Newtown Unggul 3-0 Tanpa Balas atas Caernarfon Town FC

Dalam laga match day ke 11 pada ajang kompetisi Liga Premier Wales yang berlangsung hari Sabtu (20/10/2018) dini hari tadi di The Oval,tim Newtown yang menjalani laga tandangnya pada dini hari tadi itu pun berhasil membawa pulang raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan tim tuan rumah Caernarfon Town FC dengan skor 0-3 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim Newtown itu pun dipersembahkan oleh Luke Boundford, Nick Rushton dan Neil Mitchell.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim Newtown yang menyambangi markas dari The Oval itu pun lantas memang terlihat mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit dari tim tuan rumah Caernarfon Town FC. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Caernarfon Town FC dengan tim Newton didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi hingga akhir pertandingan babak pertama,baik tim tuan rumah Caernarfon Town FC maupun tim Newton pun harus puas dengan kedudukan imbang sementara 0-0 yang mereka dapatkan didalam laga babak pertama.

Memasuki laga babak kedua,tim Newtown pun sudah berhasil unggul dan memimpin dengan skor 0-1 disaat laga babak kedua pun baru saja berjalan 2 menit melalui gol dari Luke Boundford. Skor 0-1 yang didapatkan oleh tim Newton itu pun lantas bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,alhasil dimenit 61 pada babak kedua,tim Newton pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 0-2 melalui gol dari Nick Rushton. Hanya berselang 10 menit kemudian,tim Newton pun berhasil menambah keunggulannya menjadi 0-3 melalui gol dari Neil Mitchell.

Atas adanya raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim Newtown pada dini hari tadi itu pun tentunya membuat mereka sementara berada diperingkat keempat pada papan klasemen Liga Premier Wales dengan jumlah raihan 19 poin. Sedangkan tim tuan rumah Caernarfon Town FC yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada dini hari tadi itu pun membuat mereka tertahan diperingkat ketujuh dengan jumlah raihan 15 poin.

Dundalk Berdiri Kokoh Dipuncak Klasemen Divisi Utama Liga Irlandia

Dalam laga match day ke 35 pada ajang kompetisi Divisi Utama Liga Irlandia yang berlangsung hari Sabtu (20/10/2018) dini hari tadi di Oriel Park,tim tuan rumah Dundalk yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mengantongi kemenangan dan tambahan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Sligo Rovers dengan skor telak 5-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Dundalk itu pun dipersembahkan oleh Michael Duffy serta masing-masing raihan dua buah gol yang dikemas oleh John Mountney dan Patrick Hoban.

Dalam jalannya laga pertandingan yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Dundalk yang tampil didepan publiknya sendiri itu pun sudah berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 dimenit 9 pada babak pertama melalui gol dari John Mountney. Skor 1-0 yang baru saja didapatkan oleh tim tuan rumah Dundalk itu pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama. Namun akhirnya dimenit 33,tim tuan rumah Dundalk pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Michael Duffy. Berselang 8 menit kemudian,tim tuan rumah Dundalk pun kembali menambah keunggulannya menjadi 3-0 melalui gol kedua dari John Mountney.

Berhasil memimpin dengan skor 3-0 atas Sligo Rovers didalam laga babak pertama itu pun lantas masih harus membuat tim tuan rumah Dundalk untuk bisa tetap mempertahankan performa permainan impresifnya didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Dimenit 59 pada babak kedua,tim tuan rumah Dundalk pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 4-0 melalui gol hasil tendangan pinalti yang dilakukan oleh Patrick Hoban. Skor 4-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Dundalk itu pun hanya bertahan sementara saja,sebab berselang 6 menit kemudian tim Dundalk pun kembali menggandakan keunggulannya menjadi 5-0 melalui gol kedua dari Patrick Hoban.

Dengan adanya raihan kemenangan yang didapatkan oleh tim tuan rumah Dundalk pada dini hari tadi itu pun lantas masih membuat mereka berdiri dengan kokoh dipuncak klasemen Divisi Utama Liga Irlandia dengan jumlah raihan 86 poin. Sementara itu tim Sligo Rovers yang pulang dengan tangan kosong dari markas Oriel Park pada dini hari tadi itu pun membuat mereka berada diperingkat delapan dengan jumlah raihan 38 poin.

Shamrock Rovers Tundukkan Waterford FC 3-1

Dalam laga match day ke 35 pada ajang kompetisi Divisi Utama Liga Irlandia yang berlangsung hari Sabtu (20/10/2018) dini hari tadi di Tallaght Stadium,tim tuan rumah Shamrock Rovers yang tampil didepan publiknya sendiri itu pun akhirnya bisa mengantongi raihan kemenangan dan tambahan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Waterford FC dengan skor 3-1. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Shamrock Rovers itu pun dipersembahkan oleh Gary Shaw, Daniel Carr dan Sean Boyd. Sedangkan satu buah gol dari tim Waterford FC itu pun dipersembahkan oleh Ismahil Akinade.

Dalam jalannya laga pertandingan babak pertama yang berlangsung pada dini hari tadi,tim tuan rumah Shamrock Rovers yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun sudah berhasil memimpin dengan cepat 1-0 dimenit 11 pada babak pertama melalui gol dari Gary Shaw. Akan tetapi setelah itu skor 1-0 yang didapatkan oleh tuan rumah Shamrock Rovers itu pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak pertama. Namun akhirnya dimenit 35 pada babak kedua,tim tuan rumah Shamrock Rovers pun bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Daniel Carr. Setelah itu skor 2-0 tersebut pun lantas tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim tuan rumah Shamrock Rovers yang unggul dengan skor 2-0 atas tim Waterford FC didalam laga babak pertama itu pun lantas terlihat bermain dengan cukup ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Dimana tim Waterford FC yang tengah tertinggal itu pun berusaha untuk bisa bermain dengan lebih baik dan lebih impresif dalam mengejar ketertinggalannya tersebut didalam sepanjang pertandingannya pada babak kedua. Dan akhirnya dimenit 73,tim Waterford FC pun berhasil membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 2-1 melalui gol dari Ismahil Akinade. Skor 2-1 yang didapatkan oleh tim Waterford FC itu pun bertahan lumayan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,namun sayangnya tiga menit menjelang akhir laga babak kedua tim tuan rumah Shamrock Rovers pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi 3-1 melalui gol dari Sean Boyd.

Atas adanya raihan kemenangan yang didapatkan oleh tim tuan rumah Shamrock Rovers pada dini hari tadi itu pun masih membuat mereka berada diperingkat ketiga pada papan klasemen Divisi Utama Liga Irlandia dengan jumlah raihan 62 poin. Sementara itu tim Waterford FC yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya pada dini hari tadi itu pun membuat mereka tertahan diperingkat keempat dengan jumlah raihan 56 poin.

Sarri Mempunyai Keyakinan Yang Tinggi Bahwa Chelsea

Maurizio Sarri mengaku kekuatan posisi belakang Bournemouth waktu menantang Chelsea. Walau demikian, ia tidak sempat hilang kepercayaan jika timnya akan membuat gol.

Chelsea menuai kemenangan 2-0 waktu menjamu Bournemouth di Stamford Bridge dalam kelanjutan Liga Inggris, Sabtu (1/9/2018) malam WIB. Gol-gol Chelsea dibuat oleh Pedro serta Eden Hazard.

Walau kuasai laga, Chelsea kesusahan membuka pertahanan Bournemouth. Usaha The Bluesuntuk memecah kebuntuan baru membawa hasil pada menit ke-72 sebelum digandakan Hazard pada menit ke-85

Sarri mengakui suka dengan perform Chelsea sekaligus juga mengaku kokohnya pertahanan Bournemouth. Akan tetapi Sarri tetap meyakini Chelsea akan dapat cetak gol.

“Saya suka dengan hasil serta performnya. Itu barusan ialah laga yang begitu susah, mereka ialah team yang begitu rapi dalam bertahan, mereka bertahan dengan begitu baik,” tutur Sarri seperti diambil website sah club.

“Set pertama begitu susah serta mungkin kami harusnya menyalurkan bola bertambah cepat serta miliki gerakan yang semakin bagus, tetapi dalam laga semacam ini, umumnya Anda dapat menang di 20 atau 25 menit paling akhir.”

Karena kemenangan atas Bournemouth, Chelsea mengawasi start sempurnanya dengan empat kemenangan dari empat pertandingan. Walau demikian, Sarri menilainya masih tetap ada ruangan buat Chelsea untuk perbaikan.

“Sekarang ini saya begitu suka dengan beberapa pemain saya. Mereka tampil begitu bagus saat satu pekan serta dalam laga,” kata Sarri.

“Saya begitu suka bisa point dari empat laga, tetapi saya tetap berfikir kami dapat lebih baik lagi, kami dapat bertambah,” tuturnya.

Dengan 12 point, Chelsea melekat ketat Liverpool di puncak klassemen Liga Inggris. Chelsea cuma kalah selisih gol dari team arahan Juergen Kloppp itu.

Manchester City Meraih Kemenangan Tipis Dari Newcastle United

Manchester City kembali pada jalan kemenangan. Menjamu Newcastle United di minggu ke-3 Liga Inggris, The Citizens menang tipis 2-1. Bermain di Etihad Fase, Sabtu (1/9/2018) malam WIB, City unggul terlebih dulu lewat Raheem Sterling. Akan tetapi sebelum turun minum Newcastle dapat menyamai posisi lewat DeAndre Yedlin.

Ialah Kyle Walker yang lalu menjadi pahlawan pahlawan kemenangan City. Sepakan jarak jauh Walker di set ke-2 merubah posisi menjadi 2-1 sekaligus juga pastikan City kembali pada jalan kemenangan, sesudah minggu lantas disertai Wolves 1-1.

Point penuh dari minggu ke empat ini membuat City menempati di tempat tiga klassemen Liga Inggris dengan point 10. City ketinggalan dua angka dari Chelsea serta Liverpool yang miliki nilai prima 12.

City membuat kesempatan pertamanya waktu laga belumlah genap empat menit. Menyerang dari bagian kanan, Riyad Mahrez masuk ke kotak penalti serta melepas tembakan, tetapi bola yang dia sepak meleset tipis dari tujuan.

Pada menit tujuh City buka kelebihan. Dimulai kekeliruan oper pemain Newcastle yang kirim umpan ke Benjamin Mendy, bola lansung dia digelindingkan ke Sterling. Didalam kotak penalti, Sterling membuat pergerakan mengelabui serta melepas sepakan kaki kanan yang tidak dapat ditepis penjaga gawang Martin Dubravka. 1-0 tuan-rumah unggul.

Gabriel Jesus hampir jadi besar kelebihan City pada menit 18. Terima umpan terobosan, dia sukses mengecoh dua pemain lawan di kotak penalti. Akan tetapi sepakan kaki kiri yang dia bebaskan kurang kuat sampai dapat diamankan penjaga gawang.

Jesus buang kesempatan lainnya pada menit 24 waktu dia tidak berhasil menanduk dengan prima umpan sepakan bebas David Silva pas di muka gawang.

Pada menit 33 Newcastle dengan mengagetkan cetak gol balasan. DeAndre Yedlin menjebol gawang Ederson Moraes sesudah dia menyerang masuk di tiang jauh tiada dapat dibayang-bayangi oleh Jesus. Salomon Rondon jadi pemberi umpan atas gol ini.

Korea Selatan Berhasil Meraih Emas Asian Games 2018

Korea Selatan sukses merampas emas cabang sepakbola Asian Games 2018. Taeguk Warriors menang 2-1 atas Jepang dalam pertandingan yang sampai set penambahan.

Dalam laga di Stadion Pakansari, Sabtu (1/9/2018) malam WIB, Korsel langsung mendesak demikian pertandingan diawali. Beberapa kesempatan terbentuk melalui kreasi Son Heung-min. Diantaranya tidak berhasil digunakan oleh Hwang Ui-jo. Sepakan keras dari Lee Jinhyun juga belumlah membawa hasil. Beberapa kesempatan itu terbentuk waktu pertandingan belumlah berusia 15 menit.

Jepang, yang diperkokoh beberapa pemain dibawah umur 21 tahun, kesusahan untuk tembus pertahanan Korsel. Mereka semakin banyak mainkan bola di daerah pertahanan sendiri

Ui-jo tidak berhasil manfaatkan kesempatan emas lagi pada menit ke-23. Bola terobosan dari Son, dapat dikuasai didalam kotak penalti. Tetapi, sepakan paling akhir Ui-jo masih tetap dapat dihalau penjaga gawang Jepang, Kojima Ryosuke.

Kesempatan Jepang terbentuk pada menit ke-25. Sepakan jarak jauh Kou Itakura masih tetap melayang-layang jauh dari gawang Korsel.

Ayase Ueda membuat penjaga gawang Korsel, Jo Hyeon-woo, berjibaku. Sesudah lakukan penetrasi dari sayap kanan, Ueda melepas sepakan yang dapat diprediksi olej Hyeon-woo.

Kerja sama Son, Hwang Inbeom, serta Ui-jo di menit ke-38 belum juga membawa hasil. Terima umpan terobosan Son, Inbeom kirim umpan tarik ke muka penalti Jepang. Sial buat Korsel, sentuhan paling akhir Ui-jo masih tetap melebar. Sampai turun minum tidak ada gol terbentuk, score masih tetap masih kaca mata alias 0-0.

Sesudah restart, Korsel selalu menguasai jalannya laga. Mereka belum juga dapat membuka kokohnya pertahanan team muda Jepang.

Sepakan jarak jauh Son di menit ke-55 masih tetap mengenai pemain belakang Jepang. Dengan gampang Ryosuke menangkap bola di muka gawangnya.

Korsel lakukan perubahan pemain pada menit ke-58. Kim Jung-min digantikan oleh Lee Seung-woo. Pemain yang dikatakan sebagai Lionel Messi-nya Korsel juga langsung dielu-elukan simpatisan di podium.

Ketegangan di muka gawang Korsel berlangsung pada menit ke-61. Sapuan salah seseorang pemain belakang Korsel tentang Ueda sampai membahayakan gawang sendiri. Mujur buat Korsel, arah bolanya menyamping.

Sepakan Ui-jo di menit ke-65 masih tetap hanya menggetarkan bagian jaring gawang Jepang. Score belum juga beralih 0-0.

Eksperimen Seung-woo di menit ke-76 juga belum juga membawa hasil Bolanya dapat diprediksi oleh Ryosuke.

Jepang seringkali meneror dengan serangan balik cepat. Diantaranya yang berlangsung pada menit ke-85. Tetapi, tembakan dari Matshumoto Taishi mentah di barisan belakang Korsel.

Ancelotti Optimis Napoli Sanggup Lolos Liga Champions

Carlo Ancelotti yakin Napoli dapat mengatasi Liverpool dan Paris Saint-Germain untuk mencapai babak sistem gugur Liga Champions, Red Star Belgrade adalah klub lain yang berdiri di jalan Partenopei untuk bisa lolos di Grup C yang sangat diperebutkan, Meskipun mereka kecewa di kompetisi klub top Eropa di bawah Maurizio Sarri musim lalu, berakhir di urutan ketiga di belakang Manchester City dan Shakhtar Donetsk untuk masuk ke Liga Europa, Ancelotti yakin Napoli dapat bertahan dari tugas yang lebih sulit kali ini. “Tidak ada yang tidak dapat diatasi, Sulit, karena ada tiga tim tingkat tinggi dan kemudian ada orang luar seperti Red Star dan Akan ada lingkungan khusus di Beograd dan saya tahu tidak mudah bermain di sana.”

“Ini adalah grup yang sulit, tetapi saya tidak berpikir teman-teman Italia kami di Paris, Gianluigi Buffon dan Marco Verratti, akan membuka tutup sampanye karena tahu mereka bermain dengan Napoli, Akan ada banyak tantangan yang sulit tapi Kami akan memainkannya dengan 100 persen. ” Mengubah perhatiannya ke Serie A, Ancelotti mengatakan bahwa beberapa pemainnya akan rotasi keluar dari tim untuk menjaga kelompok pemain tetap termotivasi dimana Napoli melakukan perjalanan ke Sampdoria pada hari Minggu dengan rekor 100 persen setelah kemenangan atas Lazio dan Milan dalam dua pertandingan liga pembuka musim ini, tetapi Ancelotti mengindikasikan dia tidak akan ragu untuk mengubahnya menjadi tim pemenang. “Jika saya mengubah beberapa hal, itu untuk menjaga kelompok tetap termotivasi, bukan karena ada yang pantas dikurangi, ada lebih dari 11 pemain yang ingin tampil di lapangan dan ada keharusan untuk merotasi skuad sedikit.”

“Ketika Anda memiliki skuad yang kompetitif, itu membuat sedikit perbedaan apakah Anda bermain 60 atau 30 menit, Misalnya, Dries Mertens sangat menentukan melawan Milan dan dia hanya turun saat setengah jam terakhir, Marek Hamsik tumbuh dalam peran barunya dan saya pikir itu adalah posisi alamiahnya serta ia bermain dengan cara yang berbeda untuk Amadou Diawara, karena Amadou memiliki kelincahan dan antusiasme, tetapi tidak memiliki pengalaman dan teknik yang sama namun Mereka berdua pemain penting bagi kami dan jika saya bisa menggunakan keduanya dalam pertandingan yang sama, saya akan mencoba memanfaatkan kesempatan itu. “

Manchester City Semakin Dekat Dengan Gelar Eropa

Direktur sepak bola Manchester City, Txiki Begiristain mengakui bahwa juara Liga Primer belum dikhawatirkan di persaingan Eropa, tetapi mengatakan bahwa kejayaan Liga Champions lebih dekat dari yang dikira, City akan masuk ke kampanye kedelapan berturut-turut di kompetisi teratas sepak bola Eropa tetapi hanya berkembang di luar tahap perempat final pada waktu itu dengan Kekalahan agregat 1-0 untuk Real Madrid di semi final 2016 di bawah Manuel Pellegrini menjadi upaya terbaik mereka, dan sejak itu Pep Guardiola telah membimbing City ke babak 16 besar di kampanye 2016-17 dan kekalahan perempat final dari Liverpool musim lalu, saat ditanya apakah Stadion Etihad adalah tempat yang menakutkan bagi pemain terbaik Eropa untuk bermain, mantan pemain sayap Spanyol itu mengatakan “Belum.”

“Kami harus meraih hasil lebih, melaju ke semi-final Liga Champions adalah target utama, Memiliki pengalaman bermain di semi final membantu Anda mencapai final dan Kami harus menjadi klub pemenang tapi Itu tidak berarti kita harus memenangkan Liga Premier selama 10 tahun ke depan, Itu berarti kita harus berjuang untuk gelar dan benar-benar bertarung, berada di sana, Jika Anda melakukan itu, Anda tahu Anda akan berjuang untuk Liga Champions sebab Ini adalah soal mendapatkan pengalaman untuk bermain di laga itu, permainan untuk memenangkan liga lalu memenangkan semifinal Liga Champions. Anda perlu waktu untuk ini. ” Begiristain mengatakan kemenangan gelar Liga Premier musim lalu telah membantu membangun reputasi dan prestise klub, sesuatu yang dia rasa harus mereka lakukan untuk bersaing dengan klub seperti Madrid, yang telah memenangkan Liga Champions di masing-masing dari tiga musim terakhir.

Sebelum kampanye 2011-12, City telah bermain di kompetisi klub top Eropa hanya sekali, pada tahun 1968-1969, mereka tersingkir di babak pertama oleh Fenerbahce. “Kami menuju ke arah lebih baik,” kata Begiristain, yang berbicara sebagai bagian dari film dokumenter All Or Nothing. “Ini lebih dekat dari yang kita duga, Apa yang terjadi musim lalu membantu sekarang untuk menjadi salah satu favorit untuk semuanya dan inilah tekanannya tapi Ini bukan hanya tentang pemain yang Anda miliki karena Itu juga apa arti klub untuk lawan, Jika Anda pergi ke stadion Real Madrid, Bernabeu, Anda bermain melawan 11 pemain tetapi Anda juga bermain melawan stadion, sejarah mereka, segalanya berpengaruh.”

Dalic Kritik Egoisme Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo adalah seorang pemain egois menurut pelatih kepala Kroasia Zlatko Dalic tidak akan pernah inginkan dalam timnya, pemenang Ballon d’Or lima kali Ronaldo tidak menghadiri upacara UEFA Kamis di mana gelandang Kroasia dan Real Madrid yakni Luka Modric mengalahkan rekan satu klubnya untuk meraih Player of the Year, Modric sangat inspiratif dalam permainan mengejutkan membawa negaranya ke final Piala Dunia setelah membantu Madrid, bersama Ronaldo, meraih mahkota Liga Champions ketiga berturut-turut musim lalu, Kritik terus terjuju kepada pemain berusia 33 tahun, Jorge Mendes, presiden barunya di Juventus Beppe Marotta dan bahkan saudara perempuan Ronaldo, Katia Aveiro.

Hal ini tidak benar-benar membuat Dalic terkejut. “Ronaldo tidak menghadiri upacara UEFA dan komentar-komentar tentang Luka memenangkannya itu tidak layak untuk saya komentar, Itu hanya membuktikan apa yang saya katakana yaitu Ronaldo egois dan saya tidak akan pernah menginginkannya di tim saya karena Dia adalah tipe pemain yang hanya berpikir, ‘Tidak masalah jika kami kalah, satu-satunya hal yang penting adalah saya mencetak gol!'” Kata-kata Dalic yang menarik diberikan menjelang perjalanan Kroasia ke Portugal minggu depan dalam laga pesahabatan tetapi pria berusia 51 tahun ini tampaknya memiliki sedikit keinginan untuk melakoni pertandingan dendam.

“Tujuan utama kami adalah Euro 2020, jadi Liga Portugal dan UEFA Nation tidak begitu penting dan bahkan kalah melawan Portugal dan Spanyol bukan masalah besar, Saya tidak mengatakan kami tidak akan mencoba untuk menang, tetapi saya tidak ingin terlalu banyak menekan tim kami ketika Euro 2020 adalah hal besar berikutnya yang diperhitungkan kendati Tim ini lelah dan membutuhkan energi, kekuatan, dan motivasi segar.” Kroasia akan memulai kampanye pasca-Piala Dunia mereka tanpa Mario Mandzukic, Vedran Corluka dan Danijel Subasic dimana semuanya pensiun dari sepak bola internasional setelah turnamen. “Mandzukic menelepon saya pada suatu malam dan kami mengobrol lama tentang ini dan itu dan keesokan paginya dia memanggil saya lagi, jadi saya pikir, Mengapa dia memanggil saya sekarang, padahal kami berbicara tadi malam? Ternyata dia mengumumkan kepada saya keputusannya untuk berhenti. “

 

Mbappe Suka Disebut Sebagai Pahlawan

Bintang muda Prancis Kylian Mbappe adalah sosok pahlawan untuk kampung halamannya yang miskin. Dia adalah kacang yang tidak melupakan kulit. Mbappe lahir dan dibesarkan di Bondy, wilayah timur laut ibu kota Prancis, Paris. Kota ini berpenduduk sekitar 53.000 jiwa, dan merupakan daerah miskin dan tidak bekerja. Dulunya Bondy adalah kawasan hutan yang dihuni banyak begal. Seiring waktu, Bondy menjadi daerah yang penghuninya di dunia imigran Afrika Tengah dan Utara. Seperti itulah Mbappe: memori berasal dari Kamerun, ibu Aljazair. Di masa kecilnya Mbappe belajar sepak bola di klub lokal, US Bondy. Dia digaet AS Monaco pada usia 14 tahun – dan empat tahun kemudian membeli Paris St Germain selama lebih dari 140 juta euro!. “Popularitas dan kekayaan membuat kepala yang hebat, tetapi Kylian berbeda. Dia tahu dari mana asalnya, terima kasih kepada keluarga. Dia adalah kebanggaan anak-anak di Bondy, contoh model,” seorang guru sekolah khusus di Bondy bernama Jean-Marc Goue , dari saudara Mbappe, seperti dilansir Reuters.

Bulan lalu, misalnya, Mbappe membiayai beberapa siswa sekolah di Bondy untuk mengunjungi Rusia. Dalam program 10-hari, 25 siswa memanggil Moskow dan menonton pertandingan langsung Piala Dunia antara Maroko vs Portugal dan counter Perancis Denmark. Mereka juga bertemu Mbappe di sana. Kemurahan hati Mbappe lainnya dalam masyarakat Bondy adalah bahwa ia dilaporkan menyumbangkan gajinya ke tim Prancis selama penampilan Piala Dunia 2018 untuk kegiatan sosoial Bondy. “Kenangan dari Bondy, sering digambarkan secara negatif oleh media, membuat kita semakin bangga,” kata Mickael Ichkanian, mantan penjaga stadion pertama tempat Mbappe bermain di Bondy AS. Mbappe akan menjadi landasan lini depan Prancis melawan Uruguay di perempatfinal pada Jumat (6/7) besok. Dia telah mencetak tiga gol dalam empat penampilan. Prancis membuka peluang melalui Paul Pogba melakukan lari setengah jam baru. Namun, tendangan bola hanya membentur tiang gawang Amerika Serikat.

Le Bleus membongkar pertahanan Amerika Serikat. Sayangnya, striker lini depan Didier Deschamps, Olivier Giroud dan Kylian Mbappe, didukung oleh Antoine Griezmann. Prancis baru mendapat peluang emas lainnya di menit ke-39. Antoine Griezmann yang mendapat bola matang. Menuju tujuan Amerika Serikat. Tapi, tekan saja gawang.