Liverpool vs Manchester United 4-1

Dengan pertandingan baru saja berjalan dengan sekitar Sembilan menit, maka Liverpool akan langsung menebarkan dengan melakukan ancaman untuk membobolkan gawang Manchester United. Sadio Mane kan mengirimkan umpan ke arah Mohamed dan ia telah berhasil untuk menyundulkan dengan bolanya. Kiper Manchester United akan cukup langsung cepat menghalanya dan hanya untuk bisa menghasilkan dengan tendangnya pojok.

Sehingga dengan waktu satu menit yang berselang. Van Dijk akan membuat dengan peluang dengan eksekusi sepakan pojokan dari James Milner yang arah ke Van Dijk yang berada di tiang gawang yan jauh, namun dengan sundulannya yang sedikit lagi untuk melewati dengan garis gawang sukses yang di lakukan oleh Andre Herrera.

Pada saat Moh salah berada di kotak penalti akan terlalu sangat membahayai sehingga akan membbuat Demetri Mitchell akan melakukan dengan secara menjatuhkan. Mane yang akan di tunjukkan menjadi sebagai eksekutor yang telah menjadi sukses untuk melakukan tugasnya dan membuat skor menjadi naik saat, pada saat di menit ke dua puluh delapan menjadi 1-0 untuk tim Liverpool.

Namun dari Manchester Untied telah berhasil untuk membalaskan dalam dua menit saja. Andreas Pereira yang akan untuk di percayai dengan melakukan tendangan bebasnya untuk membobolkan gawang mereka. Bahkan ia hanya untuk  bisa melihatkan denang skor yang imbang 1-1.

Dengan kecepatan yang di lakukan Mo Salah dan Sadio Mane akan membuat dengan lini pertahanan Manchester United yang harus untuk bekerja keras untuk mempertahakan. Namun dari klub Manchester United masih belum untuk bisa menerobos dengan pertahanan skuat dengan asuan Jurge Klopp.

Liverpool akan terus untuk menebar dengan ancaman, sehingga tidak ada satu pun yang akan bisa untuk membuatkan Lee Grant harus untuk memungut kan dengan bola dari gawangnya masih dengan skor bertahan 1-1.

Sehingga di babak ke dua, Liverpool akan masih terlihat dengan tampak dominasikan dengan adanya permainan yang selalu menebarkan dengan ancaman. Namun di lini pertengahan Manchester United akan membuat dengan usaha pemain The Reds untuk meneroboskan dengan kegagalan.

 

Barcelona Juara Piala Super Spanyol Setelah Tundukkan Sevilla 2-1

 

Barcelona meraih trofi pertamanya pada musim ini di ajang Piala Super Spanyol. Los Cules mengalahkan Sevilla secara dramatis dengan skor tipis 2-1.

Bertanding di Stade de Tanger, Maroko, pada hari Senin (13/8/2018) dinihari WIB, Barcelona ketinggalan lebih dulu lewat gol yang dicetak Pablo Sarabia saat laga baru berjalan 9 menit.

Barcelona mesti menunggu sampai menit ke-42 untuk menyamakan skor. Kedudukan berubah menjadi 1-1 usai Gerard Pique menggetarkan jala gawang lawannya. Gol Ousmane Dembele pada menit ke-78 membalikkan skor dan membuat Barcelona berbalik memimpin.

Pada masa injury time, Sevilla mendapatkan peluang emas kembali menyamakan skor usai mendapatkan hadiah penalti. Akan tetapi tendangan 12 pas Wissam Ben Yedder tidak berbuah gol karena berhasil ditepis Marc-Andre Ter Stegen.

Jalannya Laga

Barcelona tak memainkan kekuatan terbaiknya, tak ada Ivan Rakitic dan Philippe Coutinho di dalam starting line up. Sementara pemain anyar yang dibeli pada bursa transfer musim panas ini, Arthur dan Clement Lenglet, mendapatkan kesempatan bermain dari awal.

Pada menit-menit awal pertandingan Barcelona mencoba mendominasi pertandingan dengan memainkan bola. Akan tetapi malah Sevilla yang mampu mencuri gol terlebih dulu ketika laga baru berjalan 9 menit. Menusuk dari tengah lapangan, Luis Muriel melepaskan umpan kepada Sarabia yang tidak terkawal di sebelah kanan. Sepakan Sarabia mampu menjebol gawang Ter Stegen dan memberikan Sevilla gol pembuka. 1-0 untuk Sevilla.

Kesempatan pertama Barcelona menyamakan skor tercipta ketika tendangan Lionel Messi dari kotak penalti masih bisa dihalau Tomas Vaclik. Sementara itu kerjasama Messi dan Luis Suarez tidak menghasilkan apa-apa pada menit ke-24. Tembakan Suarez masih terlalu pelan sehingga bisa diamankan dengan mudah oleh Vaclik.

Empat menit kemudian Lenglet hampir mencetak gol ke gawang mantan klubnya itu. Sundulan yang dilepaskan Lenglet memanfaatkan umpan silang Messi masih melenceng tipis di atas mistar gawang Sevilla.

Serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Barcelona akhirnya membuahkan hasil saat paruh pertama tinggal tersisa 3 menit. Sepakan bebas Messi dari depan kotak penalti menghantam tiang gawang dan kembali ke dalam permainan, Pique dengan sigap menyambar bola muntah ke dalam gawang Vaclik. Skor 1-1 itu pun menutup jalannya babak pertama.

Di awal paruh kedua, entrenador Barcelona, Ernesto Valverde, menarik Rafinha dan memasukkan Rakitic. Itu dilanjutkan dengan memainkan Coutinho dengan mengganti Arthur.

Kesempatan bersih pertama yang dimiliki Barcelona pada babak kedua ini adalah saat sepakan bebas Messi membuat Vaclik berjibaku mengamankan gawangnya. Sevilla membalas tidak lama kemudian. Tendangan bebas Ever Banega bisa dibelokkan oleh Franco Vazquez dengan kepalanya, namun bola masih gagal masuk ke dalam gawang Barcelona.

Pada menit ke-77, Vaclik membuat penyelamatan gemilang saat secara beruntun menghalau tendangan Coutinho dan tembakan Messi. Akan tetapi berselang semenit, gawang Sevilla akhirnya jebol untuk yang kedua kalinya. Dari depan kotak penalti, Ousmane Dembele melepaskan sepakan keras dengan kaki kanannya. Bola terlebih dulu mengenai mistar gawang dan kemudian memantul masuk ke dalam gawang. Barcelona berbalik unggul 2-1.

Pada masa injury time, Sevilla mempunyai peluang emas untuk menyamakan skor usai wasit memberikan hadiah penalti. Hukuman itu diberikan sesudah Ter Stegen dianggap melanggar Aleix Vidal. Akan tetapi Ben Yedder tidak mampu memaksimalkan kesempatan yang didapatkannya. Tembakan Ben Yedder dapat diantisipasi oleh Ter Stegen. Tidak lama kemudian pertandingan pun tuntas dan Barcelona tampil sebagai juara Piala Super Spanyol.

Tundukkan 10 Pemain Rusia, Uruguay Raih Juara Grup A

 

Uruguay melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 dengan status sebagai juara Grup A. Uruguay meraih predikat itu setelah menang 3-0 atas Rusia di pertandingan terakhir fase grup.

Laga yang berlangsung di Samara Arena pada hari Senin (25/6/2018) malam WIB, memperebutkan status sebagai juara grup. Uruguay dan Rusia sudah sama-sama memastikan dirinya lolos ke babak 16 besar.

Uruguay sudah memimpin 2-0 pada babak pertama melalui Luis Suarez dan gol bunuh diri Denis Cheryshev. Sementara Rusia mesti mengakhiri paruh pertama dengan 10 pemain sesudah Igor Smolnikov diusir wasit karena mendapatkan 2 kartu kuning.

Pada babak kedua, Rusia masih berusaha untuk mencetak gol balasan. Rusia tetap menyerang walaupun kalah di dalam jumlah pemain. Tapi mereka kesulitan untuk membuat peluang bersih. Malah Uruguay yang menambah gol pada menit ke-90 lewat tendangan Edinson Cavani.

Dengan hasil ini, Uruguay mengoleksi nilai 9 poin dari 3 pertandingan dan lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai juara Grup A. Sedangkan Rusia mesti puas berada di posisi runnerup.

Jalannya Laga

Laga berjalan dengan sangat terbuka pada menit-menit awal. Kedua kesebelasan saling gantian melancarkan serangannya.

Uruguay memperoleh kesempatan pertama melalui sepakan Matias Vecino dari depan kotak penalti. Akan tetapi tembakan Vecino masih melebar dari gawang Rusia.

Pada menit ke-10, Uruguay mendapatkan sepakan bebas tepat di muka kotak penalti Rusia menyusul pelanggaran yang dilakukan Yuri Gazinskiy kepada Rodrigo Bentancur. Suarez mengeksekusi tendangan bebas itu dengan melepaskan sepakan menyusur tanah yang mengarha ke sudut kanan bawah gawang Rusia. Bola tidak mampu dijangkau Igor Akinfeev dan Uruguay pun memimpin 1-0.

Rusia langsung mencoba membalas. Umpan sundulan Artem Dzyuba langsung disambar Cheryshev. Tapi Fernando Muslera masih dapat menghalau bola.

Walaupun sudah kebobolan, Rusia masih terlihat pede. Mereka masih berusaha mencetak gol balasan. Akan tetapi Rusia malah kembali kebobolan pada menit ke-23. Bermula dari sebuah tendangan sudut untuk Uruguay, bola yang dihalau jatuh ke kaki Diego Laxalt yang berada di depan kotak penalti. Laxalt lantas melepaskan tembakan ke arah gawang. Sial buat Rusia karena bola mengenai Cheryshev dan berbelok masuk ke dalam gawang tanpa mampu diantisipasi Akinfeev. 2-0 untuk Uruguay.

Uruguay terus melancarkan serangannya dan nyaris menambah gol. Sepakan Bentancur diblok oleh Akinfeev. Bola liar lantas langsung dibuang oleh pemain Rusia.

Pada menit ke-36, Rusia mesti kehilangan salah seorang pemainnya. Smolnikov diusir oleh wasit sesudah mendapatkan kartu kuning kedua menyusul pelanggaran kepada Laxalt.

Unggul di dalam jumlah pemain, Uruguay pun mengontrol permainan. Tapi tidak ada peluang bersih yang mereka ciptakan lagi pada sisa waktu babak pertama.

Pada awal babak kedua, Uruguay mendapatkan sepakan bebas di muka kotak penalti Rusia. Namun sepakan Cavani masih mengenai pagar betis Rusia.

Walaupun kalah dalam jumlah pemain, Rusia masih bisa merepotkan Uruguay. Tapi minimnya kreativitas serta buruknya aliran bola di sepertiga akhir lapangan membuat Rusia sulit menciptakan peluang.

Unggul 2 gol, Uruguay sendiri perlahan-lahan mengendurkan intensitas serangannya. Sementara Rusia yang sesekali menyerang kesulitan menemukan ruang tembak.

Rusia membuang-buang sebuah peluang bagus pada menit ke-74. Muslera melakukan kesalahan di dalam mengoper bola dan Rusia langsung melancarkan serangan balik. Akan tetapi penyelesaian akhir Dzyuba melebar jauh dari gawang Uruguay.

Gantian Uruguay yang membuang peluang bagus sesudah pemain Rusia salah mengumpan. Cavani melancarkan serangan balik dan memberikan bola kepada Suarez. El Pistolero lantas mencoba mengembalikan bola kepada Cavani dengan melepaskan umpan ke muka gawang. Namun bola masih jauh dari jangkauan Cavani.

Cristian Rodriguez mencoba melepaskan sepakan dari depan kotak penalti. Tapi Akinfeev masih mampu menghalaunya.

Cavani yang masih belum mencetak gol di Piala Dunia 2018, terus berusaha membuka keran golnya. Menusuk dari sebelah kanan, Cavani lantas melepaskan tendangan, namun masih bisa diblok pemain Rusia.

Upaya Cavani pada akhirnya membuahkan hasil pada menitke-90. Bermula dari sepak pojok, Diego Godin menyundul bola dan bisa ditepis Akinfeev. Bola rebound di muka gawang langsung disambar Cavani ke dalam gawang untuk membawa Uruguay unggul 3-0. Tidak ada lagi gol tambahan pada sisa waktu pertandingan.

Arab Saudi Kejutkan Mesir Dengan Skor 2-1

Penyerang Liverpool memberi Mesir keunggulan dengan lob yang brilian atas kiper Yasser Al-Mosailem pada menit ke-22.Essam El Hadary dari Mesir, 45, menjadi pemain tertua yang tampil di Piala Dunia dan menyelamatkan penalti Fahad Al Muwallad.

Namun, ia tidak bisa menghentikan tendangan penalti Salman Al Faraj dan dipukuli lagi oleh Salem Al Dawsari dengan beberapa detik tersisa.Itu adalah setengah pembukaan prestasi dan pengalaman pertama.Penjaga gawang Mesir, El Hadary, menjadi pemain tertua yang tampil dalam pertandingan Piala Dunia dan tim tersebut mencetak gol pertama mereka di Piala Dunia dari permainan terbuka sejak 1934, sementara tim asal Saudi mencetak gol pertama mereka di turnamen tersebut.

Namun, fokusnya adalah pada El Hadary, yang pada 45 tahun dan 161 hari mengalahkan rekor kiper Kolombia Faryd Mondragon (43 dan tiga hari di Brasil 2014) untuk menjadi pemain tertua yang turun ke lapangan. Ia memulai karir internasionalnya pada tahun 1996.Dia memiliki sedikit hal yang harus dilakukan di babak pertama sampai menit ke-41 ketika tim Asia, yang tertinggal 1-0. dianugerahi penalti untuk handball Ahmed Fathy.

Al Muwallad melakukan tendangan penalti, tetapi tendangan kerasnya dengan gemilang didorong ke bar oleh veteran.Namun, euforia dipadamkan pada babak pertama perpanjangan waktu ketika Arab Saudi diberikan penalti kedua setelah tinjauan VAR dikonfirmasi Ali Gabr menurunkan Al Muwallad di daerah tersebut.Al Faraj mengambil alih tugas penalti dan melepaskan usahanya di sebelah kanan El Hadary pada menit keenam dari waktu tambahan babak pertama.

Pemain berusia 45 tahun itu tetap waspada dan membuat pemberhentian luar biasa dari header Hussain Al-Mogahwi dan Mohannad Aseri.Namun, ketika tampaknya kepahlawanannya telah memberi timnya poin pertama mereka di turnamen, Al Dawsari melepaskan tembakan miring untuk kemenangan pertama Piala Dunia Arab Saudi sejak 1994.Itu adalah kisah dua bagian untuk pemain Liverpool.

Pada periode pertama, ia tampak berbahaya dan bekerja dengan baik bersama gelandang Trezeguet sisi kanan.Tujuannya adalah ‘Salah klasik’ – mengumpulkan umpan panjang, menyapu dengan satu sentuhan sebelum mengangkat bola melewati kiper Arab Saudi yang maju.Pemain berusia 26 tahun itu seharusnya melipatgandakan golnya ketika ia menemukan dirinya satu lawan satu dengan Al-Mosailem, tetapi secara misterius ia menghentakkan finisnya ke tiang kiri.

Salah kurang efektif dalam menyerang setelah istirahat, dan dipaksa untuk membela karena Mesir mendapat tekanan dari lawan-lawan mereka.Cedera pra-turnamen dan kontroversi atas pertemuannya dengan pemimpin Chechnya berarti itu bukan build ideal untuk Piala Dunia pertamanya, atau finish yang diinginkannya. Namun setelah mencetak dua gol, Salah meninggalkan jejaknya di panggung terbesar sepakbola.

Kane Hattrick, Inggris Cukur Panama 6-1 dan Melangkah ke 16 Besar

 

Tim nasional Inggris mengunci tiket ke babak 16 besar Piala Dunia setelah menundukkan Panama. Tim Tiga Singa meraih kemenangan besar 6-1 atas Panama.

Di dalam laga Grup G yang berlangsung di Nizhny Novgorod Stadium pada hari Minggu (24/6/2018) malam WIB, Inggris unggul 5 gol tanpa balas pada babak pertama. Harry Kane menciptakan hattrick di dalam pertandingan ini.

Di dalam pertandingan ini, John Stones juga tidak cuma membuat satu gol. Dia membuka keunggulan Inggris pada menit ke-8, Stones mencetak gol lagi di menit ke-40.

Satu gol lain di paruh pertama diciptakan oleh Jesse Lingard. Dia membobol gawang Panama di menit ke-36.

Kemenangan ini membuat The Three Lions dipastikan lolos ke babak sistem gugur. Mereka meraih 2 kemenangan dengan mengalahkan Tunisia 2-1 di pertandingan pertama.

Namun bukan berarti pekerjaan Inggris sudah tuntas. Mereka masih ditunggu pertandingan terakhir melawan Belgia. Duel itu akan menjadi penentu juara grup.

Jalannya Laga

Laga berjalan keras sejak awal. Bahkan Lingard sudah tersungkur pada menit ke-2. Rahangnya terkena sikutan pemain Panama di dalam duel udara. Namun pemain Manchester United itu masih bisa melanjutkan permainan sesudah sempat diminta untuk mengedipkan mata berulang kali oleh wasit.

Inggris hampir kebobolan di menit ke-5. Anibal Godoy hampir menjebol gawang Jordan Pickford. Beruntung buat Inggris karena tendangan Godoy melambung.

Pada menit ke-8, Inggris memimpin 1-0. Sepak pojok Kieran Trippier bisa disundul ke dalam gawang oleh Stones dari tengah kotak penalti.

Inggris menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-22. Kali ini Kane yang mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti. Inggris mendapatkan penalti itu karena Lingard dijatuhkan oleh Fidel Escobar di dalam kotak terlarang. Kane pun dengan dingin menaklukkan Jaime Penedo.

Di menit ke-36, Inggris kembali memperbesar keunggulannya menjadi 3-0. Setelah bermain umpan satu dua dengan Raheem Sterling, Lingard pun melepaskan tembakan ke arah gawang yang tidak mampu dijangkau Penedo.

Empat menit kemudian, Inggris mencetak gol lagi. Stones melalui sundulannya mencetak gol keduanya dan membawa Inggris memimpin 4-0. Stones memanfaatkan bola yang ditepis Penedo usai mencoba menghalau sundulan Sterling.

Inggris diuntungkan lagi dengan kecerobohan pemain belakang Panama. Godoy melakukan pelanggaran kepada Stones yang berujung penalti untuk Inggris. Kane yang menjadi eksekutor pun berhasil mengecoh Penedo. 5-0 untuk Inggris.

Tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta sampai turun minum. Inggris masih unggul lima gol tanpa balas.

Di babak kedua, kedua kesebelasan saling jual beli serangan. Inggris berhasil memperbesar keunggulannya lagi di menit ke-62. Kane mencetak hattrick. Ruben Loftus-Cheek melepaskan tembakan yang mengenai kaki Kane. Penedo pun terkecoh dan bola masuk ke dalam gawang Panama. Sempat ada permintaan peninjauan lewat VAR (Video Assistant Referee), tapi gol tetap dinyatakan sah. Inggris pun unggul 6-0. Bagi Kane, 3 gol ini membuat dia berada di puncak daftar topskor dengan koleksi 5 gol.

Sesudah mencetak gol, manajer Inggris, Gareth Southgate, pun menariknya keluar dan memasukkan Jamie Vardy.

Memasuki menit ke-78, gawang Inggris pun akhirnya kebobolan. Panama mendapatkan hadiah tendangan bebas di sebelah kiri pertahanan Inggris. Ricardo Avila melepaskan umpan lambung ke dalam kotak penalti dan Felipe Baloy menyambar bola untuk menaklukkan Pickford. Inggris 6 Panama 1.

Pada sisa waktu pertandingan, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta dari kedua tim. Inggris menang telak 6-1 atas Panama.

Stoke Terdegradasi Usai Takluk Dari Palace

Stoke-on-Trent – Stoke City mesti mengucapkan selamat tinggal terhadap Premier League. Tim dengan nama lain The Potters itu terdegradasi setelah kalah 1-2 atas Crystal Palace.

Di pertandingan pekan ke-37 yang digelar pada Bet365 Stadium, hari Sabtu (5/5/2018) malam WIB, Stoke perlu kemenangan demi menjaga peluangnya bertahan musim depan.

Namun, Stoke justru berada di bawah tekanan dari Palace sejak awal laga. Tim tamu bikin total 11 percobaan dengan dua mengarah pada gawang dan seluruhnya menjadi gol.

Sedangkan itu Stoke hanya membuat empat attempts dengan satu tepat sasaran. Satu on target tersebut berbuah gol Xherdan Shaqiri pada menit ke-43 yang mengantarkan Stoke memimpin 1-0 pada babak pertama.

Tendangan bebas Shaqiri pada depan kotak penalti mengenai pagar hidup dan bikin kiper Wayne Hannessey terpaku menyaksikan bola masuk pada gawangnya.

Pada babak kedua, Palace baru dapat menyamakan kedudukan di menit ke-68 melalui James McArthur. Melalui serangan balik cepat, Ruben Loftus-Cheek yang memegang bola terakhir sebelum memberikan pada McArthur yang melepaskan tendangan ke tiang jauh gawang dari Jack Butland.

Publik tim tuan rumah lalu terdiam disaat Palace sukses menciptakan gol keduanya di empat menit sebelum laga usai. Kesalahan dari kapten Ryan Shawcross ketika memotong bola umpan dari Wilfried Zaha telah memudahkan Patrick van Aanholt membobolkan bola dari jarak dekat.

Skor 2-1 bagi keunggulan Palace bertahan sampai laga berakhir dan bikin Stoke akhirnya turun divisi pada Championship musim depan. Dengan menyisakan satu pertandingan, Stoke yang memiliki 30 poin tidak dapat mengejar Swansea City pada peringkat ke-17 dengan 33 poin serta menyisakan tiga pertandingan.

Stoke pun hanya tinggal menunggu dua tim yang lainnya yang bakal terdegradasi, dengan calon yang terkuat merupakan juru kunci West Bromwich Albion yang hanya tinggal menyisakan dua pertandingan serta memiliki 28 poin, dan Southampton pada posisi ke-18 dengan raihan 32 poin serta menyisakan tiga pertandingan.

Stoke pun mesti mengakhiri satu dekade partisipasinya pada Premier League usai promosi di tahun 2008.

Allegri Sebut Juve Telah Menyulitkan Diri Sendiri

Turin – Juventus mesti bersusah payah untuk dapat membalikkan keadaan ketika menjamu Bologna lantaran suatu kesalahan. Pelatih Juventus, yakni Massimiliano Allegri pun menyebut timnya membuat susah diri sendiri.

Juventus menang dengan skor 3-1 ketika menjamu Bologna pada Allianz Stadium, hari Minggu (6/5/2018) dinihari WIB. Tim yang memiliki nama lain Bianconeri itu tertinggal dengan lebih dulu sebab gol penalti dari Simone Verdi pada menit yang ke-30.

Baru pada babak yang kedua tim tuan rumah dapat merespons. Gol bunuh diri yang dilakukan oleh Sebastien De Maio menyamakan skor, kemudian Sami Khedira dan juga Paulo Dybala mengantarkan Juventus untuk berbalik unggul dan juga menang.

Allegri pun menyoroti kesalahan dari lini pertahanan timnya pada babak yang pertama. Bermain-main pada baris belakang bikin Gianluigi Buffon pada akhirnya pun memberikan umpan tanggung pada Daniele Rugani.

Bola diserobot oleh Lorenzo Crisetig yang berujung terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Rugani, ketika berusaha untuk merebut bola. Usai itu Juventus pun kesulitan untuk mendapatkan celah sebab Bologna bertahan dengan sedemikian rapatnya.

Baru usai memasukkan Douglas Costa untuk dapat menggantikan Blaise Matuidi pada pergantian babak, Juventus bermain dengan lebih baik dan juga membuat banyak ancaman. Allegri merasa lega timnya dapat bereaksi dengan baik.

“Persaingan Scudetto masih belum berakhir, kami masih memiliki jarak tiga poin dan mesti mendapatkannya. Bologna bermain dengan amat baik pada malam ini bertahan dengan gigih, sedangkan kami menyulitkan diri sendiri dengan suatu kesalahan yang berujung dengan penalti, untungnya kami pun bereaksi,” ujar Allegri.

“Disaat Bologna bermain dengan seperti itu, dan mereka membuat hal yang sama pada babak yang pertama menghadapi Lazio, maka mereka sulit untuk dapat dibongkar atau ditemukan celahnya pada antar lini,’’ sambung Allegri.

“Ada sejumlah peluang, tak begitu bersih memang, namun kami sempat mendapatkannya. Bologna pun memimpin berkat dari kekacauan kami di belakangan dan juga kami mesti memberikan reaksi yang kuat pada babak yang kedua,” ungkap Allegri.

Persaingan Posisi 3-4 Bundesliga Berlangsung Hingga Pekan Terakhir

Dortmund – Perebutan peringkat 3-4 Bundesliga dipastikan berlangsung hingga pekan yang terakhir. Hasil-hasil pada pekan ke-33 bikin persaingan dari empat tim memanas.

Borussia Dortmund melakoni pertandingan pekan yang ke-33 dengan menjamu Mainz 05, hari Sabtu (5/5/2018) malam WIB. Perlu tiga poin untuk dapat menjaga posisi tiga, Dortmund justru kalah 1-2.

Tuan rumah telah tertinggal pada menit keempat melalui gol Ridle Bote Baku. Mainz justru menggandakannya pada menit ke-13 lewat Yoshinori Muto. Dortmund hanya dapat membalas sekali melalui Maximilian Philipp pada menit ke-16.

Beruntung untuk Dortmund, posisi mereka pada klasemen tidak tergeser oleh Hoffenheim pada peringkat empat. Sang rival juga kalah ketika bertamu ke Stuttgart.

Dua gol diciptakan Mario Gomez, masing-masing pada menit ke-25 serta 74, bikin Hoffenheim gigit jari. Bahkan usai unggul jumlah pemain semenjak menit yang ke-65 pun Hoffenheim tidak dapat membuat gol balasan.

Fakta kalau Hoffenheim kehilangan poin sejatinya dapat dimanfaatkan Bayer Leverkusen untuk naik pada peringkat empat. Tapi Leverkusen juga gagal memetik kemenangan, setelah berimbang tanpa gol pada kandang Werder Bremen.

Dengan hasil ini, Dortmund pun masih berada pada peringkat tiga dengan 55 poin, tertinggal lima poin atas Schalke 04 pada peringkat dua dan tiga poin di depan Hoffenheim serta Leverkusen pada posisi 4-5.

RB Leipzig sendiri yang berada pada peringkat enam dengan 50 poin juga masih memiliki peluang untuk finis pada empat besar, mengingat jarak mereka hanya dua poin dengan Hoffenheim.

Hal menariknya merupakan, Dortmund serta Hoffenheim bakal saling berhadapan pada pertandingan pekan terakhir, di minggu depan. Dortmund tentu saja hanya perlu hasil imbang untuk aman pada empat besar, namun Hoffenheim wajib memetik tiga poin untuk finis pada zona itu.

Sedangkan Leverkusen serta Leipzig akan berharap Hoffenheim gagal untuk meraih poin, yang tentunya bakal menjadi akhir dramatis di dalam perebutan posisi empat.

Hasil-hasil di pekan ini pun memastikan Schalke tampil pada fase grup Liga Champions di musim depan. Sedangkan Mainz dipastikan bertahan pada Bundesliga berkat kemenangan dari Dortmund.

Unai Emery : Saya Akan Meninggalkan PSG Musim Panas

Pelatih kepala Paris Saint-Germain, Unai Emery mengakui bahwa dia akan meninggalkan juara Ligue 1 di musim panas. Meskipun memenangkan Ligue 1 dan Coupe de la Ligue, kepemimpinan pelatih Spanyol itu telah dibayangi oleh kegagalan di Liga Champions.

Dalam dua musim, PSG telah dua kali tersingkir di babak 16 besar kompetisi, kalah dari Real Madrid setelah dipukul dengan memalukan 6-1 oleh Barcelona untuk keluar dari turnamen musim lalu.

“Saya sudah memberi tahu para pemain bahwa saya akan pergi,” katanya kepada pers pada Jumat. “Terima kasih kepada presiden Nasser Al-Khelaifi, direktur olahraga Antero Henrique, para pendukung dan semua pemain untuk dua musim ini.”

Dia mengakui bahwa musim pertama sangat sulit, dengan kekalahan itu untuk Barca pukulan palu.

“Enam bulan pertama sulit,” katanya. “Ibrahimovic baru saja pergi dan saya juga mencoba beradaptasi. Setelah itu, tim meningkat tetapi eliminasi melawan Barcelona sulit.”

Dia menawarkan dukungannya kepada klub dalam mengejar tujuan masa depan mereka, yang terbesar adalah untuk muncul sukses di Eropa, sementara ia menegaskan kembali keinginan Neymar untuk tinggal di Paris.

“PSG punya proyek yang solid,” lanjutnya. “Neymar ingin berevolusi dan tumbuh bersama klub.”

Sementara itu, dengan prospek menyelesaikan treble domestik masih sangat hidup dan Emery ingin para pemainnya menyelesaikan kampanye dengan baik.

“Ketika Anda bermain dengan jersey PSG di punggung Anda, penting untuk mempertahankan keinginan Anda dan tingkat kinerja Anda, terutama untuk para penggemar,” katanya.

“Setiap pertandingan penting. Hingga saat ini, para pemain telah merespon dengan baik di lapangan sejak eliminasi melawan Real Madrid.”

Pelatih berusia 46 tahun itu sejauh ini telah mengawasi 109 pertandingan dengan PSG, menang 86, seri 12 dan hanya kalah 11 kali. Di bawah arahannya, pihak Paris telah mencetak 306 gol dan hanya kebobolan 86.

Thomas Tuchel, sementara itu, telah sangat terkait dengan mengganti Emery, dengan pers di Jerman dan Perancis menunjukkan dia telah menyetujui kesepakatan untuk mengambil alih.

Poulsen : Christian Eriksen Bisa Menggantikan Inesta di Barcelona

Pemain depan RB Leipzig, Yussuf Poulsen telah menimbun pujian rekan setimnya di Denmark, Christian Eriksen, yang menyatakan bahwa bintang Tottenham itu memiliki kualitas untuk menggantikan Andres Iniesta di Barcelona.

Eriksen dilaporkan telah menarik perhatian pihak Ernesto Valverde karena keberangkatan segera Iniesta, yang menegaskan pada hari Jumat ia akan meninggalkan Camp Nou pada akhir musim.

Dengan kepergian gelandang berusia 33 tahun itu akan meninggalkan kekosongan besar untuk mengisi lini tengah Barcelona dan Poulsen telah mendukung Eriksen untuk unggul jika dia pindah ke Barcelona.

Berbicara kepada Omnisport, Poulsen berkata: “Tentu saja akan ada lebih banyak kompetisi di Barcelona daripada di Tottenham. Dia telah mendapat posisi yang sangat bagus di Tottenham sekarang dan dia harus memastikan apakah itu saat yang tepat.

“Tentu saja akan ada lowongan jika Andres Iniesta meninggalkan klub dan Christian Eriksen jelas memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi. Karena itu saya mengerti mengapa Barcelona tertarik padanya.”

Eriksen telah menjadi pemain kunci untuk Tottenham musim ini, mencetak 10 gol dalam 33 penampilan Premier League, dan juga merupakan pahlawan bagi Denmark di babak play-off kualifikasi Piala Dunia, memukul hat-trick melawan Republik Irlandia untuk memesan tempat di Rusia 2018.

“Christian Eriksen adalah pemain paling efektif yang pernah saya mainkan. Semua tindakannya efektif, umpan-umpan ke depan, golnya atau tendangan sudut dan tendangan bebas,” tambah Poulsen.

“Semuanya umpan dan tendangan yang dia berikan selalu pada titik dan efektif. Saya pikir melawan Irlandia dia hanya menembak ke gawang tiga atau empat kali dan mencetak tiga gol. Itulah yang membuatnya menjadi pemain kelas.

“Saya berbicara tentang pemain yang sangat efektif dan yang menerapkan setiap situasi dengan sangat akurat. Christian Eriksen adalah salah satu pemain itu. Dan dia mendapat tendangan bebas yang luar biasa. Dia sering menunjukkannya dan dia masih menunjukkannya di Tottenham.”