Hasil Pertandingan Serie A Italia 12 Maret: AS Roma 2-1 Empoli

Giallorossi sukses meraih kemenangan tipis atas Empoli dalam laga digiornata ke 27 Serie A 2018/19 bersama Claudio Ranieri sebagai allenatore AS Roma yang baru. Menjamu Empoli di Stadio Olimpico, pada hari Selasa (12/03) dini hari WIB, Roma menang tipis dengan skor 2-1.

Dua gol kemenangan Roma masing masing dicetak oleh Stephan El Shaarawy dan Patrik Schick. Sementara Empoli sempat menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Juan Jesus. Dengan hasil ini, membuat Roma saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara Serie A dengan poin 47. Sementara Empoli masih tertahan di posisi ke 17 zona merah dengan perolehan poin 22.

Memasuki babak pertama, Roma yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba langsung tampil menggebrak sejak menit pertama laga dimulai. Saat laga baru memasuki menit ke 9, El Shaarawy sukses membuka keunggulan tim. Berawal dari sepak pojok yang menghasilkan kemelut, bola yang mendarat di kaki El Shaarawy didepan kotak pinalti langsung melepas tembakan keras yang tak mampu dihadang oleh Bartlomiej Dragowski, dan membuat skor menjadi 1-0.

Tiga menit berselang, Empoli sukses menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri dari Jesus. Mencoba mengantisipasi umpan silang di muka gawang, Jesu yang bermaksud membuang bola dengan sundulan, justru mengarahkan bola masuk ke gawang sendiri. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Roma pun kemudian kembali tampil menekan hingga akhirnya kembali sukses memimpin lewat aksi Schick di menit ke 33. Berawal dari sebuah tendangan bebas dari Alessandri Florenzi di sisi kanan disambut dengan tandukkan Schick dari jarak dekat. Skor pun berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Roma masih tampil menekan. Sayang beberapa peluang yang mereka dapatkan masih belum bisa mengancam gawang Empoli. Begitu juga serangan balasan dari Empoli yang beberapa kali sempat mengancam gawang Robin Olsen, namun belum ada yang menghasilkan gol.

Roma harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke 80 setelah sang kapten Florenzi mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Ismael Bennacer. Empoli yang unggul jumlah pemain sempat mencetak gol lewat tembakan Rade Krunic jelang akhir laga. Sayangnya gol tersebut dianulir oleh wasit karena sang pemain terlihat sempat melakukan handball. Skor 2-1 untuk kemenangan Roma tetap bertahan dan menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain:

Roma (4-2-3-1): Robin Olsen, Florenzi, Ivan Marcano, Jesus, Davide Santon, Steven Nzonzi, Bryan Cristante, Justin Kluivert (Rick Karsdorp 81′), Nicolo Zaniolo (Diego Perotti 55′), El Shaarawy, Schick (Zan Celar 86′).

Empoli (3-5-2): Dragowski, Frederic Veseli, Matias Silvestre, Cristian Dell’Orco, Giovanni Di Lorenzo, Rade Krunic, Bennacer, Afriyie Acquah (Matteo Brighi 64′), Manuel Pasqual (Salih Ucan 83′), Diego Farias (Dimitri Oberlin 79′), Francesco Caputo.

Hasil Pertandingan Piala Presiden 11 Maret: Semen Padang 1-2 Bali United

Tim Serdadu Tridatu berhasil meraih kemenangan tipis atas tuan rumah Semen Padang dalam laga babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2019. Pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada hari Senin (11/03) sore wib. Bali United menang dengan skor 1-2.

Raihan kemenangan ini membuat Bali United untuk sementara kembali memuncaki klasemen Grup B dan menggeser Bhayangkara FC yang juga menang pada laga awal. Tim asuhan Stefano Cugurra ini unggul produktivitas gol atas The Guardian. Sementara bagi Semen Padang, ini merupakan kekalahan keduanya dalam dua laga.

Pada babak pertama, saat laga baru berjalan lima menit. Bali United sudah unggul terlebih dahulu melalui Melvin Platje. Berdiri bebas diluar kotak pinalti, sang bomber melepaskan sepakan keras yang tak mampu dijangkau oleh kiper tuan rumah dan sukses merubah kedudukan menjadi 0-1.

Tim Kerbau Sirah seolah belum siap menghadapi laga ini, terbukti empat menit berselang. Sang tamu kembali sukses mencetak gol tepat di menit ke 9.

Berawal dari serangan balik cepat, Platje yang menguasai bola langsung melepaskan umpan tanggung ke depan mistar gawang, dan disambut tembakan first time dari Fadil Sausu. Bali United pun unggul 0-2.

Tertingga dua gol cepat, Semen Padang langsung bereaksi dengan lebih tampil menyerang. Alhasil, tuan rumah sukses memperkecil ketertinggalan saat laga memasuki menit ke 17. Kembali berawal dari serangan balik, melihat kiper Wawan Hendrawan meninggalkan areanya. Dedi Hartono langsung melepaskan sepakan jarak jauh dari tengah lapangan yang meluncur deras masuk ke gawang Bali United. Kedudukan pun kembali berubah menjadi 1-2.

Selanjutnya kedua tim tetap tampil saling membalas serangan. Meski tim tuan rumah memiliki banyak peluang, namun mereka belum bisa mencetak gol penyama kedudukan. Tidak ada gol tambahan yang tercipta, skor 1-2 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, jual beli serangan terus digencarkan oleh kedua tim. Tuan rumah yang tertinggal satu gol, membuat mereka lebih banyak melancarkan alur bola ke depan. Kesulitan menembus pertahanan Bali United, Kerbau Sirah mencoba melepaskan sepakan jarak jauh.

Memasuki menit ke 71, Semen Padang harus bermain dengan 10 pemain usai Syaiful Indra Cahya mendapatkan kartu merah. Bali United yang unggul jumlah pemain, langsung tampil menekan. Namun hingga babak kedua berakhir, tidak ada gol tambahan lagi yang tercipta. Skor tetap 1-2 untuk kemenangan Bali United pun menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

Hasil Pertandingan Piala Presiden 11 Maret: Mitra Kukar 1-2 Bhayangkara FC

The Guardian sukses memenangi laga melawan Mitra Kukar dalam babak penyisihan grup Piala Presiden 2019. Dalam laga yang digelar di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi, pada hari Senin (11/03) sore wib, Bhayangkara menang dengan skor tipis 1-2 atas sang tuan rumah.

Dengan raihan ini, Bhayangkara FC untuk sementara menempati peringkat kedua. Poin yang sama dengan Bali United yang unggul produktivitas gol. Sedangkan Mitra Kukar sendiri harus puas menduduki posisi buncit tanpa meraih poin bersama Semen Padang.

Pada babak pertama, tuan rumah langsung tampil menggebrak sejak awal laga dimulai. Mitra Kukar pun sukses membuka keunggulan saat laga memasuki menit ke 10. Berawal dari skema sepak pojok, Achmad Faris sukses menyambut bola lewat tandukkan kepalanya tan mampu diantisipasi oleh kiper Wahyu Tri. Skor pun berubah menjadi 1-0.

Unggul terlebih dahulu, Tim Naga Mekes pun langsung tampil terus menekan pertahanan sang tamu. Sementara Bhayangkara tampak beberapa kali membalas serangan namun belum ada yang bisa menghasil kan gol penyeimbang laga. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC langsung tampil menyerang sejak awal interval. The Guardians pun memiliki peluang emas di menit kedua interval. Sayangnya tendangan Ilham Udin Armayn masih menyamping di mistar gawang yang dikawal Gerri Mandagi.

Memasuki menit ke 51, tim tamu akhirnya sukses menyamakan kedudukan lewat titik putih. Hadiah pinalti diberikan oleh wasit usai pemain belakang Mitra Kukar melakukan pelanggaran di dalam area kotak penalti. Anderson Salles yag menjadi eksekutor pun sukses mengeksekusi bola dan merubah kedudukan kembali imbang 1-1.

Bhayangkara pun sukses membalikkan kedudukan saat laga memasuki menit ke 74. Berawal dari umpan manis Rachmad Hidayat, pemain pengganti Herman Dzumafo yang berdiri bebas di dalam kotak penalti menyambut bola degan sekali kontrol sebelum akhirnya melepaskan sepakan yang merubah kedudukan menjadi 1-2.

Jual beli serangan pun kemudian terjadi diantara kedua kubu hingga akhir laga. Namun tidak ada gol tambahan yang diceploskan oleh masing masing klub. Hingga akhirnya skor 1-2 untuk kemenangan Bhayangkara FC menjadi hasil akhir pada laga tersebut.

Klopp memikul krisis kepercayaan diri yang seharusnya ditanggung

Striker Mesir ini hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan terakhirnya, tetapi manajernya tidak melihat alasan untuk membahas kekurangan golnya.

Jurgen Klopp menegaskan Mohamed Salah tidak menderita krisis kepercayaan diri dan menuduh media bereaksi berlebihan terhadap beberapa penampilan menyerang Liverpool baru-baru ini.

The Reds memperkecil jarak dengan Manchester City di puncak klasemen menjadi satu poin pada hari Minggu berkat kemenangan 4-2 atas Burnley di Anfield, di mana Roberto Firmino dan Sadio Mane masing-masing mencetak dua gol.

Namun, itu adalah pertandingan tanpa gol lainnya untuk Salah, yang gagal memanfaatkan sebagian besar dari pembukaan yang menjanjikan dan kini hanya mencetak satu kali dalam delapan penampilan terakhirnya di semua kompetisi.

Klopp, bagaimanapun, menggambarkan pemain internasional Mesir sebagai pemain terbaik di lapangan dan membidik orang-orang yang melompat ke kesimpulan tentang bentuk timnya.

“Kami mencetak lima gol dua minggu lalu [melawan Watford], dan kemudian kami tidak mencetak gol melawan Everton dan semua orang bertanya kepada saya tentang susunan pemain yang lebih ofensif! Lain kali kami tidak mencetak gol, saya pikir Anda akan bertanya lagi,” dia berkata.

“Kami tidak memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Kami tidak memiliki masalah setelah pertandingan Everton. Anda tidak harus berpikir bahwa semua yang Anda tulis memengaruhi kami. Sebagian besar hal tidak menarik bagi kami! Anda membuat keributan besar jika kita mencetak lima, maka kita adalah tim penyerang terbaik di dunia, dan kita mencetak nihil dan kemudian kita memiliki masalah ofensif.

“Hari ini, Mo Salah bagi saya adalah pemain terbaik di lapangan dan dia tidak mencetak gol. Saya tidak yakin Anda akan melihat itu di banyak peringkat, karena dia seorang striker dan dia tidak mencetak gol, tetapi kami tidak memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Kita berada dalam momen yang baik.

“Kami hanya harus memastikan bahwa kami tetap berada di kompetisi yang benar-benar menarik di atas meja. Pesan dari hari ini adalah tidak ada yang menyingkirkan kami, jika kami bermain seperti yang kami mainkan hari ini. Kami memiliki campuran sempurna untuk melawan lawan. , melawan keadaan dan bermain sepak bola. Itu sangat bagus, dan saya menyukainya. ”

Klopp merasa pembuka Burnley seharusnya tidak berdiri mengingat Alisson diblokir di kotak enam yard, sementara ia juga percaya timnya bisa dua kali mendapat penalti.

Sementara dia mengakui akan ideal bagi para pejabat untuk mendapatkan setiap keputusan yang benar dalam perburuan gelar, Klopp ingin timnya memastikan bahwa panggilan apa pun yang melawan mereka pada akhirnya tidak masalah.

“Apakah masuk akal jika saya memberi tekanan lebih pada [wasit]?” dia berkata. “Bagian terakhir musim ini adalah bagian yang menentukan. Untuk memenangkan sesuatu, Anda selalu perlu memiliki sedikit keberuntungan. Jika Andre Marriner memiliki pandangan yang lebih baik, saya pikir mungkin akan bersiul [mendukung Alisson], saya pikir. Kami memiliki untuk bertanya padanya! “

Rio Ferdinand: Ramos adalah pemain tengah terbaik dunia, bukan Van Dijk

Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand tidak menganggap orang Belanda sebagai yang terbaik di planet ini, atau pemain terbaik di Liga Premier.

Bek Liverpool, Virgil van Dijk, tetap berada di belakang kapten Real Madrid Sergio Ramos dalam urutan kekuasaan pemain tengah terbaik dunia karena “Anda harus memenangkan banyak hal”, kata Rio Ferdinand.

Seorang bintang pria di Anfield dianggap oleh banyak orang telah menjadi pemain terbaik di planet ini dalam posisi yang dipilihnya.

Orang-orang seperti mantan bintang Reds Jamie Carragher telah menyarankan bahwa pemain Belanda itu dapat membuat sepak bola Liga Premier terlihat seperti pria melawan anak laki-laki.

Legenda Manchester United, Ferdinand, bagaimanapun, berpendapat bahwa pemain berusia 27 tahun itu akan kurang dari standar yang ditetapkan oleh pemenang seri Ramos sampai ia telah membantu memberikan peraih penghargaan.

Mantan pemain internasional Inggris itu mengatakan di Sunday Mirror ketika diminta memilih setengah pemain tengah terbaik di dunia: “Saya masih memasukkan Sergio Ramos ke sana.

“Ramos, ketika pertandingan besar datang, piala ada untuk dimenangkan, dia biasanya berdiri di sana dengan lengan bajunya digulung.

“Untuk dianggap yang terbaik di dunia, kamu harus memenangkan hal-hal juga. Anda tidak bisa hanya bermain bagus untuk tim Anda dan duduk di sana sebagai runner-up atau datang ketiga atau keempat.

“Itulah sebabnya, ketika orang berbicara tentang Pemain Terbaik Tahun Ini dan Anda melihat mereka belum memenangkan apa pun tetapi mereka adalah pemain terbaik, saya berpikir:‘ Bagaimana? Anda belum memengaruhi tim untuk memenangkan sesuatu. ‘

“Anda harus menjadi bagian dari tim yang menang untuk dipertimbangkan seperti itu.

“Virgil adalah pemain yang fantastis, berpotensi yang terbaik di dunia tetapi, saat ini, tidak. Dan saya pikir dia akan setuju.

“Menang adalah bagian penting dari memenangkan penghargaan pribadi. Anda harus menang.

“Jika Liverpool memenangkan liga itu sah, tetapi akan terasa aneh jika dia adalah pemain terbaik dan mereka telah berada di urutan kedua atau ketiga.”

Upaya Van Dijk untuk Liverpool musim ini membuat mereka dalam perselisihan untuk gelar Liga Premier dan dia di antara para pelopor untuk hadiah Pemain Terbaik Tahun PFA.

Ferdinand tidak yakin bahwa dia layak mendapatkan kehormatan itu, meskipun, dengan bintang berubah di Manchester City dan Tottenham mempertaruhkan klaim yang lebih kuat saat ini.

Ditanya apakah Van Dijk harus menerima penghargaan, Ferdinand berkata: “Virgil? Tidak tidak.

Gary Neville: Man Utd perlu menghabiskan £ 250 juta musim panas ini

Mantan bek Setan Merah sedang mencari dewan Old Trafford untuk memberikan sanksi investasi yang cukup besar dalam bakat yang telah terbukti selama jendela transfer berikutnya

Manchester United perlu menyerahkan dada transfer kepada Ole Gunnar Solskjaer senilai £ 250 juta ($ 325 juta) jika dia ingin mendorong klub kembali ke pertarungan untuk gelar Liga Premier, kata Gary Neville.

Pelatih asal Norwegia ini telah melakukan keajaiban dengan skuad yang diwarisi dari Jose Mourinho, dengan 14 kemenangan dikumpulkan dari 17 pertandingan di semua kompetisi.

Hadiah Piala FA dan Liga Champions terus dikejar, dengan kemungkinan gelar juara utama akan diamankan oleh pelatih sementara yang sekarang diharapkan akan ditunjuk secara permanen.

Neville, bagaimanapun, percaya bahwa investasi yang cukup besar akan diperlukan di Old Trafford selama jendela transfer musim panas, dengan sebanyak lima pemain terbukti diperlukan untuk meningkatkan peringkat.

Mantan bek Setan Merah itu mengatakan kepada Sky Sports: “Ole melakukan pekerjaan yang luar biasa, tetapi dia perlu menetapkan fondasi dan aturan dengan orang yang dia ajak bicara untuk pekerjaannya sekarang.

“Dia membutuhkan £ 200 juta – £ 250 juta. Mereka masih membutuhkan tiga pemain bertahan, mereka masih membutuhkan seorang gelandang, mereka masih membutuhkan seorang striker.

“Mereka membutuhkan lima pemain – itu akan berharga £ 250 juta untuk kualitas yang dibutuhkan Manchester United.

“Target Manchester United adalah untuk mengejar Manchester City dan Liverpool – tidak duduk di sana di tempat keempat dengan Arsenal dan Tottenham.”

Neville menambahkan pada Solskjaer dan diskusi tentang perpanjangan tinggal di kursi panas United: “Menurut saya, masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan dia sekarang harus tangguh. Satu-satunya cara Anda dapat menjadi tangguh dalam pekerjaan adalah pada jalan Anda – setelah Anda berada di sana, mereka memiliki Anda.“Tangguhlah dengan kontrak Anda, ketentuan-ketentuan kontrak, siapa yang Anda inginkan di sekitar Anda dan uang yang Anda ingin mereka berikan kepada Anda.

“Saya yakin klub selalu mendukung beberapa tahun terakhir, saya tidak mengatakan mereka tidak akan menjadi seperti itu, tetapi dia perlu tahu apa yang akan terjadi.

“Karena musim depan, pada bulan November, dia akan membutuhkan pemain terbaik yang bisa dia dapatkan untuk bersaing dengan tim yang mereka coba kejar.”

Untuk saat ini, finis empat besar mewakili puncak ambisi Liga Premier United.

Posisi di dalam tempat-tempat Liga Champions sedang dinikmati saat ini, tetapi klaim Setan Merah untuk finish yang tinggi akan diberikan tes keras lagi pada hari Minggu ketika mereka menghadapi Arsenal di Stadion Emirates.

Malcom Tak Lagi Mau Di Terima AS Roma

Situasi yang dimiliki oleh Malcom bersama dengan FC Barcelona pada musim ini membuatnya harus terus menerus dikaitkan dengan AS Roma. Akan tetapi, I Lupi sudah tidak lagi sudi untuk menerima pemain yang berasal dari Brasil tersebut lagi.

AS Roma sebelumnya sudah sempat sangat dekat sekali dengan Malcom pada saat bursa transfer pemain di musim panas tahun lalu. Giallorossi bahkan dikabarkan hanya tinggal melakukan pengiriman finalisasi transfer saja pada saat itu.

Malcom bahkan sudah direncanakan akan terbang langsung ke Roma. Bahkan juga Romanisti juga pada saat itu sudah menantikan pemain sayap muda tersebut untuk datang. Namun faktanya hal itu sama sekali tidak pernah terjadi dan Malcom malah terbang ke Spanyol.

Barcelona dikabarkan membajak si pemain disaat-saat akhir dan juga Girondins Bordeaux juga pada akhirnya mau melepaskan si pemain kepada tim asal Catalan itu dan hal tersebut kemudian membuat Roma merasa sangat geram sekali dengan sikap yang sangat tidak profesional yang diperlihatkan oleh Malcom dan juga pihak Barcelona.

Namun yang ironisnya, Malcom masih belum bisa memperlihatkan performa terbaik yang dimilikinya bersama dengan Barcelona. Malcom bahkan juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan menit bermain yang jauh lebih banyak.

Tampil dengan sangat luar biasa sekali dengan membuat 23 buah gol dan memberikan 16 assist pada saat memperkuat Bordeaux, Malcom hanya mendapatkan jatah bermain sebanyak sembilan kali disemua ajang kompetisi pada musim ini bersama dengan Los Cules yang dimana dia berhasil mencetak dua buah gol.

Pada saat bursa transfer di bulan Januari ini, sudah mulai ada kabar yang mulai bermunculan kalau Malcom berpeluang untuk hengkang dari Barca. Everton dan juga Tottenham Hotspur dikabarkan tertarik untuk mendatangkannya, dan bahkan Roma disebut-sebut tertarik lagi dengan dirinya.

Akan tetapi Monchi yang merupakan Direktur Olahraga Roma langsung dengan tegas membantah hal tersebut. Dia mengaku masih merasa sangat sakit hati sekali dan memastikan kalau Roma sudah tidak akan lagi tertarik dengan Malcom, apa lagi mencoba untuk mendatangkannya lagi ke Roma.

“Malcom? Tentu saja tidak! Disaat menjadi direktur olahraga dalam sebuah tim, Anda tentu harus bisa mengerti kalau Anda juga mewakili hati dan juga perasaan dari semua fans Anda,” kata Monchi.

“Dia sudah pernah mempermainkan perasaan Roma dan juga saya sangat peduli sekali dengan cintra yang ada dalam klub ini,” tutupnya.

Pemain asal Brasil yang masih berusia 21 tahun tersebut sebelumnya didatangkan oleh Barca dengan tebusan sebesar 41 juta euro.

Tercatat Malcom sendiri tidak mendapatkan jatah bermain sebanyak 18 pertandingan dari total sebanyak 28 pertandingan. Tujuh pertandingan yang tak diikutinya tercatat karena dirinya mengalami cedera, sementara enam diantara nya karena tidak masuk kedalam skuat dan sebanyak lima lainnya dilalui oleh Malcom dengan hanya menjadi penghias bangku cadangan saja.

Barca sendiri sekarang ini masih berada di peringkat pertama dalam kompetisi La Liga. Barca juga sudah masuk kedalam babak 16 besar kompetisi Liga Champions dan copa del Rey. Dengan jadwal yang sangat padat seperti itu, tentunya Malcom masih berpeluang untuk mendapatkan jatah bermain yang cukup banyak di paruh kedua musim 2018/2019 ini.

Terlebih lagi pada bulan Januari ini yang dimana Barca memiliki total sebanyak enam pertandingan yang dimana mereka sudah menjalani dua pertandingan pertama mereka pada awal tahun ini.

Pemain MU ingin solksjaer bertahan

Manchester United berpotensi dilatih Ole Gunnar Solskjaer lebih lama. Para pemain MU dikabarkan menginginkan Solskjaer menjadi manajer permanen. Pria Norwegia itu hanya dipekerjakan sampai akhir musim 2018/19, saat ditunjuk menggantikan Jose Mourinho. Saat ini Solskjaer masih berstatus sebagai pelatih Molde.

Di sisi lain, MU masih menetapkan manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino sebagai target utama di musim panas. Akan tetapi, para pemain MU akan senang kalau Solskjaer yang akan mendapatkannya. Solskjaer disukai caranya menangani para pemain, yang berkebalikan dengan Mourinho. Mourinho kerap mengkritik para pemainnya secara terbuka, sehingga hubungan mereka pun kurang harmonis.

Selain itu, taktik yang diusung Solskjaer disukai pemain-pemain Setan Merah, terutama para penyerang. Buktinya, Paul Pogba tokcer lagi dengan melesakkan empat gol dan tiga assist dalam tiga pertandingan. Sedangkan Rashford menceploskan tiga gol dan satu assist dalam lima penampilan. Sementara Romelu Lukaku sukses membukukan tiga gol dalam tiga penampilannya.

Solskjaer menginstruksikan para penyerang untuk bermain dengan kebebasan tanpa dibebani kewajiban bertahan. Solskjaer sempat mengungkapkan ingin bertahan sebagai manajer MU setelah musim ini. Sinyal positif ditunjukkan MU karena sang bos Ed Woodward dilaporkan sangat terkesan dengan start menjanjikan Pogba cs.

Bagaimanapun, akhir pekan ini menjadi momen penting bukan cuma bagi MU tapi juga Solskjaer. Pasalnya, MU ditunggu tim peringkat ketiga Tottenham di Wembley dalam lanjutan Liga Inggris. Untuk mempersiapkan laga melawan Tottenham, MU menggelar kamp pelatihan di Dubai, Uni Emirat Arab. Kemenangan melawan Spurs, tak akan sekadar terus membuka peluang MU untuk finis empat besar sekaligus juga menambah suntikan moral.

“Kupikir itu adalah sebuah pertandingan yang sangat bagus dan penting untuk kami melawan rival. kami harus mempersiapkan diri dengan cara yang baik. Kami harus fokus, dan sudah pasti, kami akan ke sana untuk merebut kemenangan,” Matteo Darmian. Duel tersebut akan menjadi alat ukur kekuatan Setan Merah. “Spurs merupakan ujian yang bagus. Kami berada dalam rentetan performa bagus dan mempunyai momentum. Kami sudah sedikit memperbaiki situasi,” kata Jones.

“Mereka ada dalam performa bagus dan kami harus mempunyai pekan yang bagus, berlatih dengan baik dan bersiap untuk laga yang berat. Semoga momentum bagus ini bisa mengantarkan kami memenangi pertandingan,” dia menambahkan.

Alisson pilih Liverpool Karena liga champions

Chelsea harus mengeluarkan uang banyak untuk mendatangkan Kepa Arrizabalaga. Padahal The Blues awalnya menginginkan Alisson Becker yang menolak karena memimpikan trofi Liga Champions. Setelah ditinggal Thibaut Courtois yang pindah ke Real Madrid musim panas lalu, Chelsea langsung bergerak untuk mencari penggantinya dengan Alisson jadi target utamanya kala itu.

Kiper AS Roma itu memang jadi primadona karena juga diincar oleh Real Madrid dan Liverpool. Alisson beberapa kali diisukan akan merapat ke London namun akhirnya berseragam liverpool setelah dibeli dengan harga 67 juta pound sterling. Chelsea yang gagal mendapatkan Alisson langsung mengamankan tanda tangan Kepa dari Athletic Bilbao. Butuh dana 71,6 juta pound agar Chelsea bisa memecahkan rekor kiper termahal dunia yang sebelumnya dipegang Alisson.

“Saya memilih Liverpool karena alasan yang sama ketika pertama kali meninggalkan Brasil. Saya pikir ini adalah keputusan terbaik dalam karier saya,” ujar Alisson. “Chelsea baru saja mengganti manajernya dan tidak bermain di Liga Champions. Saya selalu mengagumi sejarah Liverpool. Ini adalah klub dengan lima trofi Liga Champions. Saya benar-benar ingin menjadi bagian dari itu,” sambungnya.

“Saya nyaris memenangi Liga Champions bersama Roma dan saya bekerja keras mewujudkan itu bersama Liverpool. Saya memimpikan trofi Liga Champions,” tuturnya. Alisson Becker prihatin soal karier Loris Karius yang hancur usai blunder di final Liga Champions. Hal tersebut bisa terjadi pada kiper manapun termasuk dirinya.

Dia tahu kalau kiper itu rawan kritik karena satu blunder saja bisa membuat segala penyelamatan gemilang dilupakan begitu saja. Alisson tidak bisa menjamin dirinya tidak akan membuat kesalahan seperti Karius. “Setiap tim saya mencetak gol karena kesalahan kiper lawan, rasanya berbeda untuk saya. Saya tidak merayakannya seperti gol lain,” ujar Alisson.

“Saya tahu apa yang kiper pikirkan di momen seperti itu. Saya sangat sedih melihat apa yang terjadi dengan Karius, itu bisa saja terjadi pada siapapun,” sambung Alisson. Alisson sudah membuat 14 clean sheet di seluruh kompetisi namun ada catatan minus terkait dua blunder yang berujung gol di Premier League. Jumlah itu sama dengan total blunder Karius dan Simon Mignolet di liga musim lalu.

Liverpool Kalah 1-2 Atas Wolverhampton

Liverpool takluk dengan skor 1-2 dari Wolverhampton. Pada laga yang dihelat di Molineux Stadium, Selasa (8/1/2019) dini hari WIB, Liverpool tertinggal duluan pada babak pertama oleh gol Raul Jimenez. Divock Origi menyamakan skor di awal babak kedua sebelum Ruben Neves menjebol lagi gawang tim tamu.

Jalannya pertandingan

Liverpool memainkan sembilan pemain berbeda dari susunan tim yang dikalahkan Manchester City beberapa hari lalu. Simon Mignolet berada di bawah mistar dengan Daniel Sturridge dan Divock Origi dimainkan di lini depan. Dua pemain muda, Curtis Jones dan Rafael Camacho, diturunkan sebagai starter. James Milner kembali bermain sebagai kapten.

Di lima menit awal pertandingan Dejan Lovren digantikan bek muda 16 tahun Ki-Jana Hoever saat tertatih memegangi hamstringnya. Wolves coba mengambil inisiatif serangan. Satu peluang didapat pada menit ke-12 lewat sepakan keras Joao Moutinho tapi bola masih melebar. di menit ke-30 xherdan shaqiri melepaskan sepakan keras ke pojok kanan bawah, namun sepakannya masih melebar dari gawang.

Wolves berhasil unggul pada menit ke-38 ketika Diogo Jota merangsek dari sisi kiri untuk menaklukkan Fabinho dan Milner sebelum melepaskan umpan yang disontek Jimenez ke gawang Mignolet. skor 1-0 untuk keunggulan wolves hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Di menit ke-51 liverpool berhasil menyamakan kedudukan lewat Origi.

Origi mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti menjebol gawang John Ruddy. Tapi, golnya cuma bertahan empat menit. Wolves kembali memimpin usai sepakan jarak jauh Neves tak bisa dihalau Mignolet. Liverpool berupaya mencari gol penyama kedudukan lagi namun usaha mereka gagal karena lini serang mereka kurang tajam untuk membongkar pertahanan Wolves.

Pada menit ke-69, Shaqiri punya peluang bikin gol tapi bola sepakan bebasnya menghantam tiang gawang. Semenit setelahnya Roberto Firmino dan Mohamed Salah dimasukan untuk mengejar ketertinggalan. Namun pergantian itu tidak merubah keadaan. Tak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Liverpool takluk dari wolves dengan skor 2-1.