6 Keistimewaan Bruno Fernandes Berdasarkan Penilaian Ronaldo, Nani dan Mourinho

 

Pemburuan Manchester United untuk memperoleh pemain Portugal, Bruno Fernandes, dari Sporting Lisbon selesai manis. Sesudah melalui proses negosiasi alot sepanjang beberapa minggu, Setan Merah sah mengikat Fernandes, Kamis (30/1/2020).

Manchester United harus merogoh kocek cukup dalam untuk memperoleh servis Bruno Fernandes. Sang pemain geser ke Old Trafford dengan ongkos transfer sejumlah 67,7 juta poundsterling atau sama dengan Rp1,21 triliun.

Manchester United tidak memiliki alternatif lain. Tidak hanya telah lama membidik Fernandes, MU betul-betul perlu pemain bermutu seperti Bruno Fernandes untuk mengangkat perform team.

Kapasitas Manchester United selama ini masih angin-anginan, atau dapat disebut menyedihkan. Disamping itu, stock pemain bermutu di posisi tengah juga minim, ditambah lagi sesudah Paul Pogba tidak segera sembuh dari luka.

Bruno Fernandes dapat jadi amunisi untuk menghidupkan Manchester United yang tidak bersaing musim ini. Team garapan Ole Gunnar Solskjaer baru mengumpulkan 34 point dari 24 pertandingan, alias terpaut 36 point dari puncak klassemen Premier League, Liverpool.

Ketetapan Manchester United datangkan Bruno Fernandes di dukung legenda club, Rio Ferdinand. Bekas bek kuat MU itu menjelaskan telah bertanya mengenai kualitas Fernandes pada dua bekas pemain Setan Merah yang saling datang dari Portugal, Cristiano Ronaldo serta Nani.

Ferdinand mengklaim mendapatkan jawaban yang positif dari bekas rekanan segrupnya itu. Tidak jauh beda, manager Tottenham Hotspur Jose Mourinho memberi penilaian positif masalah Bruno Fernandes.

Di bawah ini enam kedahsyatan Bruno Fernandes di mata Cristiano Ronaldo, Nani, serta Jose Mourinho.

  1. Jago Menciptakan Kesempatan

Rio Ferdinand menjelaskan mendapatkan input dari Ronaldo mengenai kelebihan Bruno Fernandes. Menurut Ferdinand, Ronaldo memberikan pujian pada Bruno Fernandes jadi pemain yang jago membuat kesempatan.

Pengakuan Ronaldo itu bukan tanpa ada fakta. Megabintang Juventus itu sering bekerja sama juga dengan Fernandes di Tim nasional Portugal, jadi tahu kedahsyatan koleganya itu.

“Cristiano menjelaskan Bruno Fernandes pemain yang fenomenal, membuat banyak kesempatan untuk dianya saat bermain di Tim nasional Portugal,” kata Ferdinand.

Ronaldo sempat juga menyebutkan Bruno Fernandes jadi pemain yang sarat bakat. Ia sempat menanyakan kenapa Bruno Fernandes tidak selekasnya cari rintangan baru dengan tinggalkan Sporting Lisbon.

“Di timnas kami memiliki Bruno Fernandes, yang entahlah lah mengapa tidak selekasnya pergi dari Sporting Lisbon. Ia memiliki banyak bakat,” tutur Ronaldo.

  1. Pandai Merekayasa Bola

Rio Ferdinand mengutarakan pujian lain Cristiano Ronaldo untuk Bruno Fernandes. Kesempatan ini, pemain berumur 25 tahun itu disebutkan jago dalam perebutan bola.

“Cristiano katakan Bruno Fernandes pemain yang dapat merekayasa bola, merampas bola, serta yakin diri. Ini beberapa hal yang ingin Anda dengar saat Manchester United beli pemain,” kata Ferdinand.

“Jadi berdasarkan yang saya dengar mengenainya serta hasil penilaian langsung, saya mengharap serta percaya pemain ini dapat lakukan pekerjaannya secara baik,” tambah Ferdinand.

  1. Sesuai dengan Permainan di Inggris

Tidak hanya mendapatkan input dari Cristiano Ronaldo, Ferdinand cari info mengenai Bruno Fernandes dari Nani. Ia mendapatkan keterangan yang tidak kalah positif.

“Nani, bekas rekanan segrup saya, katakan Fernandes pemain yang fantasis serta pas bermain di Inggris. Ia memiliki semua modal yang diperlukan, dan semua ciri-ciri untuk sukses di Inggris,” urai Ferdinand.

  1. Memiliki Naluri serta Kemampuan untuk Ciptakan Banyak Gol

Bekas manager Manchester United asal Portugal, Jose Mourinho, pernah akui terkejut dengan perubahan Bruno Fernandes. Ia dipandang bisa menjadi gelandang yang oke serta serbabisa.

“Saya kaget dengan tampilan Bruno Fernandes. Gampang menerka kualitas, ia jelas pemain benar-benar bagus, dan cetak gol yang banyak untuk seorang gelandang,” kata Mourinho.

“Itu memperlihatkan Anda perlu insting serta kualitas untuk cetak gol serta ia mempunyai semua,” tutur Mourinho.

  1. Pemain yang Pas untuk Setan Merah

Jadi bekas pemain Manchester United, Nani memandang Bruno Fernandes sudah pilih club baru yang pas.

“Ia ada di club yang pas saat ini, bila maksudnya untuk mendapatkan keberhasilan. Ia perlu kerja keras,” tutur Nani.

  1. Potensi Lengkap di Depan Gawang Musuh

Jose Mourinho berkesan dengan potensi Bruno Fernandes waktu ada di muka gawang musuh. Menurut dia, Bruno Fernandes memiliki potensi yang lengkap.

“Ia menendang bola secara baik, sundul bagus, bagus waktu bertemu satu musuh satu dengan penjaga gawang,” kata Mourinho.

“Ia temukan ruangan di ruang penalti. Semua ada pada dianya,” tambah bekas pelatih Inter Milan serta Chelsea itu.

 

Sean Dyche sindir pemain Arsenal yang lemah

Pelatih Burnley yang bernama Sean Dyche, dilaporkan Tribal Football menyindir kubu Arsenal setelah laga imbang skor 0-0 di Stadion Turf Moor. Kubu The Gunners sudah lebih dulu menyindir dengan menyasar rumput lapangan tim lawan yang dinilai kelewat gondrong.

Suporter tuan rumah sempat mengejek pemain The Gunners David Luiz sepanjang pertandingan. Hal ini dilakukan mengingat komentar anti sepakbola yang pernah ia lontarkan saat The Clarets berlaga lawan Chelsea musim lalu.

Ia juga jadi bulan-bulanan ejekan dalam begitu banyaknya pelanggaran di pertandingan tersebut. Pelatih mereka tak mau kalah dan menyoroti betapa mudahnya pemain The Gunners terjatuh hanya karena sentuhan minimal di laga itu.

Meski menggunakan taktik diving, namun skor tidak berubah 0-0 hingga akhir laga. Karuan Sean Dyche tak tahan untuk menyindir cara tidak menghasilkan apa-apa itu setelah pertandingan di sesi wawancara.

“Kami cukup baik mengendalikan pertandingan tadi. Kami juga memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol dan keseimbangan di setiap lini juga sangat bagus.” Ujar Dyche kepada Sky Sports setelah pertandingan.

Satu lagi penampilan solid yang kami perlihatkan dan membuktikan kalau kami sudah berkembang. Kami ingin menjadi lebih berani dan mengupayakan tekanan demi tekanan. Tidak ada pernyataan luar biasa. Kami memainkan beberapa aksi masuk akal dan menciptakan banyak kesempatan bagus di laga tadi.

“Rasanya menyenangkan juga menyaksikan betapa mudahnya pemain bola terjatuh dalam satu pertandingan, itu adalah bagian yang paling saya suka.” Lanjutnya sekalian menyindir aksi diving para pemain The Gunners.

“Pertandingan tadi yang jelas sangat fantastis. Tidak ada yang ingin membahas jalannya pertandingan terpisah dari saya, jadi ya saya sangat senang dengan semua situasi dan respon kami yang terjadi di pertandingan tadi.” Pungkasnya.

Dengan hasil pertandingan tersebut, skuad Dyche duduk di tangga 11 klasemen sementara Premier League musim ini berbekal 31 poin. Mereka baru akan bertanding lagi di Liga Inggris pada hari Sabtu 15 Februari 2020, pukul 19.30 WIB.

West Ham United Ditahan Imbang 3-3 Oleh Brighton & Hove Albion

Dalam laga match day ke 25 pada ajang kompetisi Liga Premier Inggris yang berlangsung hari Sabtu (1/2/2020) malam hari di London Stadium,tim tuan rumah West Ham United yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun harus puas dengan jumlah raihan satu poinnya usai bisa bermain imbang 3-3 dengan lawannya Brighton & Hove Albion. Dimana masing-masing gol yang tercipta pada tadi malam dari tim tuan rumah West Ham United itu pun dipersembahkan oleh Issa Diop, Robert Snodgrass yang berhasil mengemas dua buah golnya pada tadi malam. Sementara itu tiga buah gol balasan dari tim Brighton & Hove Albion itu pun dipersembahkan oleh Pascal Gross, Glenn Murray dan satu buah raihan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Angelo Ogbonna.

Dalam jalannya laga yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah The Hammers yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat memberikan perlawanan yang ketat dan sengit pada saat berhadapan dengan lawannya Brighton & Hove Albion. Tentunya hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah The Hammers dengan tim Brighton & Hove Albion didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Akan tetapi tim tuan rumah The Hammers pun akhirnya bisa membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu dimenit 30 pada babak pertama melalui raihan gol dari Issa Diop. Keunggulan 1-0 yang didapatkan oleh tim tuan rumah The Hammers itu pun lantas bertahan cukup lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua,namun tim tuan rumah The Hammers pun akhirnya baru bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 dimenit-menit akhir laga babak pertama melalui raihan gol dari Robert Snodgrass.

Didalam laga babak kedua,tim Brighton & Hove Albion yang tertinggal 2-0 didalam laga babak pertama itu pun lantas mulai terlihat meningkatkan tempo permainannya dari awal mulainya laga babak kedua. Hasilnya laga babak kedua yang baru saja berjalan dua menit,tim Brighton & Hove Albion pun berhasil membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 2-1 dikarenakan adanya raihan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Angelo Ogbonna. Skor 2-1 yang baru saja didapatkan oleh tim Brighton & Hove Albion itu pun tidak bertahan lama didalam sisa waktu yang ada pada babak kedua,karena dimenit 57 pada babak kedua tim tuan rumah West Ham United pun baru bisa menggandakan keunggulannya menjadi 3-1 melalui raihan gol kedua dari Robert Snodgrass.

Keunggulan 3-1 yang didapatkan oleh tim tuan rumah The Hammers itu pun bertahan lumayan lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua,namun tim Brighton & Hove Albion pun barulah bisa membalas dan memperkecil kedudukannya menjadi 3-2 melalui raihan gol dari Pascal Gross. Skor 3-2 yang baru saja didapatkan oleh tim Brighton & Hove Albion itu pun hanya bertahan sementara saja,sebab hanya berselang empat menit kemudian tim Brighton & Hove Albion pun berhasil membalas serta menyamakan kedudukannya menjadi imbang 3-3 melalui raihan gol dari Glenn Murray. Setelah itu skor imbang 3-3 yang didapatkan oleh tim tuan rumah The Hammers maupun tim Brighton & Hove Albion tersebut pun tidak lagi berubah dan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan adanya jumlah raihan satu poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah West Ham United pada tadi malam itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat 17 pada papan klasemen Liga Premier Inggris dengan jumlah raihan 23 poin. Sementara itu tim Brighton & Hove Albion yang juga mendapatkan tambahan satu poinnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat 15 dengan jumlah raihan 25 poin.

Prediksi Pertandingan EURO 11 Oktober: Belanda vs Irlandia Utara

Tim Oranje akan menjamu Irlandia Utara pada partai lanjutan di matchday ke enam Kualifikasi EURO 2020 Grup C. Dalam laga yang akan digelar di Stadion Feijenoord, pada hari Jumat (11/10) dini hari wib. Meski berstatus tuan rumah, laga ini akan berjalan dengan sengit.

Irlandia Utara sendiri bukanlah tim yang lemah di Grup C ini, meski berstatus sebagai under dog, tim asuhan Michael O’Neill saat ini bertengger di posisi kedua klasemen dengan 12 poin. Poin yang sama dengan Jerman yang berada di posisi puncak. Mereka berhasil memenangi empat kemenangan dengan satu kali menelan kekalahan dari lima laga yang sudah dijalani.

Sementara Belanda sendiri saat ini berada di posisi ketiga dengan sembilan poin dengan hasil tiga kali kemenangan dan sekali kalah dengan baru menjalani empat pertandingan. Meski demikian tim kincir angin ini masih diunggulkan dilaga nanti dengan status sebagai tuan rumah dan komposisi pemain yang sedang dalam performa yang bagus.

Dalam 14 laga terakhir mereka saat bermain di Stadion Feijenoord, Rotterdam, Belanda selalu mampu meraih kemenangan. Untuk itu, Oranje bakal kembali mengharapkan tuah dari stadion yang juga dikenal dengan nama De Kuip ini saat meladeni Irlandia Utara. Pertemuan terakhir kali dari kedua tim ini ditempat yang sama dalam uji coba tahun 2012 lalu, Belanda menang telak dengan enam gol tanpa balas. Kali ini, meski sulit untuk kembali berpesta gol, Belanda tetap masih difavoritkan menang.

Tidak sampai disana saja, dalam dua laga terakhirnya. Belanda sukses meraih dua kemenangan hebat dibulan September lalu. Mereka menang 4-2 di markas Jerman lewat gol-gol Frenkie de Jong, Donyell dan Georginio Wijnaldum, serta gol bunuh diri Jonathan Tah. Setelah itu, pasukan Ronald Koeman menang 4-0 di Estonia lewat gol dari Memphis Depay dan Wijnaldum, serta brace Ryan Babel.

Tiga pertemuan terakhir kedua timnas:

13/10/76 Belanda 2-2 Irlandia Utara (Kualifikasi Piala Dunia)

12/10/77 Irlandia Utara 0-1 Belanda (Kualifikasi Piala Dunia)

02/06/12 Belanda 6-0 Irlandia Utara (Uji Coba).

Lima pertandingan terakhir Belanda:

25/03/19 Belanda 2-3 Jerman (Kualifikasi EURO)

07/06/19 Belanda 3-1 Inggris (Liga Eropa)

10/06/19 Portugal 1-0 Belanda (Liga Eropa)

07/09/19 Jerman 2-4 Belanda (Kualifikasi EURO)

10/09/19 Estonia 0-4 Belanda (Kualifikasi EURO).

Lima pertandingan terakhir Irlandia Utara:

25/03/19 Irlandia Utara 2-1 Belarusia (Kualifikasi EURO)

08/06/19 Estonia 1-2 Irlandia Utara (Kualifikasi EURO)

12/06/19 Belarusia 0-1 Irlandia Utara (Kualifikasi EURO)

06/09/19 Irlandia Utara 1-0 Luksemburg (Uji Coba)

10/09/19 Irlandia Utara 0-2 Jerman (Kualifikasi EURO).

Dari statistik dan performa tim, Belanda selalu meraih kemenangan dalam 14 laga terakhirnya di Stadion Feijenoord, pasukan Ronald Koeman ini juga selalu mencetak minimal 2 gol dalam 6 laga terakhirnya di EURO, termasuk dalam laga kualifikasi.

Lini serangan tim Oranje sedang dalam masa produktif, mereka bisa menciptakan minimal tiga gol dalam 7 laga terakhirnya disemua kompetisi International. Sementara Irlandia memiliki pertahanan yang rapi. Prediksi skor untuk kemenangan Belanda dengan skor 2-0 kemungkinan akan menjadi hasil akhir dilaga nanti.

Perkiraan susunan pemain:

Belanda (4-3-3): Jasper Cillessen, Daley Blind, Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Joel Veltman, Marten de Roon, Georginio Wijnaldum, Frenkie de Jong, Ryan Babel, Memphis Depay, Kevin Strootman

Pelatih: Ronald Koeman.

Irlandia Utara (4-5-1): Bailey Peacock-Farrell, Jamal Lewis, Jonny Evans, Craig Cathcart, Stuart Dallas, Niall McGinn, Patrick McNair, Steven Davis, George Saville, Corry Evans, Conor Washington

Pelatih: Michael O’Neill.

Sir Alex Ferguson Mendukung Massimiliano Allegri

Ferguson yang sudah memberi sebuah dukungan kepada terhadap Manchester Unted yang sudah di latih oleh Massimiliano Allegri. Maka seorang manajer dari klub ajang Liga Inggris telah sudah lama untuk mengagumi Massimiliano Allegri.

Mantan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dinilai Fergie akan menjadi pelatih yang sempurna untuk raksasa Premier League Manchester United. Allegri sendiri baru mengunjungi Inggris untuk menyaksikan laga kekalahan Tottenham Hotspur skor 7-2 lawan Bayern Munchen.

Setan Merah sudah lama mengagumi Allegri yang meninggalkan Juventus setelah mengamankan reputasi klub sebagai salah satu kekuatan domestik dominan di Eropa. Fergie yang merupakan legenda hidup The Red Devils menyarankan Allegri menjadi suksesor Ole Gunnar Solskjaer.

Fergie sendiri dilaporkan Daily Mail masih mengagumi Ole Gunnar Solskjaer, namun ia juga fan berat Allegri yang 5 kali menjuarai Serie A bersama Juventus. Terus kedodoran di klasemen sementara membuat Solskjaer cemas tidak akan selamat dari pemecatan jika timnya kalah lagi.

Laga melawan Liverpool setelah jeda internasional semakin membuat Solskjaer keringat dingin. Wajar jika Fergie mulai mengangkat nama Massimiliano Allegri sebagai nama pelatih selanjutnya yang bisa dipertimbangkan oleh manajemen Setan Merah.

Allegri sendiri merupakan pelatih yang dinilai sanggup membentuk tim yang sama dengan era Fergie dengan lini pertahanan kuat. Tim sulit dijebol membuat skuad era Ferguson jadi terkuat di Inggris pada masanya.

Gazzetta Italia terus melaporkan jika Fergie memuji-muji kemampuan luar biasa Allegri di Juve. Massimiliano Allegri juga sering membalas pujian Sir Alex Ferguson. Salah satu kekuatan Allegri adalah sanggup membuat tim tetap kuat pada saat tim mendapatkan tekanan hebat di pertandingan.

Massimiliano Allegri juga selalu bisa menikmati hubungan yang akur dengan para pemainnya. Ia telah menjadi salah satu pelatih berprofil tinggi usai menikmati sukses di Eropa. Pihak manajemen Setan Merah sendiri belum memberikan respon terhadap ide mengganti Solskjaer dengan sosok Allegri yang murah senyum dan tidak sombong tersebut. Bagaimana menurut Giboler’s, apakah Massimiliano Allegri memang sosok manajer yang oke untuk menggantikan posisi Ole Gunnar Solskjaer.

Barcelona Sukses Libas Sevilla 4-0

 

Kemenangan besar didapatkan Barcelona ketika menjamu Sevilla di dalam laga lanjutan La Liga Primera. Barcelona menundukkan Sevilla dengan skor akhir 4-0.

Bertanding di Camp Nou pada hari Senin (7/10/2019) dinihari WIB, Barcelona memainkan trio Lionel Messi, Luis Suarez dan Ousmane Dembele di lini serang. Antoine Griezmann yang dinilai belum padu pun duduk di bench selama 90 menit.

Sesudah banyak diserang pada awal paruh pertama, Barcelona membuka keunggulannya lewat sepakan akrobatik Suarez pada menit ke-27. Tidak lama kemudian, Arturo Vidal serta Dembele menambah keunggulan tim tuan rumah. Pada babak kedua sepakan bebas Messi membawa Barcelona menjauh 4-0.

Barcelona juga mesti kehilangan 2 pemainnya sekaligus akibat kartu merah menjelang pertandingan berakhir. Ronaldo Araujo menerima kartu merah langsung karena dianggap melakukan pelanggaran keras, sementara itu Dembele diusir setelah mendapatkan 2 kartu kuning karena melancarkan protes.

Walaupun tampil dengan 9 pemain, Barcelona tetap berhasil menjaga keunggulan 4-0 atas Sevilla.

Kemenangan ini membuat Los Cules berada di peringkat 2 klasemen La Liga Primera dengan nilai 16 poin. Sementara itu Los Nervionenses berada di posisi 6 dengan nilai 13 poin.

Jalannya Laga

Walaupun menang besar, Barcelona tidak meraihnya dengan mudah. Terutama pada awal laga, malah Sevilla yang bermain ganas dan berulang kali memberikan ancaman ke gawang Marc-Andre Ter Stegen.

Sevilla setidaknya mempunyai 3 kesempatan emas untuk mencetak gol. Yang pertama ketika Ter Stegen tidak bisa mengantisipasi dengan baik bola yang mengarah ke tiang jauk. Luuk De Jong kurang bagus menyambar bola yang berada tidak jauh darinya sehingga peluang pun terbuang.

De Jong kembali gagal memaksimalkan kesempatan ketika sepakannya dari dekat masih dapat diahalau Ter Stegen.

Walaupun kesulitan membuat peluang, Barcelona menghentak pada menit ke-27 lewat gol cantik Suarez. Menyambut umpan yang dikirim Nelson Semedo, Suarez melepaskan tembakan akrobatik untuk merubah skor menjadi 1-0.

Barcelona tidak perlu menunggu lama untuk menggandakan keunggulannya karena 5 menit kemudian skor berubah menjadi 2-0. Vidal lepas dari perangkap offside ketika menyambut umpan Arthur. Sama seperti gol pertama, serangan ini dilancarkan dari sebelah kiri.

Pada menit ke-35, Dembele merubah kedudukan menjadi 3-0. Menusuk dari ebelah kiri, Dembele menembak ke arah tiang jauh untuk memperdayai Tomas Vaclik.

Tidak ada lagi gol yang tercipta sampai jeda pertandingan. Barcelona masih unggul 3-0 atas Sevilla.

Di awal paruh kedua, Sevilla hampir memperkecil skor. Pertandingan baru berjalan 3 menit, tendangan De Jong gagal menjadi gol karena hanya mengenai tiang gawang.

Sesudah sejumlah upaya tendangan bebasnya gagal menjadi gol, Messi pada akhirnya bisa memperbesar keunggulan Barcelona menjadi 4-0 lewat free kick-nya. Bola yang disepak Messi melewati pagar betis pemain Sevilla dan bersarang di dalam gawang Vaclik.

Pada menit ke-87, bencana menghampiri Barcelona ketika 2 pemainnya mendapatkan kartu merah.

Pertama wasit Antoino Miguel Mateu Lahoz mengusir Araujo karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Javier ‘Chicharito’Hernandez. Wasit Lahoz pun langsung memberikan kartu merah kepada Araujo karena dia merupakan pemain terakhir Barcelona sebelum berhadapan dengan kiper.

Tidak lama berselang, kartu merah diacungkan wasit Lahoz kepada Dembele. Dembele mendapatkan kartu kuning kedua karena dianggap melancarkan protes yang berlebihan.

Walaupun hanya diperkuat 9 pemain, Barcelona tetap mampu menjaga keunggulannya sampai pertandingan tuntas. Skor 4-0 untuk keunggulan Barcelona pun menutup jalannya pertandingan ini.

Man Utd Mengkonfirmasi Herrera Akan Mengakhiri Kontraknya di Tengah Rumor Dengan PSG

Manchester United telah mengkonfirmasi bahwa Ander Herrera akan meninggalkan klub musim panas ini setelah lima tahun bersama tim Old Trafford.

Rumor minat dari Paris Saint-Germain telah beredar selama beberapa waktu ketika pemain berusia 29 tahun itu memasuki tahun terakhir kontraknya dengan Setan Merah, dengan agen bebas memberi isyarat sejak awal Juli.

Gelandang tersebut belum membuat pengumuman mengenai tujuan berikutnya, namun, tetapi mengambil waktu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada klub di mana ia memenangkan Piala FA, Piala Carabao dan Liga Eropa.

“Ada Man Utd di hati saya, saya tahu itu sejak pertama kali saya bermain di sini dan pada saat saya mulai memakainya,” ungkap pemain Spanyol itu dalam video perpisahan yang dirilis oleh klub.

“Klub dengan ribuan penggemar yang menghormati dan mengingat semua pemain yang memberikan segalanya. Saya merasa istimewa ketika mendengar nama saya dinyanyikan. Saya merasa bangga ketika para penggemar memutuskan saya adalah bagian dari sejarah yang luar biasa ini.

“Setiap kali saya mewakili klub ini, dalam setiap pertandingan, dalam kemenangan dan kekalahan, bahkan ketika saya tidak dapat membantu dari rumput, saya mengerti apa artinya klub ini.

“Saya akan mengingat masing-masing dari hampir 200 pertandingan yang telah saya mainkan dengan jersey ini. Karena bermain untuk klub terhebat di Inggris telah menjadi kehormatan sejati.

“Terima kasih untuk lima tahun yang luar biasa ini.”

Meskipun pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer, mengatakan pada bulan Maret bahwa ia berharap Herrera akan tetap di Old Trafford, ia mengisyaratkan pada hari Jumat bahwa gelandang tampaknya akan pergi dan mungkin membuat penampilan terakhirnya untuk klub saat mereka menyelesaikan musim dengan pertandingan kandang melawan Cardiff. .

“Ander mungkin bermain [melawan Cardiff], saya belum tahu,” katanya kepada wartawan. “Kami belum memilih tim dan dia mungkin akan mengumumkan dirinya nanti di mana dia akan melanjutkan sepak bola.”

Herrera bergabung dengan United pada 2014 dari Athletic Club dan sejak itu tampil 189 kali, mencetak 20 gol. Dia telah tampil 22 kali di Liga Premier musim ini, menjadi 16 starting di antaranya.

 

Kovac Mendukung Bayern Untuk Mengklaim Gelar Melawan Mantan Klubnya

Niko Kovac telah mendukung Bayern Munich untuk mengamankan Bundesliga pada hari terakhir musim ini setelah perayaan gelar timnya ditunda oleh seruan VAR yang kontroversial.

Leon Goretzka sempak mencetak gol pada menit ke-51 yang mengesampingkan hasil imbang tanpa gol pada hari Sabtu dengan RB Leipzig setelah Robert Lewandowski diputuskan menjadi sedikit offside.

Presiden Bayern Uli Hoeness menggambarkan keputusan untuk menganulir gol sebagai “lelucon tahun ini” tetapi Kovac, meskipun meragukan penggunaan teknologi untuk campur tangan untuk panggilan ketat seperti itu, telah membela sistem.

“Saya selalu mengatakan bahwa saya adalah teman VAR,” katanya.

“Ternyata, itu mungkin offside yang sangat sedikit. Bagi saya, satu-satunya pertanyaan dalam situasi ini adalah: kapan tombol stop ditekan? Jika saya terlambat, maka bisa offside dan jika saya menekan terlalu awal , maka itu tidak offside.

“Aku pikir kamu harus mencapai titik ini seperseratus detik dengan tepat dan aku tidak tahu apakah itu mungkin. Tapi itu offside, dan aku tidak ingin membahas itu sama sekali.”

Hasil imbang Bayern di Red Bull Arena, ditambah dengan kemenangan 3-2 Borussia Dortmund atas Fortuna Dusseldorf, membuat juara bertahan itu dua poin lebih baik dari rival mereka dengan satu pertandingan tersisa.

Para pemimpin menghadapi Eintracht Frankfurt di Allianz Arena Sabtu depan, sementara Dortmund melakukan perjalanan ke Borussia Monchengladbach pada saat yang sama, dan Kovac berharap Bayern sekarang bisa menyelesaikan pekerjaan melawan mantan majikannya.

“Kami memiliki kesempatan untuk menjadi juara minggu depan dengan poin atau kemenangan,” katanya. “Life menulis cerita-cerita terbaik. Saya bisa bermain melawan klub lama saya dan bisa mencoba memenangkan kejuaraan.

“Meskipun, saya tahu Frankfurt memiliki gol di dalamnya dan mereka juga ingin memasuki kompetisi Eropa, tidak hanya di Liga Eropa tetapi juga di Liga Champions. Itu tidak akan mudah.”

CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge membenarkan Thiago Alcantara memar di lututnya dalam kebuntuan Bayern dengan Leipzig, tetapi ia diperkirakan akan tersedia untuk hari terakhir musim ini.

Tuchel : Neymar Tidak Memiliki Profil Seorang Kapten

Thomas Tuchel menegaskan kembali bahwa ia memiliki keyakinan penuh pada Thiago Silva dan Marquinhos dan tidak yakin mengapa Neymar dianggap akan mengambil alih sebagai kapten Paris Saint-Germain.

Bos PSG mengesampingkan kemungkinan menyerahkan Neymar ban kapten ketika berbicara dengan wartawan pada malam perjalanan timnya ke Angers.

Tetapi setelah penyerang Brasil itu mengingatkan kualitasnya dengan gol dan assist dalam kemenangan 2-1 di Stade Raymond Kopa, Tuchel kembali ditekankan pada topik tersebut.

“Kami memiliki dua kapten, dengan Thiago Silva dan Marquinhos, dan kami tidak akan berubah,” katanya kepada Canal Plus. “Bagi saya, [Neymar] tidak memiliki profil untuk menjadi kapten dengan ban kapten.

“Dia adalah pemimpin teknis dan penyerang. Saya tidak mengerti mengapa semua orang membicarakan hal ini. Kami memiliki Thiago Silva dan Marquinhos, mereka fantastis.”

Kemenangan Sabtu melawan Angers adalah kemenangan tandang pertama PSG dalam empat upaya sejak akhir Maret dan hanya kemenangan kedua dari delapan pertandingan secara keseluruhan dalam satu musim yang gagal.

Kemenangan itu datang dengan bayaran lain, karena Marquinhos ditunjukkan kartu merah langsung karena menjatuhkan Wilfried Kanga di dalam kotak dengan lima menit tersisa dan PSG dua gol untuk yang baik.

Dan Tuchel merasa para pejabat salah mengambil keputusan karena memberikan penalti, yang dikonversi oleh Flavien Tait pada upaya kedua setelah Gianluigi Buffon menyelamatkan tendangan penalti, seharusnya sudah cukup hukuman.

“Kami semua sangat terkejut dengan keputusan itu karena kami memiliki kesan bahwa aturannya tidak seperti itu,” katanya. “Dia mencoba mendapatkan bola dan dia terlambat, ada pelanggaran tetapi merahnya parah.

“Selalu bagus untuk menang. Kami memiliki sedikit keberuntungan karena Angers memiliki peluang untuk membuka skor, tetapi kami menang dan ada banyak momen bagus.”

PSG menghadapi Dijon di pertandingan kandang terakhir mereka akhir pekan depan, sebelum mengakhiri kampanye mereka dengan perjalanan ke Reims pada hari terakhir.

Ketenangan Arsenal Menjadi Kunci Lolos ke Final

 

Arsenal memulai pertandingan di kandang Valencia dengan kebobolan gol cepat. Akan tetapi para pemain Arsenal mampu menjaga ketenangan dan memberikan respons dengan segera.

The Gunners melawat ke Estadio Mestalla pada hari Jumat (10/5/2019) dinihari WIB di dalam pertandingan semifinal leg II Liga Europa dengan modal kemenangan 3-1 dari leg I. Alhasil, Valencia pun berupaya langsung menguasai permainan sesudah pertandingan dimulai demi mengejar selisih dan membalikkan keadaan.

Upaya Los Che membuahkan hasil saat Kevin Gameiro sudah membawa Valencia memimpin pada menit ke-11. Gol itu tidak ayal memunculkan nuansa comeback buat tim tuan rumah.

Namun Arsenal tidak bertindak gegabah untuk merebut kendali permainan. Justru cukup dengan serangan balik, tim asuhan Unai Emery itu mencetak gol balasan pada menit ke-17 lewat tendangan Pierre-Emerick Aubameyang.

Arsenal pada prosesnya menciptakan 3 gol lagi, sementara Valencia cuma satu. Arsenal pun lolos ke babak final Liga Europa dengan agregat 7-3.

“Saya amat bangga dengan para pemain dan pendukung. Para pemain berupaya sebisa mereka dan kami dapat merasa bangga bersama klub ini” kata Emery.

“Kami tau jika kami mesti bermain dengan tenang sesudah mereka mencetak gol dan mesti bisa menguasai emosi kami. Amat sulit mencetak 4 gol menghadapi tim seperti Valencia karena mereka bermain sangat rapi. Melihat para penyerang mampu memaksimalkan peluang-peluang, itu memberikan kami kepercayaan diri untuk mencetak gol” lanjut manajer asal Spanyol itu.

Arsenal bermain efisien dan lebih memberikan ancaman. Arsenal melepaskan 10 tembakan dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang dari 42% ball possession. Sementara Valencia memiliki 58% ball possession dengan 18 tembakan dan cuma 3 yang mengarah ke bidang.

Arsenal selanjutnya bakal melawan Chelsea di laga puncak. Arsenal bakal berharap pengalaman Emery 3 kali juara di kompetisi Liga Europa bisa memberikan tuah.

“Masa lalu itu untuk pengalaman dan bisa dipakai di masa depan. Amat sulit bermain di final dan kami mengambil kesempatan kami hari ini, yang membuat kami berada disana” tutup Emery.