Inter Harus Tersisih Dari Liga Champions

 

Inter Milan tersisih dari Liga Champions usai bermain seri 1-1 dengan PSV Eindhoven. Inter mesti puas finis di peringkat 3 Grup B. Inter mengambil kendali permainan dari PSV pada awal pertandingan yang berlangsung di Giuseppe Meazza pada hari Rabu (12/12/2018) dinihari WIB. Akan tetapi mereka justru kebobolan terlebih dulu lewat Hirving Lozano.

Serangan yang dilancarkan tim tuan rumah di sepanjang paruh pertama tidak menghasilkan gol penyeimbang. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan PSV.

Inter baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-73 lewat Mauro Icardi. Gol tersebut menjadi yang terakhir di pertandingan ini. Inter pun mesti tersingkir dari Liga Champions sesudah di laga lainnya Tottenham Hotspur bermain seri 1-1 dengan Barcelona.

I Nerazzurri berada di peringkat 3 dengan nilai 8 poin, sama dengan punya Tottenham Hotspur yang menjadi runnerup Grup B. Tottenham berada di posisi yang lebih baik usai unggul agresivitas gol tandang dengan Inter. Di pertemua pertama, Inter menang 2-1 atas Tottenham di Giuseppe Meazza. Tim asuhan Luciano Spalletti kalah 0-1 saat melawat ke Wembley.

The Lilywithes menemani Barcelona ke babak 16 besar. Los Cules menjadi juara Grup B dengan nilai 14 poin. Sementara Inter mendapatkan tiket ke Liga Europa usai finis di peringkat 3.

Jalannya Laga

Kesempatan pertama datang lewat Kwadwo Asamoah pada menit ke-3. Akan tetapi bola sepakan Asamoah masih sedikit melenceng dari gawang.

Berselang 2 menit kemudian, gantian Ivan Perisic yang memberikan ancamannya. Perisic menyambar crossing Icardi, tapi bola hanya mengenai tiang gawang.

Inter terus bermain ngotot demi mencari kemenangan. Inter membutuhkan 3 poin untuk merebut posisi runnerup Grup B yang untuk sementara ditempati Tottenham. Di lain sisi, Tottenham mesti gagal menang dari Barcelona.

Alih-alih mencetak gol ke gawang PSV, Inter justru kebobolan terlebih dulu pada menit ke-13. Gol ini bermula dari kesalahan yang dilakukan Asamoah saat mengontrol bola yang akhirnya bisa dicuri oleh Steven Bergwijn. Bola digiring ke kotak penalti dan Bergwijn melepaskan crossing yang disambar Lozano dengan sundulan kepala ke dalam gawang Inter. PSV pun unggul 1-0.

Matteo Politano melancarkan tusukan ke jantung pertahanan PSV pada menit ke-17. Tendangan keras pun dilepaskan Politano dari muka kotak penalti, akan tetapi bola masih bisa dihalau oleh bek tim tamu.

Kesempatan kembali diperoleh Inter di menit ke-30. Perisic berhasil menusuk ke dalam kotak penalti PSV dari sebelah kiri setelah menerima umpan Icardi. Bola kembali diarahkan Perisic ke Icardi yang berada di muka kotak penalti dan si nama terakhir pun melepaskan tembakan, tapi bola masih melenceng dari sasaran.

Inter sudah membuat 7 tembakan sampai menit ke-40, akan tetapi tidak ada satupun yang mengarah ke gawang. Di lain sisi, PSV hanya mempunyai 3 tembakan yang semuanya mengarah ke sasaran.

Inter terus menyerang pada sisa waktu paruh pertama, sementara itu PSV bertahan dengan sangat baik. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan PSV.

Di awal babak kedua, Inter kembali melancarkan serangan ke pertahanan PSV. Sepakan keras dilepaskan Politano di menit ke-53, tapi bola masih bisa dihalau Jeroen Zoet.

Giliran Borja Valero yang mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol pada menit ke-60. Valero melepaskan tendangan first time dari dekat, akan tetapi Zoet masih bisa menepis si kulit bundar.

Zoet bermain dengan gemilang di pertandingan ini. Dia kembali mengamankan gawang PSV dengan menangkap bola tendangan Keita Balde pada menit ke-61.

Inter baru mampu memecah kebuntuannya pada menit ke-73. Icardi menciptakan gol melalui sundulan kepala usai menyambut umpan silang Politano. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Inter masih butuh satu gol tambahan untuk setidaknya membuat situasi menjadi aman untuk mereka. Serangan pun terus dilancarkan untuk mencari gol kedua, akan tetapi PSV masih kokoh menjaga lini pertahanannya.

PSV mulai mampu menekan pertahanan Inter menjelang akhir pertandingan. Tendangan Jorrit Hendrix dari depan kotak penalti masih bisa diamankan dengan mudah oleh Samir Handanovic.

Inter berada dalam situasi terjepit di penghujung pertandingan. Tottenham yang tertinggal 0-1 sejak menit ke-7 berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Lucas Moura.

Sampai pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta di pertandingan Inter vs PSV. Kedua kesebelasan mesti bermain seri 1-1.

Satu Angka Untuk MU Sangat Memuaskan

Menantang Liverpool di Anfield diperkirakan akan menjadi tantangan berat bagi Manchester United. Membawa pulang satu poin diyakini cukup memuaskan bagi ‘Setan Merah’. MU akan melakukan perjalanan ke Liverpool pada Minggu (12/12/2018) malam pada acara Liga Primer, setelah mengunjungi Valencia pada Kamis (12/13) WIB di Liga Champions, Matchday 6. MU telah dikonfirmasi untuk lolos ke babak 16 besar. , tetapi mungkin untuk terus mengejar kemenangan untuk memenangkan tempat pertama dari Juventus. Manchester United akan memainkan pertandingan terakhir di kualifikasi Grup H 2018/19 melawan Valencia. Manchester United berada di tempat kedua dengan 10 poin dan tidak terkejar meski Valencia, yang berada di tempat ketiga, memenangkan pertandingan sekali. Di sisi lain, mereka harus menghadapi pertandingan besar akhir pekan ini melawan Liverpool. Sejumlah orang menduga bahwa Mourinho tidak bisa terlalu fokus pada Rabu malam (12/12/18) untuk mempersiapkan diri di depan lawan-lawan mereka di Liga Premier.

Demikian pula, apa yang ada di pikiran pandit sepakbola, Charlie Nicholas. Namun kemungkinan Jose Mourinho menepis sejumlah pemain juga besar, demi mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Liverpool. Setelah mengakhiri serangkaian empat pertandingan tanpa kemenangan dengan mengalahkan Fulham akhir pekan lalu, MU tidak akan mau kehilangan momentum lagi. Hanya, Liverpool menjanjikan duel berat di Anfield. ‘The Red’ percaya diri karena ia berhasil memuncaki klasemen Premier League dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Mantan pemain Liverpool Phil Thompson yakin Manchester United tidak akan memarkir bus di Anfield, tetapi hanya bermain aman. Manchester United mengatakan dia akan puas dengan satu poin di markas saingannya. “Ini mungkin pertandingan antara pertahanan United melawan garis menyerang Liverpool. Jose akan ingin mencoba menyerang, tetapi dia akan tahu bahwa dia harus mencoba untuk tetap di dalam permainan,” kata Thompson dikutip oleh Sky Sports.

“Dia mungkin tidak memarkir bus, tetapi dia akan mengatur agar timnya bertemu dan tidak pergi terlalu jauh dalam hal permainan pada tahap awal. Mourinho akan tahu bahwa jika dia kembali dari Anfield dengan satu poin, apa pun permainan berarti bahwa tidak apa-apa dan hasilnya cukup. “” Fans mungkin akan kembali ke Manchester merasa cukup senang dengan hasilnya, “tambahnya.

amie Carragher Mengatakan Jurgen Kloop Telah Berevolusi di Liverpool

Jamie Carragher mengatakan Jurgen Klopp telah berkembang secara signifikan sejak kedatangannya di Liverpool dan membuat perubahan besar yang mencerminkan timnya tampil cemerlang sampai detik ini.

Liverpool kini berada di puncak klasemen di Premier League setelah mengalahkan Bournemouth 4-0 di Vitality Stadium, satu poin di atas Manchester City setelah kekalahan 2-0 di kandang Chelsea. Sisi Klopp dipuji karena sepakbola mereka yang menyerang, mengalir bebas musim lalu tetapi sekarang adalah pertahanan yang mendapatkan pujian setelah kebobolan hanya enam gol dari 16 pertandingan pembuka mereka yang paling sedikit pada tahap ini dari setiap musim penerbangan teratas.

Dan Carragher berpikir bahwa evolusi Klopp telah memainkan peran besar di awal musimnya yang tak pernah kalah. Ketika ditanya apakah gaya Klopp telah berevolusi? Carragher mengatakan seperti ini. Ya, kami telah melihatnya dan perubahan besar telah dia berikan kepada tim sampai sejauh ini, maka harapan Liverpool untuk mengangkat trofi pada musim ini pun akan terwujud.

Ketika Jurgen Klopp masuk, kami tahu dia adalah manajer puncak, tetapi yang mengkhawatirkan saya, sebagai pendukung Liverpool, adalah apakah manajer akan terus berevolusi? Apakah dia akan beradaptasi atau berubah dari formasi 4-3-3 dan terus menekan sepanjang waktu? Akankah tim-timnya tidak pernah terlibat dalam permainan bola basket dari ujung ke ujung? Akankah dia memilah pertahanan? Saya tidak berpikir dia akan melakukannya dan itu selalu menjadi kekhawatiran saya.

Kekhawatiran saya adalah itu selalu akan menjadi perjalanan yang luar biasa dengan Klopp tetapi Liverpool akan memenangkan piala besar di akhir? Tambahnya. Mereka mungkin tidak, tetapi mereka sudah ke final Liga Champions sudah. Mereka berada di puncak klasemen setelah 16 pertandingan dan terlihat seperti mereka akan menghadapi tantangan gelar nyata. Itu karena perubahan yang Jurgen Klopp bawa. Itu adalah bukti terbesar baginya sebagai seorang manajer.

Saya pikir Klopp telah dipalsukan sebagai berlari ke atas dan ke bawah garis, berteriak dan berteriak dan sebagai motivator ini tetapi tidak banyak pemikiran atau hal-hal taktis yang terjadi di belakang layar, kata mantan bek Liverpool. Saya pikir ada mitos dengan setiap manajer karena kami selalu mengesampingkan manajer. Tapi apakah saya pikir Klopp mampu membuat perubahan yang saya lihat, tentu musim ini dan akhir musim lalu? Tidak, jadi dia sebenarnya manajer yang lebih baik di mataku untuk apa yang terjadi di musim ini.

Bukan karena Liverpool berada di puncak klasemen karena mereka berada di puncak pada tahap musim ini dua tahun lalu di bawah Klopp, tetapi sebenarnya cara mereka melakukannya. Orang-orang mengatakan itu tidak mengasyikkan tapi itu sampah mutlak. Yang dilakukan Liverpool sekarang jauh lebih baik dari apa pun yang kita lihat di bawah Jurgen Klopp sejak dia tiba.

Valverde Tak Ingin Berikan Pujian Berlebihan Untuk Dembele

Ernesto Valverde tidak mau memberikan pujian yang terlalu berlebihan kepada Ousmane Dembele, meskipun pemain yang masih berusia 21 tahun tersebut berhasil mencetak gol yang bagus kedalam gawang Tottenham Hotspur.

Barcelona berhasil menutup babak fase grup kompetisi Liga Champions di Grup C pada musim ini dengan laga imbang menghadapi Tottenham Hotspur dengan skor 1-1 di Camp Nou pada hari Rabu tanggal 12 Desember 2018 dini hari WIB. Hasil imbang tersebut membuat Barca tercatat tidak terkalahkan disepanjang babak fase grup kompetisi Liga Champions yang dimana mereka menjadi sang juara Grup C dengan terolehan 14 angka.

Barcelona sendiri unggul terlebih dahulu didalam pertandingan ini melalui gol cepat yang terjadi pada saat menit ke 6 berkat aksi dari solo run yang dibuat oleh Ousmane Dembele. Tottenham kemudian berhaisl untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah lima menit setelahnya melalui gol yang dibuat oleh Lucas Moura.

Setelah pertandingan ini, Ernesto Valverde yang merupakan pelatih Barca lantas memberikan pujian kepada Dembele, namun dia juga mengatakan dia tidak mau memberikan pujian yang terlalu berlebihan. Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut mengatakan kalau semua gol yang berhasil diciptakan oleh pemainnya merupakan untuk tim.

“Dembele berhasil mencetak gol dendan memanfaatkan ruang dengan sangat baik dan juga dia sangat tenang didalam penyelesaian akhir,” ujar Valverde.

“Namun kami merupakan tim dan juga kami semuanya mencetak gol dengan tujuan yang sama, yakni untuk tim.”

“Kami juga selalu mau menang dan juga urusan internal kami tentu akan ditangani di ruang ganti. Saya juga berpikir kalau kami melakukannya dengan sangat baik menghadapi tim yang mempunyai segalanya untuk bisa bermain dan juga mempertaruhkan banyak sekali hal yang terutama menjelang akhir dari pertandingan disaat mereka berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka,” kata valverde.

Dembele sendiri memiliki masalah kedisiplinan yang tentu menjadi cela dari performa impresifnya diatas lapangan pertandingan. Pemain yang berasal dari Prancis tersebut juga sudah beberapa kali tercatat terlambat hadir saat sesi latihan.

Meskipun demikian, akan tetapi Valverde tampaknya harus berpikir ulang lagi jika dirinya mau memarkirkan Dembele. Hal tersebut dikarenakan mantan pemain klub Borussia Dortmund tersebut juga sedang tampil dengan sangat bagus sekali didalam lima pertandingan yang terakhir. Didalam periode tersebut, dia mampu membukukan tiga buah gol dan juga memberikan tiga assist.

Dembele sendiri sebelumnya didatangkan dari klub Borussia Dortmund pada awal musim 2017/2018 yang lalu dengan dana sebesar 115 juta euro.

Selama memperkuat Barca, performa Dembele boleh dikatakan cukup bagus meski sempat diterpa oleh cedera parah pada awal kedatangannya di Camp Nou.

Pada saat musim lalu, Dembele tercatat bermain sebanyak 23 pertandingan disemua kompetisi dan berhasil mengemas sebanyak empat buah gol dan memberikan delapan assist. Performa apik tersebut juga turut membantu Barca untuk memenangkan kompetisi La Liga.

Selain itu, Dembele juga mampu membawa Barca untuk menjadi sang pemimpin klasemen sementara dengan terolehan 31 poin didalam 15 pertandingan yang sudah mereka jalani dengan cacatan sembilan kali menang, empat kali seri dan juga 2 kali kalah.

Terolehan tersebut membuat Barca unggul sebanyak tiga angka dari Sevilla yang ada diurutan kedua klasemen sementara dan unggul lima angka dari Real Madrid yang ada pada urutan keempat klasemen sementara.

Musim Selanjutnya, Hamka Hamzah Datang Menggugat Aremania

 

Berakhirnya pertandingan Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak sekaligus juga jadi sinyal berakhirnya sangsi untuk supporter Arema, Aremania. Aremania disanksi Komisi Disiplin PSSI tidak bisa memberi suport langsung di stadion semenjak 11 November 2018.

Sangsi itu adalah buntut tindakan masuk lapangan yang dikerjakan Aremania saat laga Arema menantang Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada minggu 24 Liga 1 2018 (6/10/2018).

Dengan berakhirnya sangsi untuk Aremania, kapten team Arema, Hamka Hamzah, turut suka. Tapi, ia ikut mempunyai keinginan supaya fans fanatik Singo Edan itu jauh dari tingkah negatif pada musim depan.

“Musim depan kami ikut ingin berprestasi, seperti yang tetap dituntut Aremania. Saat ini pemain ikut ingin menuntut balik. Aremania musim depan mesti lebih kreatif serta jauh dari tindakan negatif. Buat image Aremania kembali jadi anutan supporter lainnya seperti dahulu,” kata pemain 34 tahun itu.

Musim ini Aremania memang banyak memetik citra negatif. Bahkan juga di pertandingan paling akhir Liga 1 2018 menantang Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (9/12/2018), masih tetap ada insiden yang berlangsung selesai mendekati laga selesai.

Aremania yang ada di luar stadion, ingin masuk dengan paksa dengan menggedor satu diantara pintu darurat stadion. Pintu yang berada di samping timur itu juga jebol sebab seringkali ditendang beberapa puluh Aremania yang berada di luar.

Mujur pihak kemanan berjalan cepat serta langsung menepis keluar Aremania yang hampir masuk ruang pinggir lapangan. Tapi, sesudah wasit meniup semprit akhir, mereka kembali masuk dengan jumlahnya yang semakin besar.

Pihak keamanan juga kerepotan hingga beberapa Aremania sukses masuk lapangan sesudah laga selesai.

Pemain Sriwijaya FC yang menangis di lapangan mendapatai kekalahan serta terdegradasi musim depan, langsung ditempatkan ke arah ruangan ubah sebab Aremania telah ada yang lari ke arah lapangan.

Akan tetapi, tindakan itu tidak berjalan lama. Kepolisian menghambat kembali di lapangan. Aremania lakukan tindakan itu menjadi satu ritual harus akhir musim. Umumnya mereka minta jersey atau barang dari pemain untuk kenang-kenangan.

Apapun faktanya, tindakan masuk lapangan semacam itu tidak dapat dibetulkan sebab bisa jadi Komdis menjatuhkan hukuman penambahan untuk Aremania. Hal tersebut dapat kembali merugikan Arema karena mesti terima sangsi denda serta tidak dapat memperoleh pemasukan dari ticket laga.

Jurgen Klopp Tidak Terlalu Terkejut Perebutan Tiket Babak 16 Besar UCL Berlangsung Sengit

Manajer Liverpool Jurgen Klopp yang tengah mengakui sudah memprediksi sejak awal bahwa identitas tim yang berhak meraih tiket ke babak 16 besar UCL dari Grup C baru akan di ketahui di pertandingan terakhir.

Grup C adalah grup yang juga dapat disebut sebagai grup neraka. Di situ bercokol Liverpool, PSG, Napoli dan Red Star Belgrade.

Hingga matchday 5, Napoli ada di puncak klasemen dengan koleksi sembilan poin. Sementara itu Paris Saint Germain (PSG) ada di posisi kedua dengan raihan delapan poin.

Di posisi ketiga ada Liverpool yang mengoleksi enam poin. Red Star ada di posisi buncit dengan koleksi empat poin saja.

Saat ini Liverpool masih punya kans lolos. Asalkan di matchday 6 ini mereka bisa menang 1-0 atau dengan selisih dua gol saat melawan Napoli di Anfield.

Salah Sendiri

Jurgen Klopp mengakui sendiri bahwa Liverpool sekarang berada dalam posisi sulit karena salah mereka sendiri. Sebab mereka tidak bisa mendapat hasil yang positif khususnya saat bertamu ke markas tiga tim pesaingnya itu.

“Tentu saja, saya tidak akan bersembunyi dari fakta bahwa kami menghadapi situasi yang kami lakukan karena penampilan dan hasil kami saat menjalani laga tandang di Liga Champions belum mencapai standar tinggi yang kami miliki,” serunya.

“Jika kami mendapatkan hak untuk maju dengan jelas, itu adalah sesuatu yang akan kami benahi. Tetapi kita juga tidak boleh mengabaikan fakta bahwa masa depan kita di kompetisi tetap berada di tangan kita sendiri, karena kita benar-benar bagus jika main di Anfield,” ucapnya.

Firasat Jurgen Klopp

Ketatnya persaingan untuk memperebutkan dua tiket masuk ke babak 16 besar ini ternyata tak membuat Klopp terkejut. Sebab dari awal ia sudah memiliki firasat bahwa persaingan di grup C ini memang akan berlangsung dengan sangat alot.

“Saya selalu berpikir grup ini akan bertarung hingga pertandingan pamungkas sebelum kami tahu bagaimana nasib kami,” tulis Klopp dalam matchday programme untuk duel vs Napoli.

“Jadi tidak ada rasa kaget atau terkejut menghadapi tantangan ini malam ini,” serunya.

“Grup ini telah digambarkan sebagai grup yang paling sulit dan paling kompetitif dalam kompetisi musim ini. PSG, Napoli, dan Red Star adalah tim yang luar biasa bagus dan kami tidak terlalu buruk,” tandasnya.

Mbappe : Memprediksikan Bahwa Cristiano Ronaldo Dan Lionnel Messi Tidak Akan Memenangin Ballon d’Or Karena Performa Mereka Yang Sedang Tidak Bagus

Kylian Mbappe meyakini Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi tidak akan memenangi Ballon d’Or tahun ini. Soalnya ke-2 pemain itu tidak menonjol di Piala Dunia 2018.

Kylian Mbappe dapat tampil menarik selama tahun ini baik bersama dengan Tim nasional Prancis ataupun Paris Saint-Germain (PSG).

Sesudah sukses membawa Prancis mencapai titel Piala Dunia 2018 bersama dengan Prancis, Mbappe meneruskan perform apiknya dengan serta jadi pembuat gol paling banyak Ligue 1 dengan 11 gol serta membawa PSG tidak tetap menang di 12 pertandingan awal.

Tampilan bagus pemuda 19 tahun ini, membuat dia masuk dalam nominasi peraih Ballon d’Or 2018.

Mbappe ikut dimaksud akan jadi kompetitor penting Lionel Messidan Cristiano Ronaldo untuk mencapai penghargaan yang diadakan oleh alat Prancis, France Football itu.

Menyikapi pertarungan di arena Ballon d’Or tahun ini, Mbappe dengan mengagetkan menjelaskan jika Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi tidak akan memenangkan perhargaan itu tahun ini.

Opini Mbappe itu dilandasi oleh tampilan jelek Messi serta Ronaldo di Piala Dunia 2018.

“Saya tidak berfikir satu diantara mereka (Ronaldo atau Messi) akan memenangi Ballon d’Or tahun ini sebab ini ialah tahun Piala Dunia serta tampilan di Piala Dunia begitu memengaruhi,” tutur Mbappe waktu diwawancarai oleh AFP.

Walau demikian, Mbappe masih menghargai ke-2 peraih lima titel Ballon d’Or ini dengan memberikan pujian pada tampilan Cristiano Ronaldo serta Lionel Messi selama tahun ini.

“Tapi bila Anda lihat perform keseluruhannya tidak ada yang lebih baik kembali di tahun ini dibanding mereka.”

“Messi jadi pembuat gol paling banyak di Eropa sedang Cristiano Ronaldo ialah pembuat gol paling banyak di Liga Champions,” tutur Mbappe memberikan.

Meski Menang, Sarri Kurang Puas

Maurizio Sarri tidak terkesan dengan penampilan luar biasa Chelsea melawan BATE saat menang 1-0 mengamankan perjalanan timnya ke babak sistem gugur Liga Europa, Gol pertama Olivier Giroud di menit akhir adalah salah satu dari sedikit hal positif dari tampilan buruk yang bisa saja merugikan tim asal Premier League itu, BATE golnya dibatalkan tiga kali, termasuk sekali saat tuan rumah pergi sudah hampir mencetak gol,  Chelsea akhirnya memutuskan untuk berganti formasi untuk menegaskan status mereka sebagai juara Grup L, meskipun pelatih mereka masih khawatir. “Kami tidak bermain dengan sangat baik dan Saya tidak suka babak pertama karena kami menggerakkan bola secara perlahan, ”kata Sarri kepada wartawan.

“Sangat sulit untuk bisa tampil berbahaya, tetapi kami lebih baik dalam 25 menit pertama babak kedua dan Kami tidak berhasil memanfaatkan peluang di 15 menit terakhir dengan baik tapi Yang terbaik adalah hasilnya, Tidak mudah memainkan permainan yang bagus di sini, dengan kondisi yang tidak full. ” Tendangan Giroud yang dinilai baik dari umpan silang Emerson Palmieri di menit ke-52 memang memberi Sarri pujian kepada bentuk dua striker dalam scoring setelah gol Alvaro Morata dalam kemenangan akhir pekan atas Crystal Palace, Gol ini membuka akun Giroud di bawah pelatih Italia dan merupakan yang pertama untuk Chelsea sejak Mei.

“Saya senang untuknya, Dia sangat penting bagi kami, Saya tahu betul striker ingin mencetak gol, Untuk keyakinannya itu sangat penting. ” Striker Prancis Giroud bersikeras dia tidak kehilangan kepercayaan pada kemampuannya selama musim kemarau. “Saya mungkin tidak efisiensi dan sedikit keberuntungan kadang-kadang, tetapi Anda selalu perlu terus bekerja keras dalam pelatihan dan menjaga mental, Itu yang saya lakukan malam ini sebab kita tidak boleh langsung putus asa saat tidak mencetak gol karena gol pasti akan terjadi tergantung bagaimana usaha kita untuk mendapat tujuan tersebut,” kata pemain berusia 32 tahun itu kepada BT Sport.

Lucas Torreira Mengatakan Perbandingan Dengan Patrick Vieira Luar Biasa

Gelandang Arsenal Lucas Torreira mengatakan sangat luar biasa untuk mendengarkan para pendukung yang membandingkannya dengan legenda Arsenal Patrick Vieira.

Setelah pindah dari Sampdoria di musim panas, Torreira dikurangi untuk penampilan dari bangku cadangan di lima pertandingan Premier League Arsenal pertama musim ini. Namun, pemain berusia 22 tahun itu sejak itu menjadi anggota integral dari skuad Arsenal dalam beberapa pekan terakhir, bermain setiap menit dari enam pertandingan liga terakhir mereka.

Penampilan gelandang bertahan ini membuatnya mirip dengan Vieira, dengan fans bahkan mengadopsi lagu lama berdasarkan mantan kapten Arsenal untuk pemain asal Uruguay itu. Torreira mengatakan dia tersanjung dengan perbandingan, tetapi pemain ini bercanda dia tidak bisa benar-benar mengukur dirinya sendiri hingga 6ft4in Vieira belum. Jika para penggemar membandingkan saya dan permainan saya dengan Patrick Vieira, itu luar biasa. Itu membuat saya sangat bangga tetapi saya harus tumbuh sedikit sebelum saya bisa setinggi dia. Kata Torreira.

Tapi dia pemain yang luar biasa, saya ingat bangun di pagi hari di Uruguay untuk menontonnya. Saya merasa sangat bahagia dan mencari untuk membantu tim. Saya mencoba meningkatkan sebagai pemain dan melakukan yang terbaik untuk tim. Saat ini kami melakukannya dengan sangat baik jadi hanya tentang melakukan itu. Arsenal belum kehilangan sejak kekalahan ke Chelsea pada bulan Agustus, dengan klub terus menikmati kemenangan beruntun 14 pertandingan di semua kompetisi.

Masih belum terkalahkan sejak kekalahan itu dari Chelsea, menyusul hasil imbang melawan Crystal Palace dan Liverpool serta kemenangan Carabao Cup atas Blackpool, tuan rumah Arsenal, Sporting Lisbon, pada Kamis tahu kemenangan akan mengamankan tempat mereka di Liga Europa 32 besar. Torreira mengatakan bahwa sementara penyelesaian Premier League empat besar tetap tujuan, klub akan terlihat untuk memenangkan setiap kompetisi mungkin.

Dia menambahkan. Saya sangat berharap bahwa kami dapat mencapai beberapa gol yang sangat besar musim ini. Kami jelas bersaing di empat kompetisi, jadi benar-benar kasus sejauh ini sangat baik. Sejauh ini kami telah melakukan operasi yang sangat baik, yang telah mengambil banyak kerja keras, tetapi tim bekerja keras dan meningkatkan dengan masing-masing permainan.

Secara pribadi, saya pikir tujuan yang baik bagi kami adalah untuk mencoba dan lolos ke Liga Champions, itu akan fantastis untuk klub dan para penggemar. Kami juga ingin bertarung sampai akhir di Liga Premier, Liga Europa, Piala Carabao dan ketika Piala FA dimulai juga.

Jose Mourinho Merayakan Kemenangan Dramatis Man United Atas Juventus

Jose Mourinho merayakan perayaan timnya pasca pertandingan selesai setelah Manchester United mengejutkan Juventus di Liga Champions dengan kemenangan yang dramatis di akhir pertandingan.

Man United mencetak dua gol dalam 10 menit terakhir untuk merebut kemenangan 2-1 di Turin dan meningkatkan peluang mereka lolos dari Grup H. Mourinho merayakan hasilnya dengan menangkupkan tangannya ke telinganya saat dia berjalan ke lapangan, dengan senyum di wajahnya saat dia berbalik dan mengangguk pada pendukung. Dia dihadapkan oleh bek Juventus Leonardo Bonucci sebelum dia dikawal menyusuri terowongan.

Mourinho, mantan manajer rival Juventus Serie A yang hebat, Inter Milan, mengatakan setelah itu. Tanda yang saya buat sebenarnya bukan pelanggaran. Saya hanya ingin mendengar apakah mereka, para fans membuat komentar lagi atau tidak. Jelas ketika saya bekerja untuk klub seperti Man United, saya harus melupakan masa lalu saya, terutama dalam 90 menit. Bukan itu selama 90 menit saya terus berpikir saya adalah pelatih Inter atau Real Madrid atau Chelsea. Dalam 90 menit itu Saya mewakili Man United.

Tetapi mereka tidak lupa, yang lain tidak lupa bahwa saya ada. Tentu saja saya melakukan pekerjaan saya, dan pekerjaan saya adalah menang melawan Juventus, dan itu adalah sukacita besar bagi saya, karena kami telah menang melawan tim super, tim super. Saya datang ke sini sebagai profesional dan saya sangat menghormati tim yang luar biasa.

Kemenangan itu adalah kemenangan terbaik Man United musim ini melawan tim Juventus yang disebut Mourinho sebagai favorit untuk memenangkan Liga Champions. Mereka ingin memenangkan segalanya, mereka dapat memenangkan segalanya, dan kami adalah tim di mana banyak pemain tidak memainkan pertandingan besar seperti ini di Liga Champions, kata Mourinho, yang tim Man United menghadapi Manchester City pada hari Minggu.

Ini adalah kemenangan fantastis bagi kami, sebuah kemenangan yang bukan hanya tentang poin, tetapi tentang perasaan seberapa baik kami bermain. Bahkan jika game ini tidak memberikan saya kemenangan, saya akan memiliki perasaan yang sama dari tim yang bermain sangat baik sejak menit pertama, saya ulangi, melawan tim super.

Saya pikir kami bermain musim ini melawan Chelsea dan Juventus, dua tim terbaik yang kami hadapi musim ini, dan bermain sangat baik di keduanya. Di sini, kami beruntung menang di menit terakhir, dan di Chelsea, tidak beruntung untuk menang di menit terakhir, tetapi kami bermain sangat, sangat baik. Inilah yang kami inginkan, kami ingin bermain dengan baik, pergi ke setiap stadion dimana tidak masalah tim, dan bermain.