Man City Bermain Imbang Tanpa Gol Dengan Huddersfield

Manchester City dibuat frustrasi oleh Huddersfield Town di Etihad Stadium pada hari Minggu (6/5/2018) malam WIB. City mendominasi di sepanjang pertandingan, namun mesti menerima hasil seri 0-0.

Hasil ini memang sudah tidak terlalu penting buat City yang sudah memastikan diri menjadi juara. Sementara itu satu poin ini sangat krusial buat Huddersfield untuk bisa bertahan di Premier League.

Hasil seri ini membuat The Citizens yang berada di puncak klasemen mengoleksi nilai 94 poin. Sementara itu The Terriers berada di urutan 16 dengan nilai 36 poin, berjarak 3 poin dari zona degradasi.

Jalannya Laga

City langsung mendominasi pertandingan begitu peluit berbunyi. Tim tuan rumah langsung menguasai permainan dan membuat tim tamu berkumpul di lini belakang mereka sendiri untuk bertahan.

Walaupun begitu, Huddersfield perlahan-lahan bisa mulai balas menyerang saat melihat ruang kosong yang ditinggal City. Aaron Mooy mendapatkan kesempatan pertama saat tendangannya masih melambung pada menit ke-10.

Berselang 2 menit, Huddersfield kembali memperoleh kesempatan. Alex Pritchard bisa membongkar pertahanan City melalui aksinya. Pritchard melepaskan kepada Florent Hadergjonaj. Hadergjonaj mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol, namun tembakannya masih bisa dihalau Ederson Moraes. Hal ini membuat City mendapatkan kesempatan melanarkan serangan balik. Leroy Sane melepaskan umpan bagus kepada Kevin De Bruyne, tapi tendangannya masih melebar dari gawang.

Walaupun City unggul di dalam penguasaan bola, tapi serangan balik dari Huddersfield selalu berbahaya. Pritchard dan Mooy berulang kali membuat upaya serangan, namun belum berujung baik.

Di menit ke-25, City mendapatkan kans. Gabriel Jesus berhasil lepas dari pengawalan lawan dan menusuk ke dalam kotak penalti Huddersfield, akan tetapi umpan tariknya tidak mengarah ke sasaran karena Raheem Sterling sudah terlanjur kehilangan posisi.

Dua menit kemudian, hal serupa terjadi. Kali ini crossing De Bruyne yang terlewati oleh Jesus dan ditepis Jonas Loessl.

Huddersfield mendapatkan kesempatan di menit ke-30. Huddersfield melancarkan serangan balik yang baik sampai Mooy mendapatkan posisi yang bagus untuk melepaskan umpan ke Chris Loewe. Tapi sepakan kaki kiri Loewe masih melenceng dari gawang.

City nyaris selalu melancarkan serangan dari sebelah kanan pertahanan Huddersfield yang memang mudah ditembus di pertandingan ini. Pada menit ke-35, De Bruyne mendapatkan ruang menembak, namun Loessl masih bisa mengantisipasinya.

City mendominasi penguasaan bola sebesar 71%. Akan tetapi mereka cuma mengurung lawan karena penyelesaian akhirnya tidak ada yang efektif. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

Tidak ada yang berubah pada babak kedua. City masih mencoba berbagai cara untuk bisa menembus lini belakang Huddersfield.

Di menit ke-53, terjadi kemelut di muka gawang Huddersfield. Bermula dari sepak pojok Sane, Loessl mencoba meninju bola, akan tetapi mengenai rekannya sendiri. Bola sempat berada di depan gawang yang kosong, namun masih bisa dibuang oleh pemain Huddersfield.

Sampai menit ke-70, irama permainan kedua tim terbilang biasa-biasa saja. Upaya City untuk mencetak gol masih menemui jalan buntu. Sementara itu Huddersfield sesekali melancarkan serangan yang juga bisa dibilang tidak tajam.

Huddersfield seakan mempunyai cara untuk menahan City. Mulai dari permainan keras, sampai positioning yang bagus saat bisa membuang atau memblok bola masuk ke dalam kotak penalti mereka. Setiap umpan tarik atau umpan terobosan yang masuk ke kotak penalti Huddersfield, selalu saja terpental keluar.

City mendapatkan kesempatan pada menit ke-83. Namun sepakan keras Bernardo Silva dari depan kotak penalti masih sedikit melebar dari sasaran.

Huddersfield hampir mencetak gol pada masa injury time. Akan tetapi tembakan Scott Malone yang memanfaatkan ruang kosong masih bisa diantisipasi Ederson.

Menjelang pertandingan tuntas, Nicolas Otamendi mendapatkan kesempatan lewat serangan terakhir City. Namun tendangan Otamendi masih melebar. Sampai berakhirnya pertandingan, skor tetap imbang 0-0.

Inter Berhasil Tundukkan Udinese Dengan Skor 4-0

 

Inter Milan sukses meraih kemenangan besar atas Udinese dengan skor 4-0 di dalam laga lanjutan Serie A. Inter menunjukkan kualitasnya dan membuat lawan tidak berdaya di sepanjang babak pertama.

Di dalam laga yang berlangsung di Stadio Friuli pada hari Minggu (6/5/2018) malam WIB, Inter sudah memimpin 3-0 atas Udinese pada babak pertama. Kemenangan Inter dimantapkan oleh gol Borja Valero pada paruh kedua.

Marcelo Brozovic menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol di pertandingan ini. Brozovic memberikan 2 assists untuk gol Andrea Ranocchia dan Mauro Icardi. Satu gol lain Inter dicetak oleh Rafinha.

Kemenangan ini tidak membuat I Nerazzurri naik peringkat. Inter masih berada di posisi 5 dengan mengumpulkan nilai 69 poin. Sementara itu I Zebrette turun ke posisi 17 dengan nilai 34 poin.

Jalannya Laga

Babak pertama berjalan dengan tempo cepat. Kedua kesebelasan langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil dengan agresif. Kedua tim terlihat sangat bersemangat dan ingin meraup angka penuh.

Inter langsung menciptakan kesempatan di menit ke-5. Sundulan Ivan Perisic memanfaatkan umpan silang Joao Cancelo masih melayang di atas mistar gawang Udinese.

Berselang 4 menit, kesempatan emas didapatkan Inter. Brozovic mendapatkan peluang emas dan berada dalam posisi yang bagus untuk mencetak gol. Akan tetapi tembakan Brozovic masih bisa diselamatkan dengan baik oleh Albano Benjamin Bizzarri.

Tempo pertandingan amat cepat dan jual beli serangan tidak dapat dihindari pada 10 menit pertama. Sampai akhirnya Inter yang berhasil mencetak gol di menit ke-12. Bermula dari sepak pojok Brozovic, Ranocchia mendapatkan ruang dan melakukan tandukan terarah yang berujung gol buat Inter. Tim tamu pun memimpin 1-0.

Inter memperoleh momentumnya. Kesempatan emas kembali hadir pada menit ke-17 lewat Icardi yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Bizzarri. Akan tetapi Bizzarri masih bisa menghalau bola, namun sapuan si kiper mengarah kepada Perisic yang tembakannya justru melambung.

Tim tuan rumah sebenarnya berulang kali berhasil menusuk ke dalam kotak penalti Inter. Namun tidak ada satu pun aksi mereka yang menghadirkan peluang emas. Inter yang kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-34.

Udinese akhirnya mendapatka kesempatan bagus di menit ke-36. Umpan ciamik Rodrigo De Paul membuat Kevin Lasagna tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Samir Handanovic. Akan tetapi, Handanovic masih bisa menghalau sepakan Lasagna.

Inter sukses menciptakan gol keduanya di menit ke-43. Rafinha memanfaatkan blunder yang dilakukan Danilo dan menunjukkan aksi individu sebelum menceploskan bola ke dalam gawang Udinese. 2-0 untuk Inter.

Tiga menit kemudian, Inter memperbesar keunggulannya menjadi 3-0. Bermula dari umpan panjang Brozovic, Icardi memperoleh ruang dan bisa mencetak gol dengan mudah. Paruh pertama berakhir, Inter unggul 3-0.

Paruh kedua baru dimulai, Udinese langsung tampil menggebrak. De Paul dan Lasagna kembali memperlihatkan kombinasi bagu. Namun lagi-lagi tendangan Lasagna melenceng dari sasaran.

Di menit ke-49, masalah menimpa Udinese. Seko Fofana menerima kartu merah langsung dari wasit karena melanggar Perisic dengan keras. Hal ini pun menguntungkan Inter yang sudah unggul 3 gol.

Inter pun lebih nyaman dalam bermain karena unggul satu pemain. Secara penguasaan bola pun Inter lebih jelas di atas Udinese dengan 60% sampai menit ke-60.

Inter tidak banyak menciptakan peluang. Tapi mereka lebih banyak memainkan bola dan sesekali melancarkan tusukan berbahaya.

Sampai akhirnya Inter berhasil menciptakan gol keempat di menit ke-72. Tendangan Perisic berhasil dihalau Bizzarri, akan tetapi bola rebound langsung diceploskan Valero dengan mudah ke dalam gawang Udinese. Inter pun unggul 4-0.

Inter benar-benar dominan, sementaa itu Udinese seperti sudah tanpa harapan. Tapi sampai pertandingan tuntas, tak ada lagi gol tambahan yang tercipta.

Brendan Rodgers senang di Celtic dan tidak ingin kembali ke Premier League

Brendan Rodgers telah menyatakan bahwa dirinya bahagia di Celtic meskipun ada hubungan baru-baru ini seputar potensi pengembalian Liga Premier.

The Irishian Utara telah memerintah tertinggi sejak menuju utara perbatasan setelah periode di Liverpool. Celtic yang luar biasa dalam pertandingan domestik 69-tak terkalahkan hanya berakhir pada bulan Desember, dan keberhasilan Rodgers sering melihatnya terkait dengan kembali Liga Premier.

Menyusul musim 2013/14 yang nyaris memenangkan gelar bersama Liverpool, masa jabatan Rodgers di Merseyside berakhir dengan kekesalan.

Sekarang, bagaimanapun, ia mengalami kepuasan kerja di tingkat yang baru, meskipun tersanjung oleh minat Liga Premier yang sedang berlangsung.

“Jika Anda senang, pada akhirnya itu yang terpenting,” kata Rodgers dalam wawancara dengan Mail pada hari Minggu.

“Uang itu tidak relevan. Anda dapat memiliki” X “jumlah poundsterling di bank Anda setiap bulan tetapi jika Anda tidak bahagia dan Anda tidak menemukan kedamaian dalam apa yang Anda lakukan, itu tidak terlalu penting.

“Saya suka Liga Premier, kualitas pemain, kualitas pelatih. Ada tantangan besar. Tapi ada lengan dan kaki yang terbang dari manajer di sana.

“Saya datang ke sini karena saya diminta oleh pemegang saham utama, Dermot Desmond, untuk menjadi arsitek klub. Saya tidak harus mengontrol segalanya secara mutlak karena sangat sulit untuk melakukannya sekarang dalam permainan modern. Saya tidak t membutuhkan itu. ”

Celtic berada di jalur untuk memenangkan gelar lagi musim ini, dan yang kedua dari pemerintahan Rodgers.

Sepuluh poin saat ini memisahkan mereka dari rival terdekat Rangers di tempat kedua, setelah 30 pertandingan dimainkan musim ini. Bagi Rodgers, hal-hal saat ini bagus.

“Tapi saya dalam posisi di mana saya berada dalam pekerjaan impian saya. Sebagai seorang pria dari Irlandia Utara yang mendukung Celtic dan bekerja di sepakbola, saya hidup impian saya di sini,” tambah Rodgers.

“Saya ingin bekerja sampai saya berusia 60 tahun dan mendapatkan seribu pertandingan dan saya mungkin tahu saya tidak akan melakukan 500 pertandingan lainnya di sini di Celtic.”

Rodgers juga mengakui waktu akan datang di mana dirinya dan klub perlu menilai situasi, untuk menentukan apakah dia telah mencapai semua yang dia bisa lakukan di Skotlandia. Pada titik mana, pengembalian Premier League bisa mengisyaratkan.

“Di antara klub dan saya, kami akan melihatnya dan melihat di mana kami berada,” katanya. “Saya harus melakukan yang terbaik dengan sumber daya yang kami miliki di sini. Itu bukan kurangnya ambisi. Itu saya di klub di mana saya memiliki rasa bahagia setiap hari.”

Kekalahan Prancis Merupakan Tamparan Keras

Olivier Giroud mengatakan itu seperti tamparan keras bagi Prancis kalah 3-2 dari Kolombia setelah memimpin dua gol dalam pertandingan persahabatan internasional Jumat karena Prancis memimpin 2-0 berkat gol ke-30 Giroud untuk negaranya dan serangan balik yang bagus dibulatkan oleh bintang Monaco Thomas Lemar tetapi Luis Muriel dan Radamel Falcao membuat Kolombia kembali mengejar kemudian sebelum penalti akhir Juan Quintero menyelesaikan comeback yang menakjubkan di Paris padahal Les Bleus dianggap di antara favorit untuk memenangkan Piala Dunia, tetapi Giroud menerima Prancis harus menunjukkan respon pada hari Selasa melawan tuan rumah turnamen Rusia. “Pertandingan sepak bola selalu dua bagian dan Kita tidak bisa santai dan terlalu percaya diri,” kata striker Chelsea Giroud kepada wartawan.

“Terutama pada hal-hal penting yang kami miliki selama pertandingan sepak bola dengan intensitas tinggi seperti keterlibatan, keagresifan, tekad karena Itu adalah hal yang penting untuk berhasil maka saya harap tamparan ini selama babak kedua akan menjadi peringatan bagi kami untuk bangkit dan melakukannya sebelum Selasa.” Pemain tengah Juventus Blaise Matuidi mengatakan Prancis seharusnya tidak panik meski kalah dari posisi yang demikian kuat. “Tidak, itu tidak mengkhawatirkan, Tentu saja, kita harus sadar bahwa kita melakukan beberapa hal baik dan buruk malam ini karena Hal-hal buruk itu membuat kita kehilangan kemenangan dan membuat kita kalah sebab Adalah tugas kita untuk memperhatikan apa yang salah dan mencoba memperbaikinya pada hari Selasa Tapi saya tidak ingin mengatakan itu mengkhawatirkan jadi Kita tidak harus pergi sejauh itu, tidak semuanya harus dibuang. ”

Rekan setim Chelsea Giroud N’Agolo Kante menyoroti kesalahan individu sebagai alasan kekalahan Prancis, serta kebingungan taktis setelah Kolombia mengundurkan diri. “Di babak kedua, Kolombia bereaksi sangat baik, mereka memiliki permainan besar yang menekan kami dalam kesulitan Kemudian, kami memiliki masalah mengembangkan cara bermain kami sendiri lalu Pada skor 2-2, kami bahkan tidak tahu apa yang harus kami lakukan apa itu menyerang atau bertahan tapi Mereka menang 3-2 tapi saya pikir kami kehilangan permainan itu karena diri kami sendiri, karena kesalahan kami sendiri

Arsenal Ditaklukan City 0-3, Wenger : Kami Kehilangan Fokus Di Momen Penting

Arsenal ditaklukan oleh Manchester City didalam pertandingan final kompetisi Piala Liga Inggris. Hal tersebut membuat Arsene Wenger selaku manajer Arsenal menyoroti konsentrasi dari tim yang dilatihnya itu hilang pada saat yang penting.

Arsenal sendiri harus mengakui ketangguhan City yang mampu tampil dengan dominan dan memenangkan laga tersebut dengan skor telak 0-3 dalam laga yang dilangsungkan di Wembley pada hari Minggu tanggal 25 Febuari 2018 malam hari WIB. Gol-gol itu diciptakan oleh Vicent kompany, Sergio Aguero serta David Silva yang membuat The Gunners harus kehilangan kesempatan mereka memenangkan trofi juara.

Wenger lantas mengungkapkan masalah didalam timnya pada laga tersebut. Dia menilai bahwa ada sejumlah momen dimana para pemainnya kehilangan konsentrasi serta membuat sejumlah kesalahan juga.

“Disaat Anda kalah dengan skor 0-3, tentu saja Anda akan melihat sesuatu pada lini pertahanan. Saya juga berpikir ada disebagian momen yang besar pada lini pertahanan kami dan mereka sudah bertahan dengan sangat bagus sekali. Namun kami telah kehilangan konsentrasi pada beberapa momen dan itu terjadi saat kami menghadapi tim besar dan Anda harus membayar semua hal tersebut.

“Hilangnya konsentrasi tentu menjadi periode kunci yang menjadi masalah untuk kami. Kami telah menganalisis pertandingan itu dengan matematis. Kami juga tahu bahwa kami tidak memberikan peluang yang banyak kepada City, akan tetapi kami malah memberikan mereka peluang yang mudah untuk mencetak gol serta kami tidak bisa menciptakan banyak peluang.”

“Diakhir, saya hanya bisa mengatakan selamat kepada City, mereka memang sangat pantas untuk menang. Anda memang sudah harus bisa menerima kritikan pada saat kalah. Namun saya percaya bahwa kami harus bisa segera pulih dari kekalahan yang kami alami ini. Kami sudah berhasil lolos kedalam final, namun kami kalah. Sekarang ini kami harus bisa kembali fokus kedalam kompetisi Premier League,” tutup pelatih berkebangsaan Prancis tersebut.

Akibat dari kekalahan tersebut, kans Arsenal untuk memenangkan titel juara sekarang ini hanya ada pada kompetisi Liga Europa saja. Dalam kompetisi Premier League, Arsenal hanya mampu menduduki urutan ke enam klasemen sementara dengan terolehan 45 angka. Mereka bahkan tertnggal 10 angka dari Arsenal yang ada pada batas terakhir zona Liga Champions.

Guardiola Puji Penampilan Bagus Timnya Di Wembley

Man City kembali melanjutkan perjuangannya di Piala Liga dimana pada pertandingannya kali ini mereka menghadapi Arsenal sebagai tahap akhir difinal. Tampil bagus di Wembley pihak Man City mampu meraih kemenangan 0-3 pada pertandingannya dan hal itu tentunya menjadi hal yang sangat luar biasa bagi mereka bisa mengalahkan Arsenal serta mendapatkan trofi yang mereka inginkan.

Menghadapi Arsenal bukanlah hal yang mudah terlebih mereka benar-benar lawan yang kuat. Namun pada laga kali ini Man City benar-benar tampil bagus pada pertandingannya mereka mampu menekan Arsenal dari awal hingga akhir pertandingan yang pada akhirnya membuat Arsenal tidak dapat melakukan banyak hal.

Menanggapi kemenangan kali ini manajer Man City, Guardiola mengaku sangat senang. Iya tak menduga kalau timnya akan bisa tampil sebagus ini dengan mengamankan kemenangan dimenit-menit awal pertandingan dengan permainan bagus mereka. Arsenal sebagai lawan sudah memberi perlawanan terbaik mereka namun mereka tidak benar-benar bisa mengalahkan Man City yang sukses meraih gelar juara.

“ saya berharap pertandingan final ini akan berlangsung baik untuk Man City dan itu benar-benar menjadi kenyataan. Arsenal sudah berjuang keras untuk bisa meraih kemenangan pada laga kali ini namun mereka harus menerima kenyataan kalau mereka kalah pada pertandingan kali ini karena bagaimanapun Man City lah yang berhasil mendapatkannya.” Ujar Guardiola

“ Mereka sudah berjuang keras untuk bisa mengalahkan Man City namun mereka tidak bisa melakukannya dan jujur saya sangat senang dengan kemenangan final ini. Kita mendapatkan apa yang paling kita inginkan dan kita harus bisa mendapatkan kemenangan lainnya untuk terus memetik trofi yang kita inginkan.” tambahnya

Laga Di Vicarage Road Menjadi Mimpi Buruk Untuk Chelsea

Laga Di Vicarage Road Menjadi Mimpi Buruk Untuk Chelsea

Chelsea kembali melanjutkan perjuangannya di Premier League dimana pada pekan ke 26 nya mereka menghadapi Watford sebagai lawannya. Pada pertandingannya Chelsea benar-benar mengalami apa yang namanya mimpi buruk. Bagaimana tidak mereka menelan kekalahan hingga 4-1 dari lawannya.

Pada laga yang dilangsungkan di Vicarage Road Stadium tampak keduanya memulai laga dengan tenang. Keduanya sama-sama saling berusaha keras pada pertandingannya namun Chelsea melakukan kesalahan fatal dengan melakukan pelanggaran yang alhasil membuat mereka kehilangan salah satu pemainnya. Watford yang tampil sebagai tuan rumah memnafaatkan hal tersebut dan pada akhirnya sukses meraih kemenangan dipertandingannya.

Pada pertandingan itu sendiri meski Chelsea sudah kehilangan sosok Tiemoue Bakayoko dimenit ke 30 mereka tetap mampu mengimbangi Watford. Chelsea tetap tampil mendominasi dimana mereka tak kalah dalam hal melancarkan serangan dan laga itu tetap menjadi laga yang sengit untuk keduanya.

Watford sukses menciptakan gol pertamanya dimenit ke 42 dimana sosok Troy Deeney menjadi pemain yang menciptakan gol lewat titik putih penalty. Gol itu menutup jalannya pertandingan dibabak pertama dan pertandingan pun berlanjut kebabak kedua.

Dibabak kedua Chelsea sempat membalas. Tepat dimenit ke 82 sosok Eden Hazard menjebol gawang Watford menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun siapa sangka itu awal dimana Chelsea selanjutnya mengalami hal yang mengerikan pada pertandingannya.

Dimenit ke 84 sosok Daryl Janmaat menjebol gawang Chelsea membalikan kedudukan kembali menjadi 2-1.  Tak berhenti sampai disitu Watford kembali mendapatkan gol ketiganya dimenit ke 88 dimana Gerad Deulofeu menjadi pemain yang menciptakan gol. Chelsea sudah tertinggal jauh pada pertandingannya namun itu belum berakhir. Roberto Pereyra muncul menjebol gawang mengubah kedudukan menjadi 4-1. Alhasil Chelsea menekan mimpi buruk dimarkas Watford.

Kompany Bersikeras Mengatakan Masa Depannya Ada di Man City

Vincent Kompany tetap bersikeras bahwa masa depannya terletak di Manchester City di tengah spekulasi yang bisa membuatnya pindah pada musim panas ini.
Pemain internasional Belgia yang telah lama bertugas berada di Stadion Etihad sejak musim panas 2008. Dia telah membuat lebih dari 300 penampilan untuk City, membantu mereka meraih dua gelar Premier League bersamaan dengan keberhasilan Piala FA dan Piala Liga.
Masalah kebugaran, bagaimanapun, menjadi masalah saat ini dan Pep Guardiola sekarang menawarkan alternatif setengah bintang dalam bentuk John Stones, Nicolas Otamendi dan Aymeric Laporte.
Namun, Kompany berharap bisa melihat sebuah kontrak yang akan segera berjalan sampai musim panas 2019, dengan pemain berusia 31 tahun tersebut mengatakan kepada wartawan tentang di mana dia melihat dirinya di musim depan: “Itu bahkan bukan sebuah perdebatan.
“Jika Anda fit, Anda punya banyak pilihan dan banyak klub. Jika Anda tidak fit, Anda tidak memiliki banyak peluang dan tidak banyak klub.
“Jika saya tetap fit, saya ingin bermain sepakbola di City. Dan jika saya tidak fit, saya tidak akan memiliki pilihan lain. Saya tidak tahu apakah saya bisa mengumpulkan motivasi yang sama di tempat lain.
“Sepertinya saya merawat diri saya dengan baik, tapi saya seorang profesional yang baik dan saya bekerja sekuat tenaga untuk kembali. Semakin lama saya tersedia, semakin besar kesempatan saya untuk bisa memainkan lebih banyak pertandingan. ”
Kompany hanya membuat 11 penampilan musim ini, dengan Guardiola secara hati-hati mengelola beban kerjanya. Kapten City akan siap, bagaimanapun, dengan menit-menit reguler yang penting baginya saat ia mengejar tujuan domestik dan internasional.
Gelar liga lainnya tampaknya ada di list mereka, dengan Man City masih bertarung di empat kompetisi, sementara tempat di Piala Dunia musim panas ini tetap diperebutkan.
Kompany menambahkan tantangan itu, dengan Belgia yang ditempatkan di grup yang sama dengan Inggris diharapkan bisa berjalan dengan baik di Piala Dunia 2018 di Rusia: “Kesempatan bagi kami sangat bagus, tapi kami masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan.
“Pada 2014 dan 2016, kami gagal karena mungkin kami memiliki tim muda. Tapi dalam beberapa tahun ke depan kita tidak bisa menggunakan alasan itu. Kita harus siap secara taktis, yang akan membantu kita secara fisik dan teknis.”

Madura United Pecat Patrick N’Koyi

Manajemen Madura United segera bergerak cepat bagi mengadakan pelajari dengan tim pelatih, sesudah langkah mereka berhenti di sesi delapan besar Piala Presiden 2018. Serta satu diantara ketentuan perdana dari pelajari itu yaitu mendepak striker berdarah Kongo-Belanda, Patrick N’Koyi.

N’Koyi sendiri telah tidak tampak pada pertandingan sesi delapan besar. Pertandingan menghadapi Persebaya Surabaya di partai paling akhir fase group, jadi kompetisi paling akhir untuk bekas peain Dundee United itu dengan Laskar Sape Kerrab.

N’Koyi dinilai kurang pas dengan ciri-khas permainan Madura United. Terdaftar, dari tiga penampilannya dengan Fabiano Beltrame serta kawan-kawan, penyerang berumur 28 th. itu cuma membuat satu assist tanpa ada cetak satu gol juga.

” Mulai sejak awal, kami telah berikan kalau sistem pelajari juga akan tetaplah jalan pada semua pemain walau telah tandatangan kontrak. Rangkaian pelajari itu pastinya membawa konsekwensi sendiri untuk pemain serta club, ” kata Haruna Soemitro, manajer tim Madura United seperti diambil situs resmi club.

” Kami masih tetap miliki banyak pemain yang perlu kami seleksi termasuk juga striker. Kami mesti mempersiapkan striker-striker baru yang itu mustahil kami lakukan pelajari dengan cuma latihan saja namun lewat kompetisi resmi, ” tuturnya.

Jadi itu, lanjut Haruna, pihaknya meyakinkan akan ikuti turnamen Piala Gubernur Kalimantan timur 2018. Turnamen itu gagasannya akan dibarengi delapan tim. Tetapi sekarang ini Fachruddin Wahyudi Aryanto serta kawan-kawan masih tetap diberi libur terlebih dulu, sebelumnya terjun di Piala Gubernur Kalimantan timur.

” Kami konfirmasi dahulu, karna (turnamen) apa pun pada masa-masa pramusim masih tetap kami butuhkan. Karna kita buat bagi memantapkan komposisi tim serta dapat segera mengevaluasi sekalian menyeleksi pemain. Jadi bukanlah penasaran (karna tidak berhasil juara), ” ujarnya.

Langkah Madura United harus terhenti di babak perempatfinal setelah takluk oleh Bali United dalam drama adu penalti. Hanya Marcel Sacramento yang gagal menceploskan bola akibat tendangannya bisa dihalau kiper Wawan Hendrawan.

 

AS Monaco Kalahkan Lyon 3 – 2

Didalam lanjutan ajang Ligue 1 minggu ke 24 yang mempertemukan AS Monaco dengan Lyon, laga yang berlangsung di Stade Louis II ini berakhir dengan skor 3 – 2. Gol AS Monaco dicipta oleh Blade Keita dimenit 31, Rdamel Falcao dimenit 36 dan Rony Lopez dimenit 88. Sementara gol Lyon dicipta oleh Mariano Diaz dimenit 12 serta Bertand Traore dimenit 27.

Pada laga ini pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim mengunakan susuan pemain 4-2-3-1 dan sementara pelatih Lyon, Bruno Genesio juga mengunakan formasi pemain yang sama.

Mulainya Pertandingan

Sesudah peluit laga dibunyikan, terlihat kedua tim sudah memulai serangannya. Dimenit 12 Lyon sukses membuka gol keunggulan dari Mariano Diaz yang memanfaatkan bola umpan Memphis Depay.

Dimenit 27, Lyon mengandakan keunggulannya dari Bertand Traore yang memanfaatka nbola umpan Ferland Mendy.

Dimenit 31, AS Monaco memperkecil kertertinggalnnya dari Blade Keita yang melanjutkan sodoran Almamy Torure.

Dimenit 37 kesialan terjadi pada Lyon, Salah satu pemainnya melakukan kesalahan didalam kotak pinalti sehingga wasit harus memberikan hadih pinalti kepada AS Monaco, Radamel Falcao yang menjadi penendang berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.

Dimenit 44, kesialan terjadi pada AS Monaco, mereka harus bermain dengan 10 orang pemain, paslanya Balde Keita terkena kartu kuning yang kedua, sampai turun minum tidak ada gol lagi yang tercipta.

Pada lanjutan laga dibabak kedua terliaht kedua tim sudah memulai serangannya kembali, dimenit 88 AS Moanco sukses menungguli laga dari Rony Lopes yang berhasil menuntaskan bola umpan Steven Jovetic dengan baik. sampai berakhirnya laga skor masih tidak bertambah.

Statistic laga menunjukan penguasaan bola AS Monaco dalam laga ini mencapai 38% dan sedangkan Lyon menguasai 62% laga. Pada pertandingan ini AS Monaco sukses melepaskan 10 tendangan, 3 tepat sasaran dan sedangkan Lyon melepaskan 10 tendangan, 4 tepat sasaran. Dalam laga ini juga tercatat  AS Monaco berhasil mendapatkan 3 tendangan sudut, dan sedangkan Lyon mendapatkan 7 tendangan sudut.

Dari hasil laga ini AS Monaco berhasil menambah 3 angka dan berada diuruan ke 3 dengan mengoleksi 50 angka, sementara lawannya Lyon berada diurutan ke 4 dengan mengoleksi 48 poin.