Mourinho Masih Diragukan, Namun Giggs Percaya Mourinho Bisa Balikan Keadaan MU

Ryan Giggs tetap percaya kalau Jose Mourinho akan mampu untuk mengembalikan keadaan Manchester United yang berada didalam situasi yang buruk sampai menjadi sang penantang juara disaat akhir musim nanti.

Hanya tertinggal sebanyak tujuh angka dari Manchestr City, Liverpool dan juga Chelsea yang berada pada peringkat tiga besar kompetisi Premier League dan juga sudah tersingkirkan dalam kompetisi Piala Liga Inggris membuat The Red Devils sangat tidak diperhitungkan. Terlebih lagi permainan yang dimainkan oleh para pemainnya masih sangat jauh sekali dari kata meyakinkan.

Setan Merah sendiri hingga sekarang ini masih memiliki selisih gol yang cukup buruk pada saat ini yang dimana mereka tercatat hanya mampu membukukan 13 buah gol dan harus kebobolan sebanyak 14 buah gol. Terlebih lagi masih ada konfril internal yang terjadi diantara Mourinho dan juga Paul Pogba yang pada akhirnya berujung dengan pencopotan ban kapten Pogba dari jabatan kapten kedua klub.

Tentu sangat wajar sekali kalau para fans Setan Merah mulai merasa sangat gerah. Kabarnya ada rumor yang menyerukan MU segera mencopot manajer mereka yang sekarang berhembus lebih kencang serta Zinedine Zidane disebut-sebut sebagai salah satu pelatih yang dianggap cocok untuk menggantikan posisi Mourinho.

Ryan Giggs yang telah selama dua dekade menjadi pemain yang paling diandalkan oleh Setan Merah pada sisi sebelah kiri lapangan mengetahui bahwa ada yang salah didalam klub. Akan tetapi dia juga sangat yakin sekali kalau Jose dengan semua pengalaman yang dimilikinya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Saya sama sekali tidak percaya kalau tim ini tengah anjlok. Mereka memiliki seorang manajer yang hebat dan juga para pemain top serta tengah berada didalam tantangan yang sangat hebat. Mereka semuanya memiliki kualitas yang sangat dibutuhkan, namun saya akui kalau masih akan ada yang harus diperbaiki oleh mereka,” kata Giggs.

Manajer timnas Wales tersebut memperkirakan kalau Mourinho baru akan melepaskan lepas dari semua tekanan terhadap dirinya terkecuali Manchester United bisa menduduki peringkat puncak. Dia juga tentu berharap kalau para fnas tidak perlu mengkhawatirkan masalah tim dikarenakan Mourinho tentu sangat bisa diandalkan dan juga MU juga memiliki komposisi yang sangat bagus.

“Ya, dia (Jose Mourinho) tentu akan bisa memperbaikinya. Dia merupakan seorang manajer papan atas. Akan tetapi tekananya tidak akan pernah hilang hingga kita kembali lagi berada di puncak klasemen,” lanjut Giggs.

Setelah jeda internasional nantinya, The Red Devils akan kembali lagi menjalani pertandingan lanjutan Premier League dengan bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge di hari Sabtu tanggal 20 Oktober 2018 mendatang.

Sementara itu, didalam kompetisi Liga Champions performa MU juga tidaklah begitu bagus. Didalam dua pertandingan pertama mereka didalam babak fase Grup, MU hanya mampu menang satu kali dan satu kali bermain imbang.

Berada didalam Grup H bersama dengan Juventus, Valencia dan juga Young Boys, MU baru mampu menaklukan Young Boys dalam matchday 1 dengan skor 3-0 sebelum diimbangi oleh Valencia dengan skor 0-0. Untuk pertandingan yang berikutnya, MU akan berhadapan melawan Juventus yang sedang memimpin klasemen sementara usay memenangkan dua pertandingan pertama merea di babak fase grup Liga Champions pada saat hari Rabu tanggal 24 Oktober 2018 yang akan datang.

Dalam kompetisi Liga Champions sendiri MU hanya butuh enam angka lagi agar bisa memastikan diri lolos kedalam babak 16 besar.

Gonzalo Higuain Dinilai Adalah Pembelian Terbesar Bagi Milan

Gonzalo Higuain telah memperlihatkan ketajamannya bersama dengan AC Milan. Massimiliano Allegri yang merupakan pelatih klub Juventus kembali angkat bicara terkait hal tersebut dan menyebut kalau Pipita merupakan rekrutan besar bagi Rossoneri.

Higuain seharusnya bisa menerima dirinya dibuang oleh Juventus kepada Milan disaat awal musim 2018/2019 ini. Dengan kehadiran Cristiano Ronaldo tentu membuka jalan bagi pemain berkebangsaan Argentina tersebut untuk pergi ke San Siro.

Sempat mejan disaat awal-awal musim kompetisi Liga Italia, Higuain sekarang ini telah memperlihatkan ketajamannya. Pemain yang sudah berusia 30 tahun tersebut tercatat sudah membukukan sebanyak empat buah gol didalam lima pertandingan yang telah dijalaninya yang dimana dua diantaranya berhasil dicipatkan pada saat Milan menaklukan Chievo pada saat akhir pekan yang lalu dengan skor meyakinkan 3-1.

Allegri sendiri mengatakan bahwa Higuain memang cocok sekali bagi Milan. Mengenai masalah transfer tersebut, Allegri sama sekali tidak mau membahasnya untuk sekarang ini.

Milan sebelumnya meminjam Higuain dari Juventus dengan bayaran sebesar 18 juta euro. Mereka juga mempunyai opsi untuk langsung mempermanenkan Higuain pada saat akhir musim nanti.

“Higuain adalah seorang penyerang yang paling hebat dan juga Milan sudah mendatangkan pemain dengan rekrutan paling besar,” kata Allegri didalam salah satu media sepakbola di Italia.

“Paratici sudah bekerja dengan sangat bagus didalam musim panas ini dan tidak ada lagi yang perlu dibahas mengenai bursa transfer untuk sekarang ini,” tutupnya.

Higuain sendiri sebelumnya merupakan salah satu pemain yang paling penting bagi Juventus yang dimana dia selalu saja mendapatkan kesempatan untuk bermain lebih dari 40 pertandingan setiap musimnya. Tercatat Higuain sudah bermain sebanyak 105 pertandingan untuk Juventus yang dimana dia mampu melesatkan sebanyak 55 buah gol dan juga memberikan 12 assist didalam semua kompetisi. Sementara bersama dengan AC Milan pada musim ini, Higuain tercatat sudah mencetak sebanyak enam buah gol dan satu assist didalam semua kompetisi.

Meski memperlihatkan performa yang apik, akan tetapi Higuain masih belum mampu membawa Milan ke papan atas klasemen sementara. Milan sekarang ini hanya mampu menduduki peringkat ke 10 dengan terolehan 12 angka dan terpaut sebanyak 12 angka dari sang juara bertahan yang juga merupakan pemimpin klasemen sementara.

Eden Hazard Mau Dilatih Lagi Oleh Mourinho

Eden Hazard mengatakan kalau salah satu musim yang paling disesalinya bersama dengan Chelsea adalah saat periode keduanya bersama dengan Jose Mourinho. Dia mengungkapkan bahwa dirinya mau kembali lagi bekerja sama dengan The Spesial One di masa depan.

Setelah dibawa oleh Mourinho untuk memenangkan kompetisi musim 2014/2015 yang lalu, performa Chelsea lantas melorot sangat jauh. Mereka tercatat hanya mampu untuk menang satu kali pada saat akhir bulan Agustus tahun 2015 yang lalu sehingga mereka menduduki peringkat ke 13 klasemen kala itu.

Chelsea sangat kesulitan untuk bisa menembus peringkat 10 besar yang pada akhirnya membuat Mourinho dipecat. Pada saat musim itu, The Blues pada akhirnya hanya mampu untuk mengakhirinya dengan berada di peringkat ke 10 yang tidak lain adalah cacatan terburuk yang ada dalam era Roman Abramovich.

Hazard sendiri ternyata masih tetap merasa bersalah dikarenakan performa buruk Chelsea pada saat itu. Dia juga menyebut kalau dirinya masih ingin merasakan lagi racikan dari strategi Mouringo dan melakukan penebusan atas performa waktu itu.

“Didalam 12 tahun saya hanya memiliki satu musim saja yang sangat buruk dan itu adalah saat 6 bulan yang terakhir bersama dengan Mourinho. dan itu sebagian besarnya adalah merupakan kesalahan yang saya buat sendiri,” ujar Hazard.

“Setelah memenangkan titel juara kami meminta waktu liburan yang lebih kepada Mourinho dan saya kembali didalam kondisi yang sangat kurang optimal.”

“Pada saat musim yang terakhir bersama dengan Mourinho memang terlihat sangat jelas kami tidak enjoy. Kami tidak mampu memenangkan pertandingan kami dna kami menjalani sebuah rutinitas berlatih dengan tanpa rasa kegembiraan dan yang lebih untuk semuanya kalau kami diharuskan untuk berpisah,” lanjutnya lagi.

“Namun untuk sekarang ini ditanyai siapa pelatih yang saya ingin untuk bisa bekerja sama kembali tentu sudah sangat jelas kalau saya akan mengatakan kalau pria itu adalah Mourinho,” tuntasnya.

Untuk sekarang ini, Chelsea tengah menduduki peringkat kedua klasemen sementara dengan terolehan 20 angka yang sama dengan Manchester City dan juga Liverpool dalam peringkat ketiga besar klasemen sementara.

Kalah Dari Indonesia, Yordania Dapat Pelajaran Berharga

Timnas Yordania kalah dengan skor telak saat menghadapi pertandingan ujicoba menghadapi timnas Indonesia U-19. Ahmad Abdel Al Qader yang merupakan pelatih timnas Yordania mengatakan bahwa tim yang dilatihnya sudah mendapatkan banyak sekali pelajaran atas hasil tersebut.

Didalam pertandingan uji coba yang dilangsungkan pada Stadion Wibawa Mukti yang terletak di Cikarang pada hari Sabtu tanggal 13 Oktober 2018 yang lalu, Yordania kalah dengan skor 2-3. Dua gol yang diciptakan oleh Yordania dilewatkan pada saat menit-menit terakhir sebelum pertandingan tersebut berakhir.

Ahmad mengakui bahwa dirinya sangat senang karena bisa menjajal timnas Indonesia yang sebelumnya berlaga dalam kompetisi Piala Asia U-19 2018. Dia juga menyebut kalau Garuda Nusantara mempunyai para pemain yang sangat berbahaya sekali.

“Terima kasih sekali kepada Indonesia. Saya berpikir kalau saya sangat senang sekali karena bisa bermain disini. Tentu semua dari kalian sangatlah baik. Pertandingannya sagatlah baik bagi kami semua. Tidak ada aturan yang sangat ketat mengenai pergantian pemain,” kata Ahmad setelah pertandingan selesai.

“Saya merasa sangat senang sekali dalam persiapan untuk para pemain. Timnas Indonesia juga sudah sangat baik dan juga cepat. Saya sudah menyaksikan banyak sekali pertandingan yang mereka jalani sebelumnya. Mereka juga sangat pandai sekali dalam menjalankan skema dari penyerangan.”

“Indonesia memiliki para pemain yang sagat bagus sekali layaknya Egy. Dia merupakan seorang pemain nomor 16 (Feby Eka Putra) serta nomor 17 (Firza Andika).

Mengenai performa yang dimiliki timnya, Ahmad mengekaui bahwa tidak ada masalah sama sekali. Para pemain juga sudah menjadi jauh lebih cepat beradaptasi dengan Indonesia yang tidak lain adalah tuan rumah dalam kompetisi Piala Asia.

“Tidak apa-apa jika berhasil mencetak dua buah gol pada saat menit-menit yang terakhir dikarenakan pada saat itu terlihat jelas kalau kami mempunyai motivasi didalam bermain yang sangat tinggi sampai dengan akhir pertandingan. Sekali lagi kalau ini merupakan pertandingan yang sangat baik sekali bagi kami. Kami menjadi bisa dengan cepat beradaptasi dengan cuaca yang ada di Indonesia,” tutup Ahmad.

Barcelona masih ingin membutuhkan jasa pemain Sergio Busquets

Kini Barcelona telah di kabarkan masih ingin memakai jasa seorang pemain yang bernama Sergio Busquets. Sehingga untuk tim yang berasal dari Catulannya akan untuk memberikan dengan adanya kontrakan baru dengan sang gelandangan saat berada di dalam waktu yang sudah mendekat.

Sergio Busquets akan merasa dengan kesendiri, namun ia memang sudah tidak bisa dipisahkan dari klub Barcelona. Sehingga ia telah merintis dengan bersama karirnya yang telah menjadi sebagai seorang pesepak bola dari akademi Barcelona sehingga berhasil untuk menembus dengan tim utama Barcelona.

Ia akan merasa dengan kesendirian yang telah sudah menjadi sosok bagian yang kokoh saat berada di lini tengah Barcelona. Namun dari Alhasil juga telah untuk mengundang dengan jasa minat sehingga sampai klub top eropa, termasuk dengan PSG yang telah di kabarkan untuk menginginkan dengan jasa pemainnya.

Maka telah di lansir dari Marca, klub Barcelona tidak akan untuk membiarkan dengan pemain bintang untuk pergi dan sehingga mereka telah di kabarkan untuk memberikan dengan adanya kontrakab baru dengan bersama sang pemain yang di dalam waktu mendekat. Namun, kontrakan baru Sergio Busquets akan memiliki durasi yang cukup sangat lama.

Sergio Busquets akan terakhir kali untuk melakukan memperpanjang dengan kontraknya saat berada di dalam Barcelona pada tahun 2016 silam. Sehingga ia telah mendatangkan seorang pemain dengan kontrak yang berdurasi dalam lima tahun dengan melakukan opsi perpanjangkan dua tahun lagi.

Namun dengan adanya perbedaan pertama pada kontrak baru Sergio Busquets adalah soal nominal gaji. Sehingga telah membuat sang gelandang aka disebut mendapatkan mendapatkan gaji yang besar, dan di mana ia akan harus untuk menjadi sebagai salah satu pemain dengan gaji tertinggi di dalam klub Barcelona.

Selain juga dengan masalah kenaikan gaji, maka dari pihak Barcelona juga telah untuk membuat revisi yang terkait dengan klausul rilis sang gelandang. Pihak El Blaugrana kabarnay akan meningkatkan klausul jual sang pemain menjadi sangat tinggi.

Namun dengan laporan itu akan untuk mengklaim bahwa adanya klausul rilis Sergio Busquets saat ini dengan seratus delapan puluh juta pounds. Sementara saat berada di kontrak barunya nanti, maka Sergio Busquets akan harus untuk memiliki klausul rilis sebesar nilai empat ratus lima puluh juta pounds.

Maka Barcelona akan tahu bahwa dengan Sergio Busquets adalah seorang pemain yang sangat bagus sehingga telah membuat mereka telah untuk melakukan penguncian kepada Sergio Busquets.

Semenjak adanya debut saat berada di Barcelona pada di tahun 2008 silam, Sergio Busquets akan sudah untuk memetik dengan sangat banyak sehingga untuk kesuksesan bersama dengan Las Azulgrana. Dan ia telah berhasil untuk memenangkan di tujuh gelar La Liga , enam gelar Copa Del Rey dan tiga gelar Liga Champions saat masih bersama dengan Barcelona.

Real Madrid juga mempunyai pemain hebat yang bernama Gareth Bale

Nacho Fernandez memberikan rasa kepercayaan kepada terhadap Bareth Bale. Namun Nacho Fernandez akan mempercayai dengan Gareth Bale akan bisa untuk menjadi sebagai seorang pemain yang sangat penting bagi Real Madrid yang tanpa harus untuk mencoba taktik bermain Christiano Ronaldo.

Pada saat berada di musim panas ini, maka Real Madrid akan harus kelihangan satu pemain andalannya sehingga juga kehilangan untuk mencetak gol yang terbanyak di sepanjang masa mereka, Christiano Ronaldo yang berpindah ke klub Juventus.

Sehingga dengan kepergian atas Chrsitiano Ronaldo pekerjaan yang besar bagi Gareth Bale. Namun, dengan sang pemain yang telah di harapkan agar bisa untuk menggantikan dengan pemain Christiano Ronaldo menjadi  sebagai juru gedor utama di Real Madrid musim depan nanti.

Namun Nacho akan mempercayai dengan bahwa Gareth Bale tidak perlu untuk meniru dengan taktik cara bermain Christiano Ronaldo untuk di jadikan seorang pemain kunci di Real Madrid.

“Saya akan merasa ini bukanlah pertanyaan yang bagaimana Gareth Bale untuk bisa mengikuti jejak Christiano Ronaldo.” Perkataan Nacho kepada halaman resmi di Real Madrid.

Nacho telah mempercayai dengan Gareth Bale dan Christiano Ronaldo karena mereka seorang pemain yang sangat berbeda dan tidak tepat keduanya akan di bandingkan dengan kedua pemain ini.

Chrisitano Ronaldo juga akan melakukan pemberian dampak yang sangat besar, dan sehingga di semua area maka Gareth Bale juga telah merupakan untuk menjadi sebagai  seorang pemain kunci. Karena ia sudah tidak lagi untuk memenangkan dengan adanya banyak trofi saat di sini, namun sehingga ia sudah tidak perlu lagi untuk membuktikannya.

Maka dari itu Nacho juga telah untuk mempercayai dengan Gareth Bale yang telah merupakan sebagai seorang pemain yang tidak bisa di andalkan. Dan sehingga tidak khawatair dengan Real Madrid yang buruk saat di musim ini.

“Maka akan telah membuat semua orang menjadi tahu bahwa kami juga bisa untuk mengandalkannya sehingga yakin untuk bisa terus bermain dengan cara baik saat  di sini.

Pihak Liverpool tidak menginginkan Jose Mourinho

Kini adanya pemain Liverpool yang bernama Jamie Carragher untuk memberikan dengan pendapat yang mengenai di masa depan Jose Mourinho. Namun Jamie Carragher akan untuk mempercayai dengan bahwa Jose Mourinho sudah tidak dapat lagi untuk menjadi seorang manajer di klub Liverpool di akhir musim.

Maka dengan adanya karir pelatih, Jose Mourinho akan juga telah memiliki kecenderungan yang  sangat cukup buruk. Dan biasanya ia akan untuk meninggalkan dengan klub yang ia laih di musim ketiganya.

Namun di akhir ini sudah memiliki tanda tanda yang akan terlihat di Manchester United. Dan ia telah terlibat dengan pertengkaran dengan adanya beberapa pemain dan manajemen Manchester United karena Manchester Untied juga telah berhasil untuk meraihkan dengan hasil yang sangat buruk saat di akhir pekan.

“Jamie Caragher akan mempercayai dengan cara lambat  yang akan segera di pecat oleh pihak Liverpool. Namun Jose Mourinho mungkin sudah tidak mempunyai niat yang menjadi sebagai salah satu manajer di suatu fase musim ini.” Ujar Jamie Carragher kepada Daily Star.

“Selama dengan musim panas ini, maka Jose Mourinho akan merasa mengeluh mengenai dengan kegagalannya melakukan membeli bek tengah baru. Padahal ia baru saja untuk menghabiskan sebanyak enam puluh juta pounds agar untuk bisa membeli dua bek tengah dan sehingga dia telah memiliki dua bek yang berasal dari Timnas Inggris bernama Phil Jones dan Chris Smallng.”

Jamie Carragher akan melakukan penilaian kepada terhadap dengan Jose Mourinho karena ia memiliki filosofi yang sangat berberda dengan filosofi Manchester Unitedd yang selama ini maka akan membuat ia terasa semakin sulit untuk bisa mempertahankannya.

“Namun Manchester United akan memperlakukan untuk menunjuk Jose Mourinho, maka dari prioritasnya adalah untuk bisa membawakan piala pulang. Dan sehingga mengapa ia akan membeli Zlatan, Sanchez dan Matic dan kini ia telah masih di kabarkan untuk mengejar seorang jasa bek tengah yang masih berumur tiga puluh tahun.”

Diego Maradona Kritik Permainan Sergio Ramos

Diego Maradona menyebut Andres Iniesta bermain bagaikan memakai jas tetapi tetap dengan penilaiannya bahwa Sergio Ramos bukan pemain bintang sebab Spanyol tampak jauh dari meyakinkan karena mereka tersandung di Grup B dan siap melakoni pertandingan 16 besar dengan tuan rumah Rusia pada hari Minggu, mungkin tidak mengejutkan pelatih yang diberikan Julen Lopetegui diberhentikan pada malam menjelang turnamen tapi Iniesta yang bergabung dengan klub Jepang Vissel Kobe pada Mei setelah hampir dua dasawarsa dengan Barcelona berada di posisi terbaiknya melawan Portugal, Iran dan Maroko, membuat ikon Argentina Maradona untuk mendongkrak kecemerlangannya yang tampaknya tidak bertenaga. “Iniesta adalah bintang total,” katanya kepada Marca.

“Dia bermain dengan jas, memakai jas, dengan sepatu dan tidak ada masalah.” Maradona kurang yakin tentang Ramos Real Madrid dan Maradona percaya tidak sebagus saingan Atletico Madrid-nya Diego Godin. Ramos sejak itu menanggapi dengan mengatakan Maradona adalah cahaya dari Lionel Messi sebagai pemain Argentina terbesar yang pernah ada, dan pemain berusia 57 tahun itu tidak berminat untuk kembali pada penilaian bek agresifnya. “Jika Sergio Ramos mau, saya minta maaf, tapi saya tidak akan mengubah pemikiran saya tentang sepakbola, Dia pemain hebat, dia kapten hebat, dia bisa menjadi pemimpin yang baik, seperti yang kita lihat di Real Madrid, tapi bukan pemain bintang jadi saya tidak peduli apa yang mereka katakan dan saya pikir bebas mengatakannya Karena itu, jika Sergio tersinggung, aku minta maaf, tapi aku masih berpikiran sama. ”

Sementara itu, posisi David De Gea dalam tim dilaporkan berada di bawah ancaman setelah kesalahan profil tinggi dalam imbang 3-3 laga pembukaan dengan Portugal, tetapi Maradona merasa kiper Manchester United harus diberi waktu. “Karena saya telah melihatnya di United, dia memiliki karir yang sangat baik, tanpa pasang surut, Dia telah membuat Sergio Romero selalu menggantikan, yang memiliki kelebihannya tapi ia masuk dengan nasib yang buruk di Piala Dunia ini, tetapi saya berharap itu berakhir lebih baik, karena dia layak mendapatkannya. “

Harry Kane Siap Tantang Alexis Sanchez

Dele Alli berharap permainan rekan setimnya di Tottenham Inggris dapat membantu ia menemukan kelemahan sedikit saat bertemu Davinson Sanchez menjelang pertandingan 16 besar terakhir hari Selasa dengan Kolombia di Moskow dimana Alli kembali ke kebugaran penuh setelah cedera paha yang diderita saat The Three Lions membuka 2-1 atas Tunisia di Rusia 2018 dan akan kembali untuk pertandingan yang akan mengadu dua rekan klubnya dalam kompetisi langsung dimana Kapten Inggris Harry Kane memimpin klasemen Golden Boot dengan lima gol setelah babak grup tetapi, bek tengah Kolombia Sanchez, ia akan bertemu dengan saingan yang sepenuhnya akrab dengannya sejak berjam-jam bersama di bidang pelatihan. “Jelas saya berharap Harry,” kata Alli ketika ditanya siapa dia mengharapkan untuk siapa jadi pemenang dalam duel penting antara dua rekan setimnya di Tottenham.

“Davinson adalah pemain hebat, pria hebat juga dan sulit untuk tidak mendukungnya, tetapi sebagai pemain, tidak ada persahabatan di lapangan dan kami harus melakukan pekerjaan kami dan semoga Harry akan keluar sebagai yang teratas, Sanchez adalah pemain hebat tapi saya pikir tidak ada pemain yang sempurna karena kami tahu banyak hal tentang cara dia bermain, dia punya banyak kekuatan dan kami akan mencoba sebaik yang kami bisa untuk memanfaatkan sedikit kelemahannya kendati Kami tidak berbicara terlalu banyak sejak kami di sini sebab Sulit untuk berteman di lapangan dan kami tetap profesional. ” Kekalahan 1-0 yang sering dibicarakan Inggris dari Belgia di Kaliningrad terakhir kali, membuat kedua tim membuat kombinasi 17 perubahan dengan tempat mereka di babak 16 besar.

Kemenangan atas Kolombia akan membentuk perempat final melawan Swiss atau Swedia tetapi Alli berpikir itu bodoh untuk berpikir dengan gagasan bahwa ia dan rekan-rekannya telah mendapat lawan yang gampang sekarang. “Itu sangat berbahaya karena kami harus mendekati setiap pertandingan seolah kami bermain lawan terbaik di dunia, Kami harus melewati Kolombia dan Mereka adalah tim yang hebat dan mereka punya banyak bakat jadi Kita harus beralih ke mereka dulu dan tidak melihat terlalu jauh.”

Kejatuhan Spanyol Di Tahun 1991 Bakal Terulang

Pelatih Rusia Stanislav Cherchesov akan berusaha keras pada hari Minggu dan menimbulkan lebih banyak penderitaan pada Fernando Hierro dan Spanyol dimana Cherchesov adalah tempat saat Hierro keluar dari Liga Champions pada tahun 1991, kalah agregat 3-1 dan ia berkata  “Pada saat itu, tim-tim Spanyol adalah favorit tetapi, untuk menggunakan ekspresi Rusia, siapa pun bisa menang jika dia mencoba dengan keras dan Fernando Hierro adalah pemain yang bagus dan sekarang dia pelatih yang bagus, saat itu Kami menang melawan tim Spanyol dan semoga pada hari Minggu kami dapat mengulangi kesuksesan itu dan membuktikan nilai kami.”

Cherchesov menyangkal ada tekanan ekstra pada dirinya atau timnya bermain di depan 78.000 calon penggemar di Stadion Luzhniki dan Dia berkata “Sangat jelas bahwa ini adalah pertandingan play-off, pertandingan hidup atau mati, hanya satu tim yang bisa lolos dan Itu bukan tekanan tetapi tanggung jawab, Spanyol merasakannya dan Rusia merasakannya, Jika Anda kalah, Anda keluar. ” Rusia dan Spanyol memainkan hasil imbang 3-3 pada bulan November tetapi Cherchesov yakin keluarnya Julen Lopetegui yang dipecat sehari sebelum turnamen berlangsung karena gagal menginformasikan kepada FA Spanyol bahwa ia telah mengadakan pembicaraan dengan Real Madrid dan penunjukan Hierro selanjutnya telah mendorong gejolak dalam gaya bermain lawan mereka.

“Mereka telah mengubah permainan mereka sedikit, Para pemainnya sama tapi permainan mereka berbeda dan Setelah 20 menit pertandingan pertama melawan Portugal mereka mengubah gaya mereka dan kami telah menganalisis ini, Tim Rusia juga telah berubah sejak November karena kami dipaksa untuk melakukan perubahan dan Kami kehilangan tiga pemain yang saya inginkan di XI pertama di game pertama sebab Dengan semua perubahan yang kami alami, kami berhasil mendapatkan beberapa keberhasilan yang moderat.” Denis Cheryshev telah menjadi salah satu bintang Rusia di turnamen ini dengan tiga gol tetapi telah menghabiskan seluruh karir klubnya di Spanyol dan ia membuat beberapa penampilan untuk Real Madrid, sebelum dipinjamkan ke Sevilla, Villarreal dan Valencia kemudian ia bergabung dengan Valencia dengan kesepakatan permanen dua tahun lalu.