael O’Neill menghadapi degradasi

 

Dzeko memecah kebuntuan setelah Edin Visca menerkam kesalahan oleh Jamal Lewis untuk memungkinkan striker Roma untuk menerapkan penyelesaian yang sederhana (27). Dzeko menambahkan kedua dengan pemogokan ulangan lainnya (73) untuk meninggalkan Irlandia Utara yang berakar ke bagian bawah Grup B3 tanpa poin dari tiga pertandingan mereka. Hasil imbang antara Bosnia dan Austria pada pertandingan berikutnya pada 15 November akan mengasingkan sisi Michael O’Neill, yang lagi-lagi meninggalkan peluang yang gagal. George Saville tidak dapat dikonversi dari umpan silang Steven Davis sebelum gelandang Middlesbrough itu bertemu Lewis ‘pengiriman rendah, tetapi usahanya pada gilirannya kembali dari pos.

 

Lewis, yang hanya membuat awal keempat untuk negaranya, kemudian dengan kejam kehilangan pijakannya di momen penting ketika mencoba untuk mencegat bola-melalui sebagai Visca bereaksi tercepat untuk tee up Dzeko untuk pembuka yang terdiri. Irlandia Utara beruntung karena tidak segera menyerah, karena tendangan brilian Dzeko dari tendangan bebas Pjanic yang cerdik dikesampingkan karena offside, sebelum gelandang Juventus itu sendiri mendekati tendangan bebas brilian yang melintas di atas mistar Bailey Peacock-Farrell. Penjaga Leeds menahan bola di kaki Dzeko setelah ia ditemukan oleh Muhamed Besic 11 menit memasuki babak kedua, tetapi para pengunjung seharusnya sudah menaikkan level mereka ketika pemain pengganti Gavin Whyte bertemu umpan silang Stuart Dallas untuk menembaknya pada usaha kedua terhadap pos dari jarak dekat. O’Neill membuat substitusi yang berani dalam menggantikan Paddy McNair dengan striker Kyle Vassell, tetapi Bosnia langsung menggandakan keunggulan mereka saat bola panjang Pjanic menemukan Dzeko dengan waktu dan ruang untuk menghancurkan rumah golnya yang ke-55 untuk negaranya. Palang Whyte kemudian dibelokkan dari Ervin Zukanovic ke pos pada menit akhir untuk meringkas nasib buruk Irlandia Utara pada malam frustasi lain.

Martinez : Monaco adalah Langkah Alami Untuk Henry

Thierry Henry memulai karirnya sebagai pelatih kepala di Monaco adalah “langkah alami” yang dia tunggu-tunggu, menurut bos Belgia, Roberto Martinez.

Mantan bintang Perancis dan Arsenal,, Henry memulai karir kepelatihannya di Monaco dan diumumkan sebagai penerus Leonardo Jardim pada hari Sabtu, menandatangani kontrak tiga tahun.

Pria berusia 41 tahun, yang mengawasi sesi latihan pertamanya pada hari Senin, telah bekerja di bawah Martinez dengan Belgia sejak Agustus 2016 dan pelatih asal Spanyol itu mendukung mantan nomor dua untuk menjadi sukses di klub yang sangat berarti baginya.

Pada keberangkatan Henry, Martinez mengatakan pada konferensi pers: “Saya tidak berpikir itu kerugian. Proyek awal adalah memiliki pengalaman Thierry mempersiapkan grup untuk Piala Dunia dan kami mencapai itu.

“Setelah itu, sangat bagus bagi Thierry untuk ingin bersama tim nasional sampai gerakan alamiah akan muncul. Itu bukan kasus meninggalkan demi atau mencoba memaksa bergerak.

“Kami semua mendukung karena Monaco adalah rumahnya, di mana ia memulai sebagai pemain dan itu adalah cara alami untuk memulai karir kepelatihannya.

“Dia akan menjadi pelatih top, tidak ada dua keraguan tentang hal itu; obsesinya terhadap permainan, pengalamannya, keahliannya, tetapi kemudian kita semua berharap dia mendapat sedikit keberuntungan karena Anda selalu membutuhkan keberuntungan dalam sepakbola.”

Belgia akan berhadapan dengan Belanda dalam pertandingan persahabatan pada hari Selasa dan Martinez merencanakan secara detail untuk menggunakan berbagai pemain, sementara juga mengungkapkan bahwa kiper Liverpool, Simon Mignolet, bisa mulai.

Mencari pengganti Henry adalah hal utama yang saat ini Martinez harapan , sesuatu yang ia harap telah disiapkan menjelang set internasional berikutnya pada bulan November.

“Saya pikir kami membutuhkan staf extra. Staf teknis sangat kuat, kami telah bekerja sekarang untuk waktu yang lama, tetapi ini penting – mungkin tidak untuk kamp yang pendek – tetapi ketika Anda akan pergi ke turnamen besar yang kita butuhkan adalah staf ekstra itu, tapi kami akan mengambil waktu kami, “katanya.

“Ini lebih menilai apa yang dibutuhkan kelompok – mereka bukan kebutuhan yang dibutuhkan dua tahun lalu dan kami tidak memiliki pengalaman yang kami miliki di Piala Dunia. Kami akan menambahkan seseorang untuk November.”

Diego maradona: messi tidak pantas menjadi kapten

Diego Maradona mengkritik Lionel Messi yang dianggapnya tak pantas menjadi kapten. Sebab, Messi tak punya jiwa pemimpin. Kritik ini dilontarkan Maradona karena Messi masih absen membela Argentina usai kegagalan di Piala Dunia 2018. Messi memang memutuskan istirahat sementara dan belum memberi keputusan apapun terkait kelanjutan kariernya di Tim Tango. Padahal Messi berstatus sebagai kapten tim dan semua orang tahu bahwa dia masih jadi pemain terbaik Argentina sampai saat ini.

Namun, Messi tidaklah pantas jika diangkat sebagai kapten baik itu di level klub maupun timnas. Pasalnya, Messi dianggap tak punya jiwa pemimpin untuk memberikan motivasi kepada rekan-rekan setimnya. Hal ini dirasakan betul Maradona saat memberinya ban kapten di Piala Dunia 2010 di mana Argentina disingkirkan Jerman di perempatfinal dan Messi tak mencetak satu gol pun.

“Messi pemain hebat, tapi dia bukan pemimpin,” ujar Maradona. “Sebelum bicara dengan pelatih dan para pemain, dia akan bermain playstation. Lalu di lapangan, tiba-tiba saja dia mau memimpin,” sambungnya. “Sia-sia menjadikan pemain sebelum pertandingan bolak-balik 20 kali ke kamar mandi sebagai pemimpin. Jangan lagi mendewakan Messi. Messi di Barcelona dan Argentina itu berbeda. Saya tidak akan memanggilnya lagi, tapi jangan pernah berkata tidak.”

“Dia adalah pemain terbaik dunia bersama Cristiano Ronaldo. Anda tidak boleh menjadikannya kapten jika ingin Messi tampil bagus,” tutup Maradona. Komentar Maradona itu memantik kemarahan keluarga Messi. Maxi Biancucchi, sepupu Messi, menilai Maradona sosok yang menyedihkan. Pasalnya, alih-alih sang legenda membantu Messi agar tampil lebih baik, malah kritikan yang terlontar dari mulutnya.

“Bodoh kalau mendiskreditkan Leo. Itu menyedihkan ketika melihat seseorang, yang membanggakan dirinya menjadi pemimpin, bisa berbicara begitu buruk tentang pemain terbaik saat ini dan mungkin untuk jangka waktu yang lama,” kata Biancucci. “Dan dia mengatakan itu ketika seharusnya membantu membangun timnas kembali, andai dia memang benar-benar mencintainya,” tambah Biancucchi, yang juga pesepakbola. Tak cuma sepupu Messi, pembelaan juga datang dari pengacaranya Alba Llanes dan mantan gurunya Carlos Munoz Alvarez.

Menurutnya, komentar Maradona cuma terlontar dari seorang pesakitan, merujuk Maradona yang sempat ketergantungan narkoba. “Ketika kritik berasal dari seorang pecandu narkoba, itu tidak memiliki nilai,” kata Llanes. “Saya setuju dengan Anda Maxi Biancucchi. Seorang pria yang sakit fisik dan mental seperti pria gemuk Diego tidak dapat mengkritik Messi,” timpal Alvarez.

Rahasia Ketajaman Raheem Sterling Dalam Dua Tahun Terakhir

Performa Raheem Sterling begitu tajam dua tahun paling akhir. Sayap Manchester City itu membuka rahasia dibalik penambahan performnya itu.

Pemain 23 tahun itu menunjukkan progres berarti semenjak musim kemarin. Dia jadi salah satunya sumber gol The Citizens tidak hanya Sergio Aguero.

Musim kemarin, Sterling dapat membuat 23 gol serta 17 assists di semua pertandingan. Masalah gol, dia hanya kalah dari Aguero yang mengemas 30 gol.

Sterling meneruskan permainan apiknya itu musim ini. Bekas pemain Liverpool itu selalu diakui serta membayarnya dengan 4 gol ditambah 3 assists sejauh musim berjalan.

Pemain kelahiran Kingston, Jamaika itu membuka rahasia berkaitan perubahan performnya. Dia mengakui sekarang lebih mengutamakan efektivitas daripada pamer kemampuan.

“Perihal penting sekarang ini ialah selalu coba membuat ancaman di muka gawang lawan. Saat masih tetap muda, saya tidak sangat tertarik cetak gol. Saya cuma ingin tampak bagus serta menunjukkan pada beberapa orang jika diri ini miliki banyak potensi,” katanya dikutip Mirror.

“Tetapi saat ini saya mulai sadar jika tidak ada yang mengingat kemampuan yang Anda pamerkan diatas lapangan. Semua mengenai efektivitas serta apakah yang dikerjakan untuk team.”

“Sebab saya semakin berkembang, saya memahami saat ini, terpenting dengan tim nasional sebab saya mesti mulai cetak gol. Saya ikut terasa saat ini lebih miliki kemauan untuk sampai ke sisi akhir, ada di kotak penalti seringkali.”

“Awal mulanya, saya seringkali melebar, coba melalui pemain serta saat ini saya lebih konsentrasi untuk penyelesaian akhir, ada di seputar ruang spesifik serta coba cetak gol sendiri.”

“Saat ini saya lebih yakin diri saat ada di atau ruang dekat kotak penalti. Saya terasa gol untuk Inggris akan tiba, seperti yang telah saya kerjakan untuk City,” papar sang pemain.

Barcelona masih ingin membutuhkan jasa pemain Sergio Busquets

Kini Barcelona telah di kabarkan masih ingin memakai jasa seorang pemain yang bernama Sergio Busquets. Sehingga untuk tim yang berasal dari Catulannya akan untuk memberikan dengan adanya kontrakan baru dengan sang gelandangan saat berada di dalam waktu yang sudah mendekat.

Sergio Busquets akan merasa dengan kesendiri, namun ia memang sudah tidak bisa dipisahkan dari klub Barcelona. Sehingga ia telah merintis dengan bersama karirnya yang telah menjadi sebagai seorang pesepak bola dari akademi Barcelona sehingga berhasil untuk menembus dengan tim utama Barcelona.

Ia akan merasa dengan kesendirian yang telah sudah menjadi sosok bagian yang kokoh saat berada di lini tengah Barcelona. Namun dari Alhasil juga telah untuk mengundang dengan jasa minat sehingga sampai klub top eropa, termasuk dengan PSG yang telah di kabarkan untuk menginginkan dengan jasa pemainnya.

Maka telah di lansir dari Marca, klub Barcelona tidak akan untuk membiarkan dengan pemain bintang untuk pergi dan sehingga mereka telah di kabarkan untuk memberikan dengan adanya kontrakab baru dengan bersama sang pemain yang di dalam waktu mendekat. Namun, kontrakan baru Sergio Busquets akan memiliki durasi yang cukup sangat lama.

Sergio Busquets akan terakhir kali untuk melakukan memperpanjang dengan kontraknya saat berada di dalam Barcelona pada tahun 2016 silam. Sehingga ia telah mendatangkan seorang pemain dengan kontrak yang berdurasi dalam lima tahun dengan melakukan opsi perpanjangkan dua tahun lagi.

Namun dengan adanya perbedaan pertama pada kontrak baru Sergio Busquets adalah soal nominal gaji. Sehingga telah membuat sang gelandang aka disebut mendapatkan mendapatkan gaji yang besar, dan di mana ia akan harus untuk menjadi sebagai salah satu pemain dengan gaji tertinggi di dalam klub Barcelona.

Selain juga dengan masalah kenaikan gaji, maka dari pihak Barcelona juga telah untuk membuat revisi yang terkait dengan klausul rilis sang gelandang. Pihak El Blaugrana kabarnay akan meningkatkan klausul jual sang pemain menjadi sangat tinggi.

Namun dengan laporan itu akan untuk mengklaim bahwa adanya klausul rilis Sergio Busquets saat ini dengan seratus delapan puluh juta pounds. Sementara saat berada di kontrak barunya nanti, maka Sergio Busquets akan harus untuk memiliki klausul rilis sebesar nilai empat ratus lima puluh juta pounds.

Maka Barcelona akan tahu bahwa dengan Sergio Busquets adalah seorang pemain yang sangat bagus sehingga telah membuat mereka telah untuk melakukan penguncian kepada Sergio Busquets.

Semenjak adanya debut saat berada di Barcelona pada di tahun 2008 silam, Sergio Busquets akan sudah untuk memetik dengan sangat banyak sehingga untuk kesuksesan bersama dengan Las Azulgrana. Dan ia telah berhasil untuk memenangkan di tujuh gelar La Liga , enam gelar Copa Del Rey dan tiga gelar Liga Champions saat masih bersama dengan Barcelona.

Real Madrid juga mempunyai pemain hebat yang bernama Gareth Bale

Nacho Fernandez memberikan rasa kepercayaan kepada terhadap Bareth Bale. Namun Nacho Fernandez akan mempercayai dengan Gareth Bale akan bisa untuk menjadi sebagai seorang pemain yang sangat penting bagi Real Madrid yang tanpa harus untuk mencoba taktik bermain Christiano Ronaldo.

Pada saat berada di musim panas ini, maka Real Madrid akan harus kelihangan satu pemain andalannya sehingga juga kehilangan untuk mencetak gol yang terbanyak di sepanjang masa mereka, Christiano Ronaldo yang berpindah ke klub Juventus.

Sehingga dengan kepergian atas Chrsitiano Ronaldo pekerjaan yang besar bagi Gareth Bale. Namun, dengan sang pemain yang telah di harapkan agar bisa untuk menggantikan dengan pemain Christiano Ronaldo menjadi  sebagai juru gedor utama di Real Madrid musim depan nanti.

Namun Nacho akan mempercayai dengan bahwa Gareth Bale tidak perlu untuk meniru dengan taktik cara bermain Christiano Ronaldo untuk di jadikan seorang pemain kunci di Real Madrid.

“Saya akan merasa ini bukanlah pertanyaan yang bagaimana Gareth Bale untuk bisa mengikuti jejak Christiano Ronaldo.” Perkataan Nacho kepada halaman resmi di Real Madrid.

Nacho telah mempercayai dengan Gareth Bale dan Christiano Ronaldo karena mereka seorang pemain yang sangat berbeda dan tidak tepat keduanya akan di bandingkan dengan kedua pemain ini.

Chrisitano Ronaldo juga akan melakukan pemberian dampak yang sangat besar, dan sehingga di semua area maka Gareth Bale juga telah merupakan untuk menjadi sebagai  seorang pemain kunci. Karena ia sudah tidak lagi untuk memenangkan dengan adanya banyak trofi saat di sini, namun sehingga ia sudah tidak perlu lagi untuk membuktikannya.

Maka dari itu Nacho juga telah untuk mempercayai dengan Gareth Bale yang telah merupakan sebagai seorang pemain yang tidak bisa di andalkan. Dan sehingga tidak khawatair dengan Real Madrid yang buruk saat di musim ini.

“Maka akan telah membuat semua orang menjadi tahu bahwa kami juga bisa untuk mengandalkannya sehingga yakin untuk bisa terus bermain dengan cara baik saat  di sini.

Pihak Liverpool tidak menginginkan Jose Mourinho

Kini adanya pemain Liverpool yang bernama Jamie Carragher untuk memberikan dengan pendapat yang mengenai di masa depan Jose Mourinho. Namun Jamie Carragher akan untuk mempercayai dengan bahwa Jose Mourinho sudah tidak dapat lagi untuk menjadi seorang manajer di klub Liverpool di akhir musim.

Maka dengan adanya karir pelatih, Jose Mourinho akan juga telah memiliki kecenderungan yang  sangat cukup buruk. Dan biasanya ia akan untuk meninggalkan dengan klub yang ia laih di musim ketiganya.

Namun di akhir ini sudah memiliki tanda tanda yang akan terlihat di Manchester United. Dan ia telah terlibat dengan pertengkaran dengan adanya beberapa pemain dan manajemen Manchester United karena Manchester Untied juga telah berhasil untuk meraihkan dengan hasil yang sangat buruk saat di akhir pekan.

“Jamie Caragher akan mempercayai dengan cara lambat  yang akan segera di pecat oleh pihak Liverpool. Namun Jose Mourinho mungkin sudah tidak mempunyai niat yang menjadi sebagai salah satu manajer di suatu fase musim ini.” Ujar Jamie Carragher kepada Daily Star.

“Selama dengan musim panas ini, maka Jose Mourinho akan merasa mengeluh mengenai dengan kegagalannya melakukan membeli bek tengah baru. Padahal ia baru saja untuk menghabiskan sebanyak enam puluh juta pounds agar untuk bisa membeli dua bek tengah dan sehingga dia telah memiliki dua bek yang berasal dari Timnas Inggris bernama Phil Jones dan Chris Smallng.”

Jamie Carragher akan melakukan penilaian kepada terhadap dengan Jose Mourinho karena ia memiliki filosofi yang sangat berberda dengan filosofi Manchester Unitedd yang selama ini maka akan membuat ia terasa semakin sulit untuk bisa mempertahankannya.

“Namun Manchester United akan memperlakukan untuk menunjuk Jose Mourinho, maka dari prioritasnya adalah untuk bisa membawakan piala pulang. Dan sehingga mengapa ia akan membeli Zlatan, Sanchez dan Matic dan kini ia telah masih di kabarkan untuk mengejar seorang jasa bek tengah yang masih berumur tiga puluh tahun.”